<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>wartajazz.com &#187; Interview</title>
	<atom:link href="http://www.wartajazz.com/category/interview/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.wartajazz.com</link>
	<description>The Ultimate Jazz Source for Indonesian Jazz Lovers - Tempat Mangkal Pecinta dan Pemerhati Jazz di Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 01:41:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Wawancara singkat bersama Sergio Mendes</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/interview/2011/05/19/wawancara-singkat-bersama-sergio-mendes/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=wawancara-singkat-bersama-sergio-mendes</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/interview/2011/05/19/wawancara-singkat-bersama-sergio-mendes/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 May 2011 14:12:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ceto Mundiarso</dc:creator>
				<category><![CDATA[Interview]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=13381</guid>
		<description><![CDATA[Rasanya tak bosan-bosan mendengarkan salah satu koleksi bossa klasik ‘Mas Que Nada’. Tentu saja, wartajazz.com beruntung untuk wawancara singkat via telpon bersama musisi yang pertama mempopulerkan lagu tersebut, Sergio Mendes. Beberapa saat lalu, Mendes baru saja mengeluarkan 2 album sekaligus “Celebration: A Musical Journey” dan soundtrack musik film anyar “Rio”.
Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/interview/2011/03/07/wawancara-eksklusif-george-benson/' rel='bookmark' title='Wawancara Eksklusif George Benson'>Wawancara Eksklusif George Benson</a> <small>Kepada Wartajazz George Benson bercerita tentang aransemen Nelson Riddle, James...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/interview/2011/05/18/wawancara-dengan-iwan-abdie/' rel='bookmark' title='Wawancara dengan Iwan Abdie'>Wawancara dengan Iwan Abdie</a> <small>Iwan Abdie adalah personil Bali Lounge yang kini merilis album...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/interview/2011/05/03/wawancara-dengan-devian-zikry/' rel='bookmark' title='Wawancara dengan Devian Zikry'>Wawancara dengan Devian Zikry</a> <small>Saxophonis Devian Zikry merilis album terbarunya Morning Glance yang dirilis...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/05/SergioMendes.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-13383" title="SergioMendes" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/05/SergioMendes-300x226.jpg" alt="" width="300" height="226" /></a>Rasanya tak bosan-bosan mendengarkan salah satu koleksi bossa klasik ‘Mas Que Nada’. Tentu saja, wartajazz.com beruntung untuk wawancara singkat via telpon bersama musisi yang pertama mempopulerkan lagu tersebut, Sergio Mendes. Beberapa saat lalu, Mendes baru saja mengeluarkan 2 album sekaligus “Celebration: A Musical Journey” dan soundtrack musik film anyar “Rio”. Berikut cuplikan wawancaranya</p>
<p><strong>WartaJazz</strong> (<strong>WJ</strong>):<em> Halo, apa kabar? Sehat saja kan?</em><strong> </strong></p>
<p><strong>Sergio Mendes</strong> (<strong>SM</strong>): Baik, saya dalam keadaan fit sekarang</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>WJ</strong>: <em>Tahun ini, anda mengeluarkan 2 album sekaligus</em>?</p>
<p><strong>SM</strong>: Benar, saya mempunyai dua proyek proyek tahun ini. Meskipun salah satunya adalah CD ganda kompilasi, “Celebration: A Musical Journey”, yang mencakup berbagai hits yang saya hasilkan sejak awal karier. Anda bisa menyimak banyak lagu terkenal di dalamnya. Baik karya-karya saya sendiri atau dari para komposer terkemuka lain. Semua diaransemen dalam warna samba dan bossa nova. Selain itu, saya juga ikut terlibat dalam pembuatan soundtrack film “Rio”. Film karya sutradara terkemuka yang juga berasal dari Brasil, <strong>Carlos Saldanha</strong>.</p>
<p><strong>WJ</strong>: <em>Saya sendiri belum melihat film animasi itu, bagaimana hubungannya dengan karya-karya anda</em>?</p>
