Silakan mampir ke Booth WartaJazz B8-9 di Java Jazz Festival 2010 dan dapatkan doorprize menarik. Silakan klik halaman Merchandise

Kategori | Festival

BARRY LIKUMAHUWA PROJECT FEAT.GLENN FRIEDLY

Posted on 30 November 2007 by admin

BARRY LIKUMAHUWA PROJECT FEAT.GLENN FRIEDLY

Barry Likumahuwa bisa jadi telah menjadi pemain bass negeri ini yang mulai diperhitungkan eksistensinya. Darah seni dari kedua orang tuanya, Benny dan Ria Likumahuwa memberinya akses positif untuk berkarir di dunia musik. Barry pun mendapat banyak kesempatan belajar dari musisi senior dan menjadi player di banyak pertunjukan atau sesi rekaman. Profil pemain bass muda yang ditampilkan jujur apa adanya serta betotan bassnya yang bermain di wilayah funk menjadi senjata untuk mencairkan anggapan jazz musik ekslusif orang tua dan sulit untuk dinikmati. Dan bersama rekan-rekannya yang dulu tergabung dalam grup bernama Pentatones, Barry bersama proyeknya kini menghibur pengunjung hari kedua JakJazz di arena Big Stage #2.

“Walking in The Bass” , karya Barry Likumahuwa, dimainkan untuk membuka proyek tersebut dan sekaligus memperkenalkan personel yang pendukungnya; Donny Jusran (keyboard), Rayendra Sunito (drums), Andree Dinuth (gitar), dan Niki Manuputty (saksofon). Selain dua orang vokalis, Matthew dan Dida, Barry juga menghadirkan Benny Likumahuwa. Improvisasi ayahanda scat unison dengan permainan bass Barry serta menirukan tetabuhan conga melalui permainan lidah di dalam mulut dan pukulan di pipinya. Menarik dan cukup unik.

Matthew menyanyikan beberapa lagu. Salah satu adalah “Mati Saja” yang juga ditulis Barry Likumahuwa. Hiburan karya berlirik dilanjutkan oleh naik ke atas panggungnya Glenn Friedly. Mungkin ini yang menjadi salah satu nilai jual panggung Barry Likumahuwa malam itu. Glenn yang cukup banyak menggunakan jasa Barry untuk mengisi porsi bass di albumnya tahu benar bagaimana ia menempatkan diri. Glenn Friedly kali ini adalah bagian dari pertunjukan Barry Likumahuwa. Ia melantunkan dua lagu dari album solonya, “Tega” dari Aku dan Wanita dan “Selalu Tersenyum“ yang merupakan ost Cinta Silver. Lagu terakhir adalah lagu Barry yang liriknya ditulis Glenn. Banyak penonton yang menunggu Glenn Friedly terlihat puas setelah kedua lagu tadi dimainkan.

Penutup proyek Barry Likumahuwa adalah dua lagu cover yang kembali menghadirkan seluruh pendukung. Lagu Incognito, “Smilling Face” dari Positivity, dimainkan kelompok ini hampir mirip aslinya. Tentu ada beda saat porsi imrovisasi dimainkan. Pertanyaannya, kenapa tidak lagu karya sendiri saja yang dijadikan hidangan utama menutup pertunjukan? (*/Roullandi N. Siregar/Wartajazz.com)

Artikel ini diposting oleh:

admin - yang telah menulis 262 artikel pada wartajazz.com.


Kontak penulis

Leave a Reply

Ads

Technique is the ability to translate your ideas into sound through your instrument. This is a comprehensive technique . . . a feeling for the keyboard that will allow you to transfer any emotional utterance into it. What has to happen is that you develop a comprehensive technique and then say, Forget that. I’m just going to be expressive through the piano — Bill Evans