<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>wartajazz.com &#187; Jak Jazz Festival</title>
	<atom:link href="http://www.wartajazz.com/category/festival/jak-jazz-festival/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.wartajazz.com</link>
	<description>The Ultimate Jazz Source for Indonesian Jazz Lovers - Tempat Mangkal Pecinta dan Pemerhati Jazz di Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 01:41:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Jakjazz Cares 2010, ajang mini festival bertabur musisi jazz legendaris</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/festival/jak-jazz-festival/2010/12/12/jakjazz-cares-2010-ajang-mini-festival-bertabur-musisi-jazz-legendaris/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=jakjazz-cares-2010-ajang-mini-festival-bertabur-musisi-jazz-legendaris</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/festival/jak-jazz-festival/2010/12/12/jakjazz-cares-2010-ajang-mini-festival-bertabur-musisi-jazz-legendaris/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Dec 2010 08:57:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Maria Azzahra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jak Jazz Festival]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=12181</guid>
		<description><![CDATA[Jakjazz tahun ini tetap diadakan, namun dalam bentuk mini festival yang berkonsep acara charity (penggalangan dana). Konsep berubah, nama pun berubah menjadi Jakjazz Cares.
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Founder Jakjazz, Ireng Maulana memang tidak ada matinya. Usia yang sudah separuh abad tidak menghalangi dirinya untuk tetap berkreativitas. Penyelenggaraan <em>Jakarta International Jazz Festival 2010</em> (JakJazz 2010) yang ditunda dalam rangka simpati dan peduli pada korban bencana Wasior, Merapi dan Mentawai tidak berhenti begitu saja. Jakjazz tahun ini tetap diadakan, namun dalam bentuk mini festival yang berkonsep acara <em>charity</em> (penggalangan dana). Konsep berubah, nama pun berubah menjadi <em>Jakjazz Cares</em>.</p>
<p>Penyelenggaraan diadakan 2 hari, Jumat dan Sabtu tanggal 10 dan 11 Desember 2010 di area Gandaria City mall di bilangan selatan Jakarta. Panitia menyediakan 2 panggung indoor dan 1 main stage yang berada di halaman mall. Sebanyak 28 musisi dan band ikut menyemarakkan <em>Jakjazz Cares</em>. Pengunjung tidak dikenakan HTM, namun panitia menghimbau agar pengunjung ikut menyumbang min. Rp. 20.000 ke dalam boks yang disediakan oleh panitia.</p>
<p>Hari pertama dibuka oleh permainan gitar <strong>Dede Vai</strong> di mini stage 2. Kemudian, di mini stage 1, berturut- turut band dari kampus <em>the yellow jacket</em> yaitu <strong>Slodyoz Jazz UI</strong> dan <strong>BSO Band UI</strong> menampilkan tembang- tembang andalan mereka.</p>
<p>Masih di stage yang sama, penampilan ketiga diisi oleh <strong>Duo Guitar &amp; Vocal</strong> yaitu Liliek, Phillips dan Dasti. Mereka membawakan tembang lawas <em>Summertime</em> dan <em>Night and Day</em>. Pada ketiga penampilan para musisi tersebut, jumlah pengunjung mini-stage 1 bisa dihitung dengan bilangan jari. Nampaknya, sebagian pengunjung yang sebagian besar terdiri dari opa dan oma tersedot ke mini-stage 2 yang diisi oleh <strong>Ireng Maulana Combo</strong>.</p>
<p>Kehadiran penyanyi cilik <strong>Lana</strong> yang mengiringi permainan gitar Ireng Maulana berhasil memukau pengunjung Jakjazz Cares 2010. Suara melengking khas Lana mengundang rasa penasaran siapapun yang melewati area <em>indoor </em> Gandaria City Mall. Penonton yang terdiri dari berbagai usia memadati area mini-stage 2, sebagian bersenandung dan bergoyang sembari menikmati suara Lana. Petang itu ia membawakan <em>Route 66</em> dan <em>New York New York </em>dengan apik. Pada Jakjazz Cares terjadi pula kolaborasi ciamik antara orangtua dan anak. <strong>Anna Andrea</strong>, putri Ireng Maulana turut bernyanyi <em>Masquenada </em>dan <em>Loving You </em>mengiringi permainan gitar ayahnya.</p>
<p><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2010/12/Anna-Andrea-and-Ireng-Maulana_02.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-12183" title="Anna Andrea and Ireng Maulana_02" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2010/12/Anna-Andrea-and-Ireng-Maulana_02.jpg" alt="" width="550" height="412" /></a></p>
<p><strong>Idang Rasjidi Syndicate </strong>yang bermain di <em>main stage</em> berkolaborasi dengan <strong>Sastrani</strong>, sopranos muda yang suaranya mampu menyatu dengan musik yang dibawakan Idang dkk.</p>
<p><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2010/12/Sastrani_03.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-12182" title="Sastrani_03" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2010/12/Sastrani_03.jpg" alt="" width="551" height="413" /></a></p>
<p>Hujan yang mengguyur malam itu tidak menyurutkan jumlah pengunjung untuk menyaksikan penampilan 4 Pendekar Gitar. Sedianya, malam itu tampil 5 pendekar gitar yang terdiri dari <strong>Kiboud Maulana, Oele Pattiselano, Agam Hamzah</strong>, namun <strong>Donny Suhendra</strong> berhalangan hadir sehingga diisi oleh gitaris muda bernama Tyo. Semakin larut sebagian pengunjung rela menonton dari jarak jauh dan memadati pintu keluar main stage saat menyaksikan 4 Pendekar Gitar. So, menonton jazz sambil beramal. Mengapa tidak ?</p>
<p><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2010/12/Jefrrey-Tahalele-and-Emil-S-Praja.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-12184" title="Jefrrey Tahalele and Emil S Praja" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2010/12/Jefrrey-Tahalele-and-Emil-S-Praja.jpg" alt="" width="551" height="413" /></a></p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Ffestival%2Fjak-jazz-festival%2F2010%2F12%2F12%2Fjakjazz-cares-2010-ajang-mini-festival-bertabur-musisi-jazz-legendaris%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/festival/jak-jazz-festival/2010/12/12/jakjazz-cares-2010-ajang-mini-festival-bertabur-musisi-jazz-legendaris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Inilah Jadwal lengkap JakJazz Cares 2010</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/festival/2010/12/08/inilah-jadwal-lengkap-jakjazz-cares-2010/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=inilah-jadwal-lengkap-jakjazz-cares-2010</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/festival/2010/12/08/inilah-jadwal-lengkap-jakjazz-cares-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Dec 2010 15:41:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Setiawan Basuni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Jak Jazz Festival]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=12158</guid>
		<description><![CDATA[Jika anda bingung hendak kemana akhir pekan ini, mungkin saatnya nonton jazz sambil beramal. Ya, acara JakJazz Cares yang merupakan mini-festival digelar 10-11 Desember 2010 di Gandaria City Mal, Jakarta. Simak jadwal lengkap tiga panggung outdoor-indoor-nya.
