Posted on 20 August 2008 by Agus Setiawan Basuni
Sebuah pesan singkat masuk ke inbox penulis sore ini. Isinya pendek saja, “CNJ tamat riwayatnya. Terakhir sore ini siaran. Hiks2″. Yang dimaksud tentu Classic News and Jazz Radio yang mengudara digelombang 99.9 FM dan dapat dipantau dari kota Jakarta bahkan hingga Cikampek atau Bogor.
Radio ini menyiarkan musik jazz nonstop 24jam tanpa host atau penyiar layaknya radio pada umumnya. Materinya beragam, mulai dari dixieland, swing, bebop, fusion sampai smooth jazz. Kadang-kadang ada suara Iken Margaretha menyeruak dengan informasi tentang musisi atau artis jazz yang lagunya akan dimainkan.
Bagi sebagian besar penikmat jazz di Jakarta yang banyak menghabiskan waktu mereka didalam kendaraan ditengah kemacetan ibukota setiap harinya, CNJ 99.9 FM merupakan oase yang menyegarkan. Radio yang nyaris tanpa iklan ini mengudara cukup lama dan selalu menjadi favorit para pecinta musik jazz yang bahkan membuat iri beberapa pecinta musik jazz di kota-kota lain.
Selain Jazz, radio ini memberikan pula tempat bagi penikmat musik klasik. Setiap harinya mulai pukul sembilan pagi hingga 12 siang, lalu sembilan malam hingga tepat 12malam, musik klasik akan mengalir. Erik Awuy sempat menjadi host acara ini dengan pencerahannya soal musik klasik.
Menurut data yang dimiliki Redaksi, banyak nama-nama “besar” berada dibelakang CNJ. Dalam sebuah kesempatan soft launching di hotel Regent (sekarang FourSeason Jakarta -red), Todung Mulya Lubis, pengacara beken itu merupakan salah satu owner radio jazz ini.
Penulis mencoba mengkonfirmasi dengan menghubungi 021-31909192 untuk mengklarifikasi kebenaran isi pesan singkat tersebut. Dan hal itu tidak dibantah oleh Indrawan atau yang akrab disapa Ibonk, salah satu staf radio CNJ.
Sekedar informasi saja CNJ sempat digosipkan akan diakuisisi oleh Ninetyniners, radio swasta asal Bandung. Apalagi frequensi milik CNJ ini sama persis dengan radio yang dibandung diakui sebagai radio anak muda yang gaul. Tapi seiring waktu berjalan berita ini dibantah karena toh CNJ masih siaran tetap dengan format musik jazz-nya.
“Sudah dua harian ini beberapa staf dari Bandung mulai berdatangan”, ujar Ibonk menjelaskan. “Resminya 1 September radio ini akan berganti format”, ucapnya dengan nada menyayangkan.
Tak lama setelah berbicara, sebuah email masuk ke inbox Redaksi. Isinya sebagai berikut:
Salam Perpisahan
5 tahun kita bersama…
5 tahun kami telah menemani anda…
5 tahun adalah masa masa indah…
Dimana kemerdekaan jazz dan
indahnya musik klasik coba dibangkitkanKini kami mengundurkan diri dari media dengar anda
Akankah kita bersua lagi?
Hanya Tuhan yang tahu…Terimakasih tak terhingga
Kepada teman teman yang sudah bersama 999FM CNJ Djakarta
untuk segala perhatian, kerjasama, Â partisipasi, support
dan kedekatan yang tidak akan mungkin terlupakan…999 CNJ Djakarta team:
Benny Sofwan               Indrawan Ibonk
Iken Margaretha             Ratna Cahya
Rachmat Basuki (Kiky) Â Â Â Â Â Â Â M. Farhan Alam
Shandy Triyana              Sunny
Kita akan menjadi saksi apakah CNJ akan benar-benar berubah atau akan ada kepentingan publik yang cukup kuat yang akan diselamatkan, sehingga radio ini bisa mempertahankan format jazznya. Atau memang begitulah nasib Jazz di negeri ini?
Apa tanggapan anda?
Update: Baca tulisan mantan Direktur CNJ 99.9 FM, Benny Sofwan
http://www.wartajazz.com/2008/10/31/cnj999-fm-tragedi-radio-yang-tak-pernah-mati/
Agus Setiawan Basuni - yang telah menulis 805 artikel pada wartajazz.com.
Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.
[...] Beritanya dari sini nih: http://www.wartajazz.com/2008/08/20/selamatkan-radio-cnj-999-fm-jakarta/ [...]
[...] mendapat kabar sedih ini dari wartajazz, situs berita jazz indonesia. Kabarnya, hari ini adalah hari terakhir CNJ [...]
The only thing better than singing is more singing.
— Ella Fitzgerald
Forgive me if I don’t have the words. Maybe I can sing it and you’ll understand.
Copyright ©1996-2010 WartaJazz.com. Hak Cipta dilindungi undang-undang. All right reserved.
Penggunaan materi website diperkenankan dengan izin tertulis dari WartaJazz.com. Pelanggaran atas hal ini dapat dituntut sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Wartajazz.com, Wartajazz PDF, JazzOnFrames, Jazz Indonesia, WorldMusicIndonesia.com, Asian Jazz Network, JazzKidz merupakan merk terdaftar dan bagian dari WartaJazz Media Network.

August 20th, 2008 at 6:56 pm
wuah kalo diganti format, suasananya ga jazzy lagi donk, apalagi dengan musik2 gaul, boleh-boleh aja sii ganti format, tapi tetep kentel dengan suana jazz and classic yaaa….
August 20th, 2008 at 7:22 pm
hmm tapi msh ada siarannya niih.(20 Aug 2008, 19.20 Jakarta).
Mungkin biar ga bosen perlu ada penyiarnya deh.. Menurut gue untuk meningkatkan kedekatan (mau nulis chemistry takut salah eja ^^) antara pendengar dengan radionya.
Ok let’s see,,semoga aja sih ttp nge-jazz, ga jadi pemutar lagu yang ga matang.
August 20th, 2008 at 9:33 pm
Wah such a big lost !!
Ada cara untuk membantu ?? Satu2nya radio Jazz di Jakarta, diantara radio-radio “Jazz” yang juga siaran.
ps. kayaknya ga ada lagi Radio selain CNJ yang pasang Jimmy Smith di lunch hour, kl jadi tutup bagi saya SUCH A BIG LOST.
Salam.
Dimaz soegiharto
August 21st, 2008 at 5:35 am
Nasib nasib, menurut saya sangat disayangkan ya, apanya yang salah ya ? mungkinkah ada seorang investor yang handal yang begitu mencintai Jazz hingga bisa menyelamatkan keberadaan Radio Jazz ini ?
August 21st, 2008 at 8:36 am
PLease jangan ada kehilangan radio jazz di Indonesia, justru kudu ditambah Radio yang mengusung format Jazz di Indonesia. Think again … please ..
*JazzLoVa!
August 21st, 2008 at 8:37 am
hiks….gak ada lagi yang nemenin perjalanan pulang dan pergi kuw…!
(
lihat ke depan dan bangkit…!
di mobil om cuman ada 2….CNJ dan CD…laen tidak…anak om malah kalo dengerin sambil goyang-goyang…gak mau dengerin yang laen
August 21st, 2008 at 9:40 am
Sangat disayangkan kalau berubah format, seperti halnya radio Ramako dihari Sabtu seharian penuh putar musik Jazz, namun setelah ganti Litefm lambat laun musik Jazz menghilang atau setengahnya. Kalau di Bandung sy selalu dengar KLCBS dan giliran masuk ke Jakarta CNJ pilihan utk didengar. Ninetyniners fungky-fungky station …. kalaupun tdk bisa terselamatkan, yah setidaknya ada acara khusus musik Jazz setiap harinya atau satu minggu sekali.
