<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>wartajazz.com &#187; Ngayogjazz</title>
	<atom:link href="http://www.wartajazz.com/category/festival/ngayogjazz/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.wartajazz.com</link>
	<description>The Ultimate Jazz Source for Indonesian Jazz Lovers - Tempat Mangkal Pecinta dan Pemerhati Jazz di Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Mar 2010 14:45:37 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Ngayogjazz…yok, ayo nge-workshop</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/2009/11/28/ngayogjazz-yok-nge-workshop/#utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=ngayogjazz-yok-nge-workshop</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/2009/11/28/ngayogjazz-yok-nge-workshop/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 02:40:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Roullandi N. Siregar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ngayogjazz]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=9289</guid>
		<description><![CDATA[Rangkaian kegiatan Ngayogjazz 2009 dibuka dengan sebuah workshop musik jazz  disampaikan oleh tiga pemusik yang tampil yaitu Harri Stojka, Albert Yap, dan Dwiki Dharmawan]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_9292" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/11/ngayogjazz-workshopdwiki.jpg"><img class="size-full wp-image-9292" title="Dwiki Dharmawan saat memberikan workshop di Ngayogjazz 2009" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/11/ngayogjazz-workshopdwiki.jpg" alt="Dwiki Dharmawan saat memberikan workshop di Ngayogjazz 2009" width="500" height="336" /></a><p class="wp-caption-text">Dwiki Dharmawan saat memberikan workshop di Ngayogjazz 2009</p></div>
<p>Rangkaian kegiatan <strong>Ngayogjazz 2009 </strong>dibuka dengan sebuah workshop musik jazz. Kegiatan yang berlangsung pada hari Jumat 20 November disampaikan oleh tiga pemusik yang akan tampil di festival keesokan harinya. Adalah <strong>Harri Stojka, Albert Yap, dan Dwiki Dharmawan </strong>yang bergantian membagi pengalaman kepada kurang lebih 50 peserta yang hadir di pendopo Rumah Budaya Tembi, Bantul, Yogyakarta.</p>
<p>Rasa antusias terlihat sejak workshop dimulai pagi hari pukul 10.00 lewat. Ini terlihat dari  aktivitas sebagian peserta yang ikut menyiapkan alat musik pendukung, lontaran-lontaran pertanyaan yang dipandu akrab pembawa acara, sampai kembali membereskan alat di akhir acara sore harinya.</p>
<p><strong>Harri Stojka </strong></p>
<p>Workshop dibuka oleh Harri Stojka dengan pembahasan teknis tentang pilihan gaya permainan gitarnya. Stojka membuka sesi ini dengan penampilannya bersama <strong>Claudius Jelinek.</strong> Sembari memetik gitar, ia menjelaskan trik-trik scale yang digunakan serta apa alasannya. Gitaris kelahiran Wina Austria ini menekankan bahwa perbedaan feeling dan gaya gipsi yang menjadi ciri khasnya ada pada drive yang digunakan. “The most important thing is a drive,” tegasnya.</p>
<p>Stojka mempraktekkan juga bagaimana gaya gitarannya lebih memilih kord-kord yang kompleks.<em> “Its  normal blues. Everybody loves, everybody likes, except me. I like normal blues but with more chords,” </em>sembari memberi contoh bunyi keduanya dengan tempo yang dilambatkan.</p>
<p>Gitaris ini memberikan referensi pada lick Joe Pass, George Benson, sampai legenda Django Reinhardt serta berpesan untuk selalu latihan yang intens. Sore itu penggemar The Beatles ini juga bercerita bagaimana ia membuat komposisinya. <em>“…Sometimes I composed song in my dreams. Most time I dream about my solo,” </em>kelakar Harri.</p>
<p><strong>Albert Yap </strong></p>
<p>Sesi kedua dibawakan oleh pemain bass asal Malaysia, Albert Yap, juga beserta kelompok musiknya, <strong>BassGrOoVe100</strong>. Pembahasannya adalah tentang bagaimana <em>ensemble building. </em></p>
<p>Albert memulai bahasannya tentang bagaimana pentingnya setiap pemusik untuk memahami karakteristik teman-teman se-grupnya, cara dia bermain, level permainannya, instrumen yang dipakai, dan paham apa fungsi instrumen yang dimainkan dalam kelompok itu.  Arahannya adalah terbentuk keseimbangan permainan dalam sebuah grup,  dimana ada tanggung jawab seorang pemusik terhadap band, konsep lagu, solois dan vokalis. Ini ia beri istilah “internal balance”.</p>
<p>Topik Albert selanjutnya adalah pembahasan tentang ritme yang berbeda saat sebuah lagu dimainkan; bossanova – contemporary R&amp;B – swing. Dia juga memberikan contoh bagaimana rhythm section memback-up seorang vokalis atau saat pemusik lain sedang solo. <em>“… We always practice solois. No matter what you play; jazz, rock, latin, bossanova. Siapa yang featuring di depan, that’s we feature. Because in music, this is a language. We tell a eachother what to do in musical language…”</em> paparnya.</p>
<p>Menarik pada sesi ini ketika dimajukan sebuah jamming dari peserta workshop. Terlihat penampilan mereka tidak kalah kelas. Pemain kibor BassGrOoVe100 bahkan memuji Andi Gomez, salah satu peserta workshop yang maju sebagai, “Dia mempunyai potensi yang tinggi untuk mencapai kejayaan…”</p>
<p><strong>Dwiki Dharmawan </strong></p>
<p>Workshop ditutup dengan sharing pengalaman yang diberikan oleh Dwiki Dharmawan. Pentolan kelompok Krakatau yang baru merilis album ketiga ini memberi judul “Exploring root of identity” untuk topik bahasannya.</p>
