Kategori | News

Wayne Shorter rayakan ultah ke-75-nya di Carnegie Hall

Posted on 02 December 2008 by admin

Saxophonist legenda dan NEA Jazz Masters, Wayne Shorter yang tahun ini memasuki usia ke-75 tahun, akan merayakannya dengan menggelar konser di Carnegie Hall tanggal 2 Desember 2008.

Ia akan menyajikan repertoire karya-karya klasiknya plus penampilan perdana komposisi yang digarapnya untuk ensembel klasik “Terra Incognita,” yang akan ditampilkan oleh Imani Winds. Shorter dipilih sebagai komposer oleh La Jolla Music Society di tahun 2006, dan menjadikannya sebagai salah satu komposer penting abad 20.

Dalam penampilannya kali ini ia akan didampingi pianis Danilo Perez bersama rhythm sections bassis John Patitucci dan drummer Brian Blade. Selain set quartet yang disiapkan, dua ensembel akan berkolaborasi untuk sebuah aransement baru dari songbook milik Shorter untuk perayaan ini.

***

Pemegang penghargaan Grammy Awards tahun 2003 untuk album Alegria ini telah merilis kurang lebih 25 album yang beberapa diantaranya yang direkomendasikan Speak No Evil (1960), Adam’s Apple (1966), Native Dancer (1974) dan tentu saja Alegria (2003).

Bersama alumnus Miles Davis, Zoe Jawinul dan Miroslav Vitous, ia mendirikan grup jazz-rock legendaris, Weather Report dan merilis sejumlah album. Kelompok yang di era 70-an dijuluki sebagai Supergroup, dengan anggota lain Airto Moreira (Percussions), Alphonse Maizon (drums).

Dalam sepanjang karirnya ia pernah pula bergabung dengan Art Blakey Jazz Messengers, tour bersama Santana, selain tentu saja bersama Miles Davis dan ikut menelurkan karya-karya besar seperti “E.S.P.,” “Pinocchio,” “Nefertiti,” “Sanctuary,” “Footprints,” “Fall” dan sebuah karya yang sangat terkenaldari Miles, “Prince of Darkness”.

Wayne Shorter sebenarnya memulai karirnya diusia 16 tahun dengan instrumen klarinet tapi belakangan pindah ke tenor sax sebelum menimba ilmu di New York University tahun 1952. Selepasnya ia bermain bersama pianis Horace Silver meski hanya dalam waktu yang singkat.

Wayne Shorter memainkan banyak genre dalam jazz seperti Fusion, Post-Bop, Hard Bop, Modal Music, Crossover Jazz, Progressive Jazz dan World Fusion.

Artikel ini diposting oleh:

admin - yang telah menulis 281 artikel pada wartajazz.com.


Kontak penulis

Leave a Reply



Jazz is the big brother of Revolution. Revolution follows it around.
Always look ahead, but never look back.
Don’t play what’s there, play what’s not there.
— Miles Davis


Last Comment

Pianis Stefano Bollani raih Paul Acket Award 2009 untuk Artist Deserving Wider Recognition | wartajazz.com
2009-06-30 22:06:23
[...] sempat mampir ke Java Jazz Festival di Jakarta Maret 2009 silam akan tampil dan menerima award di North Sea Jazz Festival 2009 bersama bandnya ‘I Visionari’. “Stefano Bollani adalah pianis

Category :Bersiap menanti North Sea Jazz festival 2009

Arbee
2009-06-29 15:56:24
Bang Donny.. saya salah seorang penggemar anda dan telah membeli album CD anda yang terbaru ini. Hanya satu kata yang dapat saya sampaikan mengenai album ini ===>"DAHSYAT"..Saya paling suka lagu "K

Category :Donny Suhendra merilis Disini Ada Kehidupan versi compact-disc

Arbee
2009-06-29 15:48:01
Salut bwt punggawa LIGRO Band..gw udah beli cd albumnya..wuiiidiiih , dahsyat bngt maan musiknya...pokoknya "gilaaaa" banget aransemennya. To Gusti, Agam, and Adi keep up the goodwork guys..you're the

Category :Ligro Trio - Ligro Dictionary I



Read This Category's RSS Feed