KJL, Samarinda
August 21st, 2008 at 10:54 am
Jakarta kehilangan penikmat radio jazz lagi. memang jazz (radio) gak rame spt di kota-kota lain. Dahulu ada radio Elshinta sebelum berubah format spt sekarang, Trijaya dan Ramako dll Dan sekarang CNJ (kalau jadi berubah format) Sepertinya radio jazz di jakarta kurang peminatnya atau investor kurang berani.
Baiknya CNJ masuk ke streaming radio saja (internet).
Sayang banget CNJ sebagai barometer Jazz jakarta gak mengudara lagi…
Sebelumnya saya salut dan terima kasih buat jajaran penyiar dan pemilik radio CNJ yang telah berani on air tanpa iklan….
See u CNJ-CNJ yang lain….
August 21st, 2008 at 11:50 am
CNJ udahan? Sayang sekali, padahal selama lima tahun radio ini sudah menjadi barometer untuk musik jazz dan classic di wilayah DKI Jskarta dan sekitarnya. Coba aja, CNJ yang on air selama 24 jam nonstop tanpa iklan, kayaknya cuman ada satu-satunya di Indonesia atau malah di dunia kalee ya….
Jadi kemana sekarang bisa tune in radio yang nge-jazz dengan berbagai genrenya? Apa harus mengarahkan antena radio ke Bandung dengan KLCBS-nya? Sekali lagi sungguh sayang, CNJ dengan musik2 berkualitas ini harus berganti format mengikuti radio lain-nya. Ugh……So, adakah investor yang mo menyelamatkan radio dengan format program seperti CNJ? Ayo dong bos, ditunggu ya……..
August 21st, 2008 at 1:19 pm
Sedih, coba investor lokal yg sudah exist di jazz kyk peter f gontha, arifin panigoro. sayang kan kalo media jazz satu2nya berganti format yg bukan jazz segment. semoga semua comment disini dpt membantu….
salam,
August 21st, 2008 at 1:36 pm
Cuma 6 bulan perkenalan saya dengan CNJ, dulu, waktu saya masih di Tangerang mulai pertengahan 2005. Tiap kali ada kesempatan ke Jakarta, hanya di stasiun ini saya arahkan frekuensi radio di hape saya.
CNJ bakal menghilang? Sangat disayangkan, di tengah atmosfir jazz yang justru sedang menebal di negeri ini.
Please, kalau ada petisi atau apapun yg bisa menghimpun suara untuk tetap menghidupkan kembali radio CNJ, saya pasti akan berpartisipasi.
August 21st, 2008 at 1:53 pm
Sayang sekali,
saya yakin sebetulnya banyak komuter yang tune in ke cnj, Oom saya misalnya, dia nggak into jazz banget, tapi tetep nyetel cnj kalau di jalan (karena nggak pusing denger celotehan penyiar yang seringkali sok asyik malah kedengaran seperti orang sedang “neken”). Segitu banyak komuter seharusnya mampulah datangkan rups ke cnj. ALasan jazz nggak ngejual? mosok sih? Buktinya itu anak gaul semua di java jazz, buktinya opa benson dan jarreau, Oom Botti, Oom Sanborn, Mbak Krall mau datang lagi ke sini. PASTI ada pasarnya kan? Sayang banget kalau radio ini jadi radio abg nggak jelas. Mungkin gini: saya setuju frekuensinya dijual, tapi pindahlah ke frekuensi lain dan tetep mainkan jazz dan musik klasik. Kalau perlu tambahkan info penyiar soal lagu apa yang barusan disetel (penting nih!), biar lebih komunikatif dengan pendengar meski kita semua tau itu material recorded.
Sayang sekali, begitu pat metheny trio mulai diputer (akhirnya! dari dulu yang diputer last train home melulu), malah radionya tutup!
Cnj guys, post di sini aja, kita pendengar bisa apa untuk nolong?
August 21st, 2008 at 1:59 pm
beeiihhhh……kalo aku kejawkarta lagi gak acik dunk…..hik hik hik naseb bgt ya jazzy diantara station radio ini yang kubidik eh…..
August 21st, 2008 at 2:05 pm
I will miss u CNJ!!
August 21st, 2008 at 2:10 pm
Wah….sedih juga nih….apa sebaiknya digantikan dengan KLCBS Jakarta
cabang dari Bandung….selamatkan Jazz Radio di Jakarta…
August 21st, 2008 at 2:11 pm
Alamaaakk………Warta Jazz mungkin bisa jadi juru selamat
August 21st, 2008 at 2:27 pm
Kok jadi gini sih nasibnya CNJ? Gak ada yang nemenin saya lagi dong kalo baru di rumah, di mobil, di KRL Tanah Abang – Serpong, di kampus. Trus namti gak bakalan ada musik klasik yang nemenin saya kalau baru belajar malem-malem. Padahal sejak saya kelas 3 SMA, dengan FM tuner tabung rakitan gak sengaja nemu gelombang 99,9 ini, sampai saat ini kapasitor variable sudah lama diganti dengan kapasitor permanen supaya tidak diganti-ganti gelombangnya oleh orang yang tidak suka jazz. Jadi tidak ada lagi, temen yang komplain “eh, ganti radionya dong, gak gaul nih”, “kok radionya bukan musik anak muda?”, “gw, pusing denger radio lu terus, ganti dong”. Karena sudah permanen di 99,9 Mhz jadi kalau ada temen main ke rumah saya yah mereka pasrah saja.
Tapi sekarang begitu baca forum ini, hiks hiks
August 21st, 2008 at 2:34 pm
Huaaaaaaaaaaa…. geblek geblek….satu-satunya radio yg gw dengerin…di saat semua radio sarat dengan iklan dan cuap cuap ga penting dan ga jelas, cuma CNJ doang yg ngasih musik jazz berbobot… makin lama media yg meliput jazz makin sedikit…
dimana lagi bisa mendengar jazz “asli” dengan bebop, cool jazz, ragtime???!!!
kenapa baru dibilang sekarang???
hiks hiks…(maaf emosional)
August 21st, 2008 at 2:34 pm
Saya termasuk pendengar setia di Purwakarta, abis dah radio yg ngejazz. Para investor, tolonglah CNJ, kami yakin banyak koq iklan yg mao pasang di CNJ…..
August 21st, 2008 at 2:41 pm
Sebaiknya C&J jangan tamat dong. Kasihan para penggemar termasuk saya. Pendapat saya; C&J pada saat jam-jam orang pada pulang kantor atawa berangkat kantor sebaiknya putarlah lagu-lagu atau instrumentalia jazz yang nikmat di telinga terutama telinga saya (relaksasi) he…he…he…. yg menyenangi jazz model-model low rawls, diana krall dan sejenisnya (tau deh aliran jazz apaan tuh?). Terima kasih banyak ya….
August 21st, 2008 at 2:44 pm
Oya tambahan lagi saya juga termasuk penggemar Blues Jazz, maka trolonglah C&J jangan tamat. Putarlah lagu-lagu blues yg ke-jazz2an atau jazz ke-blues2an he…he…he… begitulah. Terima kasih banyak.
August 21st, 2008 at 3:01 pm
Terima kasih atas simpati semua temans atas harus berakhirnya CNJ mengudara.. Sebenarnya semua tinggal menunggu saat saja, seperti menunggu godot… tak tau tapi pasti datang. Finansial adalah masalah utama, dimana menurut petinggi2 radio ini CNJ pantas mati. Sudah terlalu lama “bleeding”, tanpa ada yang mampu mengobati. Banyak yang peduli, tapi tetap tidak mampu bertindak lebih jauh.
Inilah penyakit sebuah media minoritas kebanyakan (mungkin!).. tdk ada yang bisa bertahan lama. Banyak contoh yang terjadi sebelumnya..