<p>Dwiki memulai ceritanya mulai dari awal karirnya bermusik. Dari belajar musik klasik, lalu membentuk Krakatau dan merilis lima album, dan di satu titik ia berpikir; “Benarkah bila kita ingin tetap masuk/eksis di pasar, harus mereduksi nilai-nilai ideal sebuah karya seni? Lalu benarkah kekuatan modal selalu melukai kreatifitas seniman? Benarkah market mengurangi kebebasan berekspresi?”</p>
<p>Pertanyaan-pertanyaan itu yang kemudian menjadi titik awal Dwiki beserta rekan-rekannya men-<em>reset </em>format fase kedua Krakatau serta landasan di dua solo album terakhirnya. Dengan beberapa ilustrasi rekaman konsernya, Dwiki menunjukkan bahwa ia seolah mendapat pencerahan untuk melihat kembali dan bereksplorasi dengan keanekaragaman tradisi musik Indonesia yang dipadukan dengan kecintaannya dengan musik jazz. Pengalamannya bersentuhan dengan ide-ide/idiom-idiom tradisional Indonesia  itulah yang kemudian diterjemahkan ke dalam musik seorang Dwiki Dharmawan.</p>
<p>Dia menambahkan, dari apa yang pernah dicobanya saat berinteraksi dengan banyak idiom tradisi, hal yang harus diperhatikan saat melakukan improvisasi adalah pemahaman blues. “… Root dari jazz adalah blues. Agak mustahil jika musisi langsung bermain jazz tanpa menguasai ilmu blues,” tegas Dwiki.</p>
<p>Sebelum menutup workshop sore itu, pemusik kelahiran Bandung 19 Agustus 1966 ini menitipkan sebuah pesan, “Anda bermain musik tidak usah takut-takut. Musik itu tidak ada yang salah. Adanya, yang enak sama (yang) tidak enak. Mungkin banyak musisi muda yang ingin populer, tapi pencarian/eksplorasi/nakal (harus) jalan terus. Bebaskan, bebaskan hati kita dan tidak usah takut. Karena kalau takut, main musiknya jadi terbatas.”</p>
<p>Pesan dari Dwiki ini setidaknya telah dibuktikan oleh panitia Ngayogjazz.  Mereka berhasil memberikan sebuah workshop yang nyata mendapat respon baik dari peserta, yang sebagian besar adalah para pemusik muda. Sebuah transfer pengalaman diharapkan telah terjadi di antara mereka sore itu. Baik di saat acara berlangsung maupun ketika mereka bertukar pikiran dengan lebih cair diluar forum workshop. Ini dapat menjadi bekal kedua belah pihak untuk bermusik yang lebih baik di masa yang akan datang.</p>
<p>Namun, agar visi Ngayogjazz untuk membangun masyarakat pendukung seni dapat mengena lebih luas, jangan takut jika di tahun mendatang juga diselenggarakan workshop untuk <em>stakeholders </em>yang lain. Tidak hanya workshop untuk pemusik. Mungkin bisa dicoba sebuah workshop untuk penonton agar mereka dapat berbagi bagaimana esensi menikmati pertunjukan musik jazz. Atau, workshop untuk penyelenggara acara musik jazz, workshop untuk media peliput kegiatan jazz, atau jenis-jenis workshop lainnya. Bagaimana? Yok, kita nge-workshop di Ngayogjazz.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/2009/11/28/ngayogjazz-yok-nge-workshop/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BNI Loyalti Program pada Jazz</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/2009/11/21/bni-loyalti-program-pada-jazz/#utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=bni-loyalti-program-pada-jazz</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/2009/11/21/bni-loyalti-program-pada-jazz/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 12:18:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Setiawan Basuni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Ngayogjazz]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=9153</guid>
		<description><![CDATA[Keikutsertaan Bank BNI dalam berbagai acara jazz sebut saja Ngayogjazz, UGM Jazz, Java Jazz Festival selama lima tahun terakhir merupakan bukti kontribusi bagi musik Jazz di Indonesia.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/11/bni-loyalty-program.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-9183" title="bni-loyalty-program" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/11/bni-loyalty-program.jpg" alt="bni-loyalty-program" width="300" height="200" /></a>Keikutsertaan Bank BNI dalam berbagai acara jazz sebut saja Ngayogjazz, UGM Jazz hingga ajang Jakarta International Java Jazz Festival selama lima tahun terakhir merupakan bukti kontribusi bagi perkembangan musik Jazz di Indonesia.</p>
<p>Loyalty program yang dikembangkan BNI untuk para nasabahnya memungkinkan berbagai event jazz berskala nasional dapat terlaksana dengan baik, bahkan untuk acara tertentu seperti Java Jazz  Festival, BNI membuat program khusus yang dikenal dengan istilah Buy One Get One Free dimana setiap pembelian satu buat tiket akan mendapatkan extra tiket sebanyak satu buah.</p>
<p>Tahun ini, bentuk lain dari dukungan BNI dengan mensponsori acara Ngayogjazz 2009 pada tanggal 20-21 November 2009 di Pasar Seni Gabusan Bantul Yogyakarta.</p>
<p>Acara yang dikemas dengan apik oleh Djaduk Ferianto dan team, menghadirkan suasana jazz yang berbeda dengan acara-acara panggung jazz di kota lain. Panggung ditata sedemikian rupa menyesuaikan lansekap alam yang tersedia, menghapus jarak antara musisi atau artis yang tampil dengan para penonton penikmat jazz.</p>
<p>Tahun ini Ngayogjazz akan dihiasi sejumlah bintang seperti Harry Stojka &amp; Claudius Jelinek (Austria), Dwiki Dharmawan, ESQI:EF &#8211; Syaharani, Bintang Indrianto, Arief Setiadi, Gerry Herb, BassGroove 100 (Malaysia),  I Wayan Sadra dan Sono Seni Ansamblenya, Purwanto &amp; Kua Etnika, Jur@sic Bigband ISI Yogyakarta plus kelompok komunitas baik dari Jakarta maupun tuan rumah Yogyakarta.</p>
