Silakan mampir ke Booth WartaJazz B8-9 di Java Jazz Festival 2010 dan dapatkan doorprize menarik. Silakan klik halaman Merchandise

Nial Djuliarso – New Day New Hope

Posted on 02 March 2009 by Ajie Wartono

nial-newday-newhope

Nial Djuliarso – New Day New Hope
Omega Production 2008

Tracks
01. Horace
02. Memories
03. Mr. Silver
04. Reminiscence
05. Song For Family
06. Sabda Alam
07. Hip Hop Hopping
08. Today For Tomorrow
09. James
10. A New Day, A New Hope
11. Hi-Lo
12. My Smooth One

Musisi:
Nial Djuliarso (piano), Warren Wolf (drums) Yashushi Nakamura (bass)

Album kedua dilabel yang sama ini agak berbeda warnanya dengan album pertama. Dihiasi lebih banyak lagu dengan komposisi orisinil, Nial mengajak dua musisi berbakat Warren Wolf dan Yashushi Nakamura.

Warren merupakan multi-instrumentalis. Instrument utamanya adalah vibraphone, tapi ia juga bermain piano dan bass. Namun Warren memainkan drum dialbum ini. Sementara sound bass Yasushi dirasakan oleh Nial tepat. Mereka hanya melakukan latihan sebanyak dua atau tiga kali sebelum masuk rekaman. Proses rekaman berlangsung mulus karena lagu-lagu Nial bisa langsung difahami oleh para musisi yang terlibat.

Terdapat 12 lagu dialbum ini antara lain, Horace, Mr Silver, Reminiscence, Song for my Family, Sabda Alam, Today for Tomorrow, Mutiasari, New Day New Hope, James, Hi-Lo, Hip Hop Hopping, Memories, My Smooth One. Di album ini Nial juga lebih memperkaya gaya permainannya dan terlihat berkreasi dengan nyaman dan bebas.

Dalam “Horace” misalnya yang meskipun dimainkan dengan Trio akustik tapi nafas Jazz Rock terkesan sekali dalam komposisi ini, atau simak sedikit kenakalannya dalam mengolah samba pada “Hip Hop Hoping”. Interpretasi yang sangat apik dari lagu karya Ismail Marzuki “Sabda Alam” juga disuguhkan Nial dalam album ini, dan ini sesuatu yang special bagi Nial. Sebuah lagu yang pernah memenangkan kontes di Amerika, My Smooth One bercorak SmoothJazz menjadi penutup album ini. Pengaruh pianis Horace Silver mungkin sangat besar bagi Nial, sehingga dia mendedikasikannya pada lagu “Mr. Silver” dengan gaya hard bop yang kental.

Secara keseluruhan album ini makin menunjukkan kematangan Nial, tidak hanya sebagai seorang pianis dan musisi, tetapi juga sebagai seorang komposer, dan satu lagi dengan masih berpijak pada jazz tradisi Nial mampu mengembangkan dengan interpretasi kekinian, album yang layak untuk diapresiasi.

Artikel ini diposting oleh:

Ajie Wartono - yang telah menulis 43 artikel pada wartajazz.com.

Memimpin divisi Projects & Event Management. Pernah mengikuti Dutch Jazz Meeting di Amsterdam, Belanda. Selama dua tahun dipercaya menjadi Ketua Festival Kesenian Yogyakarta (2007, 2008) selain sebagai Program Director, Bali Jazz Festival dan Ngayogjazz

Kontak penulis

Leave a Reply

Ads

What is music to you? What would you be without music? Music is everything. Nature is music (cicadas in the tropical night). The sea is music, the wind is music. The rain drumming on the roof and the storm raging in the sky are music. Music is the oldest entity. The scope of music is immense and infinite. It is the ‘esperanto’ of the world. — Duke Ellington