<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>wartajazz.com &#187; Workshop</title>
	<atom:link href="http://www.wartajazz.com/category/education/workshop/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.wartajazz.com</link>
	<description>The Ultimate Jazz Source for Indonesian Jazz Lovers - Tempat Mangkal Pecinta dan Pemerhati Jazz di Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 01:41:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Sambangi Yogyakarta, Akira Jimbo tampil energik lewat atraksi One-Man Orchestra!</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/news/2011/11/24/sambangi-yogyakarta-akira-jimbo-tampil-energik-lewat-atraksi-one-man-orchestra/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sambangi-yogyakarta-akira-jimbo-tampil-energik-lewat-atraksi-one-man-orchestra</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/news/2011/11/24/sambangi-yogyakarta-akira-jimbo-tampil-energik-lewat-atraksi-one-man-orchestra/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Nov 2011 02:25:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Thomas Anggoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>
		<category><![CDATA[Akira Jimbo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=15308</guid>
		<description><![CDATA[One-Man Orchestra Performance oleh Akira Jimbo, Yogyakarta 22 November 2011
Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/11/11/akira-jimbo-one-man-orchestra-performance-di-ugm-yogyakarta/' rel='bookmark' title='Akira Jimbo One-Man Orchestra Performance di UGM Yogyakarta'>Akira Jimbo One-Man Orchestra Performance di UGM Yogyakarta</a> <small>Drummer kelompok fusion-jazz Casiopea, Akira Jimbo, akan unjuk kebolehan di...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/05/27/white-colaboration-2011-mengenang-5-tahun-gempa-jogja-lewat-seni/' rel='bookmark' title='White Colaboration 2011, Mengenang 5 Tahun Gempa Jogja lewat Seni'>White Colaboration 2011, Mengenang 5 Tahun Gempa Jogja lewat Seni</a> <small>Acara ini merupakan konser pertunjukan kolaborasi dalam rangka memperingati lima...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/10/25/makin-akrab-dengan-sang-gitaris-lewat-frank-gambale-tv/' rel='bookmark' title='Makin akrab dengan sang gitaris lewat Frank Gambale TV'>Makin akrab dengan sang gitaris lewat Frank Gambale TV</a> <small>Penggitar jazz-rock-fusion kelahiran Canberra, Australia, Frank Gambale, kini semakin menjangkau...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>One-Man Orchestra Performance<em> oleh Akira Jimbo, Yogyakarta 22 November 2011</em></p>
<p>Selasa malam (22/11), merupakan kali ketiga bagi drummer asal negeri sakura, <strong>Akira Jimbo</strong>, untuk hadir di Yogyakarta. Kedatangan Akira Jimbo tersebut adalah sebagai pengganti niat awal untuk menampilkan band fusion <strong>Casiopea</strong>, dengan Akira selaku penggebuk drum. “Sebenarnya sudah lama saya mendekati pihak Yamaha agar membantu mendatangkan Casiopea ke Yogyakarta, namun band fusion terkenal tersebut sudah vakum sejak 2005. Sebagai gantinya, pihak Yamaha berbaik hati membawa Akira Jimbo ke Indonesia, dan Yogyakarta dipilih sebagai tuan rumah selain Jakarta,” ujar <strong>Tony Prasetiantono</strong> yang juga promotor acara <strong>Jazz UGM</strong>.</p>
<div id="attachment_15309" class="wp-caption aligncenter" style="width: 512px"><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/11/Akira-Jimbo-One-Man-Orchestra-Performance-Yogyakarta-1.jpg"><img class="size-full wp-image-15309" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/11/Akira-Jimbo-One-Man-Orchestra-Performance-Yogyakarta-1-e1322293563501.jpg" alt="Akira Jimbo - One-Man Orchestra Performance (Yogyakarta)" width="502" height="335" /></a><p class="wp-caption-text">Akira Jimbo - One-Man Orchestra Performance (Yogyakarta)</p></div>
<p>Konser bertajuk <em>One-Man Orchestra Performance</em> terselenggara oleh Yamaha (Akira Jimbo adalah salah satu artisnya), Hana Music, Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik (PSEKP) UGM dan Program Magister Manajemen UGM. Untuk tempat berlangsungnya pertunjukan, dipilihlah Auditorium Magister Manajemen UGM sebagai <em>venue</em> yang tampak ideal, untuk sebuah seminar.</p>
<p>Ratusan audiens telah mengantri sebelum acara dimulai, meskipun acara tersebut gratis adanya, namun mesti terlebih dulu memiliki undangan yang jumlahnya terbatas. Alhasil, mereka yang tak mengantongi undangan terpaksa menyaksikan lewat proyektor sembari lesehan di luar ruangan.</p>
<p>Konsep <em>One-Man Orchestra</em> menampilkan atraksi Akira melalui perangkat <em>drum set</em> berteknologi mutakhir berlabel Yamaha DTX, sehingga walaupun ia beraksi tunggal, sajiannya akan seperti sebuah orkestra.</p>
<div id="attachment_15310" class="wp-caption aligncenter" style="width: 512px"><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/11/Akira-Jimbo-One-Man-Orchestra-Performance-Yogyakarta-2.jpg"><img class="size-full wp-image-15310" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/11/Akira-Jimbo-One-Man-Orchestra-Performance-Yogyakarta-2-e1322293664977.jpg" alt="Akira Jimbo - One-Man Orchestra Performance (Yogyakarta)" width="502" height="335" /></a><p class="wp-caption-text">Akira Jimbo - One-Man Orchestra Performance (Yogyakarta)</p></div>
<p>Akira Jimbo langsung menggebrak dengan “James Bond Theme” milik <strong>Monty Norman</strong>. Perpaduan bunyi drum akustik dan suara sintetis aneka instrumen dari drum elektrik, memberi keleluasaan untuk eksperimentasi sound, ketika mendengarnya, memang begitu ramai layaknya sebuah orkestra – dengan Akira seorang diri sebagai kondakter pula pemain.</p>
<p>Berlanjut dengan suguhan “Theme from Mission: Impossible,” lekuk tango atas “Libertango,” pula “Spain” kepunyaan <strong>Chick Corea</strong>, semuanya dibawakan Akira penuh energi, pukulannya presisi pun tegas. Tak hanya beraksi di atas drum, dirinya juga menyelipkan sesi <em>workshop</em>, seraya mempromosikan produk anyar keluaran Yamaha yang ia mainkan. “Kunci untuk menjadi seorang pemain drum yang baik itu ada dua; pertama, harus punya not seperempat (quarter note) yang kuat, kedua, ia harus memiliki sound spesifik lewat pukulannya, itulah yang membentuk karakter permainan,” jelas Akira.</p>