<p>Bank BNI berkomitmen terus memajukan dunia musik Jazz Indonesia dengan loyalty program yang menarik untuk para nasabahnya. Tunggu kabar menarik lainnya dari Bank BNI.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/2009/11/21/bni-loyalti-program-pada-jazz/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Inilah Jadwal pertunjukan Panggung Ngayogjazz 2009</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/2009/11/21/jadwal-pertunjukan-ngayogjazz-2009/#utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=jadwal-pertunjukan-ngayogjazz-2009</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/2009/11/21/jadwal-pertunjukan-ngayogjazz-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 02:18:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Setiawan Basuni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Ngayogjazz]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=9152</guid>
		<description><![CDATA[Acara festival jazz yang merakyat, Ngayogjazz dengan tema Jazz basuki mawa beya, pada hari Sabtu 21 November 2009 akan dimulai pukul 15.00 wib. Berikut ini jadwal lengkapnya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Acara festival jazz yang merakyat, Ngayogjazz dengan tema Jazz basuki mawa beya, pada hari Sabtu 21 November 2009 akan dimulai pukul 15.00 wib.</p>
<p>Kali ini panitia membuat empat yaitu Stage Cokrowarsito(Main stage), Stage Basiyo(Stage Komunitas), Stage Condrolukito(Stage pasir) dan stage Kusbini(Stage tengah).</p>
<p>Berikut ini jadwal lengkap Ngayogjazz 2009.</p>
<p>Stage Cokrowarsito(Main stage)<br />
Time  /  Artis</p>
<ul>
<li>15.15        MC</li>
<li>15.20       Opening: Jurasic Bigbrass</li>
<li>16.05        Sambutan Panitia</li>
<li>16.10        Sambutan Dukuh Gabusan</li>
<li>16.15        Sambutan Bupati Bantul</li>
<li>16.25        Fanfare</li>
<li>16.27        Jathilan</li>
<li>16.32        Bridging Egrang, GBB</li>
<li>22.47        Harri stojk</li>
<li>23.35        Dwiki Darmawan feat  Dewa Budjana</li>
</ul>
<p>Stage Condrolukito (Stage pasir)<br />
Time  /  Artis</p>
<ul>
<li>18.37        I Wayan Sadra &amp; Sonoseni</li>
<li>19.26        Bassgrove</li>
<li>20.15        Bintang Indrianto feat Dewa Budjana</li>
<li>21.05        Bridging egrang, GBB</li>
</ul>
<p>Stage Basiyo (Stage Komunitas)<br />
Time  /  Artis</p>
<ul>
<li> 16.32       	MC, Launching</li>
<li> 17.40       Break Magrib (setting up)</li>
<li> 17.50       	Komunitas Jazz Kemayoran</li>
<li>18.35        	MC + Bridging Hadrah</li>
<li>18.40       David Manuhutu</li>
<li>19.29       	Komunitas Jazz Semarang</li>
<li>20.03      	Komunitas Blues</li>
<li>20.27      	Dona &amp; Friends</li>
<li>20.42      Setting up</li>
<li>20.46      	Gondho &amp;Friends</li>
<li>21.01      	Setting up</li>
<li>21.05       	Takin &amp; Friends</li>
</ul>
<p>Stage Kusbini (Stage tengah)<br />
Time  /  Artis</p>
<ul>
<li>21.07       Syaharani</li>
<li>21.56        Purwanto</li>
<li>22.41        Bridging Tilung</li>
</ul>
<table style="border-collapse: collapse; height: 907px;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="204">
<col style="width: 27pt;" width="36"></col>
<col style="width: 126pt;" width="168"></col>
<tbody>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt; width: 27pt;" width="36" height="17"></td>
<td style="border-left: medium none; width: 126pt;" width="168"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="border-top: medium none; height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-top: medium none; border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 13.5pt;" height="18">
<td style="border-top: medium none; height: 13.5pt;" height="18"></td>
<td style="border-top: medium none; border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 13.5pt;" height="18">
<td style="height: 13.5pt;" height="18"></td>
<td style="border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="border-top: medium none; height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-top: medium none; border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="border-top: medium none; height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-top: medium none; border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="border-top: medium none; height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-top: medium none; border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="border-top: medium none; height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-top: medium none; border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="border-top: medium none; height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-top: medium none; border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="border-top: medium none; height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-top: medium none; border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="border-top: medium none; height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-top: medium none; border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="border-top: medium none; height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-top: medium none; border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="border-top: medium none; height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-top: medium none; border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="border-top: medium none; height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-top: medium none; border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="border-top: medium none; height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-top: medium none; border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-top: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-top: medium none; border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="border-top: medium none; height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-top: medium none; border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="border-top: medium none; height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-top: medium none; border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="border-top: medium none; height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-top: medium none; border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="border-top: medium none; height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-top: medium none; border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 13.5pt;" height="18">