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika anda bingung hendak kemana akhir pekan ini, mungkin saatnya nonton jazz sambil beramal. Ya, acara <a href="http://bit.ly/dZMcBV">JakJazz Cares</a> yang merupakan mini-festival digelar 10-11 Desember 2010 di Gandaria City Mal, Jakarta.</p>
<p>Tiga panggung yang terdiri dari satu outdoor stage dan dua indoor stage siap menghibur anda mulai dari jam 3 sore hingga dua belas malam hari. Setiap penonton hanya disarankan berdonasi minimum dua puluh ribu rupiah dan langsung dimasukkan dalam box transparent yang disediakan panitia. &#8220;Hasil donasi akan kami serahkan kepada PMI&#8221;, ujar Oom Ireng Maulana, sang pengagas acara.</p>
<p>Berikut ini jadwal lengkap dari ketiga panggung selama dua hari berturut-turut.</p>
<p><strong>Jumat, 10 Desember 2010</strong></p>
<p><strong>Indoor-Mini Stage 1</strong><br />
16.00 &#8211; 16.45  Slodyoz Jazz &#8211; UI<br />
17.15 &#8211; 18.00  BSO Band &#8211; FE UI<br />
18.30 &#8211; 19.00 Duo Guitar &amp; Vocal (Agam Hamzah, Lilike feat Dasti)<br />
19.30 &#8211; 20.30 Jeffrey Tahalele &amp; Friends (feat Emil S. Praja &amp; Farah Di)</p>
<p><strong>Indoor-Mini Stage 2</strong><br />
15.30 &#8211; 16.00  Dede Vai<br />
16.30 &#8211; 17.15  Time Warp<br />
17.45 &#8211; 18.45  Ireng Maulana Combo feat Anna Andrea, Jackie &amp; Lana N<br />
19.15 &#8211; 20.00 Yuyun George &amp; Jazzmint feat Grace Simon</p>
<p><strong>Outdoor-Main-Stage</strong><br />
18.30 &#8211; 19.15  Idang Rasjidi Syndicate feat Sastrani<br />
19.15 &#8211; 19.45  JakJazz Cares Opening<br />
20.15 &#8211; 21.15  5 Pendekar Gitar (Kiboud Maulana, Oele Pattiselanno, Donny Suhendra, Agam hamzah &amp; Tyo) with<br />
Idang Rasjidi Trio<br />
21.45 &#8211; 22.30  Indra Lesmana Trio<br />
23.00 &#8211; 24.00 ESQI:EF (Syaharani &amp; the Queenfireworks)</p>
<p><strong>Sabtu, 11 Desember 2010</strong></p>
<p><strong>Indoor-Mini Stage 1</strong><br />
16.00 &#8211; 16.45  Big-Brenyitz<br />
17.15 &#8211; 18.00  Otti Jamalus Quartet<br />
18.30 &#8211; 19.00 Bhumi Band<br />
19.30 &#8211; 20.30 Zarro<br />
20.45 &#8211; 21.30 Rio Moreno</p>
<p><strong>Indoor-Mini Stage 2</strong><br />
15.30 &#8211; 16.00  Syafira<br />
16.30 &#8211; 17.15  Jacket Potato. Groove Box &#8211; UPH<br />
17.45 &#8211; 18.45  Beben Jazz &amp; Friends feat Inna Kamarie<br />
19.15 &#8211; 20.00 JOC Trio feat Imel<br />
20.45 &#8211; 21.30 Restu &amp; Wisdom Brothers feat Henry Lamiri</p>
<p><strong>Outdoor-Main-Stage</strong><br />
19.00 &#8211; 19.45  Dwiki Dharmawan Project<br />
20.15 &#8211; 21.00  Tohpati Ethnomission<br />
21.30 &#8211; 22.15  Lala Suwages<br />
22.45 &#8211; 24.00  Ireng Maulana &amp; Friends feat Ermy Kulit, Margie Segers, Bertha &amp; Didiek SSS<br />
23.00 &#8211; 24.00 ESQI:EF (Syaharani &amp; the Queenfireworks)</p>
<p>Jika ada yang kurang jelas atau anda butuh informasi lebih lanjut. Silakan menghubungi</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Ffestival%2F2010%2F12%2F08%2Finilah-jadwal-lengkap-jakjazz-cares-2010%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/festival/2010/12/08/inilah-jadwal-lengkap-jakjazz-cares-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>JakJazz Cares digelar 10-11 Desember 2010 di Gandaria City Mal Jakarta</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/news/2010/12/08/jakjazz-cares-digelar-10-11-desember-2010-di-gandaria-city-mal-jakarta/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=jakjazz-cares-digelar-10-11-desember-2010-di-gandaria-city-mal-jakarta</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/news/2010/12/08/jakjazz-cares-digelar-10-11-desember-2010-di-gandaria-city-mal-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Dec 2010 15:26:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Setiawan Basuni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Jak Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=12153</guid>
		<description><![CDATA[JakJazz kembali hadir dalam format mini festival bernama JakJazz Cares. Menghadirkan 3panggung indoor-outdoor dengan sejumlah line-up Indra Lesmana, Dwiki Dharmawan, Idang Rasjidi, Syaharani, Tohpati, Oele Pattiselanno, Donny Suhendra, Rio Moreno, Beben Jazz, Zarro dll Jumat-Sabtu 10-11 Des 2010
