Silakan mampir ke Booth WartaJazz B8-9 di Java Jazz Festival 2010 dan dapatkan doorprize menarik. Silakan klik halaman Merchandise

Kua Etnika bersiap tampil di Vienna Jazz Festival 2009

Posted on 18 June 2009 by Agus Setiawan Basuni

d

Kua Etnika

Kelompok musik asal kota gudeg Yogyakarta, Kua Etnika akan keliling di Eropa dan dijadwalkan mampir dan tampil di salah satu festival Jazz terbaik yaitu Vienna Jazz Festival di Austria. Kepastian penampilan di Eropa tersebut dibenarkan Djaduk Ferianto, komposer sekaligus leader grup ini saat ditemui WartaJazz.com beberapa waktu lalu usai penampilannya bersama teater Gandrik di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

“Kami akan tampil pada tanggal 7 Juli 2009 di Wina”, ujar Djaduk sembari menjelaskan bahwa ia baru saja kembali dari Eropa dalam sebuah proyek berjudul Rhythms Meeting bersama Francois Lindemann.

Kua Etnika akan manggung di Wiener Rathaus/Arkadenhof mulai pukul delapan malam waktu setempat. Seperti yang termuat disitus Vienna Jazz Festival. Selain Kua Etnika, penyanyi Trie Utami juga dipastikan akan turut ambil bagian.

Grup Indonesia pertama di Vienna Jazz Festival

Menarik sekali menyimak Kua Etnika dalam tour Eropanya kali ini. Sebab mereka adalah kelompok pertama dari Indonesia yang manggung di festival jazz Vienna. Pada tahun 2005 sempat tersiar kabar rencana Krakatau manggung disana, namun karena skedul yang padat, pertunjukan itu urung masuk dalam agenda karena harus mengejar penampilan di Montreux Jazz Festival di Swiss.

kua-etnika-01

Kua Etnika

Buat Kua Etnika sendiri, penampilan kali ini akan menambah panjang daftar pengalaman mereka manggung di Eropa. Tahun 2004 mereka sempat berkeliling Eropa timur dalam pementasan yang bertajuk “Everlasting Kretek Heritageâ€. Kala itu mereka tampil di Budapest, Krakow, Graz, Vienna, Utrecht, Amsterdam dan Praha.

Saat ditanya mengapa tak mampir ke North Sea Jazz Festival yang kini sudah berpindah dari Den Haag ke Rotterdam, Butet Kertaredjasa, manager Kua Etnika yang tak lain kakak kandung Djaduk mengungkapkan, “Sebenarnya kami ingin mampir, tetapi jadwal yang kami punya terlalu mepet, mungkin tahun depan akan kami agendakan [kesana -red]“.

Kua Etnika juga pernah tampil di Pesta Raya, sebuah festival yang digelar di gedung durian Esplanade Singapura, Hitam Putih World Music Festival di Riau dan World Music Satu Bumi Beribu Bunyi  di Jakarta pada bulan Desember 2006.

Kua Etnika pernah terlibat dalam sebuah proyek Pata Java yang merupakan kolaborasi dengan kelompok Pata Masters dari Jerman pada tahun 2003. Proyek yang berujung pada konser di tiga kota, Yogyakarta, Bandung dan Jakarta itu berujung manis dengan dirilisnya album Pata Java yang memiliki dua edisi, Indonesian dan Eropa. Tak ada yang berbeda dari dua edisi itu, hanya covernya saja yang membedakan.

Cover album Pata Java - Kolaborasi Pata Masters dan Kua Etnika

Cover album Pata Java - Kolaborasi Pata Masters dan Kua Etnika

Saat ditanya apa rencana Kua Etnika selanjutnya, Djaduk menjawab, “Sepulangnya kami dari tur Eropa kali ini, akan bersiap untuk tampil dalam acara Jazz Gunung di Gunung Bromo. Ini akan menjadi pengalaman yang menyenangkan”, pungkasnya.

Artikel ini diposting oleh:

Agus Setiawan Basuni - yang telah menulis 804 artikel pada wartajazz.com.

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Kontak penulis

2 Comments For This Post

  1. dhani moore says:

    kua etnika kami tunggu di cairo hehe…. jangan cuma keeropa doank…

    disni jg banyak jazzy dari indonesia…

    kmi tunggu… ;)

  2. Hareedy Graz says:

    Very useful information. Thanks for this. You got a great blog by the way Graz is a very lovely city I enjoyed it so much

1 Trackbacks For This Post

  1. Kua Etnika Gelar konser preview sebelum tur Eropa 2009 | wartajazz.com says:

    [...] kami beritakan sebelumnya, kelompok Kua Etnika yang dimotori Djaduk Ferianto dari kota gudeg Yogyakarta, akan berkeliling Eropa dan manggung [...]

Leave a Reply

Ads

I, of course, wanted to play real jazz. When we played pop tunes, and naturally we had to, I wanted those pops to kick! Not loud and fast, understand, but smoothly and with a definite punch. — Count Basie