DI CNJ sendiri, tim program berjuang memodofikasi segala hal. Dari jumplitan menambah program + genre jazz & klasikal yang diudarakan (walaupun hal tersebut menimbulkan pro kontra) tapi hal ini harus tetap dijalankan. Berharap dengan banyaknya respons pendengar akan dapat mencuri perhatian dari pengiklan but.. nothin’… tetap ketemunya sama barteran dan hal2 sejenis hehehe…
CNJ memang tak mungkin terselamatkan.. Kami dari tim masih bisa bernafas lega.. Karena ternyata banyak yang masih peduli dan bersimpati dan berterima kasih untuk itu. Kami pernah mewarnai Jakarta + Dunia:p (via streaming + first media) dengan sesuatu yang berbeda, meneruskan keyakinan bahwa tidak ada yang tak mungkin.
Tapi semuanya ternyata tidaklah cukup, CNJ kembali meneruskan kekalahan dari media sejenis. Apa mau dikata temans…
Seperti yang tertulis…”Terimakasih tak terhingga.. Kepada teman teman yang sudah bersama 999FM CNJ Djakarta untuk segala perhatian, kerjasama, partisipasi, support dan kedekatan yang tidak akan mungkin terlupakan…”
Semoga akan muncul radio yang lebih berani + mapan untuk mengusung jazz dan klasik di masa depan…
Merdeka!!
August 21st, 2008 at 3:07 pm
apakah benar masalahnya adalah dana?
wartajazz bisa konfirmasi lebih jauh?
memang butuh dana berapa sih?
*rogoh2 kantong… gatel :p *
August 21st, 2008 at 3:08 pm
yaahhh……
CNJ itu favorit bgt!!!!!! jangan ilang donkkk..hiks…
Lagu yg sangat menenangkan bgt, kl lg pusing di jalan biasany denger CNJ, terutama saat rad lain terlalu bnyk bincang2 dan iklan…
apalagi kl malem2 maw tidur, CNJ jd temen bobo yg OK bgt.. rileks bgt denger CNJ…
huhuhu..
(
August 21st, 2008 at 3:16 pm
Saya adalah penggemar radio C&J, pada awalnya saya “sangat mengerti” kalo radio ini bisa siaran 24 jam sehari tanpa sponsor berarti masih disponsori oleh owner sendiri, tapi kalo sudah berapa tahun masih tanpa iklan saya masih “coba mengerti” barangkali owner punya beberapa usaha yang bisa mensubsidi C&J. Tapi kalo akhirnya saya dengar C&J mau di akuisisi, saya juga coba untuk tetap “mau mengerti”…mana ada usaha yang terus menerus disuapi, padahalkan kalau sudah berumur harusnya sudah bisa cari makan sendiri.Dari sini kita penggemar musik jazz dan klasik perlu sadar dan prihatin bahwa sekmen penggemar musik “berkualitas” jumlahnya sangat sedikit sekali, hal ini juga terbukti bagi pemusik2 jazz yang mengadu nasib memproduksi Kaset/CD tidak mendapat tempat di negeri sendiri, maka sponsorpun lari.Malah musik2 goyang2 seksi murahan lebih mendapat tempat di hati rakyat.Mungkin sedikit yang mengetahui bahwa musik jazz dan klasik bisa mempengaruhi kerja otak kearah positif untuk kesehatan lahir bathin.Nah, kalo kebanyakan disuguhi lagu2 yang merangsang….jadilah bangsa kita yang seneng demo,keos dsb…Wallahu alam bissawab…..
August 21st, 2008 at 3:42 pm
Sayang sekali kalau CNJ hilang atau ganti format.
Too bad!!
August 21st, 2008 at 3:56 pm
saya yang lama kerja di media & penikmat musik jazz, sejak awal sudah menduga…, suatu hari pasti bakal semaput terus koleps. lha media tanpa iklan ya…, gimana ya?
walau yang punya media duitnya banyak…., tapi kan capek nyusuin terus.
taruhlah dia memang niatnya bakal nyusuin terus itu radio, memang buat hobi.
tapi kalau pas lagi nggak mood…, ditaruhlah itu “bayi”. kejet2!
kalau kebetulan nggak tega lihat itu bayi kejet2, ya disusi lagi. seger lagi. besok ownernya mikir lagi…, ah gue koq capek juga nyusui…, bisa kurus ini badan…., ya ditaruh lagi. geletakin di lantai…, kejet2.., dibiarin ya mati!
jadi kudu ada iklanlah. kalau nggak iklan apalah namanya…, yang pasti kudu ada pemasukan.
dengan ada pemasukan pasti akan menambah gairah pengelola.
ya sebagai penikmat musik jazz, saya juga ikut prihatin.
jadi?
ya denger CD lagi di mobil hehehehe…..
beli CD lagi!
soalnya ini radio akhirnya diambil alih sama radio jaringan Bandung, kalau nggak salah radio anak muda.
radio anak muda.., kayaknya jauh dari jazz standard hahahaha….
salam,
Eddy Koko
August 21st, 2008 at 4:09 pm
Yah ini tetap suatu hal yang harus kita bisa terima dengan lapang hati…mungkin warta jazz punya info bila ada lelang CD jazz dari CnJ..I definitely will come..
August 21st, 2008 at 4:48 pm
KLCBS…….buka cabang di jakarta dunk …..
thanks for all CnJ Radio
keep on Jazz
August 22nd, 2008 at 7:32 am
wah….bakalan garing nich. ga ada yang nemenin pp ngelewatin macet dan bikin emosi jadi agak calm…gilee..the one and olny radio station yang agak berkelas, dibandingkan banyak station lain yang lagunya hampr sama semua, koq bisa sih kepikiran mau ditutup (whatever the reason deh).
ayo dong help..siapa yang bersedia lagi ngebangun cool radio station specific kayak gini??, saya bersedia deh jadi mediatornya..please..please..dont go CNJ
August 22nd, 2008 at 8:31 am
Dear Jazzers n WartaJazz,
Speechless. Gak bisa ngomong apa2. Gak tau mau berbuat apa. Bukti nyata bahwa jazz masih merupakan “barang asing” yang gak laku dijual.
Tiga tahun ke belakang waktu saya masih di Jkt, 24 jam saya gak pernah pindah2 channel dari CNJ.
Tapi Teman2 pencinta jazz, jangan sedih. Jazz tidak akan mati sampai di sini. Someday, we’ll do something to make jazz to keep flagging on the sky of Indonesia Raya !
Viva Jazz
Salaam
Julian-Banda Aceh
August 22nd, 2008 at 10:34 am
mbaca berita ini, terasa kelu… gundah gulana
serasa kehilangan sahabat yang setia menemani dikala senang dan sedih
bagaimana mungkin, rona Jakarta akan kehilangan salah satu warnanya
smoga format CNJ tetep, dan tetep mewarnai Jakarta
meski pemiliknya berganti
salam kami hartadi
August 22nd, 2008 at 10:38 am
Dari seluruh coments yg saya baca tidak ada satupun yg mengajukan solusi untuk kesinambungan mengudaranya CNJ, semuanya hanya menyayangkan apabila CNJ stop mengudara. Saya punya usul gimana kalo dibuat forum donatur ya meniru kayak yayasan, kegiatan di Masjid ato di Gereja dan lain lain.
Saya bukan termasuk orang kaya, namun untuk terus mengudaranya CNJ saya bersedia berkorban untuk tiap bulan menyisihkan gaji saya sebesar Rp.500.000, untuk biaya operasianal CNJ yang saya cintai ini, Gimana ? wartajazz siap gak jadi koordinatornya ?. Bravo CNJ
August 22nd, 2008 at 10:57 am
Sangat disayangkan, yg jelas saya sedih jika benar CNJ akan stop onair.
Dari seluruh coments yg saya baca tidak ada satupun yg mengajukan solusi untuk kesinambungan mengudaranya CNJ, semuanya hanya menyayangkan apabila CNJ stop mengudara. Saya punya usul gimana kalo dibuat forum donatur ya meniru kayak yayasan, kegiatan di Masjid ato di Gereja dan lain lain.