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2010/12/JAKJAZZCARES.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-12156" title="JAKJAZZCARES" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2010/12/JAKJAZZCARES.jpg" alt="" width="421" height="698" /></a>&#8220;Tak ada kata menyerah&#8221;, kalimat itu yang diucapkan oleh Eugene Lodewijk Willem &#8220;Ireng&#8221; Maulana atau yang akrab disapa Oom Ireng saat membuka konferensi pers Jak Jazz Cares 2010 di koridor pintu Selatan dan Utara Gandaria City Mal, salah satu pusat perbelanja baru di selatan Jakarta, Rabu (08/12) sore.</p>
<p>Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah penampil antara lain Syaharani, Yance Manusama, Ottie Jamalus, Bertha, Didiek SSS, Kiboud Maulana dan penyanyi Grace Simon.</p>
<p>Jak Jazz yang dikenal dengan festival jazz bernuansa khas betawi atau Jakarta merupakan event tahunan yang digagas sejak 1988. Ditengah keprihatinan atas berbagai bencana yang menimpa Indonesia dalam waktu yang hampir bersamaan, gagasan festival lantas diwujudkan menjadi Mini Festival. &#8220;Kami merubah segala sesuatunya dan menamai konser ini dengan sebutan JakJazz Cares&#8221;, kata Ireng Maulana sang founder JakJazz.</p>
<p>&#8220;Ada tiga buah panggung yang diisi dengan sejumlah lineup dari tanah air&#8221;, lanjutnya. &#8220;Kami tak menjual tiket. Namun sebagai bentuk kepedulian kepada para korban bencana di Wasior, Mentawai dan Merapi, panitia menghimbau agar penonton acara dapat berdonasi minimum IDR 20.000,- yang langsung dimasukkan kedalam kotak transparan&#8221; ujar Rully Mangunsong yang kali ini bertanggung jawab untuk urusan PR.</p>
<p>Sejumlah musisi jazz kenamaan tanah air akan hadir dalam acara yang digelar selama dua hari, Jumat dan Sabtu 10-11 Desember 2010. Dua buah panggung indoor dan satu panggung Outdoor akan siap memuaskan dahaga pecinta jazz Indonesia khususnya mereka yang tinggal di Jakarta.</p>
<p>Mereka yang dijadwalkan hadir antara lain Indra Lesmana Quartet, Dwiki Dharmawan Project, Idang Rasjidi Syndicate feat Sastrani, ESQI:EF &amp; the Queenfireworks, 5 Pendekar Gitar, Jeffrey Tahalele, Emil S. Praja, Farah DI, Yuyun George, Agam Hamzah, Oele Pattiselanno, Donny Suhendra, Tohpati Ethnomission, Lala Suwages, Zarro, Beben Jazz, Inna Kamarie, Jacket Potato, Henry Lamiri, Restu, Rio Moreno dan sejumlah band lain dari beberapa kampus seperti Universitas Indonesia dan Universitas Pelita Harapan.</p>
<p>&#8220;Kami tidak menghadirkan musisi internasional, sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta, karena prihatin atas bencana alam yang terjadi dalam waktu berdekatan&#8221;, tambah Ireng. Ia juga mengucapkan terima kasih atas bantuan dari Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata dan program Enjoy Jakarta.</p>
<p>&#8220;Saya senang karena JakJazz tetap ada dan konsisten. Menyenangkan karena musisi senior dan yunior bisa berapartisipasi sekaligus membuka pundi amal&#8221;, ujar Syaharani yang siap tampil di hari pertama dengan ESQI:EF dan Queenfireworks-nya.</p>
<p>&#8220;Kegiatan JakJazz Cares ini juga diharapkan tak hanya untuk bencana. Mungkin akan kami lanjutkan dengan program lain seperti Beasiswa&#8221;, ujar Rully.</p>
<p>Press Conference yang dihadiri sejumlah wartawan hiburan ibukota juga turut dihadiri Ruth, GM dari Gandaria City Mal Jakarta.</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Fnews%2F2010%2F12%2F08%2Fjakjazz-cares-digelar-10-11-desember-2010-di-gandaria-city-mal-jakarta%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/news/2010/12/08/jakjazz-cares-digelar-10-11-desember-2010-di-gandaria-city-mal-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Band Itu Bernama JavaJazz</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/festival/2010/03/05/band-itu-bernama-javajazz/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=band-itu-bernama-javajazz</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/festival/2010/03/05/band-itu-bernama-javajazz/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Mar 2010 17:00:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ceto Mundiarso</dc:creator>
				<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Jak Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Profile]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=10059</guid>
		<description><![CDATA[ Band ini adalah gabungan dari para musisi jazz unggulan yang ada di Indonesia, terutama untuk generasi mudanya. Kemudian bayangan yang muncul adalah seperti apa hasilnya. Terwakili dengan nama JavaJazz, mereka seolah sedang membuat proyek ambisius untuk menyelaraskan antara tradisi musik dari Jawa dengan jazz.