<td style="border-top: medium none; height: 13.5pt;" height="18"></td>
<td style="border-top: medium none; border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="border-top: medium none; height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-top: medium none; border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 13.5pt;" height="18">
<td style="border-top: medium none; height: 13.5pt;" height="18"></td>
<td style="border-top: medium none; border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 13.5pt;" height="18">
<td style="border-top: medium none; height: 13.5pt;" height="18"></td>
<td></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="border-top: medium none; height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="border-top: medium none; height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-top: medium none; border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="border-top: medium none; height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-top: medium none; border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="border-top: medium none; height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-top: medium none; border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="border-top: medium none; height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-top: medium none; border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="border-top: medium none; height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-top: medium none; border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="border-top: medium none; height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-top: medium none; border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="border-top: medium none; height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-top: medium none; border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 12.75pt;" height="17">
<td style="border-top: medium none; height: 12.75pt;" height="17"></td>
<td style="border-top: medium none; border-left: medium none;"></td>
</tr>
<tr style="height: 13.5pt;" height="18">
<td style="height: 13.5pt;" height="18"></td>
<td style="border-left: medium none;"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/2009/11/21/jadwal-pertunjukan-ngayogjazz-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dewa Budjana pastikan hadir di Ngayogjazz 2009</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/2009/11/19/dewa-budjana-pastikan-hadir-di-ngayogjazz-2009/#utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=dewa-budjana-pastikan-hadir-di-ngayogjazz-2009</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/2009/11/19/dewa-budjana-pastikan-hadir-di-ngayogjazz-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 17:20:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Setiawan Basuni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Ngayogjazz]]></category>
		<category><![CDATA[dewa budjana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=9128</guid>
		<description><![CDATA[Gitaris jazz kenamaan Dewa Budjana akhirnya memastikan diri hadir dalam Ngayogjazz 2009 yang digelar Jumat-Sabtu 20-21 November 2009 di Pasar Seni Gabusan Bantul Yogyakarta.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gitaris jazz kenamaan Dewa Budjana akhirnya memastikan diri hadir dalam Ngayogjazz 2009 yang digelar Jumat-Sabtu 20-21 November 2009 di Pasar Seni Gabusan Bantul Yogyakarta.</p>
<p>Kepastian kehadiran anggota band pop-rock kenamaan Gigi ini didapatkan setelah sempat tersiar kabar kalau Budjana kemungkinan batal bergabung dengan artis-artis jazz lain yang sudah mengkonfirmasi kehadirannya seperti Dwiki Dharmawan, Syaharani, Donny Suhendra, Bintang Indrianto dan lain-lain.</p>
<p>Tentu tidak mengherankan mengingat jadwal manggung maupun rekaman Budjana -demikian ia akrab disapa- cukup padat. Ia baru saja menyelesaikan rekaman bersama Java Jazz, kelompok yang kini digawangi Indra Lesmana, Donny Suhendra, Gilang Ramadhan, dan Mates.</p>
<p>Kehadiran konseptor kelompok Trisum di Yogyakarta dalam Ngayogjazz 2009 tahun ini menjadikan acara jazz festival dengan konsep memdekatkan jazz ke penonton ini makin semarak.</p>
<p>Selamat menikmati permainan gitar Budjana di Ngayogjazz 2009!.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/2009/11/19/dewa-budjana-pastikan-hadir-di-ngayogjazz-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Klinik jazz di Ngayogjazz 2009</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/2009/11/18/klinik-jazz-di-ngayogjazz-2009/#utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=klinik-jazz-di-ngayogjazz-2009</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/2009/11/18/klinik-jazz-di-ngayogjazz-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 16:17:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Setiawan Basuni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Ngayogjazz]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=9125</guid>