Saya bukan termasuk orang kaya, namun untuk terus mengudaranya CNJ saya bersedia berkorban untuk tiap bulan menyisihkan gaji saya sebesar Rp.500.000, untuk biaya operasianal CNJ yang saya cintai ini, Gimana ? wartajazz siap gak jadi koordinatornya ?. Bravo CNJ
August 22nd, 2008 at 11:02 am
Ada gak yang mau invest rame2 bikin radio jazz dengan manajemen profesional tapi tetap orientasi pasar supaya bisa survive. CNJ you are only loosing the battle!
August 22nd, 2008 at 11:11 am
setau saya radio ini akan menjadi salah satu radio network dari radio besar di kota bandung…. wow… selamat berfunky ria di jakarta…
August 22nd, 2008 at 1:31 pm
buat mas Ary,
bukan ga ngasih solusi,mas..soalnya semua khan bergantung pada the owner dan mnagementnya juga.. disamping kita juga ga tahu persoalan intern yang sebenernya.Pastilah ada kebijaksanaan dan juga pemikiran mengapa itu harus terjadi. Saya sendiri menyayangkan station radio tersebut close. tapi kita khan cuma pendengar yang udah thank you banget selama 5 thn ditemenin CNJ 24 hours.dan tentunya berharap para pemerhati JAZZ benar – benar memperhatikan hal ini..maksudnya ada yang bikin radio kayak CNJ lagi and dengan staff yang sama, yang udah pasti expert didunianya.(CNJ crew baik2 lho….)anyway, ini ga melunturkan semangat JAZZ Mania di tanah Air kita untuk terus exist..
tabe,
August 22nd, 2008 at 2:05 pm
Saya setuju banget sama Ms.Rachell Smith…Tamatnya sebuah radio atau apapun lah sebuah bisnis entah media ataupun bisnis lainnya, kalo tidak di-manage dengan serius n baik, ya akan ambruk alias tamat. Jadi sebenernya sih, tamatnya CNJ karena tidak digarap dengan serius oleh sang owner. Buktinya, ko bisa itu radio KLCBS yang bergenre musik jazz apalagi yang diputar tergolong jazz “berat” ato mainstream gitu loh. Tapi tetep bisa eksis dan berkibar tuh sampe sekarang di Bandung sana….Nah jadi kalo mo bikin radio sekaliber alm CNJ, ga boleh pake jurus trial n error….Kudu Serius!!!!!!! How……Please Wellcome New Investor….
August 22nd, 2008 at 9:07 pm
Jangan dong……
Kenapa ya setelah sekian lama mengudara tidak ada satupun iklan di CNJ itu….???
August 22nd, 2008 at 9:29 pm
Jangan ganti format dong. Apalagi bubar. Jangan lah boosss….
Buat juragan mah itu duit kecil.
piss,
~FN~
August 23rd, 2008 at 6:11 am
kmren saya denger masih ada deh..emang bneran mau bubar ya?sayang banget klo bubar.radio favorit nih..=)
August 23rd, 2008 at 10:54 am
Sedih banget mendengar radio ini akan bubar. Saya ada dibandung dan selalu melakukan perjalanan bisnis ke jakarta. Selalu radio ini menjadi pilihan utama saya. Sempat juga heran dengan keberadaan sebuah radio yang tanpa iklan, apakah akan lama bertahan? Disatu sisi saya setuju dengan Eddy Koko (yang kedengarannya sangat pakar akan dunia media). tapi semua orang juga tahu bhw radio tanpa iklan adalah nonsense!
Disini kita patut mencermati, matinya CNJ hanya karena ketidakseriusan dari the owner/ operator. Saya coba telusuri ternyata digawangi oleh Todung Mulya Lbs, Trio LGS (gdng Imperium), Debra Yatim, Agus Purnomo yang kesemuanya jauh dari mengerti dalam menjalankan media tp memanfaatkan media mungkin iya.. :p. Walaupun saya tidak mengetahui siapa2 saja yang duduk menjalankan day by daynya cnj tp saya yakin mereka sangat profesional melakukan tugasnya. Mereka pasti terbebani oleh keadaan in/ eksternal di station tsbt.
Sudah lama saya mengamati bhw format mainstream pernah cnj usung dan belakangan format musiknya terdengar lebih “lite”. Ini pasti karena keadaan yang memaksa. Begitu juga program2 yang sebelumnya ada lama2 hilang seiring waktu.
CNJ tdk bisa disamakan dgn keberhasilan KLCBS, sangat berbeda. KLCBS muncul karena the owner adalah penggila jazz dan sadar akan hal tsbt. Bertahun2 berjalan dlm keadaan payahpun, pastinya akan cuek saja, yang penting jazz ttp eksis. Perkara pendengarnya hanya segelintir mrk pasti tdk peduli. Terus terang saja, pasar yang diambil ini (jazz), adalah ceruk kecil dari bisnis media di tanah air. KLCBS juga tumbuh di Bandung, yang manusianya lbh sadar akan seni (maaf..), seandainya dahulu mereka muncul di Jakarta mungkin jg sudah jadi almarhum. Kalaupun sekarang mrk berniat muncul di Jakarta akankah mrk berani? Saya rasa belum… krn kalo memang mrk berani, pst dari tahun2 kemarin KLCBS sudah ada di Jakarta.
Patut sangat disayangkan CNJ hrs tamat, karena radio ini semacam oase bg pendengar. Krn kita (terlebih saya) sdh begitu muak dengan berita2 basi yang disajikan oleh station lain, obrolan2 garing, juga penyiar yang asik sendiri. Kasian orang2 di jakarta hrs kehilangan the finest station, yang bisa dgn gratis diakses sampai dengan di radio handphone. Kini hrs kembali melirik cd player
.
Untuk selanjutnya, berbahagialah saya yang ada dibandung… msh ada KLCBS walaupun sbg pencinta jazz saya agak garing juga tune in siang bolong dengan jazz yang bikin ngantuk. Tp selama semuanya msh gratis, why not? Inilah keuntungan pendengar yang bisa berkoar2 dan jazz adalah piilihan…. hehehehe….
August 23rd, 2008 at 1:15 pm
wah sayang banget radio jazz n klasik jakarta ganti format..
siapa lg yg mau bikin radio jazz n klasik?????
gw dah mencoba mempublikasikan musik jazz n klasik ke semua orang,,wlopun gw masih ada di dunia sma yg sulit bgd nyebarin genre musik ini..
tp bw dah cukup berhasil “meracuni mereka dengan musk ini,,n dah promosiin radio CnJ supaya mereka pada denger sampe2 ada yg saking memfavoritkan CnJ tiap hari kapanpun dimanapun didenger tu Radio..hufh..sayang bgd klo berakhir dengan TRAGIS..!
‘tRe
August 23rd, 2008 at 3:53 pm
Ampas lah 99ers..Dulu kuliah di Bandung aja musik jedag-jedug, untung di Bandung ada juga FM Jazz. Penyiar yang tiap 2-3 lagu sekali nongol dengan suara yang mengganggu, iklan yang tiap saat hampir ada, bumper radio yang sama sekali ga enak di telinga.
August 23rd, 2008 at 11:35 pm
mati aja jakarta, gak ada radio jazz lagi…
August 24th, 2008 at 12:03 am
well, mo dibilang apa? CNJ selama ini mengudarakan lagu2 jazz yang kurang enak didengar (bukan yg smooth jazz, bukan lagu2 lama), yang saya dengar sih kebanyakan yang latin jazz, coba kalau diudarakan mayoritas yang smooth jazz, pasti bnyk pendengarnya, dan iklan bisa masuk dan radio bisa hidup terus. jelas sekali kalau konsep jazz cnj tidak laku dijual.
mungkin ada baiknya kalau CNJ merger/diakusisi oleh KLCBS 100,4 fm di bandung, atau rekrut saja dina danubrata, mantan penyiar KLCBS, untuk merombak CNJ.
tapi, kalo soal lagu klasik, saya mau acungkan jempol buat CNJ.