<p>Ketika masuk bagian tanya-jawab, salah satu penonton menanyakan perihal sumber inspirasi dan siapa drummer yang berpengaruh bagi Akira. “Salah satu drummer teladan ialah <strong>Steve Gadd</strong>, saya mengembangkan teknik <em>diddle-paradiddle</em> dengan kreasi saya sendiri. Dimulai dari bentuk sederhana sampai sebuah rangkaian pukulan kompleks,” terangnya sambil menterjemahkan lewat permainan demo singkat.</p>
<p>Ada pula audiens yang bertanya, “Anda begitu santai dalam memainkan drum, bahkan serumit apapun anda masih bisa tersenyum. Apa yang anda pikirkan?” Akira Jimbo menanggapi, “Waktu bermain drum, saya tidak memikirkan apa-apa, sebab bila terlalu banyak berpikir waktu di atas pentas, beresiko untuk jadi grogi dan luput,” terangnya. Ia menambahkan, “Harus lebih banyak merasakan ketimbang <em>mikir</em>,” ujarnya seraya merakah.</p>
<p>Akira pun berbagi tips seputar aksentuasi dan hal mendasar yang seringkali tak dihiraukan, semisal memegang tongkat drum. “Dengan aksentuasi kita dapat memberi nuansa yang berbeda, dan genggamlah tongkat drum secara rileks, pukulan menjadi lebih terkendali dan stamina terjaga,” pesannya.</p>
<p>Turut pula dihadirkan, medley lagu-lagu hit <strong>Michael Jackson</strong>, “Beat It,” “Billie Jean,” “Wanna Be Startin’ Somethin’,” di antaranya. Akira mengungkapkan bahwa permainannya langsung terjadi di atas panggung, tanpa <em>minus one</em> atau <em>playback</em>. Semua terkontrol melalui dua tangan dan dua kakinya. “Semua harus presisi dan tepat waktu. Kalau salah sedikit saja, akan jadi berantakan,” pungkasnya sembari mencontoh apa yang ia maksud.</p>
<div id="attachment_15311" class="wp-caption aligncenter" style="width: 512px"><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/11/Akira-Jimbo-One-Man-Orchestra-Performance-Yogyakarta-Audiens-1.jpg"><img class="size-full wp-image-15311" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/11/Akira-Jimbo-One-Man-Orchestra-Performance-Yogyakarta-Audiens-1-e1322293763750.jpg" alt="Antrian penggemar demi mendapat tanda tangan Akira Jimbo" width="502" height="335" /></a><p class="wp-caption-text">Antrian penggemar demi mendapat tanda tangan Akira Jimbo</p></div>
<div id="attachment_15312" class="wp-caption aligncenter" style="width: 512px"><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/11/Akira-Jimbo-One-Man-Orchestra-Performance-Yogyakarta-Audiens-2.jpg"><img class="size-full wp-image-15312" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/11/Akira-Jimbo-One-Man-Orchestra-Performance-Yogyakarta-Audiens-2-e1322293873824.jpg" alt="Sesi pemberian tanda tangan oleh Akira Jimbo" width="502" height="335" /></a><p class="wp-caption-text">Sesi pemberian tanda tangan oleh Akira Jimbo</p></div>
<p>Usai pertunjukan, ratusan penggemar berbaris rapi guna mendapat tanda tangan drummer berumur 52 tahun tersebut. Akira Jimbo pun melayani satu-persatu dengan ramah dan sumringah. <em>Sugoi</em>!</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Fnews%2F2011%2F11%2F24%2Fsambangi-yogyakarta-akira-jimbo-tampil-energik-lewat-atraksi-one-man-orchestra%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/11/11/akira-jimbo-one-man-orchestra-performance-di-ugm-yogyakarta/' rel='bookmark' title='Akira Jimbo One-Man Orchestra Performance di UGM Yogyakarta'>Akira Jimbo One-Man Orchestra Performance di UGM Yogyakarta</a> <small>Drummer kelompok fusion-jazz Casiopea, Akira Jimbo, akan unjuk kebolehan di...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/05/27/white-colaboration-2011-mengenang-5-tahun-gempa-jogja-lewat-seni/' rel='bookmark' title='White Colaboration 2011, Mengenang 5 Tahun Gempa Jogja lewat Seni'>White Colaboration 2011, Mengenang 5 Tahun Gempa Jogja lewat Seni</a> <small>Acara ini merupakan konser pertunjukan kolaborasi dalam rangka memperingati lima...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/10/25/makin-akrab-dengan-sang-gitaris-lewat-frank-gambale-tv/' rel='bookmark' title='Makin akrab dengan sang gitaris lewat Frank Gambale TV'>Makin akrab dengan sang gitaris lewat Frank Gambale TV</a> <small>Penggitar jazz-rock-fusion kelahiran Canberra, Australia, Frank Gambale, kini semakin menjangkau...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/news/2011/11/24/sambangi-yogyakarta-akira-jimbo-tampil-energik-lewat-atraksi-one-man-orchestra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Workshop Serambi Jazz bersama Max von Mosch &amp; Benedikt Jahnel</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/education/workshop/2011/09/07/workshop-serambi-jazz-bersama-max-von-mosch-benedikt-jahnel/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=workshop-serambi-jazz-bersama-max-von-mosch-benedikt-jahnel</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/education/workshop/2011/09/07/workshop-serambi-jazz-bersama-max-von-mosch-benedikt-jahnel/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Sep 2011 08:26:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Roullandi N. Siregar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Workshop]]></category>
		<category><![CDATA[Benedikt Jahnel]]></category>
		<category><![CDATA[goethe]]></category>
		<category><![CDATA[Max von Mosch]]></category>
		<category><![CDATA[Max.Bab]]></category>
		<category><![CDATA[serambi jazz]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=14038</guid>
		<description><![CDATA[Kegiatan Serambi Jazz pada bulan Oktober tepatnya 1 – 5 Oktober 2011 akan menghadirkan Max von Mosch &#038; Benedikt Jahnel mulai pukul 10:00 – 16:00 WIB bertempat di GoetheHaus Jalan Sam Ratulangi 9-15 Menteng, Jakarta Pusat.

Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/education/workshop/2011/03/25/workshop-musik-bersama-kai-bruckner-yakou-tribe-di-goethe-institut/' rel='bookmark' title='Workshop Musik bersama Kai Brückner (Yakou Tribe) di Goethe Institut'>Workshop Musik bersama Kai Brückner (Yakou Tribe) di Goethe Institut</a> <small>Dalam rangka program Serambi Jazz Goethe-Institut Indonesien menggelar workshop bagi...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/08/01/serambi-jazz-agustus-hadirkan-glen-dauna-project-dan-chamber-jazz/' rel='bookmark' title='Serambi Jazz Agustus hadirkan Glen Dauna Project dan Chamber Jazz'>Serambi Jazz Agustus hadirkan Glen Dauna Project dan Chamber Jazz</a> <small>Serambi Jazz edisi Agustus yang menghadirkan dua kelompok yang sama...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/06/05/serambi-jazz-juni-2011-berformat-mini-festival/' rel='bookmark' title='Serambi Jazz Juni 2011 berformat mini festival'>Serambi Jazz Juni 2011 berformat mini festival</a> <small>Selama dua Hari penggemar Jazz Indonesia berkesempatan menyaksikan Benny Likumahuwa...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/09/max-bab.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-14040" title="max-bab" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/09/max-bab.jpg" alt="" width="400" height="237" /></a></p>