		<description><![CDATA[Ngayogjazz 2009 yang digelar di Bantul Yogyakarta tahun ini memiliki tambahan agenda yaitu adanya Klinik Jazz yang digelar pada pada 20 Nopember 2009, pukul 10 WIB, di Dusun Tembi, Bantul bersama Harri Stojka, Albert Yap dan Dwiki Dharmawan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ngayogjazz 2009 yang digelar di Bantul Yogyakarta tahun ini memiliki tambahan agenda yaitu adanya Klinik Jazz yang digelar pada pada 20 Nopember 2009, pukul 10:00 WIB, bertempat di Dusun Tembi, Bantul.</p>
<p>Ajie Wartono dari WartaJazz.com yang juga menjadi salah satu Board Director festival Ngayogjazz mengungkapkan bahwa workshop musik jazz akan dibawakan oleh tiga narasumber yang juga performer Ngayogjazz 2009. Mereka adalah Harri Stojka (Austria) yang akan memberikan workshop tentang bagaimana belajar jazz dari awal/basic, kemudian ada bassis Albert Yap (Malaysia) yang juga pentolan kelompok Eye2Eye Jazz Mix dan Bassgroove akan memberikan materi mengenai bagaimana membentuk sebuah group jazz. Disesi terakhir ada pianist/keyboardist pentolan grup Krakatau Dwiki Dharmawan yang memang piawai meramu atau meracik musik jazz dengan musik tradisi dan akan berbagai pengalamannya bagaimana melakukan hal tersebut.</p>
<p>Acara ini terbuka bagi umum dan gratis. Diharapkan mereka yang ingin mempelajari musik jazz dapat hadir dalam acara ini. Panitia menyarankan agar para peserta membawa alat musik, karena dimungkinkan adanya jam-session sebagai bagian dari klinik.</p>
<p>Acara Ngayogjazz 2009 merupakan tahun ketiga penyelenggaraan festival yang mengambil tema Jazz Basuki Mawa Beya dan akan digelar di Pasar Seni Gabusan, Bantul.</p>
<p>Sejumlah kegiatan lain juga sudah disiapkan misalnya peluncuran CD Kompilasi Jazz Jogja, Reriungan Komunitas Jazz Se-Indonesia, Festival Foto Ngayogjazz, dan tentu saja event pertunjukkan Ngayogjazz Bantul 2009 itu sendiri yang akan diadakan pada 21 Nopember 2009,  pukul 15:00 – 24:00 WIB.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/2009/11/18/klinik-jazz-di-ngayogjazz-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gitaris gipsy Harry Stojka terbang ke Ngayogjazz dari Austria</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/2009/11/16/gitaris-gipsy-harry-stojka-terbang-ke-ngayogjazz-dari-austria/#utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=gitaris-gipsy-harry-stojka-terbang-ke-ngayogjazz-dari-austria</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/2009/11/16/gitaris-gipsy-harry-stojka-terbang-ke-ngayogjazz-dari-austria/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 01:53:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Setiawan Basuni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Ngayogjazz]]></category>
		<category><![CDATA[Harri Stojka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=9084</guid>
		<description><![CDATA[Gitaris kelahiran Wina Austria 1957 keturunan gipsi-Roma, Harri Stojka, akan menjadi salah satu penampil unggulan Ngayogjazz 2009 yang akan digelar 20-21 November 2009 mendatang.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gitaris kelahiran Wina Austria 1957 keturunan gipsi-Roma, <strong>Harri Stojka</strong>, akan menjadi salah satu penampil unggulan Ngayogjazz 2009 yang akan digelar 20-21 November 2009 mendatang.</p>
<p><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/11/400px-Harri_Stojka_30.08.2008c.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-9087" title="400px-Harri_Stojka_30.08.2008c" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/11/400px-Harri_Stojka_30.08.2008c.jpg" alt="400px-Harri_Stojka_30.08.2008c" width="289" height="400" /></a></p>
<p>Penyuka Beatles ini akan datang bersama rombongan pada tanggal 18 November dengan transit melalui airport Soekarno-Hatta Cengkareng sebelum bertolak menuju kota gudeg keesokan harinya, demikian info teranyar yang didapatkan redaksi WartaJazz.com lewat media centre Ngayogjazz di Munggur 50 Yogyakarta.<br />
<object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="425" height="344" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/7lmb3zQinF8&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="344" src="http://www.youtube.com/v/7lmb3zQinF8&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p>Bagi Stojka, jazz berawal dari gaya bebop. Ia mengagumi karya Charlie Parker dengan mendengarkan albumnya tiada henti. Inspirasi lain datang juga dari gitaris jazz semacam George Benson, Joe Pass, Karl Ratzer dan tentu saja diatas segalanya <strong>Django Reinhardt</strong>.</p>
<p>Album Stojka terakhir dirilis tahun ini 2009 ini dengan judul ”In Between”, yang merupakan kombinasi gipsi jazz klasik dengan musik elektronik. Berikut ini daftar lengkap diskografinya.</p>
<ul>
<li><span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()">Harri Stojka Express / Sweet Vienna (1978)</span></li>
<li> <span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"><span style="direction: ltr; text-align: left;">Harri Stojka Express / Off The Bone (1980)</span><br />
</span></li>
<li> <span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"><span style="direction: ltr; text-align: left;">Harri Stojka / Live In Montreux (1981)</span><br />
</span></li>
<li> <span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"><span style="direction: ltr; text-align: left;">Harri Stojka Express / Camera (1981)</span><br />
</span></li>