August 24th, 2008 at 12:53 am
ya apa boleh dikata, kalau memang cnj akan pindah dengan management baru, tentunya kami semua jazz lover dan penggemat classic music akan merasa kehilangan hiburan segar, selama 5 tahun. cnj telah menemani kita di jalan2 jakarta yang macet, di kantor maupun dirumah dengan persembahan music2 yang berkualitas. harapan kami management yang baru bisa mempertimbangkan dan mempertahankan format jalur music cnj, serta lebih meningkatkan kualitas audio yang kadang2 sering off air. kami tidak keberatan apabila management baru akan lebih banyak memasang iklan untuk kelangsungan siarannya. dengan harapan genre music dan segment yang sudah dibentuk selama ini jangan serta merta dirubah drastis.
August 24th, 2008 at 1:03 am
Love is a very creative force and that is something that jazz has tough me through CNJ. I will miss U.
Apa pun bentuknya nanti..tetap harus sediakan tempat yang luas untuk memanjakan hati & telinga para pecinta jazz.
August 25th, 2008 at 11:37 am
wah sayang sekali……saya sangat suka dengan jalur musik cnj yg sekarang.
saya agak awam mengenai bisnis radio, tapi apa di cnj enggak ada marketingnya yang buat cari klien yg bisa pasang iklan? jika ternyata sudah dilakukan tetapi tetap tdk ada yg mau mungkin bisa di negosiasi apa maunya klien. jadi klien tetap bisa pasang iklan. jika ternyata enggak bisa juga… coba ambil langkah agak berani dengan membajak orang yg sdh memegang beberapa klien besar yg diajak kerjasama spy mau bekerja di cnj..tentu dengan tawaran yg menarik.tks
August 25th, 2008 at 6:47 pm
Hari ini (25/8/08) pukul 18.00 WIB 999 CNJ Djakarta resmi wafat (lebih cepat dari schedule)… Terima kasih untuk semua kepedulian temans disini dan warta jazz selaku mediator. Nafas jazz tidak harus berhenti dan tetap ditunggu manusia2 pemberani + kaya raya utk mengangkat jazz dan musik2 minoritas di Jakarta.
Merdeka!
August 26th, 2008 at 11:15 am
cnjjangan pergi dong….temen gua yg paling asik diajak pergi
August 26th, 2008 at 12:36 pm
jabgan di bubarib dunk! klo bubar kga ad radio jazz di d jakarta! please…….. T.T
August 26th, 2008 at 3:52 pm
Kami dari Komunitas Musisi Blueroom adalah penggemar C&J FM yang banyak terinspirasi oleh lagu2 yang diputar oleh C&J. Sangat disayangkan jika harus bubar atau berganti format. Menurut kami radio C&J turut mencerdaskan bangsa dalam bidang seni musik, khususnya musik jazz. Sekali lagi tolong jangan bubarkan C&J…..
KMUS BLUEROOM
Sam Agese
Jossy
Andi Naz
Joppy
Joggy
Kobi
August 27th, 2008 at 7:37 pm
Ini beneran?? trus musti dengerin apa saya
(
AMAT SANGAT BERDUKA CITA..
August 27th, 2008 at 10:10 pm
ARRRRGGGGGHHHHHHHHHH PARAAAAAHHH
CNJ tu satu2nya radio yg paling enak di JAKARTA.. kalo ngga ada,, radio apa lg yg enak?? yg bikin calm dan smooth gitu..??
payahhh nii…
JANGAN BUBARKAN 99.9 CNJ FM!!!!!!
August 28th, 2008 at 12:46 pm
saya termasuk pendengar setia CNJ, karna kebetulan saya suka musik Jazz sekaligus Classic.
Agak kaget juga karna beberapa hari ini koq format lagunya “BERUBAH” sama sekali, usut punya usut ternyata oh ternyata.
SEKALI LAGI Jakarta KEHILANGAN Radio yang berdedikasi memutarkan musik JAZZ bagi penikmatnya, setelah beberapa tahun silam juga sempat terjadi “musibah” seperti ini.
Apa boleh dikata, sulit bagi kita untuk tinggal di dunia “idealis”
August 28th, 2008 at 8:57 pm
Saya sebagai pecinta musik jazz merasa sangat kehilangan.
Kekecewaan yang sangat mendalam.
Semoga CnJ dapat kembali… dengan tidak mengubah formatnya sama sekali…
August 29th, 2008 at 11:25 am
Salam,
Saat saya datang ke Jakarta, saya ngrasa sangat beruntung karena ini radio bener bener Cool n Different, saya critain sama temen2 klo ada radio 24hours full dengan Lagu2 JAZZ yg update, eee lhaa kokkkkk……!!!!!!! tiba tiba klik di memory channel FM99.90Mhz isisnya jedug jedug….terus….sampe sampe gak percaya dan saya re-tune…..ternyata telah menjelma…tega nya teganya dirimu teganya teganya….
Saat temen dateng ke JKT, maen kerumah nanya…mana radio yg kamu bilang itu….aku bilang aja…Sudah almarhum…temen jadi kecewa….dan ternyata banyak juga yang kecewa……………………………………………..
August 29th, 2008 at 3:12 pm
Ini benar-benar suatu kekalahan yang harus ditelan bulat-bulat. Jazz masih tidak dapat masuk ke zona bisnis. Apa iya seperti itu???
RIP
August 30th, 2008 at 3:30 pm
Salam Semua pencinta jazz di tanah air
Insya Allah, kalau kami di percaya, kami siap mensupport sindikasi
program dan marketing untuk mensupport radio Jazz di jakarta, kami membutuhkan partisipasi channel radio yang kosong di wilayah DKI Jakarta, kalau ada yang berminat please contact us.. (Nazar Noe’man)
Warm Regards
(KLCBS Management)
Nazar & Khirzan Noe’man
August 31st, 2008 at 11:48 pm
buat mas nazar…. saya siap join klo ada radio jazz di jakarta!!! apa yg bisa sy bantu?? kontak ya daimler245(at)yahoo(dot)com
September 2nd, 2008 at 9:03 am
Waduh…kok satu-2 stasiun radio yang bagus MENINGGALKAN pendengar dan fans nya !? bagaimana ini ?? tempo hari tempat kumpul dan mendengarkan JAZZ terbaik di Jakarta (JAMZ) ‘LUNGO’, e eh sekarang CNJ teman dimobil atau dikantor pun ikutan ‘LUNGO’ !!!!!
Bagaimana ini ???????
September 2nd, 2008 at 10:18 am
Waaduuhhhh…..kenapa yang bagus-2 cepat PUNAH ???????? tempat menikmati Jazz dengan nikmat (JAMZ) sudah gak ada (tempat pengganti belum ada yang setara), sekarang CNJ, punah pula ?????? waahh waahh !!
September 2nd, 2008 at 3:34 pm
Sedih banget, kita telah kehilangan salah satu radio berkualitas yang jarang ada.
CNJ telah menemani saya dalam masa2 tersulit saya dan rasanya sulit mencari pengganti yang sebagus CNJ.
September 2nd, 2008 at 10:26 pm
hwaaaa…
radio yang menemanikuwh dari bangun pagi hingga menjelang tidur sejak 4 tahun lalu tak bisa lagi terus menemani…
huhuhu…
sampe2 kdg sengaja tune in ke 999 sapa tau CNJ kembali lagi…
padahal hari minggunya (a day before CNJ left me alone) gw msi dengerin classical music tanpa tahu apa yang akan terjadi keesokan harinya…
is there any chance for CNJ to be back on our ears soon??
or at least a similar format maybe??