<p>Kegiatan Serambi Jazz pada bulan Oktober tepatnya 1 – 5 Oktober 2011 akan menghadirkan <strong>Max von Mosch &amp; Benedikt Jahnel</strong> yang merupakan anggota dari <strong>MaxBab</strong> mulai pukul 10:00 – 16:00 WIB bertempat di GoetheHaus Jalan Sam Ratulangi 9-15 Menteng, Jakarta Pusat.</p>
<p>Workshop ini ditujukan untuk semua musisi yang ingin bisa berimprovisasi, komposer dan penata musik jazz. Dalam workshop ini kita akan banyak bekerja sama, bermusik dan mengaransemen.</p>
<p>Beberapa tema yang akan di bahas dalam workshop ini antara lain:</p>
<ol>
<li>Komunikasi di atas panggung:</li>
<li>Mendengarkan dan bereaksi satu sama lain, bertindak dan berimprovisasi sebagai kelompok, mengembangkan timing yang pas untuk semua anggota band</li>
<li>Aransemen dan komposisi:</li>
<li>Menulis lagu, menemukan konsep baru, interpretasi lagu</li>
<li>Memimpin band:</li>
<li>Memberikan sentuhan suara tersendiri ke sebuah komposisi yang dapat dimainkan oleh setiap anggota band dan berlatih sesuai tujuan bersama</li>
</ol>
<p>Tujuan dari workshop ini adalah bersama-sama merancang sebuah repertoar konser. Jadi, kita akan bermusik langsung sebanyak-banyaknya!</p>
<p>Dan tentu saja dalam lima hari yang kita punya kita akan membicarakan juga tema-tema lain yang menarik minat para peserta workshop (misalnya strategi bermusik, teori musik, bisnis musik, dll).</p>
<p>Persyaratan peserta workshop:</p>
<ol>
<li>Musisi yang memahami dengan baik terminologi jazz dan blues. Dalam workshop ini akan ada praktek langsung memainkan musik (berdasar) jazz.</li>
<li>Masih berumur kurang dari dari 35 tahun.</li>
<li>Domisili di Jabodetabek atau Bandung.</li>
<li>Komitmen hadir penuh selama workshop (lima hari workshop dengan durasi kurang lebih lima jam setiap hari). Peserta yang mengikuti workshop kurang dari tiga hari tidak diperkenankan ambil bagian dalam konser mini di akhir workshop.</li>
<li>Menguasai komunikasi dalam bahasa Inggris, setidaknya pasif.</li>
<li>Dapat membaca not balok.</li>
<li>Memberikan CV (singkat, dalam bahasa Inggris) dan foto digital 4X6.</li>
<li>Memberikan portfolio rekaman karya lagu dalam bentuk CD (2 lagu) atau informasi link untuk karya yang sudah diupload.</li>
<li>Mempunyai pengalaman dalam sebuah grup band yang masih aktif.</li>
<li>Membawa alat musik, kecuali drum-piano.</li>
<li>Batas pendaftaran 20 September 2011.</li>
</ol>
<p>Pendaftaran dan pertanyaan lain terkait workshop ini dapat ditujukan kepada Roullandi 0816-1977776 email roullandi@yahoo.com</p>
<p>***</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Max von Mosch – Saksofon<br />
Henning Sieverts – Bass<br />
Andi Haberl &#8211; Drum<br />
Benedikt Jahnel &#8211; Piano</strong></p>
<p>Kuartet dari selatan Munich ini merupakan keajaiban kecil bagi Jazz Jerman“. Sejak berdirinya mereka lebih dari sepuluh tahun lalu, grup yang awalnya adalah sebuah band sekolah ini telah berkembang menjadi salah satu band jazz muda terbaik di Jerman. Sebuah kisah sukses luar biasa: lebih dari empat ratus konser, di antaranya bersama Charlie Mariano, Wolfgang Muthspiel dan David Friedman, penampilan di berbagai festival seperti JazzBaltica dan Montreal Jazzfestival dan enam album rekaman dengan nama mereka sendiri. Album terakhir mereka ″Inner Orbit“ diproduksi oleh label ACT-Music.</p>
<p>Inilah empat sekawan yang telah lama berkarya bersama, membawa suara mereka sendiri, komposisi-komposisi indah dan senantiasa bermain musik dengan sukacita tak terbatas.</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Feducation%2Fworkshop%2F2011%2F09%2F07%2Fworkshop-serambi-jazz-bersama-max-von-mosch-benedikt-jahnel%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/education/workshop/2011/03/25/workshop-musik-bersama-kai-bruckner-yakou-tribe-di-goethe-institut/' rel='bookmark' title='Workshop Musik bersama Kai Brückner (Yakou Tribe) di Goethe Institut'>Workshop Musik bersama Kai Brückner (Yakou Tribe) di Goethe Institut</a> <small>Dalam rangka program Serambi Jazz Goethe-Institut Indonesien menggelar workshop bagi...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/08/01/serambi-jazz-agustus-hadirkan-glen-dauna-project-dan-chamber-jazz/' rel='bookmark' title='Serambi Jazz Agustus hadirkan Glen Dauna Project dan Chamber Jazz'>Serambi Jazz Agustus hadirkan Glen Dauna Project dan Chamber Jazz</a> <small>Serambi Jazz edisi Agustus yang menghadirkan dua kelompok yang sama...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/06/05/serambi-jazz-juni-2011-berformat-mini-festival/' rel='bookmark' title='Serambi Jazz Juni 2011 berformat mini festival'>Serambi Jazz Juni 2011 berformat mini festival</a> <small>Selama dua Hari penggemar Jazz Indonesia berkesempatan menyaksikan Benny Likumahuwa...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/education/workshop/2011/09/07/workshop-serambi-jazz-bersama-max-von-mosch-benedikt-jahnel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Workshop Musik bersama Kai Brückner (Yakou Tribe) di Goethe Institut</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/education/workshop/2011/03/25/workshop-musik-bersama-kai-bruckner-yakou-tribe-di-goethe-institut/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=workshop-musik-bersama-kai-bruckner-yakou-tribe-di-goethe-institut</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/education/workshop/2011/03/25/workshop-musik-bersama-kai-bruckner-yakou-tribe-di-goethe-institut/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Mar 2011 01:52:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Setiawan Basuni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Workshop]]></category>
		<category><![CDATA[Kai Bruckner]]></category>
		<category><![CDATA[Yakou Tribe]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=13054</guid>
		<description><![CDATA[Dalam rangka program Serambi Jazz Goethe-Institut Indonesien menggelar workshop bagi para musisi Indonesia dengan pengarah musisi dari Jerman Kai Brückner, gitaris kelompok Yakou Tribe. Workshop akan dilangsungkan di GoetheHaus pada 25 – 29 April 2011. 
Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/02/25/bertiga-bersama-tohpati-indro-bowie-di-axis-java-jazz-festival-2011/' rel='bookmark' title='Bertiga bersama Tohpati, Indro &amp; Bowie di Axis Java Jazz Festival 2011'>Bertiga bersama Tohpati, Indro &#038; Bowie di Axis Java Jazz Festival 2011</a> <small>Dapat dikatakan, mereka semua adalah tiga musisi handal yang saat...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/24/pesta-musik-kuba-di-java-jazz-festival/' rel='bookmark' title='Pesta Musik Kuba di Java Jazz Festival'>Pesta Musik Kuba di Java Jazz Festival</a> <small>Marcos sengaja menampilkan hampir semua spektrum musik latin. Sebut saja...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam rangka program <strong>Serambi Jazz Goethe-Institut Indonesien </strong>menggelar workshop bagi para musisi Indonesia dengan pengarah musisi dari Jerman <strong>Kai Brückner</strong>, gitaris kelompok <strong>Yakou Tribe</strong>. Workshop akan dilangsungkan di GoetheHaus pada 25 – 29 April 2011.</p>
<div id="attachment_13057" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/03/kai-bruckner.jpg"><img class="size-full wp-image-13057" title="Kai Bruckner" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/03/kai-bruckner.jpg" alt="Kai Bruckner" width="500" height="335" /></a><p class="wp-caption-text">Kai Bruckner</p></div>
<p style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p>Musisi dari segala aliran jazz, baik pemula maupun profesional, dapat mendaftar untuk mengikuti workshop ini.</p>
<p>Materi yang akan disampaikan oleh Kai Brückner antara lain:</p>
<ul>
<li>Peran gitaris (secara khusus) dalam band berdasarkan formasi band dan instrumen yang ada atau tidak ada dalam band (permainan solo, penjaga harmoni, penjaga ritme)</li>
<li>Interaksi dan kerja sama antara satu musisi dengan musisi lain dalam band</li>
<li>Teknik-teknik spesifik untuk instrumen tertentu (khusus untuk gitaris)</li>
<li>Harmonisasi bunyi</li>
<li>Improvisasi (musical scale, akord)</li>
<li>Mengembangkan beberapa komposisi (standar maupun original) yang dibawa oleh peserta workshop untuk melatih kerja sama band yang utuh dan harmonis</li>
</ul>
<p>Workshop ini akan lebih banyak menekankan pada praktek daripada teori. Hanya akan dipilih maksimal lima belas peserta workshop hasil seleksi dari panitia.</p>
<p>Persyaratan peserta workshop:</p>
<ol>
<li> Musisi jazz (memahami dengan baik terminologi jazz). Dalam workshop ini akan ada praktek langsung memainkan musik (berdasar) jazz.</li>
<li> Masih berumur kurang dari dari 35 tahun.</li>
<li> Domisili di Jabodetabek atau Bandung.</li>
<li> Komitmen hadir penuh selama workshop (lima hari workshop dengan durasi kurang lebih lima jam setiap hari). Peserta yang mengikuti workshop kurang dari tiga hari tidak diperkenankan ambil bagian dalam konser mini di akhir workshop.</li>
<li> Menguasai komunikasi dalam bahasa Inggris, setidaknya pasif.</li>
<li> Dapat membaca not balok.</li>
<li> Memberikan CV (singkat, dalam bahasa Inggris) dan foto digital 4X6.</li>
<li> Memberikan portfolio rekaman karya lagu dalam bentuk CD (2 lagu) atau informasi link untuk karya yang sudah diupload.</li>
<li> Mempunyai pengalaman dalam sebuah grup band yang masih aktif.</li>
<li> Membawa alat musik, kecuali drum-piano.</li>
<li> Batas pendaftaran 10 April 2011.</li>
</ol>
<p>Pendaftaran dan pertanyaan lain terkait workshop ini dapat ditujukan kepada <a href="mailto:roullandi@yahoo.com">Roullandi </a>0816-1977776</p>
<p>***</p>
<p>Kai Bruckner lahir 1969 dan telah bermain gitar sejak ia muda dimulai dari sebuah band rock disekitar Berlin. Ia belajar di the  Hochschule der Künste (College of Arts) Berlin dari tahun 1990-1994. Beberapa mentornya antara lain Friedman, Sigi Busch, Michael Gechter dan Jerry Granelli.</p>
<p>Bruckner pergi ke New York 1994 hingga 95 untuk belajar dan bermain. Ia menerima pelajaran dari John Abercrombie, Wayne Krantz, Mike Stern, Richard Boukas dan lainnya. Pada 1999 sebuah beasiswa ia dapatkan dari senat Berlin yang memungkinkannya mengikuti International Jazz Workshop di Banff, Canada yang pengajarnya kala itu Kenny Werner,  Dave Holland, Dave Douglas serta lainnya.</p>
<p>Beberapa proyek yg dikerjakannya antara lain Kai Brückner Trio bersama Aaron Alexander dan J.  Anthony Granelli, Jerry Granelli&#8217;s UFB, Jacobien Vlasman Quartett,  Thärichens Tentett, Lone World Trio, Yakou Tribe, Jocelyn B. Smith, Lisa  Bassenge, The W.H Auden Project (Andreas Schnermann and Inga Lühning),  MicroBazaar, Zülfü Livanelli, Tanmoy Bose, Merkur.</p>
<p>Kai pernah melakukan tur di Amerika Serikat bersama Jerry Granelli, lalu India bersama pemain tabla  Tanmoy Bose hingga tur ke beberapa negara di Afrika bersama <strong>Yakou  Tribe </strong>yang difasilitasi oleh  Goethe Institut.</p>
<p>Ia juga menciptkan musik untuk filem dan terkadang berkolaborasi dengan sang Ayah Christian &#8211; yang kerap membacakan narasi atau puisi.</p>
<p>***</p>
<p>Informasi lebih lanjut mengenai Kai Brückner dan Yakou Tribe:</p>
<p>http://www.kaibrueckner.de</p>
<p>www.yakoutribe.de<br />
www.myspace.com./yakoutribe</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Feducation%2Fworkshop%2F2011%2F03%2F25%2Fworkshop-musik-bersama-kai-bruckner-yakou-tribe-di-goethe-institut%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/02/25/bertiga-bersama-tohpati-indro-bowie-di-axis-java-jazz-festival-2011/' rel='bookmark' title='Bertiga bersama Tohpati, Indro &amp; Bowie di Axis Java Jazz Festival 2011'>Bertiga bersama Tohpati, Indro &#038; Bowie di Axis Java Jazz Festival 2011</a> <small>Dapat dikatakan, mereka semua adalah tiga musisi handal yang saat...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/24/pesta-musik-kuba-di-java-jazz-festival/' rel='bookmark' title='Pesta Musik Kuba di Java Jazz Festival'>Pesta Musik Kuba di Java Jazz Festival</a> <small>Marcos sengaja menampilkan hampir semua spektrum musik latin. Sebut saja...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/education/workshop/2011/03/25/workshop-musik-bersama-kai-bruckner-yakou-tribe-di-goethe-institut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ayo ikut Workshop Wolfgang Haffner</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/education/workshop/2010/11/03/ayo-ikut-workshop-wolfgang-haffner/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ayo-ikut-workshop-wolfgang-haffner</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/education/workshop/2010/11/03/ayo-ikut-workshop-wolfgang-haffner/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Nov 2010 13:13:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Setiawan Basuni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Workshop]]></category>
		<category><![CDATA[Wolfgang Haffner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=12026</guid>
		<description><![CDATA[Dalam rangka program Serambi Jazz yang pada 2010 telah memasuki tahun pelaksanaan yang kedua, Goethe-Institut Indonesia kembali menggelar workshop bagi para musisi Indonesia dengan pengarah musisi dari Jerman.