<li> <span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"><span style="direction: ltr; text-align: left;">Harri Stojka Express / Tight (1982)</span><br />
</span></li>
<li> <span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"><span style="direction: ltr; text-align: left;">Harri Stojka Express / Brother to Brother (1985)</span><br />
</span></li>
<li> <span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"><span style="direction: ltr; text-align: left;">Harri Stojka Express / Live (1987) (1998 auf CD erschienen)</span> Harri Stojka Express / Live (released 1987) (1998 CD)</span></li>
<li> <span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"><span style="direction: ltr; text-align: left;">Harri Stojka / Say Yes (1985)</span> Harri Stojka / Say Yes (1985)</span></li>
<li> <span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"><span style="direction: ltr; text-align: left;">Gon Shanel (2000)</span> Gon Shanel (2000)</span></li>
<li> <span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"><span style="direction: ltr; text-align: left;">Gitancoeur (2000)</span> Gitancoeur (2000)</span></li>
<li> <span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"><span style="direction: ltr; text-align: left;">Harri Stojka &amp; Gitancoeur unplugged (2002)</span> Harri Stojka Gitancoeur &amp; unplugged (2002)</span></li>
<li> <span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"><span style="direction: ltr; text-align: left;">Live at the Roma Wedding (2004)</span> Live At The Roma Wedding (2004)</span></li>
<li> <span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"><span style="direction: ltr; text-align: left;">A Tribute To Swing (2005)</span> A Tribute To Swing (2005)</span></li>
<li> <span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"><span style="direction: ltr; text-align: left;">Harri Stojka gipsysoul &#8211; Garude Apsa (2005)</span> Harri Stojka gipsy soul &#8211; Garude Apsa (2005)</span></li>
<li> <span onmouseover="_tipon(this)" onmouseout="_tipoff()"><span style="direction: ltr; text-align: left;">Stoika &amp; Stojka &#8211; Just another City (2008)</span> Stoika &amp; Stojka &#8211; Just Another City (2008)</span></li>
</ul>
<p>Stojka dijadwalkan memberikan workshop jazz pada hari Jumat, 20 November 2009. Informasi lebih lanjut mengenai program Stojka di Ngayogjazz, dapat menghubungi 0274-512561.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/2009/11/16/gitaris-gipsy-harry-stojka-terbang-ke-ngayogjazz-dari-austria/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gathering komunitas jazz se-Indonesia di Ngayogjazz 2009</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/2009/11/13/gathering-komunitas-jazz-se-indonesia-di-ngayogjazz-2009/#utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=gathering-komunitas-jazz-se-indonesia-di-ngayogjazz-2009</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/2009/11/13/gathering-komunitas-jazz-se-indonesia-di-ngayogjazz-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 23:03:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Setiawan Basuni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Ngayogjazz]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas Jazz]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=9010</guid>
		<description><![CDATA[Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, komunitas jazz hadir dan berkembang di Indonesia. WartaJazz.com dan Ngayogjazz mengagas diadakannya Gathering Komunitas Jazz se-Indonesia di Ngayogjazz 2009.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir terutama lima tahun terakhir, komunitas jazz hadir dan berkembang sedemikian rupa. Beberapa diantaranya bahkan memiliki kegiatan yang membuat nama komunitas (jazz) mereka menyeruak diantara hingar bingar jazz di Indonesia.</p>
<p>Sebut saja Komunitas Jazz Kemayoran, Klab Jazz Bandung atau C Two Six (C26) Surabaya yang memiliki kegiatan rutin saban bulan dan memiliki anggota ratusan orang. Bahkan Bali Jazz Forum, Batam Jazz Forum dan Makassar Jazz Society sudah berhasil menyelenggarakan sebuah festival jazz berskala nasional dan internasional.</p>
<p>Daerah-daerah lain tak mau kalah, Palembang, Riau, Balikpapan, Samarinda misalnya juga kini memiliki komunitas dan mulai berbenah untuk meningkatkan aktifitas kegiatannya.</p>
<p>Uniknya, komunitas tadi tidak melulu berkumpulnya para pemain atau musisi maupun mereka yang baru belajar menguasai instrumen dan mulai bermain musik Jazz. Namun ada pula komunitas yang isinya justru pendengar atau penikmat musik jazz yang &#8216;berkumpul&#8217; lantaran ada radio yang memutar siaran jazz, seperti yang terjadi di Kaltim Jazz Lovers, Samarinda.</p>
<p>Oleh karenanya, WartaJazz.com dan Ngayogjazz melihat perlu diadakannya Gathering Komunitas Jazz untuk menjalin silaturahmi antara komunitas, menguatkan program masing-masing dan berbagi segala pernak-pernik persoalan dan tantangan serta solusi yang dapat diambil dalam komunitas masing-masing.</p>
<p>Acara tersebut digelar sebagai bagian dari festival Ngayogjazz yang diadakan pada tanggal 21 November 2009 bertempat di Pasar Seni Gabusan, Bantul Yogyakarta.</p>
<p>Beben S.M dari Komunitas Jazz Kemayoran akan memberikan presentasi Mengelola dan Mengembangkan komunitas Jazz &#8211; Studi Kasus KJK. Musisi pentolan kelompok Kua Etnika, Djaduk Ferianto juga akan hadir dalam gathering ini.</p>