<p><strong>SM</strong>: Saya bertindak sebagai produser dalam soundtrack film “Rio”. Film animasi tersebut menggambarkan suatu keriangan, keceriaan dan kegembiraan yang berkaitan dengan negara kami, Brasil. Tokoh-tokoh film animasi fable tersebut digambarkan dengan berbagai kekayaan flora dan fauna khas Brasil. Kaitannya dengan musik saya adalah keharmonisan dengan warna samba dan bossas yang juga merepresentasikan kegembiraan dan berbagai suasana emosi lainnya masyarakat Brasil. Saya bangga bisa ikut berperan serta dalam proyek ini dan pertama kali juga bagi saya untuk memproduseri soundtrack film.</p>
<p><strong>WJ</strong>: <em>Saya lihat beberapa foto yang ada dalam booklet “Celebration: A Musical Journey”. Mereka semua teman anda, termasuk dengan <strong>Pele</strong> dan <strong>Mick Jagger</strong></em>?</p>
<p><strong>SM</strong>: Pele adalah sahabat dekat saya. Dia adalah pahlawan kami. Mick Jagger sekedar kenal saja dan sudah lama tidak berhubungan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>WJ</strong>: <em>Coba kita kembali ke awal karier anda, mengapa anda tidak melanjutkan sebagai pianis musik klasik</em>?</p>
<p><strong>SM</strong>: Ketika masih muda saya pernah belajar musik klasik di sebuah konservatorium. Di samping belajar main piano musik klasik. Pada saat itu bossa nova datang dan menjadi trend yang digemari. Akhirnya saya mulai banyak mendengar rekaman-rekaman pianis jazz terkemuka dan sempat membentuk formasi trio di tahun 1960. Kesempatan berkarier sebagai pianis jazz semakin besar ketika <strong>Stan Getz, Herbie Mann, Dizzy Gillespie</strong> dan lain-lain sering tampil di Brasil. Demikian juga saya dalam menyikapi perkembangan ini. Bagaimana saya merasa tertantang dengan kombinasi secara harmoni dan melodi antara musik jazz dan Brasil. Tetapi, sampai sekarang saya masih mencintai musik klasik juga</p>
<p><strong>WJ</strong>: <em>Anda sukses besar ketika tembang ‘Never Gonna Let You Go’ menjadi hit di berbagai negara. Apakah anda merasakan sesuatu yang berbeda ketika dalam dunia bossa, jazz &amp; pop</em>?</p>
<p><strong>SM</strong>: Saya rasa tidak ada perbedaan besar di antaranya. Semua tentang harmoni dan melodi. Hal yang terpenting adalah bagaimana kita bisa tampil sebaik mungkin di setiap kesempatan dan jadilah diri sendiri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Finterview%2F2011%2F05%2F19%2Fwawancara-singkat-bersama-sergio-mendes%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/interview/2011/03/07/wawancara-eksklusif-george-benson/' rel='bookmark' title='Wawancara Eksklusif George Benson'>Wawancara Eksklusif George Benson</a> <small>Kepada Wartajazz George Benson bercerita tentang aransemen Nelson Riddle, James...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/interview/2011/05/18/wawancara-dengan-iwan-abdie/' rel='bookmark' title='Wawancara dengan Iwan Abdie'>Wawancara dengan Iwan Abdie</a> <small>Iwan Abdie adalah personil Bali Lounge yang kini merilis album...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/interview/2011/05/03/wawancara-dengan-devian-zikry/' rel='bookmark' title='Wawancara dengan Devian Zikry'>Wawancara dengan Devian Zikry</a> <small>Saxophonis Devian Zikry merilis album terbarunya Morning Glance yang dirilis...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/interview/2011/05/19/wawancara-singkat-bersama-sergio-mendes/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wawancara dengan Iwan Abdie</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/interview/2011/05/18/wawancara-dengan-iwan-abdie/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=wawancara-dengan-iwan-abdie</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/interview/2011/05/18/wawancara-dengan-iwan-abdie/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 May 2011 10:11:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Setiawan Basuni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Interview]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=12985</guid>
		<description><![CDATA[Iwan Abdie adalah personil Bali Lounge yang kini merilis album perdananya berjudul Brand New Day. Kami mewawancarainya untuk mengetahui konsep dan cerita dibalik album tersebut.
Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/interview/2011/05/03/wawancara-dengan-devian-zikry/' rel='bookmark' title='Wawancara dengan Devian Zikry'>Wawancara dengan Devian Zikry</a> <small>Saxophonis Devian Zikry merilis album terbarunya Morning Glance yang dirilis...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/interview/2011/03/07/wawancara-eksklusif-george-benson/' rel='bookmark' title='Wawancara Eksklusif George Benson'>Wawancara Eksklusif George Benson</a> <small>Kepada Wartajazz George Benson bercerita tentang aransemen Nelson Riddle, James...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/festival/2011/04/18/brand-new-heavis-bakal-hadir-di-la-menthol-lights-sunday-jazz-festival/' rel='bookmark' title='Brand New Heavis bakal hadir di LA Menthol Lights Sunday Jazz Festival'>Brand New Heavis bakal hadir di LA Menthol Lights Sunday Jazz Festival</a> <small>Magicworx Entertainment bekerjasama dengan LA Menthol Lights dan turut didukung...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/05/iwan_abdie_cover_album_brand_new_day.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-13357" title="iwan_abdie_cover_album_brand_new_day" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/05/iwan_abdie_cover_album_brand_new_day.jpg" alt="" width="300" height="290" /></a>Iwan Abdie </strong>adalah personil Bali Lounge yang kini merilis album perdananya berjudul <strong>Brand New Day. </strong>Kami mewawancarainya untuk mengetahui konsep dan cerita dibalik album tersebut: Berikut petikannya:</p>
<p><strong>WartaJazz: Jelasin konsep album mu dong?</strong><br />
<em>Iwan Abdie: Album Brand New Day adalah album ceritaku dari awal sampai tahap pencapaian solo album. Jadi lebih ke cerita dan kasih spirit/ semangat bahwa apa yang kita impikan dengan doa dan perjuangan semuanya mungkin. Terjelaskan dalam syair dan musik yang spiritable.</em><br />
<em>Bentuk cerita sengaja diterjemahkan dalam cinta atau hubungan dua orang supaya lebih tercerna ke seluruh lapisan pendengar dan penikmat musik. Tetapi dalam cover album semua terjelaskan</em></p>
<p><strong>WartaJazz: Bisa ceritain Brand New Day maksudnya apa?<br />
</strong><em>Iwan Abdie: Brand New Day adalah judul album solo saya yg pertama, kenapa Brand New  Day? Saya berfikir bahwa album solo ini adalah pencapaian luar biasa yg  harus saya syukuri. Artinya tak berhenti sampai disini, ini adalah  langkah baru saya untuk perjuangan berikutnya. Sederhananya Brand New  Day adalah semangat baru untuk perjuangan baru.</em></p>
<p><strong>WartaJazz: Siapa aja yang diajak untuk menggarap album ini, berapa lama prosesnya hingga jadi CD ?</strong><br />
<em>Iwan Abdie: 1 tahun sampai jadi CD. Alvin Lubis (MD), Echa Soemantri, Adhtya Pratama, Andre Dinuth, Ira Batti, dan beberapa musisi di album Bali Lounge2 (ada 3 lagu Bali Lounge2 yang dimasukkan di dalam album ini)</em> <em>Pada lagu Sudahlah habisi saja extended version selain musisi diatas kita kerjasama dengan Budi PM, dan Ilyas Muhadji</em></p>
<p><strong>WartaJazz: Lagu apa yang dijagokan?</strong><br />
<em>Iwan Abdie: Saat ini single pertama adalah Sudahlah(habisi saja) track ke 2 dari album Brand New Day</em><br />
<em> iwan abdie: alhamdulillah singhle ini sudah ada diposisi terbaik di    radio2 tanah air, seperti Hard Rock FM, Mustang, Trax FM, dan lain2.</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><strong>WartaJazz: Sudahlah Habisi saja itu cerita soal apa sih?<br />
</strong><em>Iwan Abdie: Sudahlah (habisi saja) bercerita tentang  hubungan  pasangan yang sudah tak sehat. Kadang mengakhiri hubungan  dengan tegas  adalah baik daripada menggantungkan suatu hubungan. Pesan  sesungguhnya  yang ingin saya sampaikan adalah ketika kita terbentur  pada suatu  masalah jangan terpaku pada satu jalan keluar, masih banyak  jalan keluar  yang bisa kita temukan. Pantang menyerah.</em></p>
<p><strong>WartaJazz: Lagu Ku Mau Kau Ada, gampang dikenali. Cerita soal apa sih lagu ini? </strong><em><br />