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam rangka program Serambi Jazz yang pada 2010 telah memasuki tahun pelaksanaan yang kedua, Goethe-Institut Indonesia kembali menggelar workshop bagi para musisi Indonesia dengan pengarah musisi dari Jerman.</p>
<p>Kali ini Wolfgang Haffner, drummer jazz dari Jerman akan memimpin workshop selama lima hari yang terbuka bagi musisi dari segala aliran jazz, baik pemula maupun profesional.</p>
<p>Workshop Wolfgang Haffner digelar pada tanggal 11-15 Desember 2010 mulai 10.00 &#8211; 16.00 WIB bertempat di GoetheHaus, Jl. Sam Ratulangi No. 9-15 Menteng, Jakarta. Gratis alias tidak dipungut biaya.</p>
<p>Adapun materi yang akan disampaikan oleh Wolfgang Haffner adalah:<br />
1. Bagaimana sebuah band dapat berjalan?<br />
2. Bagaimana peran setiap pemain dalam satu band?<br />
3. Mengapa ada band yang dianggap bagus namun ada juga yang tidak? Apa yang harus dilakukan untuk dapat mewujudkan sebuah band yang baik?<br />
4. Bagaimana seluruh anggota sebuah band dapat saling mendengar satu dengan lainnya?<br />
5. Timing<br />
6. Bagaimana cara menemukan gaya permainan yang cocok bagi sebuah band?<br />
7. Bagaimana komunikasi di dalam sebuah band seharusnya berjalan?<br />
8. Apa yang dimaksud dengan kerjasama yang baik dalam sebuah band?<br />
9. Bagaimana sebuah band dapat memelihara kesenangan bermusik para pemainnya?<br />
10. Aspek-aspek teknis dalam bermain musik</p>
<p>Workshop ini akan lebih banyak menekankan pada praktek daripada teori.<br />
Hanya akan dipilih maksimal lima belas peserta worlshop hasil seleksi dari panitia.</p>
<p>Persyaratan peserta workshop:</p>
<p>1. Musisi jazz (memahami dengan baik terminologi jazz). Dalam workshop ini akan ada praktek langsung memainkan musik (berdasar) jazz.<br />
2. Masih berumur kurang dari dari 35 tahun.<br />
3. Domisili di Jabodetabek atau Bandung.<br />
4. Komitmen hadir penuh selama workshop (5 hari workshop dengan durasi kurang lebih 5 jam setiap hari, tanpa absen). Jika tidak sanggup berkomitmen, mohon memberikan kesempatan kepada musisi lain.<br />
5. Menguasai komunikasi dalam bahasa Inggris, setidaknya pasif.<br />
6. Dapat membaca not balok.<br />
7. Memberikan CV (singkat, dalam bahasa Inggris) dan foto digital 4X6.<br />
8. Memberikan portfolio rekaman karya lagu dalam bentuk CD (2 lagu) atau informasi link untuk karya yang sudah diupload.<br />
9. Mempunyai pengalaman dalam sebuah grup band yang masih aktif.<br />
10. Membawa alat musik, kecuali drum-piano<br />
11. Batas pendaftaran: 13 November 2010</p>
<p>Pendaftaran dan pertanyaan lain terkait workshop ini dapat ditujukan kepada:<br />
Roullandi &#8211; 0816-1977776; <a href="mailto:roullandi@yahoo.com" target="_blank">roullandi@yahoo.com</a></p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Feducation%2Fworkshop%2F2010%2F11%2F03%2Fayo-ikut-workshop-wolfgang-haffner%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/education/workshop/2010/11/03/ayo-ikut-workshop-wolfgang-haffner/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ngayogjazz…yok, ayo nge-workshop</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/news/2009/11/28/ngayogjazz-yok-nge-workshop/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ngayogjazz-yok-nge-workshop</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/news/2009/11/28/ngayogjazz-yok-nge-workshop/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 02:40:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Roullandi N. Siregar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ngayogjazz]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=9289</guid>
		<description><![CDATA[Rangkaian kegiatan Ngayogjazz 2009 dibuka dengan sebuah workshop musik jazz  disampaikan oleh tiga pemusik yang tampil yaitu Harri Stojka, Albert Yap, dan Dwiki Dharmawan
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_9292" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/11/ngayogjazz-workshopdwiki.jpg"><img class="size-full wp-image-9292" title="Dwiki Dharmawan saat memberikan workshop di Ngayogjazz 2009" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/11/ngayogjazz-workshopdwiki.jpg" alt="Dwiki Dharmawan saat memberikan workshop di Ngayogjazz 2009" width="500" height="336" /></a><p class="wp-caption-text">Dwiki Dharmawan saat memberikan workshop di Ngayogjazz 2009</p></div>
<p>Rangkaian kegiatan <strong>Ngayogjazz 2009 </strong>dibuka dengan sebuah workshop musik jazz. Kegiatan yang berlangsung pada hari Jumat 20 November disampaikan oleh tiga pemusik yang akan tampil di festival keesokan harinya. Adalah <strong>Harri Stojka, Albert Yap, dan Dwiki Dharmawan </strong>yang bergantian membagi pengalaman kepada kurang lebih 50 peserta yang hadir di pendopo Rumah Budaya Tembi, Bantul, Yogyakarta.</p>
<p>Rasa antusias terlihat sejak workshop dimulai pagi hari pukul 10.00 lewat. Ini terlihat dari  aktivitas sebagian peserta yang ikut menyiapkan alat musik pendukung, lontaran-lontaran pertanyaan yang dipandu akrab pembawa acara, sampai kembali membereskan alat di akhir acara sore harinya.</p>
<p><strong>Harri Stojka </strong></p>
<p>Workshop dibuka oleh Harri Stojka dengan pembahasan teknis tentang pilihan gaya permainan gitarnya. Stojka membuka sesi ini dengan penampilannya bersama <strong>Claudius Jelinek.</strong> Sembari memetik gitar, ia menjelaskan trik-trik scale yang digunakan serta apa alasannya. Gitaris kelahiran Wina Austria ini menekankan bahwa perbedaan feeling dan gaya gipsi yang menjadi ciri khasnya ada pada drive yang digunakan. “The most important thing is a drive,” tegasnya.</p>
<p>Stojka mempraktekkan juga bagaimana gaya gitarannya lebih memilih kord-kord yang kompleks.<em> “Its  normal blues. Everybody loves, everybody likes, except me. I like normal blues but with more chords,” </em>sembari memberi contoh bunyi keduanya dengan tempo yang dilambatkan.</p>
<p>Gitaris ini memberikan referensi pada lick Joe Pass, George Benson, sampai legenda Django Reinhardt serta berpesan untuk selalu latihan yang intens. Sore itu penggemar The Beatles ini juga bercerita bagaimana ia membuat komposisinya. <em>“…Sometimes I composed song in my dreams. Most time I dream about my solo,” </em>kelakar Harri.</p>
<p><strong>Albert Yap </strong></p>
<p>Sesi kedua dibawakan oleh pemain bass asal Malaysia, Albert Yap, juga beserta kelompok musiknya, <strong>BassGrOoVe100</strong>. Pembahasannya adalah tentang bagaimana <em>ensemble building. </em></p>
<p>Albert memulai bahasannya tentang bagaimana pentingnya setiap pemusik untuk memahami karakteristik teman-teman se-grupnya, cara dia bermain, level permainannya, instrumen yang dipakai, dan paham apa fungsi instrumen yang dimainkan dalam kelompok itu.  Arahannya adalah terbentuk keseimbangan permainan dalam sebuah grup,  dimana ada tanggung jawab seorang pemusik terhadap band, konsep lagu, solois dan vokalis. Ini ia beri istilah “internal balance”.</p>
<p>Topik Albert selanjutnya adalah pembahasan tentang ritme yang berbeda saat sebuah lagu dimainkan; bossanova – contemporary R&amp;B – swing. Dia juga memberikan contoh bagaimana rhythm section memback-up seorang vokalis atau saat pemusik lain sedang solo. <em>“… We always practice solois. No matter what you play; jazz, rock, latin, bossanova. Siapa yang featuring di depan, that’s we feature. Because in music, this is a language. We tell a eachother what to do in musical language…”</em> paparnya.</p>