<p>Panitia bahkan menyediakan akomodasi 3 hari 2 malam untuk perwakilan komunitas yang hadir. So, apakah komunitas anda sudah terdaftar?. Segera hubungi Ajie Wartono di 0812-270-1719 untuk informasi lebih lanjut.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/2009/11/13/gathering-komunitas-jazz-se-indonesia-di-ngayogjazz-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dwiki Dharmawan &amp; ESQI:EF feat Syaharani di Ngayogjazz 2009</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/2009/11/11/dwiki-dharmawan-esqief-feat-syaharani-di-ngayogjazz-2009/#utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=dwiki-dharmawan-esqief-feat-syaharani-di-ngayogjazz-2009</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/2009/11/11/dwiki-dharmawan-esqief-feat-syaharani-di-ngayogjazz-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 06:02:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Setiawan Basuni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ngayogjazz]]></category>
		<category><![CDATA[dwiki dharmawan]]></category>
		<category><![CDATA[ESQI:EF]]></category>
		<category><![CDATA[syaharani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=8999</guid>
		<description><![CDATA[Pergelaran NgayogJazz 2009, sebuah festival dengan konsep mendekatkan diri Jazz ke penonton dan berpindah-pindah lokasi saban tahunnya akan kembali digelar. Syaharani dengan ESQI:EF atau Queenfireworksnya plus Dwiki Dharmawan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pergelaran NgayogJazz 2009, sebuah festival dengan konsep mendekatkan diri Jazz ke penonton dan berpindah-pindah lokasi saban tahunnya akan kembali digelar Sabtu 21 November 2009 mendatang di Pasar Seni Gabusan Bantul Yogyakarta.</p>
<p style="text-align: center;" mce_style="text-align: center;"><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/11/ngayogjazz-poster-2009-01.jpg" mce_href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/11/ngayogjazz-poster-2009-01.jpg"><img class="size-full wp-image-9004 aligncenter" title="ngayogjazz-poster-2009-01" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/11/ngayogjazz-poster-2009-01.jpg" mce_src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/11/ngayogjazz-poster-2009-01.jpg" alt="ngayogjazz-poster-2009-01" width="413" height="604"></a><br mce_bogus="1"></p>
<p>Pianis handal yang merupakan pimpinan Krakatau Band, Dwiki Dharmawan memastikan akan ambil bagian dalam acara yang berlangsung mulai tanggal 20 November dengan memberikan workshop untuk mereka yang berminat mendalami keyboard atau piano sebagai instrumen pilihan.</p>
<p>Dwiki Dharmawan yang diagendakan bermain bersama musisi-musisi muda Yogyakarta akan membawa hands keyboard yang kerap menemaninya berkeliling dunia mulai dari Meksiko, Swiss, Belanda, Italia hingga Amerika Serikat dan Kanada.</p>
<p>Sementara itu Syaharani, penyanyi cantik asal Malang yang dikenal karena debut albumnya bersama para maestro Jazz Indonesia seperti Bubi Chen dan Benny Likumahuwa, juga akan hadir dengan mengusung kelompoknya Queenfireworks yang kini di-rebranding dengan nama ESQI:EF. Ikut serta dalam rombongan ESQI:EF nanti, mantan gitaris Krakatau, Donny Suhendra.</p>
<p>Dalam pesan pendeknya ke Redaksi WartaJazz.com, Ra &#8211; nama akrab Syaharani berujar, &#8220;Berharap teman-teman yang ada di Jogja enjoy, dan yang gak di Jogja pada ke Jogja. Biar beda suasana, he&#8230;he&#8230;he&#8230;ESQI:EF dengan gembira akan menyajikan beberapa lagu baru&#8230;&#8221;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/2009/11/11/dwiki-dharmawan-esqief-feat-syaharani-di-ngayogjazz-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bintang Indrianto, Arief Setiadi dan Gerry Herb hiasi Ngayogjazz 2009</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/2009/11/04/bintang-indrianto-arief-setiadi-dan-gerry-herb-di-ngayogjazz-2009/#utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=bintang-indrianto-arief-setiadi-dan-gerry-herb-di-ngayogjazz-2009</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/2009/11/04/bintang-indrianto-arief-setiadi-dan-gerry-herb-di-ngayogjazz-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 15:17:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Setiawan Basuni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Ngayogjazz]]></category>
		<category><![CDATA[Arief Setiadi]]></category>
		<category><![CDATA[Bintang Indrianto]]></category>
		<category><![CDATA[Gerry Herb]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=8939</guid>
		<description><![CDATA[Bintang Indrianto, Arief Setiadi dan Gerry Herb pastikan hadir di Ngayogjazz 2009 yang diselenggarakan di Pasar Seni Gabusan, Bantul Yogyakarta pada Sabtu, 21 November 2009.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/11/ngayogjazz-2009.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-8940" title="ngayogjazz-2009" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/11/ngayogjazz-2009.jpg" alt="ngayogjazz-2009" width="300" height="200" /></a><a href="http://www.wartajazz.com/2009/06/03/serambi-jazz-juni-hadirkan-bintang-indrianto-akordeon-dan-indra-aziz-beatpop-project/">Bintang Indrianto</a></strong> (bass), <strong>Arief Setiadi </strong>(sax) dan <strong>Gerry Herb </strong>(drums) memastikan diri hadir dalam acara Ngayogjazz 2009 yang akan diselenggarakan di Pasar Seni Gabusan, Bantul Yogyakarta pada Sabtu, 21 November 2009.</p>
<p>Kepastian ini diutarakan Bintang lewat jaringan social Facebook yang diamini Arief Setiadi dan Gerry Herb. Mereka bertiga hadir dalam format <a href="http://www.wartajazz.com/2009/02/13/fusion-trio-explosion-di-taman-ismail-marzuki/"><strong>Philosophy</strong></a>, sesuai dengan album yang mereka rilis bertiga beberapa bulan lalu.</p>
