Posted on 10 December 2011
Bagi penulis sendiri sangat senang dengan kehadiran kelompok-kelompok seperti ini. Mengingat bisa menjadi pelengkap dan memperkaya pilihan para pecinta musik jazz di Indonesia yang memang semakin beragam. Mereka semua adalah generasi penerus apa yang telah dilakukan oleh para pendahulu. Semoga saja om Jack Lesmana atau om Maryono bisa tersenyum lega di alam barzah sana.
Posted on 19 May 2011
Rasanya tak bosan-bosan mendengarkan salah satu koleksi bossa klasik âMas Que Nadaâ. Tentu saja, wartajazz.com beruntung untuk wawancara singkat via telpon bersama musisi yang pertama mempopulerkan lagu tersebut, Sergio Mendes. Beberapa saat lalu, Mendes baru saja mengeluarkan 2 album sekaligus âCelebration: A Musical Journeyâ dan soundtrack musik film anyar âRioâ.
Posted on 24 March 2011
Marcos sengaja menampilkan hampir semua spektrum musik latin. Sebut saja mambo, cha cha, salsa, rumba, son montuno, timba, guajira atau danzĂłn. Selain itu sedikit demi sedikit, Marcos tetap mencoba untuk memberikan inovasi modern terhadap lagu-lagu yang dimainkan.
Tags: Afro-Cuban All-Stars, Buena Vista Social Club, Juan de Marcos
Posted on 20 March 2011
“Di luar sana”, tentu masih banyak yang menarik dan menantang. Bagaimana Count Basie Orchestra di era 1960an sudah memberanikan diri menamainkan The Beatles songbooks. Saat ini, sudah tidak terhitung lagi para musisi jazz legendaris dan terkenal menampilkan tembang-tembang di luar wilayah musik jazz pada umumnya.
Posted on 18 March 2011
Menonjol dengan corak crossover, campuran masa kini antara musik pop, soul, hip-hop, rock, elektronis dan jazz. Itulah sekilas gambaran warna dan spirit musik yang ditampilkan oleh Jose James di AXIS Jakarta International Java Jazz 2011.
Posted on 11 March 2011
Pertunjukan yang bertepatan dengan suasana malam mingguan itu seperti semakin mendayu saja. Seakan menambah indah dan sempurna bagi ribuan pasangan penonton yang rata-rata berusia 30 tahun ke atas itu. Sebuah kesempatan langka juga, penonton dihibur dengan lagu-lagu lawas dari Nat Cole yang secara khusus dinyanyikan vokalis yang sedikitnya sudah mengantongi 10 Grammy Awards ini. Karena sebelumnya memang belum pernah dilakukannya.
Tags: george benson
Posted on 11 March 2011
Kombinasi suara keyboard/piano, vocodist yang ngesoul (mengingatkan kita kepada masa-masa musik RnB dekade 70an dan 80an), bass dan drumnya yang saling tumpang tindih antara irama swing, bop, hip-hop dan pop yang dikemas dalam sajian yang mudah cukup halus dan komunikatif serta terkadang mengagetkan. Sehingga sekilas muncul kesan warna musik yang surealistik, antara nyata dan tidak, dan haunting.
Posted on 25 February 2011
Dapat dikatakan, mereka semua adalah tiga musisi handal yang saat ini mengisi berbagai event musik dan bahkan menjadi topik pembicaraan para pecinta musik jazz dan blues di Indonesia.
Posted on 25 February 2011
Sebuah acara bertajuk Interlude akan menghiasi panggung hiburan musik tanah air utamanya Jakarta. Scott Henderson Trio didaulat untuk memeriahkan acara pada tanggal 20 Maret 2011 di Hard Rock Cafe. Bersiaplah menikmati sajian blues plus Jazz Rock yang kental.
Posted on 22 February 2011
Meski terkadang masih didominasi dengan warna musik popnya, namun tidak sedikit penampil yang sudah berani untuk membuat aransemen dan berimprovisasi dengan beberapa nomer lagu pop terkenal dan memainkan beberapa tembang standard jazz dengan kemasan yang lebih muda.