<p>Menarik pada sesi ini ketika dimajukan sebuah jamming dari peserta workshop. Terlihat penampilan mereka tidak kalah kelas. Pemain kibor BassGrOoVe100 bahkan memuji Andi Gomez, salah satu peserta workshop yang maju sebagai, “Dia mempunyai potensi yang tinggi untuk mencapai kejayaan…”</p>
<p><strong>Dwiki Dharmawan </strong></p>
<p>Workshop ditutup dengan sharing pengalaman yang diberikan oleh Dwiki Dharmawan. Pentolan kelompok Krakatau yang baru merilis album ketiga ini memberi judul “Exploring root of identity” untuk topik bahasannya.</p>
<p>Dwiki memulai ceritanya mulai dari awal karirnya bermusik. Dari belajar musik klasik, lalu membentuk Krakatau dan merilis lima album, dan di satu titik ia berpikir; “Benarkah bila kita ingin tetap masuk/eksis di pasar, harus mereduksi nilai-nilai ideal sebuah karya seni? Lalu benarkah kekuatan modal selalu melukai kreatifitas seniman? Benarkah market mengurangi kebebasan berekspresi?”</p>
<p>Pertanyaan-pertanyaan itu yang kemudian menjadi titik awal Dwiki beserta rekan-rekannya men-<em>reset </em>format fase kedua Krakatau serta landasan di dua solo album terakhirnya. Dengan beberapa ilustrasi rekaman konsernya, Dwiki menunjukkan bahwa ia seolah mendapat pencerahan untuk melihat kembali dan bereksplorasi dengan keanekaragaman tradisi musik Indonesia yang dipadukan dengan kecintaannya dengan musik jazz. Pengalamannya bersentuhan dengan ide-ide/idiom-idiom tradisional Indonesia  itulah yang kemudian diterjemahkan ke dalam musik seorang Dwiki Dharmawan.</p>
<p>Dia menambahkan, dari apa yang pernah dicobanya saat berinteraksi dengan banyak idiom tradisi, hal yang harus diperhatikan saat melakukan improvisasi adalah pemahaman blues. “… Root dari jazz adalah blues. Agak mustahil jika musisi langsung bermain jazz tanpa menguasai ilmu blues,” tegas Dwiki.</p>
<p>Sebelum menutup workshop sore itu, pemusik kelahiran Bandung 19 Agustus 1966 ini menitipkan sebuah pesan, “Anda bermain musik tidak usah takut-takut. Musik itu tidak ada yang salah. Adanya, yang enak sama (yang) tidak enak. Mungkin banyak musisi muda yang ingin populer, tapi pencarian/eksplorasi/nakal (harus) jalan terus. Bebaskan, bebaskan hati kita dan tidak usah takut. Karena kalau takut, main musiknya jadi terbatas.”</p>
<p>Pesan dari Dwiki ini setidaknya telah dibuktikan oleh panitia Ngayogjazz.  Mereka berhasil memberikan sebuah workshop yang nyata mendapat respon baik dari peserta, yang sebagian besar adalah para pemusik muda. Sebuah transfer pengalaman diharapkan telah terjadi di antara mereka sore itu. Baik di saat acara berlangsung maupun ketika mereka bertukar pikiran dengan lebih cair diluar forum workshop. Ini dapat menjadi bekal kedua belah pihak untuk bermusik yang lebih baik di masa yang akan datang.</p>
<p>Namun, agar visi Ngayogjazz untuk membangun masyarakat pendukung seni dapat mengena lebih luas, jangan takut jika di tahun mendatang juga diselenggarakan workshop untuk <em>stakeholders </em>yang lain. Tidak hanya workshop untuk pemusik. Mungkin bisa dicoba sebuah workshop untuk penonton agar mereka dapat berbagi bagaimana esensi menikmati pertunjukan musik jazz. Atau, workshop untuk penyelenggara acara musik jazz, workshop untuk media peliput kegiatan jazz, atau jenis-jenis workshop lainnya. Bagaimana? Yok, kita nge-workshop di Ngayogjazz.</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Fnews%2F2009%2F11%2F28%2Fngayogjazz-yok-nge-workshop%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/news/2009/11/28/ngayogjazz-yok-nge-workshop/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Malang Jazz Forum gelar The colors of Jazz sound art</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/komunitas/2009/11/16/malang-jazz-forum-gelar-the-colors-of-jazz-sound-art/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=malang-jazz-forum-gelar-the-colors-of-jazz-sound-art</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/komunitas/2009/11/16/malang-jazz-forum-gelar-the-colors-of-jazz-sound-art/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 17:06:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Setiawan Basuni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Malang Jazz Forum (MJF)]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>
		<category><![CDATA[Bogie Prasetyo]]></category>
		<category><![CDATA[Eric Evans]]></category>
		<category><![CDATA[Koko Harsoe]]></category>
		<category><![CDATA[Malang Jazz Forum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=9129</guid>
		<description><![CDATA[Malang Jazz Forum akan mengadakan gathering MJF yang ke-3 bertajuk "The Colors of JAZZ Sound Art" sebagai sebuah kegiatan untuk mengembangkan apresiasi musik Jazz dalam bentuk yang lebih luas. Inisiatif ini digagas dengan harapan adanya sebuah upaya berfikir.
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/11/mjf03.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-9136" title="mjf03" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/11/mjf03.jpg" alt="mjf03" width="400" height="533" /></a></p>
<p>Malang Jazz Forum akan mengadakan gathering MJF yang ke-3 bertajuk &#8220;The Colors of JAZZ Sound Art&#8221; sebagai sebuah kegiatan untuk mengembangkan apresiasi musik Jazz dalam bentuk yang lebih luas. Inisiatif ini digagas dengan harapan adanya sebuah upaya berfikir dalam ruang bernalar dalam bermusik.</p>
<p>Kesadaran akan hal ini menjadi semacam kristalisasi pemikiran terutama mensikapi perkembangan Musik Jazz di Malang dan &#8220;malangnya&#8221; musik Indonesia di Malang dan Indonesia secara umum.</p>
<p>Panitia berharap acara ini menjadi wadah bagi upaya jalinan ruang-ruang diskusi musikal antar anggota MJF dalam bentuk interaksi cerdas dalam gathering MJF ke 3.</p>
<p>Acara ini digelar pada hari Rabu 18 November 2009 bertempat di Maraschino CafeShop (ex paparon) jln Sukarno Hatta Malang mulai Jam 13.00-15.00 (workshop) dan dilanjutkan dengan penampilan dari berbagai kelompok mulai dari 19.30-22.00 wib.</p>
<p>Mereka yang tampil antara lain, FARBIG Classic Jazz ( Malang ) feat Rani ( Vocal Cilik ) Purwa Caraka Music Studio Malang, NUSANTARA EtnoJazz ( Malang ), Koko Harsoe n Friends (Bali).</p>
<p>Acara workshop sendiri akan diberikan oleh Eric Evans ( Baylor University,Music Composition) USA, Koko Harsoe ( Guitar Klinik ) Indonesia, dan Bogie Prasetyo (Drum Klinik)</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Fkomunitas%2F2009%2F11%2F16%2Fmalang-jazz-forum-gelar-the-colors-of-jazz-sound-art%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/komunitas/2009/11/16/malang-jazz-forum-gelar-the-colors-of-jazz-sound-art/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Laporan dari Workshop Henning Sieverts</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/education/workshop/2009/10/20/laporan-dari-workshop-henning-sieverts/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=laporan-dari-workshop-henning-sieverts</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/education/workshop/2009/10/20/laporan-dari-workshop-henning-sieverts/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 02:14:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ShandySatya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Workshop]]></category>
		<category><![CDATA[Henning Sieverts]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=8735</guid>
		<description><![CDATA[Workshop Henning Sieverts ini merupakan workshop bagian dari serangkaian acara dari kerjasama Serambi Jazz dan Goethe Institut. Salah satu peserta Workshop Shandy Satya membagi catatannya.
