<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>wartajazz.com &#187; Java Jazz Festival</title>
	<atom:link href="http://www.wartajazz.com/category/festival/java-jazz-festival/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.wartajazz.com</link>
	<description>The Ultimate Jazz Source for Indonesian Jazz Lovers - Tempat Mangkal Pecinta dan Pemerhati Jazz di Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 01:41:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Joey DeFrancesco, Organis Jazz Terdahsyat di Planet Bumi!</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/festival/java-jazz-festival/2011/04/02/joey-defrancesco-organis-jazz-terdahsyat-di-planet-bumi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=joey-defrancesco-organis-jazz-terdahsyat-di-planet-bumi</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/festival/java-jazz-festival/2011/04/02/joey-defrancesco-organis-jazz-terdahsyat-di-planet-bumi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Apr 2011 10:58:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Thomas Anggoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Java Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Byron Landham]]></category>
		<category><![CDATA[Joey DeFrancesco]]></category>
		<category><![CDATA[Paul Bollenback]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=13122</guid>
		<description><![CDATA[Permainan spektakuler, aksi panggung atraktif, serta pengalaman juga prestasi segudang, Joey DeFrancesco adalah organis jazz paling dahsyat di planet bumi!
Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/02/java-jazz-on-the-move-hendrik-meurkens-maurice-brown-tony-monaco/' rel='bookmark' title='Java Jazz on the Move: Hendrik Meurkens &#8211; Maurice Brown &#8211; Tony Monaco'>Java Jazz on the Move: Hendrik Meurkens &#8211; Maurice Brown &#8211; Tony Monaco</a> <small>Java Jazz on the Move, Black Cat Jazz Supper Club...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/06/menikmati-smooth-jazz-bersama-acoustic-alchemy/' rel='bookmark' title='Menikmati Smooth Jazz Bersama Acoustic Alchemy'>Menikmati Smooth Jazz Bersama Acoustic Alchemy</a> <small>Duet gitar akustik Greg Carmichael dan Miles Gilderdale, Acoustic Alchemy,...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/13/sajian-penutup-hari-pertama-axis-java-jazz-festival-2011-roberta-gambarini/' rel='bookmark' title='Sajian Penutup Hari Pertama AXIS Java Jazz Festival 2011: Roberta Gambarini'>Sajian Penutup Hari Pertama AXIS Java Jazz Festival 2011: Roberta Gambarini</a> <small>Roberta Gambarini menutup hari pertama AXIS Java Jazz Festival 2011...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>AXIS Java Jazz Festival 2011</em></p>
<p>Predikat “The Finest Jazz Organist on the Planet!” yang disandang organis <strong>Joey DeFrancesco</strong> bukanlah sekedar isapan jempol belaka. Gelar tidak resmi tersebut dapat terargumentasi positif waktu menyaksikan langsung aksi Joey di atas panggung. Pada malam terakhir <strong>Java Jazz Festival 2011</strong>, ia tampil di C1 First Media Hall bersama dua rekan yang juga <em>ciamik</em>, <strong>Paul Bollenback</strong> (gitar) dan <strong>Byron &#8220;Wookie&#8221; Landham</strong> (drum) menjadi <strong>Joey DeFrancesco Trio</strong>. Bagi penikmat jazz <em>straight-ahead</em> tulen, kehadiran Joey boleh dikatakan sebagai obat kekecewaan; mengingat <strong>Charlie Haden</strong> dan <strong>Maria Schneider</strong> batal main di Java Jazz tahun ini.</p>
<p>Musikalitas Joey yang luar biasa adalah sebuah proses panjang yang terus-menerus diolah; Sejak usia enam tahun, Joey biasa nongkrong di klub di kawasan Philadelphia tempat sang <strong>“Papa”</strong>, <strong>John DeFrancesco</strong> menggelar pertunjukan. Ia mencuri perhatian sang legenda jazz <strong>Miles Davis</strong> di sebuah acara televisi lokal pada tahun 1987 (waktu itu usianya baru 16 tahun!) dan berujung ajakan untuk turut serta dalam tur bersama Miles setahun berselang.</p>
<p>Lincah jemari Joey di atas organ Hammond B-3 sangatlah spesifik; gaya soul-jazz dan groove bluesy serta modal jazz jelas terasa dalam tiap permainannya. Kentara juga bahwa salah satu inspirasi terbesarnya adalah organis jazz dari generasi terdahulu, <strong>Jimmy Smith</strong>. Tercatat dua kali Joey berkolaborasi dengan Jimmy dalam album <em>Incredible!</em> (2000) dan <em>Legacy</em> (2005), rekaman terakhir sebelum Jimmy wafat. Produktifitas Joey terlihat dari rekamannya yang lebih dari dua lusin (salah satunya bersama <strong>John McLaughlin</strong>, <em>After the Rain</em>, 1994) serta jadwal manggung yang rata-rata 200 kali per tahun. Selain itu, Joey adalah penerima anugerah “top organist” tiap tahunnya sejak 2003 oleh majalah <strong>Down Beat</strong>. Di samping sebagai organis, pemain trumpet, dan vokalis, Iapun sempat menjadi aktor, komposer, serta produser untuk film arahan <strong>Giancarlo Tallarico</strong>, <em>Moonlight Serenade</em> (2009).</p>
<p>Malam itu Joey memainkan nomor “Rock With You” yang terambil dari album <em>tribute</em> kepada mendiang “Raja Pop” <strong>Michael Jackson</strong>, <em>Never Can Say Goodbye: The Music of Michael Jackson</em> (HighNote Records, 2010) bergaya funky dengan selipan solo organ kompleks. Penonton yang mayoritas anak muda menyambut girang. Ada sebuah insiden ketika bass drum mengalami disfungsi, lebih tepatnya jebol. Alhasil, Byron tidak bisa melanjutkan permainan sebelum bagian terbesar dari drum set itu diganti. Pemeo “The show must go on” benar-benar terjadi, sembari menunggu datangnya bass drum pengganti, Joey berinisiatif untuk alih peran menjadi vokalis dengan menyanyikan tembang ballad “Nearness of You” teriring jentikan gitar Paul Bollenback.</p>
<div id="attachment_13123" class="wp-caption aligncenter" style="width: 512px"><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/04/Joey-DeFrancesco.jpg"><img class="size-full wp-image-13123 " src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/04/Joey-DeFrancesco.jpg" alt="Joey DeFrancesco" width="502" height="335" /></a><p class="wp-caption-text">Joey DeFrancesco</p></div>
<p>Joey makin gila waktu memberikan <em>encore</em>, nomor berdenyut boogie woogie, “Let the Good Times Roll.” Ia, secara harfiah, berakrobat di atas bangku organnya dan terlihat sesekali berpose terlentang pada susunan bilah-bilah organ bermerk <em>Hammond New B-3 Portable</em> tersebut. Konserpun berakhir selepas pukul sebelas malam. Permainan spektakuler, aksi panggung atraktif, serta pengalaman juga prestasi segudang, Joey DeFrancesco adalah organis jazz paling dahsyat di planet bumi!</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Ffestival%2Fjava-jazz-festival%2F2011%2F04%2F02%2Fjoey-defrancesco-organis-jazz-terdahsyat-di-planet-bumi%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/02/java-jazz-on-the-move-hendrik-meurkens-maurice-brown-tony-monaco/' rel='bookmark' title='Java Jazz on the Move: Hendrik Meurkens &#8211; Maurice Brown &#8211; Tony Monaco'>Java Jazz on the Move: Hendrik Meurkens &#8211; Maurice Brown &#8211; Tony Monaco</a> <small>Java Jazz on the Move, Black Cat Jazz Supper Club...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/06/menikmati-smooth-jazz-bersama-acoustic-alchemy/' rel='bookmark' title='Menikmati Smooth Jazz Bersama Acoustic Alchemy'>Menikmati Smooth Jazz Bersama Acoustic Alchemy</a> <small>Duet gitar akustik Greg Carmichael dan Miles Gilderdale, Acoustic Alchemy,...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/13/sajian-penutup-hari-pertama-axis-java-jazz-festival-2011-roberta-gambarini/' rel='bookmark' title='Sajian Penutup Hari Pertama AXIS Java Jazz Festival 2011: Roberta Gambarini'>Sajian Penutup Hari Pertama AXIS Java Jazz Festival 2011: Roberta Gambarini</a> <small>Roberta Gambarini menutup hari pertama AXIS Java Jazz Festival 2011...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/festival/java-jazz-festival/2011/04/02/joey-defrancesco-organis-jazz-terdahsyat-di-planet-bumi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pesta Musik Kuba di Java Jazz Festival</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/news/2011/03/24/pesta-musik-kuba-di-java-jazz-festival/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pesta-musik-kuba-di-java-jazz-festival</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/news/2011/03/24/pesta-musik-kuba-di-java-jazz-festival/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Mar 2011 10:14:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ceto Mundiarso</dc:creator>
				<category><![CDATA[Java Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Afro-Cuban All-Stars]]></category>
		<category><![CDATA[Buena Vista Social Club]]></category>
		<category><![CDATA[Juan de Marcos]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=13016</guid>
		<description><![CDATA[Marcos sengaja menampilkan hampir semua spektrum musik latin. Sebut saja mambo, cha cha, salsa, rumba, son montuno, timba, guajira atau danzón. Selain itu sedikit demi sedikit, Marcos tetap mencoba untuk memberikan inovasi modern terhadap lagu-lagu yang dimainkan.
Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/09/catatan-dari-hari-pertama-di-jakarta-international-java-jazz-festival-2011/' rel='bookmark' title='Catatan dari Hari Pertama di Jakarta International Java Jazz Festival 2011'>Catatan dari Hari Pertama di Jakarta International Java Jazz Festival 2011</a> <small>Tahun ini, musisi-musisi jazz Indonesia juga semakin terlihat mendominasi. Hari...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/08/carlos-santana-axis-java-jazz-festival-2011-%c2%a1bueno/' rel='bookmark' title='Carlos Santana @ AXIS Java Jazz Festival 2011: ¡Bueno!'>Carlos Santana @ AXIS Java Jazz Festival 2011: ¡Bueno!</a> <small>Gitaris lintas zaman, Carlos Santana, mengguncang Jakarta pada hari pertama...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/13/sajian-penutup-hari-pertama-axis-java-jazz-festival-2011-roberta-gambarini/' rel='bookmark' title='Sajian Penutup Hari Pertama AXIS Java Jazz Festival 2011: Roberta Gambarini'>Sajian Penutup Hari Pertama AXIS Java Jazz Festival 2011: Roberta Gambarini</a> <small>Roberta Gambarini menutup hari pertama AXIS Java Jazz Festival 2011...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_13050" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/03/Juan-De-Marcos-02-JJF-2011.jpg"><img class="size-medium wp-image-13050 " title="Juan De Marcos 02 - JJF 2011" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/03/Juan-De-Marcos-02-JJF-2011-300x178.jpg" alt="" width="300" height="178" /></a><p class="wp-caption-text">Juan de Marcos and the Afro-Cuban All Stars di Java Jazz Festival 2011 (Photo by Griven/Wartajazz)</p></div>
<p>Imbas dari <strong>Buena Vista Social Club</strong> memang luar biasa. Di samping menjadi jendela internasional akan keelokan musik dari Kuba, mereka juga menjadi patron para musisi muda Kuba untuk tetap berkarya setelah mengalami kemandegan selama 50 tahun lebih. Pengaruh kehadiran Buena Vista Social Club juga hadir ketika banyak musisi Kuba bisa mendapatkan lebih banyak lagi kesempatan untuk tampil di dunia internasional.</p>
<p><em>Bandleader</em>, aranger sekaligus komposer <strong>Juan de Marcos Gonzalez</strong>, yang ikut membidani munculnya Buena Vista Social Club ini akhirnya tampil di <a title="Cek-In di Mana 3 Hari Ini? (AXIS Java Jazz Festival 2011)" href="http://www.wartajazz.com/festival/2011/03/04/cek-in-di-mana-3-hari-ini-axis-java-jazz-festival-2011/">AXIS Jakarta International Java Jazz Festival 2011</a> dalam formasi <a title="Juan de Marcos &amp; Afro-Cuban All-Stars siap tampil di Java Jazz Festival 2011" href="http://www.wartajazz.com/festival/2011/01/31/juan-de-marcos-afro-cuban-all-stars-siap-tampil-di-java-jazz-festival-2011/"><strong>Juan de Marcos and the Afro-Cuban All Stars</strong></a>. &#8220;All Stars&#8221; di sini dapat diartikan menjadi sebuah persembahan untuk era-era keemasan untuk tradisi musik dari Kuba. Sebagian musisi pendukungnya pun juga terlibat dalam Buena Vista Social Club. Hanya saja penulis kurang akrab dengan lagu-lagu yang mereka tampilkan namun tanpa sedikitpun mengurangi kenikmatan dalam menyimak mereka. Ada beberapa komposisi yang ditampilkannya, antara lain adalah &#8216;Alto Songo&#8217;, &#8216;Habana del Este&#8217;, &#8216;Fiesta de la Rumba&#8217;, serta lagu terkenal &#8216;El Cuarto de Tula&#8217;. Album mereka &#8216;A Toda Cuba le Gusta&#8217; sempat menjadi nominator Grammy Awards tahun 1998.</p>
<p>Sedihnya lagi, kadang ingin sekali menari mengikuti irama mereka, seperti yang dilakukan ratusan penonton yang hadir di D1 Tebs Hall malam itu (5/3). Para penonton tersebut menikmati serta mengikuti irama dengan tarian salsa. Namun apa boleh buat dari pada malu karena tidak bisa menari salsa. Meriah dan eksotis sekali suasananya, seolah sedang berada dalam sebuah pesta rakyat di Havana.</p>
<p>Meski demikian, Marcos sengaja menampilkan hampir semua spektrum musik latin. Sebut saja <em>mambo, cha cha, salsa, rumba, son montuno, timba, guajira </em>atau<em> danzón</em>. Selain itu sedikit demi sedikit, Marcos tetap mencoba untuk memberikan inovasi modern terhadap lagu-lagu yang dimainkan.  Dalam sebuah wawancara dia menjelaskan, &#8220;We have to use all the heritage of Cuban music to create a sound of the future&#8221;.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Fnews%2F2011%2F03%2F24%2Fpesta-musik-kuba-di-java-jazz-festival%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/09/catatan-dari-hari-pertama-di-jakarta-international-java-jazz-festival-2011/' rel='bookmark' title='Catatan dari Hari Pertama di Jakarta International Java Jazz Festival 2011'>Catatan dari Hari Pertama di Jakarta International Java Jazz Festival 2011</a> <small>Tahun ini, musisi-musisi jazz Indonesia juga semakin terlihat mendominasi. Hari...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/08/carlos-santana-axis-java-jazz-festival-2011-%c2%a1bueno/' rel='bookmark' title='Carlos Santana @ AXIS Java Jazz Festival 2011: ¡Bueno!'>Carlos Santana @ AXIS Java Jazz Festival 2011: ¡Bueno!</a> <small>Gitaris lintas zaman, Carlos Santana, mengguncang Jakarta pada hari pertama...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/13/sajian-penutup-hari-pertama-axis-java-jazz-festival-2011-roberta-gambarini/' rel='bookmark' title='Sajian Penutup Hari Pertama AXIS Java Jazz Festival 2011: Roberta Gambarini'>Sajian Penutup Hari Pertama AXIS Java Jazz Festival 2011: Roberta Gambarini</a> <small>Roberta Gambarini menutup hari pertama AXIS Java Jazz Festival 2011...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/news/2011/03/24/pesta-musik-kuba-di-java-jazz-festival/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Paket Lengkap Olah Vokal Dari New York Voices</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/news/2011/03/24/paket-lengkap-olah-vokal-dari-new-york-voices/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=paket-lengkap-olah-vokal-dari-new-york-voices</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/news/2011/03/24/paket-lengkap-olah-vokal-dari-new-york-voices/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Mar 2011 20:52:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Thomas Anggoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Java Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[New York Voices]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=13039</guid>
		<description><![CDATA[New York Voices mewarnai gelaran AXIS Java Jazz Festival 2011 dengan kecanggihan olah vokal dan aransemen memikat.
Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/09/catatan-dari-hari-pertama-di-jakarta-international-java-jazz-festival-2011/' rel='bookmark' title='Catatan dari Hari Pertama di Jakarta International Java Jazz Festival 2011'>Catatan dari Hari Pertama di Jakarta International Java Jazz Festival 2011</a> <small>Tahun ini, musisi-musisi jazz Indonesia juga semakin terlihat mendominasi. Hari...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/06/menikmati-smooth-jazz-bersama-acoustic-alchemy/' rel='bookmark' title='Menikmati Smooth Jazz Bersama Acoustic Alchemy'>Menikmati Smooth Jazz Bersama Acoustic Alchemy</a> <small>Duet gitar akustik Greg Carmichael dan Miles Gilderdale, Acoustic Alchemy,...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/13/sajian-penutup-hari-pertama-axis-java-jazz-festival-2011-roberta-gambarini/' rel='bookmark' title='Sajian Penutup Hari Pertama AXIS Java Jazz Festival 2011: Roberta Gambarini'>Sajian Penutup Hari Pertama AXIS Java Jazz Festival 2011: Roberta Gambarini</a> <small>Roberta Gambarini menutup hari pertama AXIS Java Jazz Festival 2011...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>AXIS Java Jazz Festival 2011</em></p>
<p>Jauh datang dari benua seberang, grup vokal asal kota “The Big Apple” bernama <strong>New York Voices</strong> ini tampil prima di malam hari terakhir gelaran <strong>Java Jazz Festival 2011</strong>. Bertempat di C1 First Media Hall, kelompok nyanyi empat orang dengan gaya bermusik tipikal <strong>The Manhattan Transfer</strong> (hadir pada Java Jazz tahun lalu) dan <strong>Lambert, Hendricks &amp; Ross</strong> serta <strong>Singers Unlimited</strong>, menghibur audiens yang langsung menjadi fans instan mereka lewat suguhan komplit. Lagu-lagu lintas genre dibawakan dalam aransemen segar pun kecanggihan berolah vokal <strong>Peter Eldrige</strong>, <strong>Darmon Meader</strong>, <strong>Kim Nazarian</strong>, serta <strong>Lauren Kinhan</strong>.</p>
<div id="attachment_13040" class="wp-caption aligncenter" style="width: 512px"><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/03/New-York-Voices.jpg"><img class="size-full wp-image-13040" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/03/New-York-Voices.jpg" alt="New York Voices" width="502" height="335" /></a><p class="wp-caption-text">New York Voices</p></div>
<p>Kematangan musikal grup ini terbentuk lewat proses yang tidak sebentar. Lebih dari 20 tahun berdiri dengan album-album variatif baik atas nama mereka sendiri maupun sebagai penampil tamu musisi lain, membuat harmonisasi vokal New York Voices terasa pulen dan berkarakter kuat. Lekuk-lekuk <em>vocalese</em> nikmat terdengar waktu komposisi instrumental milik <strong>John Coltrane</strong>, “Moment’s Notice,” disajikan penuh energi. Judulnya beralih menjadi “Noticing the Moment,” Darmon memberi aksen dengan pula memainkan saksofon tenor selincah ia bernyanyi. Scat singing berdetak bebop turut ditampilkan pada “Darn That Dream” gubahan <strong>Jimmy van Heusen</strong>. Keduanya terambil dari album <em>A Day Like This</em> (MCG Jazz, 2007). Ada pula lagu balada “Cecilia” ciptaan <strong>Paul Simon</strong>, salah satu hit dalam <em>New York Voices Sing the Songs of Paul Simon</em> (RCA Victor, 1998). Penurunan tempo secara drastis tampak di nomor “I’ll Be Seeing You” dan “Portrait in Black and White” (Retrato Em Branco E Preto), sebuah bossa melankolis dari <strong>Antonio Carlos Jobim</strong>.</p>
<p>Menjelang akhir konser, tempo kembali dinaikkan lewat aransemen memikat atas lagu “Sing, Sing, Sing (With a Swing)” yang tentunya berbeda dengan versi komikal <strong>The Andrew Sisters</strong>. Akhirnya New York Voices menutup pertunjukan dengan sebuah <em>encore</em> interaktif. Mereka bernyanyi <em>bersama</em>, alih-alih <em>kepada</em> penonton melalui “Smack Dab in the Middle,” bergaya boogie woogie dengan sentuhan gospel ala <strong>Ray Charles</strong>. Benar-benar paket lengkap yang mengesankan. Penonton puas, penampil lega, semua senang.</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Fnews%2F2011%2F03%2F24%2Fpaket-lengkap-olah-vokal-dari-new-york-voices%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/09/catatan-dari-hari-pertama-di-jakarta-international-java-jazz-festival-2011/' rel='bookmark' title='Catatan dari Hari Pertama di Jakarta International Java Jazz Festival 2011'>Catatan dari Hari Pertama di Jakarta International Java Jazz Festival 2011</a> <small>Tahun ini, musisi-musisi jazz Indonesia juga semakin terlihat mendominasi. Hari...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/06/menikmati-smooth-jazz-bersama-acoustic-alchemy/' rel='bookmark' title='Menikmati Smooth Jazz Bersama Acoustic Alchemy'>Menikmati Smooth Jazz Bersama Acoustic Alchemy</a> <small>Duet gitar akustik Greg Carmichael dan Miles Gilderdale, Acoustic Alchemy,...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/13/sajian-penutup-hari-pertama-axis-java-jazz-festival-2011-roberta-gambarini/' rel='bookmark' title='Sajian Penutup Hari Pertama AXIS Java Jazz Festival 2011: Roberta Gambarini'>Sajian Penutup Hari Pertama AXIS Java Jazz Festival 2011: Roberta Gambarini</a> <small>Roberta Gambarini menutup hari pertama AXIS Java Jazz Festival 2011...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/news/2011/03/24/paket-lengkap-olah-vokal-dari-new-york-voices/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jopie Item and his New Combo</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/news/2011/03/21/jopie-item-and-his-new-combo/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=jopie-item-and-his-new-combo</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/news/2011/03/21/jopie-item-and-his-new-combo/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Mar 2011 10:23:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Adji Prasetyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Java Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=13035</guid>
		<description><![CDATA[Memang malam itu Jopie Item tidak lagi menggunakan nama – and his combo – tetapi kenyataan di atas panggung, permainan masing-masing personel dan harmonisasi kelompok masih bisa dirasakan dengan enak. Penonton sangat menikmatinya.
Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/15/george-duke-yang-bersahaja/' rel='bookmark' title='George Duke yang Bersahaja'>George Duke yang Bersahaja</a> <small>Menggunakan celana pantalon, berbaju lengan panjang putih di padu dengan...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/12/jazz-dan-keluarga/' rel='bookmark' title='Jazz dan Keluarga'>Jazz dan Keluarga</a> <small>Ternyata betul-betul nyata bahwa dengan komunikasi orangtua yang baik akan...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/15/fourplay-oh-fourplay-ku/' rel='bookmark' title='Fourplay  oh  Fourplay-ku'>Fourplay  oh  Fourplay-ku</a> <small>Lagu-lagu yang sangat akrab di telinga kita di antaranya ‘Wish...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_13052" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/03/Jopie-Item-JJF-2011.jpg"><img class="size-medium wp-image-13052" title="OLYMPUS DIGITAL CAMERA" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/03/Jopie-Item-JJF-2011-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Jopie Item di Java Jazz Festival 2011 (Photo by Caesar/Wartajazz)</p></div>
<p>Sore hari itu, langit di atas JIExpo Kemayoran belum gelap benar, dan perhelatan Jakarta International Java Jazz 2011 juga belum banyak menampilkan musisi di atas panggung. Namun demikian di depan panggung yang diberi “<em>title</em>” Java Jazz Stage sudah berkumpul 20-an orang, meski di atas panggung masih tertulis “<em>sound check</em>”. Tentunya mereka (ke-20 orang tersebut sangat mengenal musisi yang akan tampil 30 menit lagi).</p>
<p>Tepat pukul 18.45 si pembawa acara memanggil seorang gitaris yang telah malang melintang sejak tahun 70-an: <strong>Jopie Item</strong>. Malam itu yang menyertai Jopie di panggung adalah anak-anak muda yang usianya separoh usia Jopie Item (yang saat ini 56 tahun), <strong>Agus</strong> (keyboard), <strong>Dhika</strong> (Bass), <strong>Alen</strong> (drum), <strong>Yai Item</strong> (second gitar) serta 2 penyanyi <strong>Audy Item</strong> dan <strong>Doddy Katamsi</strong>.</p>
<p>Meski pernah mengaku bahwa beliau bukan gitaris jazz (karena lebih banyak main di musik pop) tapi mengaku bahwa sejak kecil sudah terbiasa mendengarkan musik jazz yang dimainkan oleh ayahnya (<strong>Lodie Item</strong> merupakan anggota komunitas jazz surabaya tahun 50-an, seangkatan dengan <strong>Bubi Chen, Jack Lesmana, Maryono, Didi Patirane</strong>). Malam itu sentuhan aliran “jazz” paling tidak bisa mengobati kangen penggemar acara musik “Nada dan Improvisasi” di TVRI kala itu. 20 penonton awal sudah bertambah menjadi 100-an yang diantaranya ada anak-anak muda juga.</p>
<p>Lagu demi lagu dibawakan dan semakin banyak saja penonton di depan panggung. Saat Audy Item membawakan 2 buah lagu, penontonpun semakin membludak. Pilihan lagu pop-jazz ternyata mampu menghibur hadirin malam itu. Petikan gitar Jopie Item meski tidak se-dahsyat ketika muda tetapi masih saja menyisakan ke-handalan seorang “gitaris” (yang pernah – paling tidak menurut penulis – lebih dari 9 album rekaman dengan musisi-musisi utama pada masanya: <strong>Utha Likumahua, Margie Segers, Christ Kayhatu, Rien Jamain, Dian Permana Poetra</strong>) dengan sebutan Jopie Item and his combo.</p>
<p>Memang malam itu Jopie Item tidak lagi menggunakan nama – and his combo – tetapi kenyataan di atas panggung, permainan masing-masing personel dan harmonisasi kelompok masih bisa dirasakan dengan enak. Penonton sangat menikmatinya.</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Fnews%2F2011%2F03%2F21%2Fjopie-item-and-his-new-combo%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/15/george-duke-yang-bersahaja/' rel='bookmark' title='George Duke yang Bersahaja'>George Duke yang Bersahaja</a> <small>Menggunakan celana pantalon, berbaju lengan panjang putih di padu dengan...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/12/jazz-dan-keluarga/' rel='bookmark' title='Jazz dan Keluarga'>Jazz dan Keluarga</a> <small>Ternyata betul-betul nyata bahwa dengan komunikasi orangtua yang baik akan...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/15/fourplay-oh-fourplay-ku/' rel='bookmark' title='Fourplay  oh  Fourplay-ku'>Fourplay  oh  Fourplay-ku</a> <small>Lagu-lagu yang sangat akrab di telinga kita di antaranya ‘Wish...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/news/2011/03/21/jopie-item-and-his-new-combo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>More, Another Side of Bubi Chen</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/news/2011/03/20/more-another-side-of-bubi-chen/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=more-another-side-of-bubi-chen</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/news/2011/03/20/more-another-side-of-bubi-chen/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Mar 2011 02:17:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ceto Mundiarso</dc:creator>
				<category><![CDATA[Java Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=12999</guid>
		<description><![CDATA["Di luar sana", tentu masih banyak yang menarik dan menantang. Bagaimana Count Basie Orchestra di era 1960an sudah memberanikan diri menamainkan The Beatles songbooks. Saat ini, sudah tidak terhitung lagi para musisi jazz legendaris dan terkenal menampilkan tembang-tembang di luar wilayah musik jazz pada umumnya.
Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/09/catatan-dari-hari-pertama-di-jakarta-international-java-jazz-festival-2011/' rel='bookmark' title='Catatan dari Hari Pertama di Jakarta International Java Jazz Festival 2011'>Catatan dari Hari Pertama di Jakarta International Java Jazz Festival 2011</a> <small>Tahun ini, musisi-musisi jazz Indonesia juga semakin terlihat mendominasi. Hari...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/06/buka-kado-llw-di-axis-java-jazz-festival-2011/' rel='bookmark' title='Buka Kado LLW di AXIS Java Jazz Festival 2011'>Buka Kado LLW di AXIS Java Jazz Festival 2011</a> <small>Siapa nyana, masterpiece Indra Lesmana beroleh nyawa lagi dalam formasi...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_13011" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/03/bubi-Chen-01-JJF-2011.jpg"><img class="size-medium wp-image-13011" title="bubi Chen 01 JJF 2011" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/03/bubi-Chen-01-JJF-2011-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a><p class="wp-caption-text">Bubi Chen di Java Jazz Festival 2011 (Photo by Arief Sukardono/Wartajazz)</p></div>
<p>&#8220;Kita harus belajar mencintai musik jazz dan bukan musik jazz&#8221;, Ujar <strong>Bubi Chen</strong>, pianis jazz legendaris Indonesia yang memperlihatkan semangat tinggi dalam bermusik meski beliau sudah duduk di kursi roda karena kaki kirinya sudah diamputasi atas penyakit gulanya yang beberapa tahun terakhir semakin kronis ini dalam kesempatan tampil di hari ketiga (6/3) AXIS Jakarta International Java Jazz Festival 2011. <em>Now or never</em>, di usia ke-73 pianis yang bermukim di Surabaya ini seperti tampak gerah dengan eksplorasi repertoire-repertoire jazz standard yang seolah berhenti di kawasan Broadway dan Tin Pan Alley New York.</p>
<p>&#8220;Di luar sana&#8221;, tentu masih banyak yang menarik dan menantang. Bagaimana <strong>Count Basie Orchestra</strong> di era 1960an sudah memberanikan diri menamainkan <strong>The Beatles</strong> <em>songbooks</em>. Saat ini, sudah tidak terhitung lagi para musisi jazz legendaris dan terkenal menampilkan tembang-tembang di luar wilayah musik jazz pada umumnya. Inspirasinya bisa saja datang dari karya-karya populer <strong>Michael Jackson</strong>, <strong>Madonna, Bjork, Radiohead</strong> bahkan sampai <strong>Rihanna a</strong>tau <strong>Beyonce</strong>. Bisa jadi, ke depan para komposer nasional pun bisa dipertimbangkan. Katakanlah seperti <strong>Ki Narto Sabda</strong>, <strong>Ismail Marzuki, Melly Goeslaw</strong> atau barangkali lagu-lagu yang populer ditampilkan oleh <strong>Chrisye</strong> atau malah <strong>Dewa</strong>.</p>
<p>Tak kalah semangat, Bubi Chen pada saat itu di Ruang Semeru Garuda Hall lantai 6 menampilkan lagu-lagu pop dari berbagai masa. Tidak ketinggalan pula mengundah beberapa penyanyi pop terkenal dan lagi naik daun sebagai bintang tamu. Pertunjukannya sendiri dibuka dengan <em>klangenan</em> koleksi standard &#8220;The Day of Wines and Roses&#8221;. Dalam kondisi kesehatan seperti yang disebut di atas, Bubi Chen juga masih tampil tidak mengecewakan para penonton yang memenuhi ruangan itu. Disusul juga masih dengan koleksi standard &#8216;Body and Soul&#8217;. Namun kali ini yang menyanyi adalah <strong>Amanda Sierra</strong>. Selanjutnya tembang yang populer ditampilkan <strong>ABBA</strong> &#8216;I Have a Dream&#8217; hadir. Dilanjutkan dengan <strong>Bee Gees</strong> <em>classic</em>, &#8216;More Than a Woman&#8217;. Mungkin Bubi Chen merasa lebih gaul dengan menampilkan beberapa hit Bee Gees lagi seperti &#8216;Emotions&#8217; dan sedikit goyang disko dengan &#8216;Staying Alive&#8217;. Belum termasuk tembang duetnya <strong>Barbara Streisand</strong> &amp; <strong>Barry Gibb</strong> &#8216;What Kind a Fool&#8217;. Milik mendiang Michael Jackson malam itu juga unjuk gigi dengan &#8216;Beat It&#8217;-nya.  Selain Sierra, para bintang tamu yang hadir malam itu antara lain <strong>Memes, Cindy Bernadatte, Lala Suwages, Eka Dewi </strong>sampai<strong> Soulmate. </strong></p>