</em><em>Iwan Abdie: C</em>erita tentang hubungan dua orang, putus, tapi  kemudian sadar bahwa pasangan dia adalah <em>soulmate</em>nya. Tetapi sebenarnya  saya cerita tentang keberadaan Tuhan dihati kita. Bahwa tiap kegiatan  kita diperlukan niat yg baik dan Tuhan. Sehingga hasil pekerjaan kita  manfaat.</p>
<p><strong>Apa itu bakal jadi single ke dua?</strong><br />
<em>Iwan Abdie: Respon &#8216;kumau kau ada&#8217; sangat positif, bisa menjadi kemungkinan single  ke-2, kami masih proses diskusi untuk ini.</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><strong>WartaJazz: Komposisi lagu di album ini kan dikerjakan sendiri. Apa ini hasil mengumpulkan karya atau dikerjakan khusus dalam periode tertentu ?</strong><br />
<em>Iwan Abdie: Kebanyakan kita bikin pada waktu masa produksi, artinya memang ada periode tertentu. Tetapi beberapa materi memang sudah ada bentuk mentahnya sebelum proses produksi berlangsung. Sejak 3 tahun setelah kontrak saya persiapkan beberapa materi yang mungkin bisa masuk di album ini.</em></p>
<p><strong>WartaJazz: Itu artinya sejak 2007 ? atau 2008?</strong><br />
<em>Iwan Abdie: 2007 saya kontrak, proses produksi pada 2009an. Karena memang ada beberapa hal sehingga proses produksi album solo saya baru bisa dikerjakan tahun tersebut</em></p>
<p><strong>WartaJazz: Kendala apa yang dihadapi. Bukankah itu adalah tahun ketika Bali Lounge kedua merilis album dengan pergantian formasi cukup banyak?</strong><br />
<em>Iwan Abdie: Lebih kepada program produksi label musik</em></p>
<p><strong>WartaJazz: </strong><strong> </strong><strong>Bagaimana anda menilai personifikasi anda sendiri?</strong><br />
<em>Iwan Abdie: </em><em>Berawal dari  pribadi yang tertutup, dan kurang percaya diri. Dengan  belajar dari  pengalaman hidup, bertemu dengan berbagai macam tipe  manusia, masalah  dan tuntutan hidup membuat saya tumbuh menjadi pribadi  yang mandiri,  kepercayaan diri lebih baik, dan bijak dalam berbagai  masalah.  Insya Allah akan terus belajar lebih baik.</em></p>
<p><strong>WartaJazz: Untuk membantu pemasaran apa rencana yg sudah dibuat?</strong><br />
<em>Iwan Abdie: Saat ini lebih proaktif radio dan tv.</em></p>
<p><em><br />
</em></p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Finterview%2F2011%2F05%2F18%2Fwawancara-dengan-iwan-abdie%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/interview/2011/05/03/wawancara-dengan-devian-zikry/' rel='bookmark' title='Wawancara dengan Devian Zikry'>Wawancara dengan Devian Zikry</a> <small>Saxophonis Devian Zikry merilis album terbarunya Morning Glance yang dirilis...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/interview/2011/03/07/wawancara-eksklusif-george-benson/' rel='bookmark' title='Wawancara Eksklusif George Benson'>Wawancara Eksklusif George Benson</a> <small>Kepada Wartajazz George Benson bercerita tentang aransemen Nelson Riddle, James...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/festival/2011/04/18/brand-new-heavis-bakal-hadir-di-la-menthol-lights-sunday-jazz-festival/' rel='bookmark' title='Brand New Heavis bakal hadir di LA Menthol Lights Sunday Jazz Festival'>Brand New Heavis bakal hadir di LA Menthol Lights Sunday Jazz Festival</a> <small>Magicworx Entertainment bekerjasama dengan LA Menthol Lights dan turut didukung...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/interview/2011/05/18/wawancara-dengan-iwan-abdie/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wawancara dengan Devian Zikry</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/interview/2011/05/03/wawancara-dengan-devian-zikry/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=wawancara-dengan-devian-zikry</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/interview/2011/05/03/wawancara-dengan-devian-zikry/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 May 2011 18:06:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Setiawan Basuni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Interview]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=13264</guid>
		<description><![CDATA[Saxophonis Devian Zikry merilis album terbarunya Morning Glance yang dirilis oleh DiscTarra/Platinum Records. Kami berkesempatan ngobrol dengan Devian - demikian ia akrab disapa - seputar album tersebut. 
Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/interview/2011/03/07/wawancara-eksklusif-george-benson/' rel='bookmark' title='Wawancara Eksklusif George Benson'>Wawancara Eksklusif George Benson</a> <small>Kepada Wartajazz George Benson bercerita tentang aransemen Nelson Riddle, James...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/05/devian-morning-glance.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-13306" title="devian-morning-glance" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/05/devian-morning-glance.jpg" alt="" width="250" height="250" /></a>Saxophonis Devian Zikry merilis album terbarunya Morning Glance yang dirilis oleh DiscTarra/Platinum Records. Kami berkesempatan ngobrol dengan Devian &#8211; demikian ia akrab disapa &#8211; seputar album tersebut. Berikut ini petikannya.</p>
<p><strong>WartaJazz: Apa ide dari album Devian Zikry &#8211; Morning Glance?</strong><br />
<em>Devian: Album ini kebanyakan judul lagunya ak ambil saat  ide lagu itu tercipta (lagi compose) lagu morning glance (dan kebetulan  dibuat judul album) itu tercipta idenya waktu pagi2 di kedai (ak kan  buka kedai di studioku). Lg ngopi sblm kerja di studio, suasana lg enak,  mood lg enak, nada2 dan groove itu muncul. Lalu ak ke studio dan  merealisasikannya di keyboard. Jadilah dasar lagu. Lalu dikembangkanlah  seiring waktu (diaransemen). Gitu mas</em></p>
<p><strong>WartaJazz: Konsepnya jadi seperti apa?</strong><br />
<em> Devian: Konsep album masih sama kayak dulu mas. Ak sih  konsisten aja. Lagu bertemakan easy listening jazz, dgn sax sebagai  leadnya. Ada beberapa lagu vokal untuk menonjolkan aransemen sax  didepan, mendampingi vocalis. Ada beberapa nomor yang sedikit bertemakan  &#8220;fusion jazz&#8221;.<br />
Sebenarnya aku bukan yang senang melabelkan musik ini apa  musik itu apa, tapi kalau ditanya, mungkin yg paling tepat jawabanku  adalah &#8220;smooth jazz&#8221;. Emang passionku dari dulu ini mas. Dulu ngefans  bgt dgn aliran fusion/smooth jazz.<br />
Sempet sih gatel lihat grup seperti  &#8220;ligro&#8221;, &#8220;simak dialog&#8221; dll. Jadi pengen buat yang begitu biar dibilang  &#8220;seruu seruu&#8221; tapi nggak ah, kalau album, we have to be who we are  hehehe. Main yg gitu mungkin nanti, ga tau juga ya hehe</em></p>
<p><strong>WartaJazz: Siapa saja yang terlibat di album ini?</strong><br />
<em>Devian: Yah Alhamdulillah banyak yang bantu. Kalo musisi ada  Tohpati, Sandy Winarta, Indro Hardjodikoro, Demas Narawangsa, Ali Akbar, Iwan Wiradz, Adi  Darmawan, Kadek, dll (mau coba sebutin lengkap takut ada yg lupa). Kalau  vokalis, featuring Eka Deli dan Matthew Sayers, serta yang menyanyikan  single album ini, &#8220;andai saja&#8221;, istriku, Eka Meilianawati</em></p>
<p><strong>WartaJazz: Berapa lama proses album sekarang hingga kelar?</strong><br />
<em>Devian: Lama jg mas. Waktu kita ketemu di Batam Asean Jazz   Fest itu. Sedang berjalan. Tapi lamanya bukan karena bikinnya lama. Ada   tertunda karena ijin lagu dan lain-lain. Tapi yg paling lama adalah karena proses   mixingnya. Setelah dimixing sama orang pilihan label&#8230; Makan wkt lama, 3   bulan, aku ga cocok, minta mixing ulang. Label setuju, ya aku mixing  saja  sendiri semua. Setelah selesai mixing, mereka ok, masuk tahap   mastering. Itu juga gak lama, nah lamanya, ngantri edar&#8230; Label   memutuskannya edarnya bulan maret&#8230;padahal kelar semua bulan   jamuari..ya gitulah.. Akhirnya edar juga.. Hehe</em></p>
<p><strong>WartaJazz: Ada catatan khusus dengan kejadian ini? Bagaimana dengan album terdahulu bersama label Chico&amp;Ira?</strong><br />
<em>Devian: Catatan khususnya, harusnya di album ada 11 lagu.   Lagu indonesia yang cukup terkenal sudah saya buat, selesai semua   termasuk musisi yang mengisi dll&#8230; Namun karena sesuatu dan lain hal   jadinya lagu itu tidak masuk ke album.<br />
Album dengan Chico itu album   pertama, yang dititip edar di Aquarius.. Kontraknya sudah habis, jadi ga ada   di pasaran. Tp saya masih punya sekitar 300cd, mau aku jual di internet   saja. Atau Wartajazz mau bantu, hehehe. Banyak juga yang nanyain&#8230; Terutama   pembeli album yang ini dan sebelum ini. Mereka ada yg ingin tahu album   pertama.</em></p>