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Workshop Henning Sieverts ini merupakan workshop bagian dari serangkaian acara dari kerjasama Serambi Jazz dan Goethe Institut. Salah satu peserta Workshop Shandy Satya membagi catatannya.</p>
<p>Dalam workshop Henning kemarin, ia lebih menitik beratkan pada soal workshop bermain dalam ensemble. Banyak merupakan ide-ide yang bisa diaplikasikan ketika kita bermain ensemble dan juga sebagai latihan untuk bermain dengan lebih baik dalam sebuah ensemble.</p>
<p>Beberapa hal yang dia bagikan antara lain adalah mencoba mengganti &#8220;trading four&#8221; menjadi &#8220;trading three&#8221; atau &#8220;trading six&#8221;, ini sangat melatih peserta untuk memperhatikan <em>form </em>dan <em>chord progression. </em>Ada juga Autumn Leaves yang dimainkan dengan  <em>approach </em>yang baru yang membuat semua musisi harus memperhatikan soloist yg bermain solo.</p>
<p>Pada hari ketiga workshop para peserta mengumpulkan komposisi original masing-masing dan seluruh peserta workshop bergiliran menggunakan instrumennya untuk memainkan komposisi tersebut. Komposisi dari para peserta dipuji oleh Henning sangat melodis, dan terus terang menurut saya pribadi memang komposisi para peserta tersebut sungguh sangat melodis, beberapa cukup catchy bahkan.</p>
<p>Henning juga memberikan beberapa tips dalam bersolo, salah satu yang paling penting adalah menyanyikan nada-nada yang kita mainkan pada saat kita bersolo di instrumen. Fungsi dari bernyanyi ini adalah untuk membiasakan para musisi peserta untuk tahu nada apa yang berikutnya akan dimainkan.</p>
<p>Hari terakhir workshop mayoritas kegiatannya adalah latihan untuk konser penutupan sore harinya. Ada satu lagu dari Henning yang berjudul &#8220;Simple Song&#8221; yang berirama rock 8th beat. Jauh dari simple.. cukup tricky bahkan karena di bagian A dan C (atau istilah pop-nya semacam bagian bait dan bridge) lagu tersebut ada tiga bar 4/4 dan satu bar 3/4, kemudian bagian Bnya (semacam refrain) jumlah barnya juga tidak lazim.</p>
<p>Pada hari terakhir tersebut Henning juga bermain di satu lagu karya Irsa Destiwi (pianis dari project Bandanaira dan Pitoelas Big Band) berjudul &#8220;Unspoken Thought&#8221;, yang tema lagunya dinyanyikan oleh Yoseph Sitompul (pianis peserta workshop juga dari Jakarta). Henning memainkan solo bas di sini.</p>
<p>Kesimpulan saya workshop ini menyenangkan, informatif, dan juga sebuah ajang yang bagus untuk saling berkenalan dengan musisi-musisi jazz yang lain.</p>
<p>Di bawah ini adalah daftar nama peserta workshop, major instrument, domisili sementara, dan judul komposisi mereka (bila ada) berurutan sesuai playlist konser penutupan.</p>
<p>Peserta Workshop:<br />
Chaka Priambudi-Contra Bass-Jakarta, Franky Sadikin-Electric Bass-Jakarta, Gerald Hiras Situmorang-Guitar-Jakarta, Indrawan Tjhin-Contra Bass-Jakarta, Irsa Destiwi-Piano-Jakarta, Jimmy Dana-Guitar-Bandung, Mohammad Athar-Guitar-Jakarta, Nanin Wardhani-Piano-Jakarta, Paulus Iwan-Drums-Jakarta, Robert Mulyarahardja-Guitar-Jakarta, Samuel Robert Sumual-Saxophone-Jakarta, Yoseph Sitompul-Piano-Bogor, Yusuf Shandy Satya-Drums-Jakarta</p>
<p>Playlist lagu konser penutupan Kamis, 15 Oktober 2009, pk 15.00-16.30:</p>
<p>#1 Everytime I See You (M Athar)<br />
#2 Another Miles (Yoseph S)<br />
#3 Autumn Leaves<br />
#4 Remember Us (Samuel RS)<br />
#5 Simple Song (Henning S)<br />
#6 More Simple Song (Franky S)<br />
#7 Waving (Gerald HS)<br />
#8 Unspoken Thought (Irsa D)<br />
#9 Motorbebek Blues (Y Shandy S)</p>
<p>Ada dua lagu yang tidak dimainkan di konser tapi sempat dimainkan di workshop hari keempat yaitu Pulang (Indrawan Tj) dan Flashdisc (Chaka P).</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Feducation%2Fworkshop%2F2009%2F10%2F20%2Flaporan-dari-workshop-henning-sieverts%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/education/workshop/2009/10/20/laporan-dari-workshop-henning-sieverts/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rhythm N Groove Music Camp digelar di Puncak Pass Resort Cianjur</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/news/2009/09/29/rhythm-n-groove-music-camp-digelar-di-puncak-pass-resort-cianjur/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=rhythm-n-groove-music-camp-digelar-di-puncak-pass-resort-cianjur</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/news/2009/09/29/rhythm-n-groove-music-camp-digelar-di-puncak-pass-resort-cianjur/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Sep 2009 08:39:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Roullandi N. Siregar</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>
		<category><![CDATA[Victor Wooten]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=8396</guid>
		<description><![CDATA[Rhyhm N Groove Music Camp (RNGMC) diadakan di Indonesia dengan guest star pemain bass dari Amerika, Victor Wooten 15 Oktober sampai 18 Oktober 2009 di Puncak Pass Resort, Cianjur - Jawa Barat
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah sukses dengan 4 penyelenggaraan di dua negara (Singapura dan Malaysia), kali ini kegiatan Rhyhm N Groove Music Camp (RNGMC) diadakan di Indonesia. RNGMC adalah kegiatan dalam bermusik, berbagi dalam ilmu akan pengertian diri tentang musik dan bermain musik.</p>
<p>Seluruh bidang; vokal, gitar, bass, keyboard dan drum akan diajarkan dengan mentor-mentor dan musisi dari 3 negara yang terlibat (Indonesia-Singapura-Malaysia) serta satu orang guest star pemain bass dari Amerika, Victor Wooten.</p>
<p>Apapun mentor dan musisi profesional yang terlibat adalah; Taufan Goenarso, Rayendra Soenito, Riza Arshad, Aldy Abuthan, Timur Segara, Jacob Sianipar, Bonar Abraham, Donny Joesran, Glen Dauna, Harry Murti, Barry Likumahuwa, Kadek Rihardika, Yance Manusama, Arya Setyadi dari Indoensia, M.Noor, Din Safari, dan Paul Danial (Singapura), serta Zahid Ahmad (Malaysia).</p>
<p>Siapapun boleh dan dapat terlibat dalam RNGMC, mulai Anda yang pemula sampai yang senior, dari anak-anak, muda dan dewasa pria-wanita diharapkan dapat bergabung. RNGMC merupakan wadah untuk mencari dan menumbuhkan musisi handal yang benar-benar pencinta dan mengerti akan dunia musik yang akan digelutinya atau sekedar hobi.</p>
<p>Pelaksanaan RNGMC dimulai 15 Oktober sampai 18 Oktober 2009 (dengan jadwal yang padat &amp; jam session setiap hari), mengambil lokasi di Puncak Pass Resort, Cianjur &#8211; Jawa Barat. Sengaja diambil tempat yang memiliki udara sejuk, tenang, dan nyaman karena disesuaikan dengan konsep music camp itu sendiri.</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Fnews%2F2009%2F09%2F29%2Frhythm-n-groove-music-camp-digelar-di-puncak-pass-resort-cianjur%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/news/2009/09/29/rhythm-n-groove-music-camp-digelar-di-puncak-pass-resort-cianjur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Workshop Boi Akih di Bandung</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/news/2009/09/07/workshop-boi-akih-di-bandung/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=workshop-boi-akih-di-bandung</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/news/2009/09/07/workshop-boi-akih-di-bandung/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2009 22:01:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Setiawan Basuni</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>
		<category><![CDATA[Boi Akih]]></category>
		<category><![CDATA[Monica Akihary]]></category>
		<category><![CDATA[Niels Browuer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=8329</guid>
		<description><![CDATA[Setelah tampil sukses di Jakarta dan Ambon, Boi Akih yang terdiri dari Monica Akihary, Niels Brouwer, Maarten Ornstein, Eric Calmes &#038; Owen Hart Jr. akan hadir di Bandung dan memberikan workshop Rabu, 9 September 2009 mulai pukul 09.00 wib.