<p>Dilihat dari segi aransemennya, masih kurang optimal. Seperti posisinya belum berimbang antara pop dan jazznya. Kali ini, pendulumnya lebih banyak ke musik popnya. Sebenarnya dengan memainkan karya-karya pop masa kini jika digarap lebih serius hasilnya sering mengagetkan dan bahkan memunculkan energi dan gairah baru dalam bereksplorasi atas sebuah materi lagu.</p>
<p>Menurut <strong>Eddy Syakroni</strong>, yang juga sebagai penjaga gawang ritmik malam itu, proyek album musik pop a la Bubi Chen ini sedianya direlease bersamaan dengan Java Jazz Festival 2011 ini, namun belum terealisasi karena masih terkendala masalah teknis. Sekeluarnya album tersebut, bisa jadi menjadi bagian kedua dari album Bubi Chen di tahun lalu, &#8220;The Many Colours of Bubi Chen&#8221; yang memainkan beberapa lagu pop dan rock seperti karya <strong>Deep Purple,</strong> <strong>Scorpion</strong> sampai <strong>Ronan Keating</strong>. Mungkin album Bubi Chen Plays Pop ini menjadi bagian kedua dari album sebelumnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Fnews%2F2011%2F03%2F20%2Fmore-another-side-of-bubi-chen%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/09/catatan-dari-hari-pertama-di-jakarta-international-java-jazz-festival-2011/' rel='bookmark' title='Catatan dari Hari Pertama di Jakarta International Java Jazz Festival 2011'>Catatan dari Hari Pertama di Jakarta International Java Jazz Festival 2011</a> <small>Tahun ini, musisi-musisi jazz Indonesia juga semakin terlihat mendominasi. Hari...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/06/buka-kado-llw-di-axis-java-jazz-festival-2011/' rel='bookmark' title='Buka Kado LLW di AXIS Java Jazz Festival 2011'>Buka Kado LLW di AXIS Java Jazz Festival 2011</a> <small>Siapa nyana, masterpiece Indra Lesmana beroleh nyawa lagi dalam formasi...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/news/2011/03/20/more-another-side-of-bubi-chen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Corrine Bailey Rae, Penghormatan Terhadap Perempuan</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/news/2011/03/19/corrine-bailey-rae-penghormatan-terhadap-perempuan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=corrine-bailey-rae-penghormatan-terhadap-perempuan</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/news/2011/03/19/corrine-bailey-rae-penghormatan-terhadap-perempuan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Mar 2011 09:51:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Adji Prasetyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Java Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Corrine Bailey Rae]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=13033</guid>
		<description><![CDATA[JJF 2011 menampilkan penyanyi kelahiran Inggris Corinne Bailey Rae. Wanita yang pernah mendapatkan nominasi Grammy Awards dan BRIT Awards serta memenangkan Album of the Year 2006 serta Best Contemporary Jazz Album sebagai artis pendukung dalam rekaman penyanyi jazz Herbie Hancock
Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/15/fourplay-oh-fourplay-ku/' rel='bookmark' title='Fourplay  oh  Fourplay-ku'>Fourplay  oh  Fourplay-ku</a> <small>Lagu-lagu yang sangat akrab di telinga kita di antaranya ‘Wish...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/08/carlos-santana-axis-java-jazz-festival-2011-%c2%a1bueno/' rel='bookmark' title='Carlos Santana @ AXIS Java Jazz Festival 2011: ¡Bueno!'>Carlos Santana @ AXIS Java Jazz Festival 2011: ¡Bueno!</a> <small>Gitaris lintas zaman, Carlos Santana, mengguncang Jakarta pada hari pertama...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/15/george-duke-yang-bersahaja/' rel='bookmark' title='George Duke yang Bersahaja'>George Duke yang Bersahaja</a> <small>Menggunakan celana pantalon, berbaju lengan panjang putih di padu dengan...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_13048" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/03/Corrine-JJF-2011.jpg"><img class="size-medium wp-image-13048" title="Corrine JJF 2011" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/03/Corrine-JJF-2011-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a><p class="wp-caption-text">Corrine Bailey Rae di Java Jazz Festival 2011 (Photo by Griven/WartaJazz)</p></div>
<p>Menurut catatan dan ingatan penulis sejak Java Jazz Festival (JJF) pertama, selalu saja ada penampilan artis wanita asing yang ditonjolkan, meskipun tidak mengurangi penghormatan kepada artis wanita dalam negeri.  Sebut saja sejak Java Jazz Festival pertama kali dilaksanakan tahun 2005 sebut saja <strong>Angie Stone</strong> – <strong>Michelle Collins</strong> kemudian <strong>Patti Austin</strong> (JJF 2006), <strong>Diane Schuur</strong> (JJF 2007), <strong>Renee Olstead</strong> (JJF 2008), <strong>Dianne Reeves</strong> &#8211; <strong>Laura Fygi</strong> (JJF 2009), <strong>Tony Braxton</strong> (JJF 2010) dan JJF 2011 menampilkan penyanyi kelahiran Inggris <strong>Corinne Bailey Rae</strong>. Wanita yang pernah mendapatkan nominasi Grammy Awards dan BRIT Awards serta memenangkan Album of the Year 2006 serta Best Contemporary Jazz Album sebagai artis pendukung dalam rekaman penyanyi jazz <strong>Herbie Hancock</strong>, ini tampil di hari pertama JJF tahun 2011 di panggung D2 Axis Hall tepat pukul 23.45 wib.</p>
<p>Saat panitia mengumumkan standar tata cara penyelamatan jika terjadi kebakaran atau bencana yang lain, penonton sudah tidak sabar lagi menunggu penampilan Corinne. Jam sudah menunjukkan pukul 00.00 ketika Corinne menyapa “hallo jakarta”, melantunlah lagu pertamanya ‘Are You Here’. Di dampingi oleh band pengiring yang layak maka pertunjukan malam itu sangat enak dilihat maupun didengar.</p>
<p>Pada lagu ke dua ‘Closer’ Corinne menanggalkan gitarnya dan hanya bernyanyi saja di dampingi ‘Steel Jingles’. Suaranya merdu. Kemudian berturut turut lagu berikutnya kembali menyanyi bersama gitarnya. ‘Till it Happens to You’, ‘Paper Dolls’, ‘I’d do it All Again’. Kadang-kadang dia menceritakan isi dan maksud lagu yang akan dinyanyikan sehingga penonton faham isi lagu dan bisa lebih “menikmati”. Khususnya untuk lagu ‘Put Your Record On’ Corinne mengajak penonton menyanyi bersama-sama. Lagu yang masuk dalam nominasi Grammy Award untuk kategori Record of the Year 2007 dan Song of the Year 2007 rupanya sudah banyak di hafal penonton. Tampak sekali bahwa Corinne menikmati suasana itu.</p>
<p>Demikian juga pada saat melantunkan lagu ‘Like a Star’ penontonpun ikut menyemarak-an pertunjukan malam itu. Akhirnya waktu juga yang harus memisahkan antara Corinne dan penonton, ditutuplah pertunjukan malam itu dengan lagu ‘The Sea’. Ternyata tidak salah bahwa penghormatan kepada wanita yang dilakukan oleh panitya JJF sejak JJF pertama hingga tahun 2011 benar-benar mengena. Dan harapan kita di tahun-tahun yang akan datang akan muncul tamu-tamu wanita yang lainnya.</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Fnews%2F2011%2F03%2F19%2Fcorrine-bailey-rae-penghormatan-terhadap-perempuan%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/15/fourplay-oh-fourplay-ku/' rel='bookmark' title='Fourplay  oh  Fourplay-ku'>Fourplay  oh  Fourplay-ku</a> <small>Lagu-lagu yang sangat akrab di telinga kita di antaranya ‘Wish...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/08/carlos-santana-axis-java-jazz-festival-2011-%c2%a1bueno/' rel='bookmark' title='Carlos Santana @ AXIS Java Jazz Festival 2011: ¡Bueno!'>Carlos Santana @ AXIS Java Jazz Festival 2011: ¡Bueno!</a> <small>Gitaris lintas zaman, Carlos Santana, mengguncang Jakarta pada hari pertama...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/15/george-duke-yang-bersahaja/' rel='bookmark' title='George Duke yang Bersahaja'>George Duke yang Bersahaja</a> <small>Menggunakan celana pantalon, berbaju lengan panjang putih di padu dengan...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/news/2011/03/19/corrine-bailey-rae-penghormatan-terhadap-perempuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mian Tiara &amp; D’ Organics Yang Santai dan Menyejukkan</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/festival/java-jazz-festival/2011/03/18/mian-tiara-d%e2%80%99-organics-yang-santai-dan-menyejukkan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mian-tiara-d%25e2%2580%2599-organics-yang-santai-dan-menyejukkan</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/festival/java-jazz-festival/2011/03/18/mian-tiara-d%e2%80%99-organics-yang-santai-dan-menyejukkan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Mar 2011 16:41:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Thomas Anggoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Java Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Mian Tiara & D’Organics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=12992</guid>
		<description><![CDATA[Penampilan Mian Tiara &#38; D' Organics pada gelaran AXIS Java Jazz Festival 2011, hari ketiga.
Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/festival/java-jazz-festival/2011/03/12/si-david-garfield-yang-okey/' rel='bookmark' title='Si David Garfield yang Okey'>Si David Garfield yang Okey</a> <small>Sudah tidak usah diragukan lagi permainan keyboard seorang David Garfield,...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/15/george-duke-yang-bersahaja/' rel='bookmark' title='George Duke yang Bersahaja'>George Duke yang Bersahaja</a> <small>Menggunakan celana pantalon, berbaju lengan panjang putih di padu dengan...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>AXIS Java Jazz Festival 2011</em></p>
<p>Sinar mentari terik menyengat sore itu. Ia menyuar lengan dan wajah para <em>javajazzer</em> yang berada di depan <strong>OSO Stage 2</strong>, panggung <em>outdoor</em> terletak di posisi belakang areal Jakarta International Expo, Kemayoran. Karena diguyur hujan malam sebelumnya dan sistem pembuangan air yang kurang baik, tampak genangan air di atas pelataran terbuat dari <em>conblock</em> tersebut. Sebab itu pula jadinya sebagian penonton memilih untuk menyaksikan dari jauh, kecuali para fotografer yang lebih rela berbecek-becek demi mendapatkan sudut pemotretan ideal.</p>
<div id="attachment_12993" class="wp-caption aligncenter" style="width: 512px"><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/03/Mian-Tiara.jpg"><img class="size-full wp-image-12993" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/03/Mian-Tiara.jpg" alt="Mian Tiara" width="502" height="335" /></a><p class="wp-caption-text">Mian Tiara</p></div>
<p>Meskipun hawa panas dan silau cahaya matahari, hati menjadi sejuk terhibur penampilan <strong>Mian Tiara &amp; D’ Organics</strong> dengan buaian musik juga narasi yang menghanyutkan. Dimulai lepas pukul empat sore, Mian membawa serta <strong>Aditya Bayu</strong> (guitar), <strong>Chaka Priambudi </strong>(kontrabas), <strong>Reza Achman</strong> (drum), berempat mereka sajikan tembang &#8211; tembang dari album debut <em>The Comfort of My Own Company</em> (Demajors, 2010). Kekuatan grup ini terdapat pada garapan musik deskriptif &#8211; personal, lewat lirik yang ditulis dan dinyanyikan oleh Mian secara naratif. Kentara sekali acuan pada figur <strong>Joni Mitchell</strong>, terutama dari cara Mian untuk menyampaikan pesan sehingga musiknya sungguh bercerita. Kalau di Brazil, ialah <strong>Luciana Souza</strong> yang punya preferensi serupa. Selebihnya, Mian Tiara adalah musisi eklektis, tidak terpaku pada suatu genre tertentu.</p>
<p>Nomor &#8211; nomor yang terdengar antara lain “Memories of You,” “Not Even Love,” “Disapih,” dan “Little Space in Between.” Mian Tiara tidak bernyanyi sendiri. Pada salah satu lagu ia mengundang saudari kembarnya naik ke panggung, Mian yang lain yaitu <strong>Mian Meuthia</strong> yang menyambut audiens dengan candaan, “… tenang, kalian nggak lagi mabuk kok, ini bukan double vision, hehehe … ,” berbalas tawa penonton. Dalam repertoar Mian hari itu, patut dipuji tafsiran atas tembang berjudul “Ini Rindu” milik komposer/penulis lagu <strong>Ismail Marzuki</strong>, yang kerap terlupakan. Ia punya sentuhan tersendiri dalam artikulasi dan frase, bernuansa <em>vintage</em> namun jauh dari kesan usang. Dengan epilog berbunyi:</p>
<p><em>…Tak akan mengerti</em><br />
<em>Tak pula pun tahu</em><br />
<em>Biar cuma aku</em><br />
<em>Ini rindu </em><br />
<em>Kamu orang yang punya.</em></p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Ffestival%2Fjava-jazz-festival%2F2011%2F03%2F18%2Fmian-tiara-d%25e2%2580%2599-organics-yang-santai-dan-menyejukkan%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/festival/java-jazz-festival/2011/03/12/si-david-garfield-yang-okey/' rel='bookmark' title='Si David Garfield yang Okey'>Si David Garfield yang Okey</a> <small>Sudah tidak usah diragukan lagi permainan keyboard seorang David Garfield,...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/15/george-duke-yang-bersahaja/' rel='bookmark' title='George Duke yang Bersahaja'>George Duke yang Bersahaja</a> <small>Menggunakan celana pantalon, berbaju lengan panjang putih di padu dengan...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/festival/java-jazz-festival/2011/03/18/mian-tiara-d%e2%80%99-organics-yang-santai-dan-menyejukkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Eastmania, Gandrung Eksplorasi Ketimuran</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/news/2011/03/18/eastmania-gandrung-eksplorasi-ketimuran/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=eastmania-gandrung-eksplorasi-ketimuran</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/news/2011/03/18/eastmania-gandrung-eksplorasi-ketimuran/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Mar 2011 16:40:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Thomas Anggoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Java Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Billy Cobham]]></category>
		<category><![CDATA[dwiki dharmawan]]></category>
		<category><![CDATA[Eastmania]]></category>
		<category><![CDATA[Kai Eckhardt]]></category>
		<category><![CDATA[kamal musallam]]></category>
		<category><![CDATA[Naseer Salameh]]></category>
		<category><![CDATA[Rasha Rizk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=12960</guid>
		<description><![CDATA[Eastmania hadir dalam rangkaian AXIS Java Jazz Festival 2011 lewat sajian musik eksploratif bervisi global, dengan menitikberatkan pada unsur ketimuran yang eksotis.
Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/06/menikmati-smooth-jazz-bersama-acoustic-alchemy/' rel='bookmark' title='Menikmati Smooth Jazz Bersama Acoustic Alchemy'>Menikmati Smooth Jazz Bersama Acoustic Alchemy</a> <small>Duet gitar akustik Greg Carmichael dan Miles Gilderdale, Acoustic Alchemy,...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/02/19/ari-roland-quartet-tampil-di-amerika/' rel='bookmark' title='Ari Roland Quartet tampil di @amerika'>Ari Roland Quartet tampil di @amerika</a> <small>Ari Roland Quartet menjadi musisi Jazz asal New York pertama...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/13/simakdialog-percakapan-itu-terus-bergulir-dan-patut-untuk-disimak/' rel='bookmark' title='simakDialog: Percakapan Itu Terus Bergulir dan Patut Untuk Disimak'>simakDialog: Percakapan Itu Terus Bergulir dan Patut Untuk Disimak</a> <small>Konser simakDialog di AXIS Java Jazz Festival 2011...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>AXIS Java Jazz Festival 2011</em></p>
<p>Meskipun bertempat di ruangan dengan tata suara dan akustik yang kurang mumpuni, toh penampilan band ini tetap berkesan. Bukan hanya karena personilnya yang dahsyat, namun terutama oleh sajian musik eksploratif bervisi global, dengan menitikberatkan pada unsur ketimuran yang eksotis. Berlangsung di hari kedua <strong>Java Jazz Festival 2011</strong>, <strong>Eastmania</strong> yang tercetus oleh gitaris/komposer <strong>Kamal Musallam</strong> dan membawa serta musisi legendaris <strong>Billy Cobham</strong> (drum) dan <strong>Kai Eckhardt</strong> (bas) juga vokalis <strong>Rasha Rizk</strong>, kibordis <strong>Dwiki Dharmawan</strong>, pun <strong>Nasser Salameh</strong> (perkusi), memberi nuansa bunyi yang menyegarkan.</p>
<div id="attachment_12961" class="wp-caption aligncenter" style="width: 512px"><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/03/Eastmania.jpg"><img class="size-full wp-image-12961" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/03/Eastmania.jpg" alt="Eastmania" width="502" height="335" /></a><p class="wp-caption-text">Eastmania</p></div>
<p>Enam musisi yang tergabung dalam Eastmania punya preferensi musik dengan latar belakang yang berbeda pula serta menjadi ciri khas masing-masing. Kamal yang hobi mengeksplorasi keragaman budaya dari tempat-tempat yang ia kunjungi, Billy dengan kiprahnya di supergrup <strong>Mahavisnu Orchestra</strong> dan ranah world music, Kai dengan segala inovasi selama tiga dekade hingga kini, Dwiki lewat proyek kolaborasi musik Nusantara, serta idiosinkrasi Timur Tengah atas diri Rasha dan Nasser. Segala unsur tersebut melebur jadi satu dalam olah bunyi berkelir jazz-rock-fusion.</p>
<p>Malam itu Eastmania hadir dengan garapan segar lewat unison modus-modus Persia dan belahan dunia lainnya, dalam ketukan ireguler dan kompleks. Makin seru tatkala berbalut energi rock distorsif. Tambah kentara geliat ketimuran itu waktu Kamal memainkan al-ʿūd (gambus) yang berpadu apik dengan vokal Rasha dan gertakan perkusi Nasser. Jelasnya, pertunjukan Eastmania meninggalkan kesan bahwa masih banyak teritori musik yang belum tergarap, seperti disuarakan lewat situs resminya, “…menorehkan perspektif baru dalam kultur musik yang sehat dan berpengaruh, untuk generasi mendatang serta menyatukan jiwa manusia, yang kini hilang termakan kebuntuan modernitas, tenggelam dalam komersialisasi bernama industri musik.”</p>
<p><em>Eastmania rocks!</em></p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Fnews%2F2011%2F03%2F18%2Feastmania-gandrung-eksplorasi-ketimuran%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/06/menikmati-smooth-jazz-bersama-acoustic-alchemy/' rel='bookmark' title='Menikmati Smooth Jazz Bersama Acoustic Alchemy'>Menikmati Smooth Jazz Bersama Acoustic Alchemy</a> <small>Duet gitar akustik Greg Carmichael dan Miles Gilderdale, Acoustic Alchemy,...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/02/19/ari-roland-quartet-tampil-di-amerika/' rel='bookmark' title='Ari Roland Quartet tampil di @amerika'>Ari Roland Quartet tampil di @amerika</a> <small>Ari Roland Quartet menjadi musisi Jazz asal New York pertama...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/13/simakdialog-percakapan-itu-terus-bergulir-dan-patut-untuk-disimak/' rel='bookmark' title='simakDialog: Percakapan Itu Terus Bergulir dan Patut Untuk Disimak'>simakDialog: Percakapan Itu Terus Bergulir dan Patut Untuk Disimak</a> <small>Konser simakDialog di AXIS Java Jazz Festival 2011...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/news/2011/03/18/eastmania-gandrung-eksplorasi-ketimuran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jose James Wish on the Moon</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/news/2011/03/18/jose-james-wish-on-the-moon/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=jose-james-wish-on-the-moon</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/news/2011/03/18/jose-james-wish-on-the-moon/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Mar 2011 16:04:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ceto Mundiarso</dc:creator>
				<category><![CDATA[Java Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=12974</guid>
		<description><![CDATA[Menonjol dengan corak crossover, campuran masa kini antara musik pop, soul, hip-hop, rock, elektronis dan jazz. Itulah sekilas gambaran warna dan spirit musik yang ditampilkan oleh Jose James  di AXIS Jakarta International Java Jazz 2011.
Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/15/fourplay-oh-fourplay-ku/' rel='bookmark' title='Fourplay  oh  Fourplay-ku'>Fourplay  oh  Fourplay-ku</a> <small>Lagu-lagu yang sangat akrab di telinga kita di antaranya ‘Wish...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_12982" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/03/Jose-James-JJF-2011.jpg"><img class="size-medium wp-image-12982" title="Jose James JJF 2011" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/03/Jose-James-JJF-2011-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Jose james di Java Jazz Festival 2011 (Photo by Darto/Wartajazz)</p></div>
<p>Hampir saja lepas dari perhatian penulis. <strong>Jose James</strong>. Vokalis kelahiran Minneapolis yang pertama namanya dikenal oleh publik justru muncul dari London ini memang cukup menjanjikan sebagai pendatang baru yang mempunyai bakat luar biasa. Saat ini, Jose sedang terlibat dalam beberapa proyek musik bersama <strong>Wynton Marsalis</strong> &amp; <strong>Jazz at the Lincoln Center</strong> dalam program &#8220;A Tribute to Billy Strayhorn&#8221; serta bergabung dalam tour internasional pianis jazz legendaris <strong>McCoy Tyner</strong> dalam tajuk “The Music of John Coltrane and Johnny Hartman&#8221;.</p>
<p>Tentu saja, pemenang Edison Award dan L’Académie du Jazz Grand Prix 2010 untuk kategori vokal jazz ini sendiri juga sudah mengeluarkan 3 album: &#8220;The Dreamer&#8221; (2008), &#8220;Blackmagic&#8221; (2010) dan &#8220;For All We Know&#8221; (2010). Penulis sendiri sebelumnya sudah mendengarkan album duet vokal/piano &#8220;For All We Know&#8221; yang direlease oleh label &#8220;the house that Trane built&#8221;, Impulse Records. Bayangannya sebelum menyaksikan pertunjukannya mengesankan suasana <em>after hours</em> sebuah klab jazz yang intim seperti yang ada dalam album tersebut.</p>
<p>Bayangan tersebut ternyata sama sekali meleset, meski sama-sama mengasyikkan. Kalau mengikuti beberapa album para vokalis pendatang baru seperti <strong>Jamie Cullum</strong> dengan &#8220;The Persuit&#8221; (2010) atau <strong>Norah Jones</strong> dengan &#8220;The Fall&#8221; (2009), di mana keduanya memang menonjol dengan corak <em>crossover</em>, campuran masa kini antara musik pop, soul, hip-hop, rock, elektronis dan jazz. Itulah sekilas gambaran warna dan spirit musik yang ditampilkan oleh Jose James  di AXIS Jakarta International Java Jazz 2011.</p>
<p>Jose tampil di event ini dua kali, Sabtu (5/3) dan Minggu (6/3). Tampil dengan setelan celana dan <em>blazer</em> hitam berkemeja putih plus dasi, <em>klimis </em>bak para pria kosmopolis, Jose dibantu oleh <strong>Grant Windsor</strong> (piano &amp; Fender Rhodes), <strong>Takuya Kuroda</strong> (trumpet), <strong>Chris Smith</strong> (bass) dan <strong>Richard Spaven</strong> (drum). Menampilkan beberapa komposisi dari 2 album pertama Jose. Mereka menampilkan &#8216;The Dreamer&#8217;, &#8216;Save Your Love for Me&#8217;, &#8216;Electromagnetic&#8217;, &#8216;Warrior&#8217;, &#8216;Blackmagic&#8217; dan &#8216;Park Bench People&#8217;.</p>