-someoneDESPERATEforCLASSICandJAZZradioINjakarta-
September 2nd, 2008 at 10:30 pm
To Mas Aqus,walau evella tidak langusung bekerjasama lagi, tapi hampir dua tahun perjalanan musik jazz di program evella rasisonia, warta jazz.com tetap kami promosikan, bahkan berita-2 perkembangan musik jazz dari wartajazz com, selalu kami siarkan.Dan sekarang sudah terbentuk komunitas jazznya dengan nama ” COMMUNITY JAZZ PALANGKARAYA, kami mohon dicantumkan juga dikomunitas warta jazz, dan nama radio kami EVELLA RASISONIA 96.7 FM kok nga ada yah. Terimakasih kerjasananya,
ANDRE
EVELLA RASISONIA 96.7FM PALANGKARAYA
September 3rd, 2008 at 12:04 am
Guys,
Hormatku buat bang Indrawan Ibonk atas tulisannya diatas dan aku jadi ingat smsku ke Iken Margaretha saat siaran ketika mengabarkan bahwa “dalam waktu dekat anda akan menikmati penampilan CNJ dengan format baru.. bla..bla…” Waktu itu aku sms “mbak Iken koq sedih bilang terima kasih atas dukungan teman-teman PECINTA CNJ yang selama kurang lebih 5 tahun…bla…bala…bla”
So this is it guys, we lost it. We absobloodyloudly LOST IT!! Dan terus terang aku benci itu sebab aku juga mencintai musik klasiknya, guys…
Until then no more klasik yang menemaniku didepan komputer. Buat kedelapan idolaku 999 CNJ Djakarta Team, tulisan SALAM PERPISAHAN diatas merupakan bukti bahwa kalian pernah memberitahukan dan mengingatkan kami pecinta jazz, Jakarta terutama, so this is our jazz. Dan benar bang Erwin, kita kehilangan salah satu radio yang benar-benar berkualitas.
Tepat rasanya, inilah wadah untuk melampiaskan my emotions.
September 4th, 2008 at 5:49 am
jangan mau nyerah
pasti siaran terus
September 4th, 2008 at 12:25 pm
sedih banget CNJ sudah tdak mengudara lagi dan berganti format, sedih gak ada yang nemenin gowes dari rumah-kantor-rumah dengan lagu full jazz
September 4th, 2008 at 4:02 pm
baru tau kabar resminya hari ini.
sudah seminggu harap-harap cemas kalau ini cuma mimpi dan rumor belaka.
tapi setelah tau yang sebenarnya malah jadi sedih.
lebih-lebih terjadi di bulan Agustus dimana di negeri ini menjadi acuan pada sebuah kemerdekaan.
tapi kemerdekaan itu mahal. terlebih lagi sebuah idealisme.
memang Jakarta itu tempatnya musik-musik pop atau setidaknya musik yang dianggap POP saat ini.
Jazz yang menggeliat resah didera musik-musik “sementara” memang susah untuk bertahan.
tapi bukan berarti tidak mungkin.
banyak orang menyayangkan dan sedih saat tau kalau CnJ sudah pergi.
itu saja jawaban bahwa ada dukungan dari orang-orang dan masyarakat akan musik yang indah.
bahkan kawan-kawan dari luar negeri pun menyayangkan ketidakadaan CnJ.
semoga saja nanti ada radio Jazz baru yang akan lahir di Jakarta.
dengan konsep yang matang, berkualitas dan tahan banting.
September 5th, 2008 at 9:00 am
Udah berapa hari ini gak denger CNJ. Padahal gw baru belajar musik JAZZ en kuping gw baru juga nyangkut ma jazz/ classic. Jadi susah lagi nih nyari literatur musik2 nya. Bakalan ada lg gak ya radio yang kayak gini ?
September 5th, 2008 at 9:07 am
sedih sekali radio cnj sudah menghilang dari udara. selama ini saya masih berharap cnj tetap ada. semoga cnj segera reinkarnasi, karena mengdengarkan lagu jazz / classis sungguh sangat menentramkan hati.
September 5th, 2008 at 9:26 am
Pertama kali gw denger CNJ lagi muterin “versi jazz-nya” KOPI DANGDUT alias molino Cafe. Semenjak saat itu gw seneng dengerin lagu jazz & classic. Meski awalnya gw serasa kepengen muntah2. Eh ketika gw lagi enjoy-enjoy -nya dengerin jazz en classic, Radionya malah bubaran. Mudah2an temen2 dikomunitas jazz and cnj lovers punya solusi yang mantap.!!! PISS
September 5th, 2008 at 2:20 pm
ap kabar nasib radio Jazz jaman sekarang?? =(
gw tau kbr ini udh lam emg, miris aj liat keadaan skrg dan koment dr pecinta2 jazz yg lain khususny pecinta radio ini..gw orang awam yg suka bgt sm Jazz, dan CNJ satu2 radio yg bs nolong gw dr kebutaan dan kehampaan gw trhadap musik2 jazz, lumayan bgt info2ny, tmn nglewatin macet diJakarta, bbrp hr gw coba dngr 99,9 ..tp udh g bs nolong gw apa2 lg….
ada kah harapan bwat bs ngbalikin radio ini lagi??senior2 Jazzku, bagaimana tanggapanny akan nasib Jazz di Indonesia, kalau media saja g ada, a/ adapun tp hrs dng kt membayar dgn harag2 ‘premium’ gt??bukanny Jazz itu musik utk kalangan penikmat jg, bukanny konglomerat saja????thx..
CNJ….kembalilah bersiar!
September 6th, 2008 at 7:38 pm
Aduh, sangat disayangkan banget CNJ bubar.. Padahal saya mengenal banyak lagu-lagu jazz lewat radio ini. Sebelumnya saya memang hanya mendengarkan musik klasiknya saja, karena itu yang menjadi favorit saya. Beberapa kali bahkan sempat request dan diputar oleh CNJ, benar2 buat hati senang
.. Apalagi saat berkendara di Jakarta, kerasa banget ketika mendengarkan alunan jazz atau klasik (tanpa iklan) lewat CNJ, kayanya ngga pengen marah-marah ketika terjebak macet atau situasi stress lainnya, benar2 buat relax 
Saya berharap semoga akan ada CNJ yang baru dengan format seperti dulu..
ps: buat team CNJ, THANK YOU!
September 6th, 2008 at 9:09 pm
minggu lalau saya kaget waktu saya turn on frekuensi CnJ, ternyata radio tersebut sudah tidak mengudara lagi, malah di gamti dengan radio ABG, saya pribadi sangat terpukul dan kaget, setelah 97.0 FM yang hilang, kini 99.9, terus tersan saya mulai mengenal jazz dan musik clasic dari radio tersebut, sehinnga cakrawala misik saya semakin luas, radio2 idealis seperti CnJ, Clasik radio, seharus dapat berkembang pesat karena salah satu alternatif piliha dalam mendengar stasiun radiao, saya berharap da dermawan yg mau membangkitkan radio CnJ
September 7th, 2008 at 7:29 pm
wah gw pencinta cnj abis bo..sedih banget tau2 nih siaran udah ga ada lagi..hikkss..
yg ada 99ers lagu2nya jelek2 pula waduh sebel banget apalagi kalo dimobil lagi macet males bener nih…abis gw biasanya dengeriin cnj ampir tiap hari..enak sejukk and relax..
hikksss i will fight for you cnj..
September 10th, 2008 at 11:23 am
aku sedih mendengar dan membaca artikel ini, CNJ adalah salah satu radio jazz kesayangku..teringat masa lalu tepatnya 2 tahun lalu ketika aku jadi anak kost di jakarta, awal aku bisa kenal mantan pacar alias istriku saat ini berawal karena radio ini, kami sama-sama kenal dan suka musik jazz khususnya jazz progessive dan easy listening…aku cuma bisa berharap seandainya memang jadi diakuisisi oleh pihak lahin aku berharap radio ini tetap berformat jazz, bangkitkan jazz indonesia! sampai titik darah penghabisan…viva jazz indonesia!
