Posted on 07 July 2009 by Agus Setiawan Basuni
âMusic is our language, and Jazz is our expressionâ, demikian ungkap Major Seventh, band bergenre jazz fusion yang telah merilis album dengan titel yang sama dengan nama kelompok yang digawangi Roy Irawan (Percussions, Vocal), Yukke Rose (vocal), Rudy H. Hutagaol (Piano, Keyboards, Synthesizers), Yohanes Setiabudhi (Contra Bass, Electric Bass), Edo Edwardz (Guitar) dan Seffrino Ompy (drums) ini.
Major Seventh adalah sebuah group musik yang mempercayai satu hal, bahwa jazz dan cinta adalah dua hal yang serupa. Keduanya mewakili kebebasan jiwa, pikiran , dan perasaan. Apapun ekspresi dari cinta tersebut.
Ekspresi dari Roy dan kawan-kawan akan termaktub dalam konser sekaligus syukuran atas di rilisnya album Major Seventh. Pertunjukan akan digelar di Goethe Haus, Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2009, jam 7 malam dengan HTM IDR 50.000,- IDR 75.000 dan IDR 100.000,-
Berbeda dengan konser sebelumnya di Erasmus Huis tahun lalu, yang banyak membawakan lagu-lagu jazz standard, dalam acara kali ini Major Seventh akan lebih banyak membawakan lagu-lagu sendiri, meskipun ada juga lagu jazz standard dan lagu-lagu pop yang dibawakan dengan gaya Major Seventh.
Tertarik?, silakan kontak 0817-608-4896
***
Sekelumit tentang Major Seventh
Bulan November 2004, Roy Irawan membentuk group musik professional yang berbagi satu pemikiran yang sama. Roy Irawan (Percussions), Edo Edwardz (Guitar), dan Rudy Hutagaol (Piano), adalah anggota pertama dari group ini.
Sejak saat itu group ini berkembang dengan merekrut anggota-anggota baru dan ikut meramaikan salah satu ajang musik terbesar di dunia, Jakarta International Java Jazz Festival 2009. Festival itu sendiri menarik pengunjun gbukan hanya dari lokal Indonesia, namun juga dari mancanegara. Tampil pada Panggung Utama di Area Lobby dari Jakarta Convention Center, penampilan mereka mampu menarik perhatian baik penggemar dan juga penikmat musik. Sampai hari ini Major Seventh tetap eksis dan bertahan di jalur musik Jazz, berharap bahwa kontribusinya akan memperkaya industri musik di Indonesia.
Bulan Januari 2009, Platinum Records mendengarkan karya mereka dan dalam bulan Februari 2009 memutuskan untuk bekerja sama dengan Major Seventh untuk menjadi distributor mereka. Major Seventh sendiri ada dibawah label Music-On-Mind Production (Sebuah Indie Label yang didirikan oleh Roy Irawan). Saat ini Album Major Seventh telah diedarkan dan bisa didapatkan di pasaran.
Agus Setiawan Basuni - yang telah menulis 805 artikel pada wartajazz.com.
Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.
Jazz is not background music. You must concentrate upon it in order to get the most of it. You must absorb most of it. The harmonies within the music can relax, soothe, relax, and uplift the mind when you concentrate upon and absorb it. Jazz music stimulates the minds and uplifts the souls of those who play it was well as of those who listen to immerse themselves in it. As the mind is stimulated and the soul uplifted, this is eventually reflected in the body.
— Horace Silver
Copyright ©1996-2010 WartaJazz.com. Hak Cipta dilindungi undang-undang. All right reserved.
Penggunaan materi website diperkenankan dengan izin tertulis dari WartaJazz.com. Pelanggaran atas hal ini dapat dituntut sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Wartajazz.com, Wartajazz PDF, JazzOnFrames, Jazz Indonesia, WorldMusicIndonesia.com, Asian Jazz Network, JazzKidz merupakan merk terdaftar dan bagian dari WartaJazz Media Network.