<p>Tren para penyanyi crossover jazz sepuluh tahun terakhir ini memang lebih mengadaptasi berbagai tren musik mutakhir, kombinasi antar genre musik. Bisa dilihat secara parsial per bagian instrumentasi. Antara drum, bass, keyboard, trumpet bisa berjalan dengan warnanya masing-masing. Seolah masing-masing bagian tersebut saling bertabrakan. Namun mereka masih menyisakan benang merah yang pas. Jenis-jenis musik yang ada dirajut, saling tumpang tindih membentuk sebuah harmoni menarik. Antara akustik dan elektronik, jazz, pop, hip-hop, soul atau musik rock. Kritisi musik <strong>Thom Jurek</strong> menyebutnya, &#8220;Apa yang dilakukannya adalah jiwa yang muncul dari musik jazz di abad 21 ini dan dalam semangat kedua tradisi, ia menciptakan sesuatu yang baru dari jejak yang akrab&#8221;.</p>
<p>Tidak mengherankan juga kalau Jose juga mencari identitasnya dengan tren ini. Meski diantara aktifitasnya juga sering menyanyikan koleksi-koleksi <em>American songbooks</em> dan dalam format akustik. Karakter suaranya sendiri unik. Ada artikulasi yang sengau dan terkadang hadir dengan cakupan nada tenor. Jadi seperti mendengarkan <strong>Johnny Hartman </strong>sekaligus <strong>Al Jarreau</strong>.  Tapi justru sinkron dengan warna musik yang ditampilkan. Eksistensi band pendukungnya juga sangat kuat. Bahkan terlitas di pikiran, vokalis ini telah menjadi instrumen tersendiri yang saling melengkapi untuk kelompok ini. Ingat salah satu tembang <strong>Billie Holiday</strong> &#8216;I Wish on the Moon&#8217;, seolah Jose mengajak kita ke bulan, sebuah perlambang perkembangan baru peradaban manusia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Fnews%2F2011%2F03%2F18%2Fjose-james-wish-on-the-moon%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/15/fourplay-oh-fourplay-ku/' rel='bookmark' title='Fourplay  oh  Fourplay-ku'>Fourplay  oh  Fourplay-ku</a> <small>Lagu-lagu yang sangat akrab di telinga kita di antaranya ‘Wish...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/news/2011/03/18/jose-james-wish-on-the-moon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>George Duke yang Bersahaja</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/news/2011/03/15/george-duke-yang-bersahaja/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=george-duke-yang-bersahaja</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/news/2011/03/15/george-duke-yang-bersahaja/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Mar 2011 02:00:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Adji Prasetyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Java Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[George Duke]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=12941</guid>
		<description><![CDATA[Menggunakan celana pantalon, berbaju lengan panjang putih di padu dengan rompi berwarna gelap sungguh menjadi trade mark yang membuat penampilan George Duke malam itu sangat bersahaja. Suara yang masih merdu meski power sudah banyak berkurang karena faktor usia tidak mengurangi ke-elokan penampilan di atas panggung
Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/15/the-great-george-benson-bag-2/' rel='bookmark' title='The Great George Benson (Bag. 2)'>The Great George Benson (Bag. 2)</a> <small>Tanpa bisa dilukiskan secara tepat dengan kata-kata. Tepat sekali panitia...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/festival/java-jazz-festival/2011/03/12/si-david-garfield-yang-okey/' rel='bookmark' title='Si David Garfield yang Okey'>Si David Garfield yang Okey</a> <small>Sudah tidak usah diragukan lagi permainan keyboard seorang David Garfield,...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/11/keindahan-sore-terekam-bersama-george-benson/' rel='bookmark' title='Keindahan Sore Terekam bersama George Benson'>Keindahan Sore Terekam bersama George Benson</a> <small> Pertunjukan yang bertepatan dengan suasana malam mingguan itu seperti...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_12958" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/03/George-Duke-JJF-2011.jpg"><img class="size-medium wp-image-12958" title="George Duke JJF 2011" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/03/George-Duke-JJF-2011-300x189.jpg" alt="" width="300" height="189" /></a><p class="wp-caption-text">George Duke All Stars di Java Jazz 2011 (Photo by Arief Sukardono/Wartajazz)</p></div>
<p>Penyandang gelar Bachelor of Music dari San Fransisco Conservatory of Music, malam itu membuka pertunjukkan dengan lagu manis ‘Sweet Baby’. Menggunakan celana pantalon, berbaju lengan panjang putih di padu dengan rompi berwarna gelap sungguh menjadi <em>trade mark</em> yang membuat penampilan <strong>George Duke</strong> malam itu sangat bersahaja. Suara yang masih merdu meski <em>power</em> sudah banyak berkurang karena faktor usia tidak mengurangi ke-elokan penampilan di atas panggung. Panitia Jakarta International Java Jazz Festival 2011 memilih Hall D2 Axis untuk penampilan George Duke. Sapaan ke penonton yang hangat menunjukkan kelas seorang musisi dunia, setelah berakhirnya lagu pertama. Dengan rendah hati pula George Duke memperkenalkan masing-masing pemain yang menemani pada malam itu bertajuk <strong>George Duke All Stars</strong>.</p>
<p>Lagu kedua-pun dilantunkan tanpa harus banyak berkata-kata selain perkenalan tadi. Diambilkan dari album lamanya (1998) bertajuk “After Hours” berjudul ‘It’s On’. Terlihat penonton muda pun dapat mengikuti komposisi lagu itu dengan baik, membuktikan komposisi tersebut tidak hanya dikenang oleh yang tua (umur 40-an) tetapi juga dikenal oleh yang muda (umur di bawah 30-an). Perpindahan lagu berikutnya tanpa ada kata-kata yang menyertai, hanya tepuk tangan meriah dari penonton yang mendandakan bahwa lagu telah berakhir. Selanjutnya George Duke membawakan lagu yang menjadi hits di tahun 2008 dalam album “Dukey Treats” yang berjudul ‘Every Hero’, melayanglah kenangan pribadi masing-masing penonton pada peristiwa-peristiwa yang menyertai lagu tersebut. Memang pantas jika banyak sekali musisi dunia yang pernah dan masih berkolaborasi dengannya, sebut saja <strong>Billy Cobham</strong>, <strong>Stanley Clarke</strong>, <strong>Al Jarreau</strong> dan <strong>George Benson</strong>, karena permainan keyboard dan pindah ke piano tanpa ada cela yang berarti. Serta kelincahan jari tangan menunjukkan bahwa tidak bisa dipisahkannya antara ”Duke” dan piano.</p>
<p>Sebelum menutup pertunjukan bersahaja malam itu, George Duke mengajak penyanyi muda berbakat Indonesia <strong>Cindi</strong> untuk menyanyikan lagu ‘Born to Love You’&#8230;</p>
<p><em>You walk into my live</em></p>
<p><em>And change the balance of my days</em></p>
<p><em>With your eyes you say</em></p>
<p><em>I’am yours and you are mine &#8230;&#8230;..</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>I’am here to say that</em></p>
<p><em>I was born to love you</em></p>
<p>Semoga dengan semangat lagu-lagu yang dibawakan George Duke All Stars malam itu bisa mengingatkan dan menggugah kita untuk lahir kembali dan memulai mencintai sesama, yang akhir-akhir ini semakin menghilang.</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Fnews%2F2011%2F03%2F15%2Fgeorge-duke-yang-bersahaja%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/15/the-great-george-benson-bag-2/' rel='bookmark' title='The Great George Benson (Bag. 2)'>The Great George Benson (Bag. 2)</a> <small>Tanpa bisa dilukiskan secara tepat dengan kata-kata. Tepat sekali panitia...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/festival/java-jazz-festival/2011/03/12/si-david-garfield-yang-okey/' rel='bookmark' title='Si David Garfield yang Okey'>Si David Garfield yang Okey</a> <small>Sudah tidak usah diragukan lagi permainan keyboard seorang David Garfield,...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/11/keindahan-sore-terekam-bersama-george-benson/' rel='bookmark' title='Keindahan Sore Terekam bersama George Benson'>Keindahan Sore Terekam bersama George Benson</a> <small> Pertunjukan yang bertepatan dengan suasana malam mingguan itu seperti...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/news/2011/03/15/george-duke-yang-bersahaja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