<p>Ngayogjazz yang memiliki konsep mendekatkan musik jazz ke publik, mengetengahkan konsep unik yakni jazz masuk desa. Acara festival yang terbuka untuk umum alias tanpa dipungut bayaran digelar diberbagai tempat yang selalu berpindah-pindah, sehingga memunculkan nuansa yang selalu berbeda saban tahun.</p>
<p>Pertama kali digelar tahun 2007 di padepokan Bagong Kussudiardjo, yang merupakan desa tempat tinggal Djaduk Ferianto, pentolan grup Kua Etnika yang tersohor itu. <a href="http://www.wartajazz.com/2008/11/24/ngayogjazz-2008-nja-jazz-desa-milang-kori/">Ngayogjazz 2008</a> lalu acara digelar di Desa Tembi, tak jauh dari kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta dengan tema Njajazz desa milang kori. Tahun 2009 ini panitia mengambil tema Jazz basuki mawa beya.</p>
<p>Penasaran seperti apa musik yang akan disajikan trio Philosophy nanti?. Jika anda tinggal diluar Yogya, maka pastikan segera mempersiapkan tiket perjalanan plus dengan penginapannya!.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/2009/11/04/bintang-indrianto-arief-setiadi-dan-gerry-herb-di-ngayogjazz-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ngayogjazz 2008: Nja- Jazz Desa Milang Kori</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/2008/11/24/ngayogjazz-2008-nja-jazz-desa-milang-kori/#utm_source=rss&amp;utm_medium=rss&amp;utm_campaign=ngayogjazz-2008-nja-jazz-desa-milang-kori</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/2008/11/24/ngayogjazz-2008-nja-jazz-desa-milang-kori/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2008 03:00:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Setiawan Basuni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ngayogjazz]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=4475</guid>
		<description><![CDATA[Acara pembukaan Ngayogjazz 2008 di gelar di panggung Ting Clebung ditandai dengan pemukulan lesung secara bersama. Ada monyet beragam warna dan boneka raksasa bersama pemain egrang plus ibu-ibu PKK Desa Tembi.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="../wp-content/uploads/2008/11/ngayogjazz-2008.jpg"><img class="size-full wp-image-4382 alignright" title="ngayogjazz-2008" src="../wp-content/uploads/2008/11/ngayogjazz-2008.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a>Desa Wisata Tembi, Timbulharjo, Sewon, Bantul, mendadak penuh sesak dengan ribuan penikmat, pemerhati maupun sekedar ingin tahu-musik jazz, Minggu (23/1). Apa pasal?, Ngayogjazz 2008 &#8211; sebuah pertunjukan berskala festival, bertajuk ”Nja- Jazz Desa Milang Kori” digelar seharian.</p>
<p>Djaduk Ferianto bersama Wartajazz.com menggelar hajatan yang tidak dipungut biaya ini, agar jazz kembali ke &#8220;khittah&#8221;-nya sebagai musik yang bebas untuk dinikmati oleh siapapun, dalam kondisi apapun dan strata sosial manapun.</p>
<p>Acara pembukaan Ngayogjazz di gelar di panggung Ting Clebung ditandai dengan pemukulan lesung oleh Plt Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata DIY Dian Anggraeni, Kepala Dinas BudPar Kab Bantul, Suyoto, Kepala Dusun Tembi, Ibnu dan Ibu Ida Idham Samawi- Istri Bupati Bantul.</p>
<p>Sebelumnya Golek Gung yang terdiri boneka-boneka raksasa, pemain egrang tradisional berkostum blankon jawa ditemani monyet warna-warni menjadi jembatan sekaligus menyapa para hadirin yang baru tiba di lokasi pertunjukan yang tepat berada didepan Galeri Tembi Kontemporer yang dirangkai dengan penampilan Djembe Merdeka yang terdiri dari 4 orang pemain.</p>
<p>Menariknya disisi kiri dan kanan panggung, anak-anak tumplek blek menyaksikan acara yang tanpa gap ini. Mereka, baik penduduk Desa Tembi dan sekitarnya maupun yang datang bersama keluarga (bahkan dari Jakarta!), tampak menikmati sajian pembukaan ini sambil ditemani kacang godok dan pisang rebus yang disediakan gratis. Selain itu sebagian wartawan dan pengunjung tampak sibuk mengakses internet karena Desa ini dilengkapi dengan sarana internet wireless gratis.</p>
<p>Sajian berikutnya di Panggung Ting Clebung yang dipandu MC Lusy Laksita dan Dibyo Primus, mengetengahkan <strong>Gejog Lesung</strong> dari ibu-ibu PKK Desa Tembi yang dirangkai penampilan tiga pemain bass yaitu Yoga, Victro dan Indra dengan seorang penabuh drum, Andri dalam <strong>Yovia Project. </strong>Mereka membawakan 4 buah lagu yaitu Get Down on It (Kool and the Gang), Allegra el Corazon (Tribal), Come Together (The Beatles) dan Yamko Rambe Yamko, sebuah lagu dari Papua.</p>
<p><strong>Zefanya Hartaniputra </strong>atau yang akrab disapa Zefa, pianis muda asal kota kembang Bandung, menjadi pamungkas penampilan di stage Ting Clebung pada pukul 17.00 dengan menyajikan beberapa buah lagu diantaranya Someday, dan Bubuy Bulan, yang dibawakan oleh <strong>Mika</strong>, adik kandung Zefa. Pianis yang belajar musik klasik sejak usia 6 tahun dan mulai nge-jazz sejak 9 tahun ditemani oleh <strong>Mahesa </strong>(drum) dan <strong>Yoyok </strong>(bass) serta <strong>Erwin </strong>(gitaris) dari <strong>Alldint Community, </strong>sebuah komunitas jazz di Jogja.</p>
<p>Pengunjung yang memadati panggung yang memiliki setting dibawah sebuah pohon besar ini kemudian mulai bergerak menuju panggung Sak Munine yang menghadirkan kesenian tradisional <strong>Cokekan</strong>. Sebagian yang lain ada yang berhenti karena sepanjang jalan banyak warung dadakan dari masyarakat desa Tembi yang menyajikan beragam sajian kuliner.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/2008/11/24/ngayogjazz-2008-nja-jazz-desa-milang-kori/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