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2010/03/javajazz-tim-02.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-10060" title="javajazz-tim-02" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2010/03/javajazz-tim-02-300x201.jpg" alt="" width="300" height="201" /></a>Bisa dikatakan, band ini adalah contoh jazz supergroup dari Indonesia. Tercatat kalau berdasarkan album perdana “Bulan di Asia” yang dikeluarkan tahun 1994, anggotanya adalah <strong>Indra Lesmana</strong> (keyboard &amp; piano), <strong>Embong Rahardjo</strong> (saxophone &amp; flute), <strong>Dewa Budjana</strong> (gitar), <strong>Jeffrie Tahalele</strong> (bass), <strong>Cendi Luntungan</strong> (drum) dan <strong>Ron Reeves</strong> (perkusi).  Band ini adalah gabungan dari para musisi jazz unggulan yang ada di Indonesia, terutama untuk generasi mudanya. Kemudian bayangan yang muncul adalah seperti apa hasilnya. Terwakili dengan nama JavaJazz, mereka seolah sedang membuat proyek ambisius untuk menyelaraskan antara tradisi musik dari Jawa dengan jazz. Sehingga terdengar keunikan dan kecanggihan dalam beberapa komposisinya seperti ‘Bulan Di Asia’ atau pun ‘The Seeker’ tanpa terjebak dalam dikotomi diatonis dan pentatonis.</p>
<p>Empat tahun kemudian, JavaJazz kembali hadir dengan album “Sabda Prana”. Kali ini dengan formasi Embong Rahardjo (saxophone &amp; flutes), <strong>A.S Mates</strong> (bass fretless), <strong>Donny Suhendra</strong> (gitar), <strong>Gilang Ramadhan</strong> (drums &amp; perkusi) dan Indra Lesmana (digital piano, synthesizers, fender Rhodes). Meski baru muncul dalam sampul “Sabda Prana”, formasi ini sebenarnya adalah formasi pertamanya. Mereka sempat berkumpul dan merekam ‘Dodon’ dan ‘Crystal Sky’ di bulan Agustus 1991. Selain itu, mereka melakukan pendekatan yang berbeda, terutama berkaitan dengan karakter sound dan ide yang berkembang  terhadap beberapa komposisi ada di album sebelumnya. Adapun komposisi barunya adalah ‘Violation’, ‘Conga DiPari’ dan ‘Maryono’ yang direkam pada bulan September sampai Oktober 1998.</p>
<p>Sebelas tahun berikutnya, JavaJazz kembali hadir dengan album “Joy Joy Joy” dengan anggota kombinasi antara 2 album sebelumnya. Tentu saja minus Embong Rahardjo yang telah meninggal dunia pada tahun 2001. Kesempatan ini, Indra Lesmana dikawal oleh Donny Suhendra (gitar), Dewa Budjana (gitar), A.S. Mates (bass) dan Gilang Ramadhan (drum). Ada 2 gitaris dalam album yang direlease tanggal 10 Desember 2009 ini. Seolah fokusnya bergeser kepada warna jazz rock yang menonjol dengan beberapa tambahan efek elektronis. Album yang dikemas dalam keping cakram ganda ini memuat 6 komposisi baru dan 6 komposisi lama.</p>
<p>Seperti halnya <strong>Thelonious Monk</strong>, selalu tertarik dengan usaha retrospective terhadap karya-karyanya terdahulu. Masing-masing personil semakin matang seiring dengan jalannya waktu. Dalam proses tersebut, ada proses kimiawi yang selalu berekasi terhadap sebuah aksi baru. Itulah JavaJazz yang kita kenal sekarang dan sejak dulu.</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Ffestival%2F2010%2F03%2F05%2Fband-itu-bernama-javajazz%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/festival/2010/03/05/band-itu-bernama-javajazz/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>JakJazz Festival 2009 urung digelar</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/news/2009/11/25/jakjazz-festival-2009-urung-digelar/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=jakjazz-festival-2009-urung-digelar</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/news/2009/11/25/jakjazz-festival-2009-urung-digelar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 11:53:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Setiawan Basuni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Jak Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Jakjazz]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=9196</guid>
		<description><![CDATA[Sekitar pukul 18.15 wib WartaJazz.com menerima telepon dari Jak Jazz Production menjelaskan bahwa JakJazz Festival 2009 akhirnya urung dilaksanakan.
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekitar pukul 18.15 wib Redaksi WartaJazz.com Jakarta menerima telepon dari kantor IMPro/Jak Jazz Production, markas Jakarta Jazz Festival atau yang lebih dikenal dengan nama JakJazz.</p>
<p>Ibu Liliek yang berbicara diujung telepon menjelaskan bahwa JakJazz Festival yang sedianya digelar tanggal 4, 5 dan 6 Desember 2009 akhirnya urung dilaksanakan.</p>
<p>Saat ditanya alasan mengapa urung digelar, Liliek hanya menjelaskan bahwa penyandang dana yang sedianya mengcover biaya penyelenggaraan festival mundur. Dan sepertinya pertemuan dengan pihak terkait &#8211; kami mendengar bahwa JakJazz bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta &#8211; tidak memberikan titik terang untuk keberlangsungan festival jazz berskala internasional pertama di Indonesia ini.</p>
<p>Sampai berita ini diturunkan Ireng Maulana belum dapat dihubungi untuk dimintai konfirmasi lebih lanjut.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p>Berita yang datang dari Danau Bekuan, tempat sekretariat JakJazz ini lantas menimbulkan berbagai pertanyaan lanjutan seperti bagaimana dengan artis-artis internasional yang sudah memastikan diri hadir seperti yang diinformasikan dalam <a href="http://www.wartajazz.com/2009/11/17/tiket-jakjazz-festival-2009-tersedia-di-wartajazz-ticket-box/" class="broken_link">Syukuran Jak Jazz Festival</a> yang digelar beberapa waktu yang lalu.</p>