September 11th, 2008 at 1:18 am
teman teman pendengar dan pencinta CNJ ,saya merasa perlu untuk mengomentari
kabar diseputar ” Selamatkan Radio CNJ 99.9 FM, Jakarta” tapi saya
berfikir waktunya belum tepat , saya akan menceritakan dari a – z ,
cerita dibalik CNJ 999 FM ,bilamana segala sesuatu yang terkait dengan
urusan kemanusiaan dibalik “Wafatnya” CNJ sudah selesai , bisa di sini
atau pada medium yang lebih terbuka Insya-Allah dari peristiwa ini
kita dapat mengambil pelajaran berharga
terimakasih atas komentar , simpati , dan segala bentuk keprihatinannya
benny sofwan
radio broadcaster yang “membidani kelahiran CNJ”
September 11th, 2008 at 11:48 am
Begitulah kalau dari awal tidak ada komitment, dari owner radio dan investornya, radionya hanya di jadikan ajang coba2 dan gengsi, harusnya kalau dari awal ada komitment, pasti dicarikan jalan keluar agar tetap survive, masak suka jazz cuma karena gengsi, bukan karena cinta dan komitment ke jazz, padahal banyak juga iklan yang bisa masuk di musik jazz….
September 11th, 2008 at 9:32 pm
Sangat terasa di perjalanan tanpa C&J….saya siap saweran bulanan untuk C&J kalo memang ada yang mau koordinir…….
September 12th, 2008 at 2:19 pm
Dulu radio Clasic FM, sekarang radio CNJ…
Apakah harus selalu begitu nasib radio-radio yang “khusus” atau minoritas?
Sayang sekali.
September 14th, 2008 at 11:31 pm
Jujur pas baca thread ini gw sedih banget saluran yg selalu menemani gw dan keluarga berajalan d jakarta yang panas dan penuh sesak ini telah tidak mengudara. Sempat bertanya2 kemana cnj beberapa hari ini kok siarannya aneh ga kaya biasanya. Ya gw berharap akan ada lagu radio jazz yang baru..
Bye CNJ Jakarta,, Thanks to being my friend in the street we miss u CNJ
September 15th, 2008 at 11:43 am
Hu…hu…culunya…aku malah baru ngeh awal september kemarin, i thought CnJ was having a sort of special spot for Hip Hop music (I really can’t stand it), ternyata memang sudah diakuisisi…Bring back my CnJ !!!!!!
September 18th, 2008 at 12:06 am
Taun 2005, saya kenal cnj. tercengang, masa ada radio yang muterin lagunya miles davis, coltrane, parker, count basie sampe django reindhardt… dan saya udah mulai khawatir justru kenapa gak ada iklannya? salah satu radio yang paling “bermutu”. kadang di akhir taun 2006 dan 2007, cnj kadang on and off, kadang sampe berhari2.
kalo emang warta jazz punya agenda tentang konsep radio jazz, saya siap bantu.
Saya punya rekaman2 klasik coltrane, miles davis dan beberapa rekaman count basie yang siap saya kirim dalam format apa aja jika dibutuhkan. maybe that will help?
adios CnJ..
September 19th, 2008 at 1:54 pm
lhaa kok ??? ini berita yang menyedihkan. kenapa to?
ayo deh kita perbaiki deh kalo emang itu tuntutannya. apa perlu lebih sering sapaa dari penyiar? apa perlu lebih banyak iklan?? atau apa deh ayo kita pikir sama-sama asal jangan ILANG dong CNJ.
September 21st, 2008 at 12:37 pm
Yud lah, Sekarang fokus w cuma 1. Dimana dapetin cd mp3 jazz. yaitu lagu2 yang sering diputar di Cnj, Karena w pendengar jazz yang masi SMA n bukan orang kaya. Kalo orang orang cnj ada reply please.
Aufwiedersehen CnJ
4901st@gmail.com
September 21st, 2008 at 2:05 pm
inilah jakarta yang hilang cita rasa keindahannya, banyak manusia lbh mementingkan budaya pop yg materialistik. sedih dan miris… sedih, cnj tdk ada yg bisa mensupport dan dibiarkan lemas tak berdaya
September 21st, 2008 at 3:21 pm
ga rela, ga rela,
tiap gw tidur di temenin musik klasik dr CNJ,
skr ga lagi,
dengerin CnJ dah jadi kebiasaan buat hidup gw,
kalo brubah jadi radio lain, ato berubah format,
berati hilang sudah, sebagian dr kehidupan gw..
gmn caranya ya biar CNJ balik ke 99.9 FM lagi???
September 24th, 2008 at 1:38 pm
the airwaves are so empty without my fave CNJ channel! miss the serenity that only jazz music can bring during jakarta jams and irritating motorists who cut in your way! Bring it back please! We don’t need another pop music channel! we need classic and jazz!
September 29th, 2008 at 10:04 am
skrng g tau mau dengerin apa di mobil, jakarta jadi gelap
September 29th, 2008 at 11:52 pm
Semua teman2 saya bertanya-tanya, ada apa dengan CNJ. Bukannya Loe di CNJ ??
Jawaban saya,.. sooo ?? Saya dan team internal aja pusing kalau ngebahas segala cara buat menyelamatkan station ini.
That’s why I give up (Then). But thanks to pencerahan by phone yang dishare oleh Iken Margaretha belum lama ini.
Temans’,.. berdoa dan berharaplah bahwa kita/kalian akan masih dapat menjadi bagian dari lahirnya sebuah radio JAZZ baru yang nggak harus di frekwensi 99.9 FM.
Stay Gold !
LT.
October 1st, 2008 at 9:25 am
Baru tahu cnj ga siaran lagi, ku pikir ganti format saja, ternyata…
Bila masalah finance cost karena selama itu alergi iklan (namun nyaman buat pendengar).
Saranku : menjadi radio dengan genre jazz yang komersial juga ga apa deh asal… mengudara lagi…
“CNJ radio” is my school of Jazz ( ibarat tumbuh kembang ,masih di kelas play group nikh, hik hik ….)
October 3rd, 2008 at 9:47 pm
99.9 fm itu spesial bgt buat gw…
malahan sekarang gw eneq bgt dengerin 99.9 fm yg skg…
kayak pesawat terbang lagi dibajak ama teroris…
emank napa sih digantiii…?!
Berharap sih bisa denger siaran CnJ lagi…
bener2 kecewa… kalo boleh sih yg gantiin CnJ skg jangan pake 99.9 fm deh…
ganti frekuensi laen aja… bener2 ga layak bgt buat gantiin CnJ… :’(
October 9th, 2008 at 10:13 am
AKU SEDIH,.. DULU NGANDELIN BANGET 99,9 FM BUAT DENGERIN LAGU JAZZ.. SAMBIL KERJA, SAMBIL JALAN,.. LALU TIBA2 SUATU HARI GELOMBANG TERCINTA BERUBAH DIISI SUARA CEMPRENG DAN MUSIK2 ANAK BAND YG DIPUTER AMPE BELEL DIMANA2.. LHO ? KEMANA 99,9 FM KU SAYANG ?? HIKS.. TOLONG DONG, ADA RADIO JAZZ BARU.. !! PLEASEE… I BEG YOU (YOU? WHO?)..
October 10th, 2008 at 12:06 pm
Macam mana pula ini….tak ada lagi radio di jakarta ini yang putar musik2 genre jazz macam yang di putar radio CNJ. Payah kali baah…….Ayo lah kawan, mainkan lagi musik2 jazz yang bikin asik awak dan penikmat jazz di jakarta ini.
Kucoba tuning frek FM dari 88-108 Mhz, ah yang kudengar cuma musik jedak jeduk jedak jeduk nyah!…parah kali, bikin sakit kuping, tak ada lagi cantik2nya…… Okelah, awak berdoa moga2 ada investor yang mau melanjutkan program radio CNJ. Pakai iklan pun, tak jadi masalah lah, asal musik genre jazz Cepatlah kawan……..
October 18th, 2008 at 12:23 pm
CNJ totally jazz !
mudah2an ada radio FM seperti ini lagi
jakjazz & javajazz … any suggestion ?