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/09/boi-akih-bandung.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-8333" title="boi-akih-bandung" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/09/boi-akih-bandung.jpg" alt="boi-akih-bandung" width="500" height="712" /></a></p>
<p>Setelah tampil sukses di Jakarta dan Ambon, kelompok musik asal Belanda, Boi Akih yang terdiri dari Monica Akihary, <span id="lw_1249084736_0" style="border-bottom: 1px dashed #0066cc; background: transparent none repeat scroll 0% 0%; cursor: pointer;">Niels</span> Brouwer, Maarten Ornstein, Eric Calmes &amp; <span id="lw_1249084736_1">Owen Hart</span> Jr. akan hadir di kota Bandung dan akan memberikan workshop musik yang digelar di Aula Timur Institut Teknologi Bandung (ITB) Jl. Ganesa 10 Bandung pada hari Rabu, 9 September 2009 mulai pukul 09.00 wib hingga 12.00 wib.</p>
<p><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="425" height="344" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowScriptAccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/X83m5W4APZk&amp;color1=0xb1b1b1&amp;color2=0xcfcfcf&amp;hl=en&amp;feature=player_embedded&amp;fs=1" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="344" src="http://www.youtube.com/v/X83m5W4APZk&amp;color1=0xb1b1b1&amp;color2=0xcfcfcf&amp;hl=en&amp;feature=player_embedded&amp;fs=1" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p>Bagi yang tertarik mengikuti Workshop dapat mendaftarkan diri k e Studio KLCBS  JL. Karang Layung no. 10. Workshop akan diadakan dalam lima kelas, masing-masing kelas memuat 10 orang peserta.</p>
<p>1. Kelas vokal bersama Monika Akihary.<br />
2. Kelas gitar dengan virtuoso gitar asal Belanda Niels Brouwer.<br />
3. Kelas saxophone (alto, tenor, sopran) bersama Maarten Ornstein.<br />
4. Kelas Electric dan acoustic bass bersama Eric Calmes.<br />
5. Kelas drums bersama Owen Hart Jr asal New York.</p>
<p>Syarat mengikuti Workshop<br />
1. Menguasai minimalnya dasar dalam bernyanyi (vocal) dan dasar bermain Instrumen (gitar, bass, drum, saxophone)<br />
2. Mendaftarkan diri di Studio KLCBS(*)  mulai Kamis 20 Agustus 2009 &#8211; Sabtu 5 September 2009 dengan syarat<br />
- membawa photocopy KTP untuk umum, mahasiswa<br />
- untuk mahasiswa disertakan juga photocopy KTM<br />
3. Peserta workshop gitar, saxophone, dan bass  wajib membawa alat musik sendiri pada saat workshop<br />
4. Peserta workshop drums membawa drum stick pada saat workshop</p>
<p>Di akhir sesi para peserta yang terpilih akan  bermain bersama grup BOI AKIH yang akan tampil sore harinya sebelum waktu berbuka puasa tepatnya pukul 15.30 di Aula Barat ITB. Buruan daftar!.</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Fnews%2F2009%2F09%2F07%2Fworkshop-boi-akih-di-bandung%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/news/2009/09/07/workshop-boi-akih-di-bandung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SERAMBI JAZZ Edisi Kedua:  Konser dan Workshop Florian Ross Trio</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/news/2009/03/31/serambi-jazz-edisi-kedua-konser-dan-workshop-florian-ross-trio/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=serambi-jazz-edisi-kedua-konser-dan-workshop-florian-ross-trio</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/news/2009/03/31/serambi-jazz-edisi-kedua-konser-dan-workshop-florian-ross-trio/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2009 09:40:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Roullandi N. Siregar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=6907</guid>
		<description><![CDATA[Setelah menghadirkan dua kelompok dari Indonesia di putaran pertama, Serambi Jazz akan kembali dengan konser dan serangkaian workshop. Akan tampil trio asal Jerman yang dipimpin oleh pianis-komposer Florian Ross.
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-6932" title="florian-portrait-2" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/03/florian-portrait-2-300x232.jpg" alt="florian-portrait-2" width="300" height="232" />Serambi Jazz adalah sebuah serial konser jazz digagas oleh pianis dan komposer Riza Arshad beserta Goethe Institut Jakarta. Kegiatan ini merupakan usaha untuk menciptakan ruang yang terkontrol agar musik jazz dapat lebih masuk ke ruang publik. Akses ini menjembatani para pelaku, penikmat dan hubungan keduanya di dalam satu wadah yang terkonsentrasi agar daya serap terhadap musik jazz dan perkembangannya dapat berjalan dengan baik.</p>
<p>Negara Jerman sebagai salah satu negara di Eropa di mana jazz lama digauli, tumbuh dan berkembang dengan mengasimilasi akar budaya musik. Sehingga muncul istilah musik ECM – yang berasal dari sebuah perusahaan rekaman musik &#8211; yang melahirkan generasi musisi baru dan besar sumbangsihnya pada perkembangan musik jazz di Eropa dan dunia. Hal demikian terjadi juga di Indonesia, dimana musik ini dikenal dan berkembang melalui pergaulan antar generasi musisi. Meski belum banyak, tapi kesadaran untuk melakukan asimilasi itu mulai dikenal dan tumbuh.</p>
<p>Indonesia dan Jerman mempunyai pertalian sejarah musik jazz sejak pertengahan 1960-an. Saat itu kritikus jazz Jerman Joachim Berendt bertandang ke Jakarta dan bertemu dengan Sujoso Karsono, pemilik perusahaan rekaman Irama. Berendt lalu diperkenalkan dengan Jack Lesmana dan Bubi Chen. Sebelumnya Berendt telah mendengar nama kedua dedengkot jazz tersebut melalui Tony Scott, peniup klarinet jazz Amerika Serikat yang pernah berkunjung ke Indonesia. Joachim Berendt tertarik melihat musikalitas pemusik jazz Indonesia dan mengusulkan kelompok Indonesia All Stars tampil di Berlin Jazz Festival. Bahkan kelompok Indonesian All Stars yang didukung Jack Lesmana (gitar), Maryono (seruling,saxophone), Bubi Chen (piano,zither), Yopie Chen (bass) dan Benny Mustafa van Diest (drums) serta Tony Scott (klarinet) membuat rekaman di Saba Studio pada tanggal 27 dan 28 Oktober 1967. Album Tony Scott with The Indonesia All Stars tersebut lalu diberi judul &#8220;Djanger Bali&#8221;.</p>
<p>Setelah menghadirkan dua kelompok dari Indonesia di putaran pertama, Serambi Jazz akan kembali dengan konser dan serangkaian workshop. Akan tampil trio asal Jerman yang dipimpin oleh pianis-komposer Florian Ross. Bersama pemain bass Dietmar Fuhr dan pemain drum Jonas Burgwinkel, Ross akan menyajikan komposisi-komposisi dari album Big Fish &amp; Small Pond di dua konser mereka (di UPH dan Goethe Huis). Florian Ross juga akan memberikan workshop kepada 15 musisi dan pengajar jazz terpilih tanah air. Dia akan memberikan materi tentang komposisi, hal yang merupakan spesialisasinya. Harapannya akan ada transfer pengalaman dan ilmu sekaligus mempererat hubungan baik antar musisi dari kedua negara. Bagi penikmat musik jazz, tentu ini merupakan kesempatan Anda untuk menyaksikan sebuah trio yang pada tahun 2006 mendapatkan penghargaan WDR Jazzpreis.</p>
<p>Serial Kedua Serambi Jazz akan diselenggatakan pada hari Jumat 17 April 2009, pukul 7:30pm &#8211; 10:00pm di GoetheHaus, Jl.Sam Ratulangi 9-15 Jakarta. Info undangan kepada DEVI 0815-8811-760 Email: info@jakarta.goethe.org.</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Fnews%2F2009%2F03%2F31%2Fserambi-jazz-edisi-kedua-konser-dan-workshop-florian-ross-trio%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/news/2009/03/31/serambi-jazz-edisi-kedua-konser-dan-workshop-florian-ross-trio/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