<p>Seperti diberitakan WartaJazz, sejumlah musisi seperti<strong> Lica Cecato </strong>dan <strong>Valtinho Anastacio </strong>dari Brazil. Dari negeri jiran, Malaysia hadir <strong>RTM Jazz Orchestra </strong>dan <strong>M-Jazz Trio.</strong> <strong>Pigalle 44 Gypsy Jazz</strong> (Belanda)<strong>, </strong><strong>Jean My Truong Quartet</strong> (Perancis),  <strong>Roberto Ruggeri dan Mattia </strong>dari Italia. <strong>Lalu Janek Gwizdala Project </strong>dari Norwegia dan Inggris dijadwalkan manggung. Beberapa nama diantara artis diatas juga mengadakan konser dikota-kota lain seperti Bandung dan Yogyakarta.</p>
<p>JakJazz Festival merupakan festival dengan ciri khas memadukan indoor dan outdoor stage. Atmosfer festivalnya dan keramahan suasana merupakan satu hal yang selalu dirindukan oleh para pecinta Jazz di Indonesia.</p>
<p>Absennya festival ini memang bukan hal yang pertama. Beberapa tahun lalu mereka sempat pula mati suri.</p>
<p><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/11/Jakjazz-cancellation-letter.jpg"><strong>Update: Surat Pemberitahuan resmi dari pihak JakJazz 2009</strong></a></p>
<p>Apa komentar anda?</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Fnews%2F2009%2F11%2F25%2Fjakjazz-festival-2009-urung-digelar%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/news/2009/11/25/jakjazz-festival-2009-urung-digelar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tiket JakJazz Festival 2009 tersedia di WartaJazz Ticket Box</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/festival/2009/11/17/tiket-jakjazz-festival-2009-tersedia-di-wartajazz-ticket-box/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tiket-jakjazz-festival-2009-tersedia-di-wartajazz-ticket-box</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/festival/2009/11/17/tiket-jakjazz-festival-2009-tersedia-di-wartajazz-ticket-box/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 05:15:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Setiawan Basuni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Jak Jazz Festival]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=9100</guid>
		<description><![CDATA[Buat anda yang tertarik menonton Jakarta Jazz Festival (Jakjazz) 2009 kini sudah dapat memesan atau membeli tiket seharga IDR 250.000 (Daily pass) atau IDR 600.000 (3DayPass) 
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Buat anda yang tertarik menonton Jakarta Jazz Festival (Jakjazz) 2009 yang bertema Jazz untuk Korban Bencana Alam, kini sudah dapat memesan atau membeli tiket seharga IDR 250.000 (Daily pass) atau IDR 600.000 (3DayPass) lewat WartaJazz.com Ticket Box dengan menghubungi <strong>021-8310769</strong> (Dewi) atau melalui email sales@wartajazz.net dengan subject <strong>&#8220;Pembelian Tiket Jak Jazz Festival 2009&#8243;.</strong></p>
<p><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/11/jjf2009.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-9101" title="jjf2009" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/11/jjf2009.jpg" alt="jjf2009" width="400" height="364" /></a></p>
<p>Panitia merencanakan menghadirkan lima buah panggung yang terdiri dari 3 panggung besar dan dua panggung kecil. Sejumlah artis yang rencananya akan hadir antara lain <strong>Dave Valentin </strong>(Flute) bersama <strong>Bill O’Connell </strong>(Piano), dan <strong>Richie Flores </strong>(Conga, Perkusi) dalam formasi <strong>Triple Play</strong>.</p>
<p>Seperti <strong>Lica Cecato </strong>dan <strong>Valtinho Anastacio </strong>dari Brazil. Dari negeri jiran, Malaysia hadir <strong>RTM Jazz Orchestra </strong>dan <strong>M-Jazz Trio.</strong> <strong>Pigalle 44 Gypsy Jazz</strong> (Belanda)<strong>, </strong><strong>Jean My Truong Quartet</strong> (Perancis),  <strong>Roberto Ruggeri dan Mattia </strong>dari Italia. <strong>Lalu Janek Gwizdala Project </strong>dari Norwegia dan Inggris.</p>
<p>Dari dalam negeri sejumlah nama juga bakal hadir diantaranya <strong>Idang Rasjidi, Benny Likumahua, Kiboud Maulana, Didiek SSS, Ananda Mates </strong>dan <strong>penyanyi Syaharani, </strong>gitaris <strong>Donny Suhendra </strong>dan lain-lain.</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Ffestival%2F2009%2F11%2F17%2Ftiket-jakjazz-festival-2009-tersedia-di-wartajazz-ticket-box%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/festival/2009/11/17/tiket-jakjazz-festival-2009-tersedia-di-wartajazz-ticket-box/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jak Jazz Festival 2009 hadirkan Dave Valentin Triple Play</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/news/2009/10/31/jak-jazz-festival-2009-hadirkan-dave-valentin-triple-play/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=jak-jazz-festival-2009-hadirkan-dave-valentin-triple-play</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/news/2009/10/31/jak-jazz-festival-2009-hadirkan-dave-valentin-triple-play/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 13:18:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Setiawan Basuni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Jak Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Dave Valentin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=8880</guid>
		<description><![CDATA[Dave Valentin, RTM Jazz Orchestra, Pigalle 44 Gypsy Jazz, Jean My Truong, Curtis King Blues Band, Roberto Ruggeri, Syaharani, Benny Likumahua, Kiboud Maulana dll, dipastikan akan menjadi jagoan Jak Jazz Festival 2009.