October 18th, 2008 at 3:48 pm
Sedih banget rasanya, setiap hari aku selalu ditemani dengan irama2 jazz dari CNJ 99.9 tiba-tiba kok siarannya aneh ?? baru kali ini aku browsing mencari si tersayang CNJ, ternyata ketemu berita yang menyedihkan ini. Hiks sedih bener ….
October 19th, 2008 at 2:26 pm
Waaahh…sayang banget kalau CNJ mpe gak on air atau ganti format. Paling juga akhirnya bakalan jadi radio-radio “kebanyakan”. Kalau pas di Jak, aku cuma mau dengerin CNJ. Aku sendiri pengennya ada radio yang totally Jazz kayak CNJ diJogja…
So please…jangan sampai ganti format atau gak on air, sebaliknya bikin juga di tiap kota besar.
October 19th, 2008 at 5:52 pm
Memang para pengusaha media, baik televisi maupun radio belum mengangkat musik jazz di tanah air sebagai acara unggulan, karena sampai sekarang musik jazz belum mendapat tempat di mata pengusaha elektronik,mungkin takut rugi…ah ngga juga padahal sedikt saja d kasih ruang musisi jazz muda tanah air untuk berkiprah di layar kaca melalui festival misalnya seperti indonesian idol.
padahal belum lama ini ELFAS SINGER dapat mengumandangkan lagu indonesia raya di negara orang lewat katagori jazz,,,,aku sungguh bangga banget.
yang aku sedih CNJ 99,9 FM abis sudah riwayatmu,moga aja ada CNJ,,CNJ baru yang tegar dan mapan seperti KLCNS Bandung. amien
October 20th, 2008 at 5:59 pm
sory
tapi gw ga suka cnj di ganti
hiks hiks hiks
cnj dah jadi bagian hidup gw
apapaun radionya
pasti gw akan tetep nyari cnj
cnj dah seperti bagian hidup gw (ga lebai ini, beneran)
CNJ hilang
rasanya bener-bener ada yang hilan gdalam hidup gw
dan ga akan pernah tergantikan
kecuali oleh CNJ
LOVE for CNJ jakarta
October 24th, 2008 at 4:11 pm
No comment. Gue sedih banget, kemana lagi deh gue tunen-in radio. Sekali lagi sedih banget.
October 24th, 2008 at 9:34 pm
i want my cnj back!!!! i miss those playlists
plz do contact if my support might help and be needed.
October 25th, 2008 at 12:23 am
gue pikir cnj bakal ganti format lagu yang tetep jazz jg
sekarang 99.9 jadi radio ga jelas yg sok gaul gt..
malesh bgt
pliss abis//
adakah radio lain jg kaya cnj? yang nyiarin jazz?
October 26th, 2008 at 10:57 pm
aaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhh………
bener2 sedih saya… dimana lagi saya bisa mendengarkan musik2 klasik di radio? masalahnya kumpulan cd klasik saya gak banyak.. masak mau dengerin itu2 aja..
jazz juga… terutama jazz2 yang tua… bukan jazz ecek2 yang easy listening.. saya cuma punya sedikit…
semoga siaran lagi yah c’n'j!! tolong!!
November 8th, 2008 at 10:22 pm
Gua mau radio cnj siaran lagi seperti dulu, supaya bisa menemani hidup gua setiap hari. tolong supaya radio cnj siaran lagi dan buat format jazz yang lebih baru
November 11th, 2008 at 4:29 pm
ada 1001 jalan kok seandainya team radio cnj benar-benar mau bertahan, tidak hanya dari sumbangan dana. beberapa bulan yang lalu gw pernah usul saran 1 A4 di fax ke no cnj yang tertera di web, gak ada jawaban. hehehe.. gw rasa banyak yang mau membantu cnj , hanya mungkin team belum cukup gigih untuk menemukannya.
November 13th, 2008 at 9:56 am
To be honest,
Aku sedih banget CNJ bubar
karena Aku pendengar setia CNJ,
aku suka banget denger musik swing nya
sampai saat ini , belum ada satu stasiun radio manapun yang se indah CNJ
Tolong dibangkitkan lagi donk radionya,
THX,
Felicia Halim
November 27th, 2008 at 10:23 pm
ouch. saya baru tau hari ini bahwa radio cnj ternyata sudah buyar. saya adalah penggemar setia dari radio ini, sejak saya datang ke kota jakarta sekitar tahun 2004 akhir. tiap malam tidak akan terlewat untuk menikmati lagu-lagu yang disajikan oleh radio ini. bahkan saya sering kali memuji dalam hati, ternyata di era yang serba kapitalis ini, masih ada yang mempunyai jiwa idealis yang cukup besar. betapa pelajaran ini memberi kekuatan kepada saya secara tidak langsung.
tetapi setelah suatu malam saya mendapati bahwa radio cnj telah berganti format, saya sempat marah, dan gundah karena saya merasa sangat kehilangan. sejak saat itu selama berbulan-bulan saya tidak pernah menyalakan radio saya. tetapi waktu malam ini saya tiba-tiba merasa sangat penasaran, apa yang sebenarnya terjadi, baru saya mencari informasi, dan mendapati kenyataan yang tidak mengenakkan ini. melihat respon dari rekan-rekan diatas, sebenarnya terlihat bahwa masih banyak yang peduli. harapan saya sekarang adalah semoga cnj dapat bangkit dalam waktu dekat ini. ditunggu kabar baiknya.
November 28th, 2008 at 10:46 pm
yahhhhhhhhhh…………..pantesan kok pas dengerin radio, udah ngak ada….padahal gw seneng banget sama musik klasiknya….kenapa pula harus diganti….T_T
December 9th, 2008 at 1:39 pm
Pantesan, siarannya kok ngga jazz lagi..
Baru tau, kalo udah ganti siaran..
radio jazz jakarta maan lagi ya?
December 16th, 2008 at 8:19 pm
ah pantes uda ga pernah denger lg. radio yg skrg jauh ga enak dibanding CNJ
December 21st, 2008 at 1:45 pm
aku ga suka NinetyNiners or whatever they call it..
I WANT CNJ BACK ON THE AIR!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
please.. we need our classic & jazz music!
damn all these other radios are so commercialized!
January 10th, 2009 at 3:58 am
Sangat menyedihkan mendengar C & J “BUBAR”. Karena menurut gw C & J bisa menjadi acuan (khususnya bagi generasi muda) untuk memajukan dunia musik INDONESIA , mengingat makin banyaknya musik – musik dalam negeri yang kurang berkualitas. Semoga radio – radio swasta lainnya dapat mengambil contoh dari apa yang telah disiarkan C & J selama ini. Sayonara C & J Radio……..
January 10th, 2009 at 6:46 am
gee… sampai pagi ni aku masih putar2 itu gelombang radio sapatau nemu dpt cnj. hiks.
April 25th, 2009 at 1:38 pm
sayang sekali…
such a big lost…!!!
radio yang setia dengan genrenya dan idealis…
gak heran para pendengarnya juga setia sama radio ini..
tapi kenapa harus mati?
udara jabodetabek perlu siaran radio yang seperti ini terlepas dari berbagai siaran radio yang menjemukan dengan penyiar dan iklan2nya….
June 10th, 2009 at 9:57 am
Please dont go cnj…
June 12th, 2009 at 8:52 pm
entah bagaimana, sudah lama saya mencari gelombang cnj ini, malah nemu tulisan yg menyedihkan.
Ada perasaan ingin ikut andil mempertahankan cnj tetap mengudara, karena terus terang saja, gelombang inilah yang paling saya suka.
Saya yakin, orang-orang yang berlatar belakang kesenangan musik seperti ini akan merasa ada yg hilang………..please…keep it on air………..please……..
September 17th, 2009 at 8:42 pm
dan sekarang 99,9fm menjadi salah satu saluran radio yang paling saya benci..aduh kangennya sama lagu2 klasik T_______T