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/10/syukuran-jak-jazz-2009.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-8897" title="syukuran-jak-jazz-2009" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/10/syukuran-jak-jazz-2009.jpg" alt="syukuran-jak-jazz-2009" width="400" height="229" /></a>Terjawab sudah siapa yang akan menjadi jagoan di Jak Jazz Festival yang rencananya akan digelar pada tanggal 4, 5 dan 6 Desember 2009 di Istora Senayan Jakarta.  <strong>Ireng Maulana </strong>yang hadir bersama sejumlah panitia Jak Jazz Festival dalam rangka Syukuran Jak Jazz 2009 menyatakan bahwa <strong>Dave Valentin </strong>(Flute) bersama <strong>Bill O’Connell </strong>(Piano), dan <strong>Richie Flores </strong>(Conga, Perkusi) dalam formasi <strong>Triple Play</strong>.</p>
<p>Oom Ireng Maulana &#8211; demikian ia akrab disapa &#8211; mengungkapkan bahwa tahun ini JakJazz memiliki chairman baru yaitu Lilik Wibisono, seorang pengusaha pupuk yang masih berusia 35 tahun. Namun sayang karena kendala teknis sang ketua baru tidak dapat hadir dalam acara syukuran tersebut. JakJazz untuk Korban Bencana Alam dijadikan tema tahun ini.</p>
<p>Sejumlah media yang diundang bersama dengan para musisi-musisi yang merupakan rekan-rekan Ireng Maulana seperti <strong>Idang Rasjidi, Benny Likumahua, Kiboud Maulana, Didiek SSS, Ananda Mates </strong>dan <strong>penyanyi Syaharani, </strong>memberikan support demi kelangsungan festival jazz pertama yang berskala nasional dan kini masuk dalam usia 11 (sebelas) tahun. Acara syukuran sendiri diadakan di markas JakJazz Pejompongan kawasan Bendungan Hilir (Benhil).</p>
<p>Lebih lanjut Rully Mangunsong yang bertugas mengontak artis-artis yang akan manggung dalam festival ini menyatakan sejumlah nama yang sudah dipastikan pula akan berpartisipasi.  Seperti <strong>Lica Cecato </strong>dan <strong>Valtinho Anastacio </strong>dari Brazil. Dari negeri jiran, Malaysia hadir <strong>RTM Jazz Orchestra </strong>dan <strong>M-Jazz Trio.</strong></p>
<p>Pusat kebudayaan di Jakarta juga akan berpartisipasi memeriahkan acara selama tiga hari ini. Erasmus Huis (Belanda) akan mendatangkan <strong>Pigalle 44 Gypsy Jazz, </strong>sementara CCF (Perancis) akan mengundang <strong>Jean My Truong Quartet.</strong></p>
<p>Musisi lain yang juga akan tampil adalah <strong>Curtis King Blues Band, Roberto Ruggeri dan Mattia </strong>dari Italia. <strong>Lalu Janek Gwizdala Project </strong>dari Norwegia dan Inggris. <strong>Galaxy Big Band </strong>yang merupakan band dengan anggota para expatriate dari Jepang turut pula ambil bagian. Rully juga menyebutkan <strong>Tetsuo Sakurai </strong>masuk dalam daftar antrian yang masih menunggu konfirmasi.</p>
<p>Panitia sudah menetapkan harga tiket pertunjukan yakni sebesar IDR 150.000 (Mahasiswa/Pelajar), <strong>Daily Pass: </strong>IDR 250.000 dan <strong>3 Days Pass: </strong>IDR 600.000</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Fnews%2F2009%2F10%2F31%2Fjak-jazz-festival-2009-hadirkan-dave-valentin-triple-play%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/news/2009/10/31/jak-jazz-festival-2009-hadirkan-dave-valentin-triple-play/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Koran WartaJazz edisi Jak Jazz Festival 2008</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/news/2008/12/16/koran-wartajazz-edisi-jak-jazz-festival-2008/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=koran-wartajazz-edisi-jak-jazz-festival-2008</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/news/2008/12/16/koran-wartajazz-edisi-jak-jazz-festival-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2008 13:32:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ceto Mundiarso</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jak Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Quiz]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=4712</guid>
		<description><![CDATA[Buat mereka yang hadir di Jak Jazz Festival 2008 tentu melihat sebuah lembaran kertas berwarna bertuliskan WartaJazz dengan sejumlah headline yang berbeda setiap harinya di kios depan  setelah pintu masuk yang dibagikan secara gratis, ya ini adalah Koran WartaJazz edisi Jak Jazz Festival 2008.
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2008/12/wartajazz-koran-jakjazz08.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-4808" title="wartajazz-koran-jakjazz08" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2008/12/wartajazz-koran-jakjazz08.jpg" alt="" width="300" height="420" /></a>Buat mereka yang hadir di Jak Jazz Festival 2008 tentu melihat sebuah lembaran kertas berwarna bertuliskan WartaJazz dengan sejumlah headline yang berbeda setiap harinya di kios depan  setelah pintu masuk yang dibagikan secara gratis, atau mendapatkannya dari beberapa titik termasuk media center bagi para wartawan yag sedang meliput pesta Jazz tiga hari ini.</p>
<p>Koran Wartajazz yang dibuat seukuran poster A3 memang sengaja kami buat sebagai panduan singkat para penampil festival di sekian banyak panggung setiap harinya. Bentuknya sengaja dibuat berbeda dengan buku panduan yang sifatnya sebagai panduan komprehensif.</p>
<p>Koran WartaJazz menggunakan kertas khusus yang jika disentuh terasa hangat, persis dengan ide kami yang ingin menyajikan berita hangat setiap harinya seputar siapa yang sebaiknya di tonton karena isinya memang berisi rekomendasi dari kami tentu saja.</p>
<p>Buat anda yang kebetulan nonton tapi tidak berhasil mendapatkan edisi Koran WartaJazz ini atau untuk anda yang memang tidak datang ke Jak Jazz Festival namun berminat mendapatkannya, silakan menghubungi info@wartajazz.net dengan subject &#8216;Koran WartaJazz&#8217;.</p>
<p>Koran WartaJazz Edisi Jak Jazz Festival 2008 tentu dapat dibuat atas dukungan sponsor yaitu <strong>Sony Erricson, XL Sinyal Kuat, Paperina</strong> (untuk kertas berkualitas tinggi) dan <strong>PT Samafitro</strong> untuk dukungan hasil cetak menggunakan Canon ImagePRESS C7000 dan anda semua yang bersedia membacanya.</p>
<p>Redaksi telah menerima sejumlah komentar agar edisi cetak ini dapat dilanjutkan ke acara festival besar berikutnya di bulan Maret 2009. Anda tertarik untuk menjadi sponsor, kontributor atau bantuan lainnya?. Silakan hubungi info@wartajazz.net atau telp ke redaksi 021-8310769 atau 0274-512561</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Fnews%2F2008%2F12%2F16%2Fkoran-wartajazz-edisi-jak-jazz-festival-2008%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/news/2008/12/16/koran-wartajazz-edisi-jak-jazz-festival-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yellowjackets Ke Lima</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/news/2008/12/01/yellowjackets-ke-lima/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=yellowjackets-ke-lima</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/news/2008/12/01/yellowjackets-ke-lima/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2008 06:00:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Arif Kusbandono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Jak Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=4796</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya Bob Mintzer sendirilah yang menggenapi formasi Yellowjackets JakJazz 2008, alias empat orang yang resmi terkini. Namun, jika mengintip album anyar Lifecycle (2008), mereka jadi berlima. Lalu siapa yang memerankan personil ke lima di Jakarta?
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2008/12/jakjazz2008-yellowjacjet03.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-4799" title="jakjazz2008-yellowjacjet03" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2008/12/jakjazz2008-yellowjacjet03-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>Akhirnya Bob Mintzer sendirilah yang menggenapi formasi Yellowjackets JakJazz 2008, alias empat orang yang resmi terkini. Namun, jika mengintip album anyar <a title="Resensi Yellowjackets - Lifecycle" href="http://www.wartajazz.com/2008/11/04/yellowjackets-lifecycle/" target="_blank" class="broken_link">Lifecycle (2008</a>), mereka jadi berlima. Fitur kembali ke gitaris setelah 15 tahun tersebut memang diungkap <strong>Russel Ferrante</strong> dikonsep sedemikian rupa seolah Mike Stern (gitar) telah jauh lama bergabung. Lalu siapa yang memerankan personil ke lima di Jakarta? Menurut <strong>Jimmy Haslip</strong>, mereka memang disodori sejumlah gitaris hingga kemudian nama <strong>Tohpati</strong> yang muncul. Adalah benar dua nomer Lifecycle yang akan diambil, akan tetapi, mereka menolak anggapan bahwa ini adalah substitusi Stern. Suntikan personalisasi Tohpati yang diharapkan muncul di sini, berkebalikan dengan saat mereka menginfus lagu milik Syaharani <a title="News Yellowjackets" href="http://www.wartajazz.com/2008/11/28/yellowjackets-di-jak-jazz-festival-2008-balas-dendam-jakarta-di-senayan/" target="_blank" class="broken_link">dua tahun silam</a>. Setidaknya, kalau Anda berharap melihat Mike Stern, ia akan singgah dengan rombongan turnya sendiri Maret tahun depan, begitu ujar Haslip saat konferensi pers.</p>
<p><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2008/12/jakjazz2008-yellowjacjet02.jpg"><img class="size-medium wp-image-4800 alignleft" title="jakjazz2008-yellowjacjet02" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2008/12/jakjazz2008-yellowjacjet02-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>Bagaimana eksekusinya? &#8220;<em>Welcome</em> Tohpati&#8221; diumumkan Mintzer yang segera disambung unison introduksi &#8220;I Wonder&#8221; yang kontras tidak serumit isinya. <em>Soul</em> setengah tempo ini tetap <em>funky</em> dengan isian kerap Marcus Baylor di <em>hi-hat</em>. Materi utamanya adalah solo gitar panjang pada <em>bridge</em> (lebih panjang dari rekaman tentunya), Tohpati ngerock dengan karakter distorsi tube, ide ringan sampai raung cadas. Baylor pun kompak ikuti naiknya nada di leher gitar saat meluncur pengulangan yang intens menanjak. Walapun berbeda, berkas Mike Stern yang diidolakan Tohpati setidaknya bisa disimak dari dinamika &#8220;orang berbicara&#8221;, ada berbisik, ada tegas. Walaupun ketukan bisa rata, keras lemahnya pick sealami obrolan. Kadang muncul sisa melodi sedap seolah-olah ujung kalimat sebelum tanda titik atupun jeda koma.</p>
<p>Anggota band menghilang sejenak untuk kesempatan <strong>Bob Mintzer</strong> bersolo EWI (<em>Electronic Wind Instrument</em>). Walapun <em>fingering system</em>-nya sama dengan saksofon sopran, konteks yang berbeda muncul, otomatis pintu dan peluang baru terbuka. Ketiadaan tombol mekanik yang diganti menjadi sensor sentuhan juga memungkinkan kecepatan &#8220;ultrasonik&#8221; dengan sedikit <em>trade off</em>: harus adaptasi menjauhkan jari yang sedang nganggur. Garapan solo sintetik Mintzer di beberapa oktaf, <em>heavily-syncopated-funk</em> seperti idiom bariton sax ataupun bass, hingga permainan delay, dijelajah Mintzer sebelum masuk ke melodi kompleks &#8220;Yahoo&#8221;. Menonton solo EWI, mengingatkan pada <em>live</em> lawas Michael Brecker di Steps Ahead. Pada nomer ini, Tohpati bermain <em>clean</em> kebut-kebutan ikuti kontur.</p>
<p><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2008/12/jakjazz2008-yellowjacjet01.jpg"><img class="size-medium wp-image-4802 alignright" title="jakjazz2008-yellowjacjet01" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2008/12/jakjazz2008-yellowjacjet01-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>Hanya ada dua nomer quintet malam itu (2008/11/30), sisanya adalah dari album-album terdahulu: nomer <em>signature</em> &#8220;Jacketown&#8221;, ballada &#8220;Geraldine&#8221; (yang jadi agak anti klimaks jika mengingat ini sudah malam ke tiga festival yang meletihkan), dan penutup &#8220;Revelation&#8221;. Mengutip Mike Stern yang jadi quintet Yellowjackets, &#8220;Adalah sesuatu yang mudah bermain dengan mereka karena mereka bermain bersama dengan sangat baik. Saya tidak terbiasa bermain dalam <em>odd time signatures</em> (birama ganjil yang tidak umum), tetapi  anggota lainnya membuat nyaman situasi yang menantang tersebut.&#8221;</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Fnews%2F2008%2F12%2F01%2Fyellowjackets-ke-lima%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/news/2008/12/01/yellowjackets-ke-lima/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pesan kehidupan Debu di Jak Jazz 2008</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/news/2008/12/01/pesan-kehidupan-debu-di-jak-jazz-2008-2/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pesan-kehidupan-debu-di-jak-jazz-2008-2</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/news/2008/12/01/pesan-kehidupan-debu-di-jak-jazz-2008-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2008 03:30:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Roullandi N. Siregar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Jak Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=4730</guid>
		<description><![CDATA[Di festival Jak Jazz 2008, seperti kata Mustafa, music director sekaligus vokalis utama Debu, bersama kelompok Jazzmint mereka menampilkan suatu yang baru, sesuatu yang beda. Debu menghadirkan tiga karya mereka dalam format big band.
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2008/12/debu-jakjazz1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-4742" title="debu-jakjazz1" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2008/12/debu-jakjazz1-200x300.jpg" alt="" width="200" height="300" /></a>Debu adalah entitas yang didirikan <strong>Syekh Fattaah</strong>. Mereka menyuarakan pesan kehidupan yang universal. Karena personelnya muslim maka pesan tadi dibawakan secara islam.</p>
<p>Isi pesan dari Debu adalah hidup ini nikmat. Bukan nikmat yang sesaat. Tapi nikmat yang terus ada sehari-hari sebagai wujud dari cinta kepada sang Khaliq.</p>
<p>Musik adalah salah satu perantara yang digunakan Debu Untuk mengajak orang kepada kebaikan. Karya mereka diwarnai banyak aliran musik; musik etnik dari gambus sampai dangdut dan terakhir Debu<br />
memasukkan unsur musik rock (saat berkolaborasi dengan kelompok Slank).</p>
<p>Di festival Jak Jazz 2008, seperti kata <strong>Mustafa</strong>, music director sekaligus vokalis utama Debu, bersama kelompok Jazzmint mereka menampilkan suatu yang baru, sesuatu yang beda. Debu menghadirkan tiga karya mereka dalam format big band.</p>
<p>&#8220;Keren! buat Debu keren banget!&#8221; kata Mustafa. &#8220;ini sebuah pengalaman yang bagus. Sebuah pendidikan yang menambah wawasan kami. Saya sebelumnya tidak tahu jazz,&#8221; lanjutnya tentang bagaimana hasil kolaborasi tiga lagu Debu dan sebuah komposisi instrumental yang dibawakan di panggung Jazz On Green malam hari ketiga pesta akbar jazz itu.</p>
<p><img class="size-medium wp-image-4731 alignleft" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2008/12/8-143x300.jpg" alt="" width="143" height="300" /></p>
<p>Malam itu Debu hanya mengikutkan 7 (dari total 12 orang) personelnya, yaitu Mustafa (vokal), <strong>Saleem </strong>(peniup suling), <strong>Daood </strong>dan <strong>Wahab </strong>(perkusi), <strong>Dimas </strong>(flamenco guitar), <strong>Lutfi </strong>(tabla -  tetabuhan etnis india) dan <strong>Mujaheed </strong>- (bass). Meski baru dihubungi <strong>Yuyun George</strong>, konduktor Jazzmint, 3-4 hari sebelum konser, mereka dapat menyatu dalam format bigband dan menampilkan berturut-turut; &#8216;Nikmat Tak Dihargai&#8217;, &#8216;Setiap Bangsa&#8217;, &#8216;Hentakkan Kaki Kawan&#8217; dan ditutup sebuah karya <strong>Munif Bahawan</strong> yang berjudul &#8216;Bunga Nirwana&#8217; dengan baik dan mengundang banyak penonton ramai datang ke panggung kecil di bawah pepohonan itu.</p>
<p>Seperti di lagu Hentakkan Kaki Kawan; <em>&#8220;&#8230;Jangan duduk berdirilah / hentakkanlah kaki kawan / juga tangan bertepuklah / berputarlah badan &#8230;</em>&#8220;, kolaborasi Debu dan Jazzmint membawakan lagu itu dengan atraktif membuat penonton berdiri ikut bertepuk dan bernyanyi. Ditengah nyanyian, Mustafa menyampaikan pesan, &#8220;Ini lagunya bersemangat. Karena apa pun yang kita kerjakan harus dengan semangat itu.&#8221;</p>
<p>Contoh aplikasi pesan itu ditunjukkan Debu di pentas Jak Jazz. Meski di awal kedatangan, mereka sedikit tidak yakin karena letak panggung seperti disebut Mustafa, &#8220;&#8230;agak ketutup dan tersingkir&#8230;&#8221; Namun mereka tetap semangat tampil maksimal dan sepakat menyebut kehadiran di Jak Jazz adalah kesempatan yang bagus. Debu berharap meski untuk itu butuh lebih banyak latihan, penampilan mereka dapat menambah jumlah pendengar sehingga pesan sampai lebih luas.</p>
<div id="attachment_4732" class="wp-caption alignright" style="width: 209px"><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2008/12/img_0862.jpg"><img class="size-medium wp-image-4732" title="img_0862" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2008/12/img_0862-199x300.jpg" alt="" width="199" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Yuyun George</p></div>
<p>Tentang kolaborasi Debu dengan format big band versi Jazzmint, Mustafa menyebutkan, &#8220;&#8230;Big band punya kalangan terbatas. Untuk di sini (di arena festival Jak Jazz, red) bagus. Sangat bisa banget. Namun untuk kemana-mana di Indonesia, mungkin bisa dikatakan belum (bisa).&#8221; dan ia lanjutkan, &#8220;(Kolaborasi) ini bagus dalam tempatnya. Tapi saya rasa kalau Debu untuk dirubah gaya tidak mungkin&#8230; Karena akan terlalu sempit buat pendengar Debu.&#8221;</p>
<p>Lagu pertama adalah lagu yang paling kental rasa swingnya. Lagu yang sudah dibuat bulan Mei lalu, baru dapat bentuknya setelah Yuyun mengubungi mereka beberapa hari yang lalu. Lagu yang berjudul Nikmat Tak Dihargai itu dimulai dengan inspirasi beat drum, baru kemudian masuk ke dalam gabungan musik etnik yang biasa Debu bawakan dengan unsur jazznya.<br />
Yuyun George menambahkan hasil kolaborasi big band-nya dengan Debu, &#8220;Saya sendiri takjub. Saya sendiri yang buat aransemennya. Karena terus terang lagu Debu itu indah. Aku penggemar Debu &#8230;,&#8221; kemudian kembali ia tegaskan di akhir wawancara, &#8220;&#8230;Takjub, aku sendiri, gila, ternyata (hasilnya) bagus ya, Ternyata OK banget!&#8221; Tepuk tangan untuk Debu! Dan tepuk tangan juga untuk Jazzmint big band yang tetap setia membawakan lagu-lagu Indonesia.</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Fnews%2F2008%2F12%2F01%2Fpesan-kehidupan-debu-di-jak-jazz-2008-2%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/news/2008/12/01/pesan-kehidupan-debu-di-jak-jazz-2008-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