<p><strong>WartaJazz: </strong><strong>Lagu Andai Saja kan pernah dibawakan oleh Iga Mawarni ada alasan itu disertakan?</strong><br />
<em>Devian: Iya betul mas. Andai Saja [milik] Iga Mawarni. Alasannya  simple aja, aku suka banget lagu ini, menurutku ini salah satu lagu  &#8220;masterpiece&#8221; dari Dodo Zakaria. Labelku yang  urusin ijinnya hehe. Melody dan nuansa rhytmnya keren banget. Jadi aku coba  aransemen lagu ini dengan nafas yang lebih &#8220;sekarang&#8221;</em></p>
<p><strong>WartaJazz: </strong><strong>Cerita dong komposisi milikmu sendiri</strong><br />
<em>Devian: Komposisi ak dalam album ini ada 6. Salah satunya  lagu vokal yg dinyanyikan Matthew Sayers &#8220;Bidadariku&#8221;. Selebihnya  &#8220;Morning Glance&#8221; instrumen yang juga jadi judul album. &#8220;Pulau dewata&#8221; yang  dinyanyikan Eka Deli, yang bernuansakan etnis. &#8220;Broken promises&#8221; nuansa  smooth jazznya kental banget. &#8220;Busway&#8221; lagu funk instrumen yang aku ciptakan  khusus untuk duet dengan gitar (di album, Tohpati yg main) (sayangnya lagu  ini malah ditaro urutan akhir sama label hahaha) lalu lagu &#8220;Song for Deka&#8221; yang terinspirasi dari anakku yg waktu itu baru 2 bulan umurnya.</em></p>
<p><strong>WartaJazz: Jadi apa harapan Devian dengan album terbaru ini ?</strong><br />
<em>Devian: Harapan&#8230; Hmmm.. Ya bisa kejual laris hahaha. Ya  intinya listener bisa puas&#8230; Terutama para pembeli baru, yg baru  mengenal musik aku&#8230;</em><br />
Dan mencoba mendapat feedback2, agar bisa terus berbuat lebih baik untuk album berikut&#8230;</p>
<p><strong>WartaJazz: Apa definisi Sukses menurut Devian?</strong><br />
<em>Devian: Hmmm&#8230; Sukses dalam musik menurut ak adalah  tolok akurnya dari audience&#8230; Atau listeners&#8230; Jadi kalau penikmat  musik bisa puas&#8230; Dan mengatakan terhibur dgn musik kita, atau terlebih  lagi, bisa &#8220;terinspire&#8221; dr musik kita, menurut ak itu adalah sukses.  Jadi bisa jadi kalau album kita laku, dan orang2 mencari musik kita,  selalu ramai kalau live, menurut ak itu sukses</em></p>
<p><strong>WartaJazz: Ada obsesi lain yg belum terwujud dan mungkin di next album?</strong><br />
<em> Devian: Inginku sih berkolaborasi lebih banyak dengan  musisi-musisi Indonesia dan juga penyanyi.. Juga kolaborasi dengan pemain dr genre lain..  Rock? Reggae? Hehe. Juga musiknya mungkin lebih banyak &#8220;funky&#8221;nya. Itu  keinginan sih. Tp yang pasti, funk akan lebih terasa di album berikut.  Sudah mulai dikonsep. Mengenai kolaborasi&#8230; Kalau label mengijinkan  (dan mau keluar duit lebih haha), seru tuh hehe.. Label sih maunya lebih  &#8220;acid&#8221; hehe</em></p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Finterview%2F2011%2F05%2F03%2Fwawancara-dengan-devian-zikry%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/interview/2011/03/07/wawancara-eksklusif-george-benson/' rel='bookmark' title='Wawancara Eksklusif George Benson'>Wawancara Eksklusif George Benson</a> <small>Kepada Wartajazz George Benson bercerita tentang aransemen Nelson Riddle, James...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/interview/2011/05/03/wawancara-dengan-devian-zikry/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wawancara Eksklusif George Benson</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/interview/2011/03/07/wawancara-eksklusif-george-benson/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=wawancara-eksklusif-george-benson</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/interview/2011/03/07/wawancara-eksklusif-george-benson/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Mar 2011 04:59:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Arif Kusbandono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Interview]]></category>
		<category><![CDATA[Java Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[george benson]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=12835</guid>
		<description><![CDATA[Kepada Wartajazz George Benson bercerita tentang aransemen Nelson Riddle, James Moody, musik romantik dan tentang bagaimana ia merekam karya-karya indah yang belum pernah dilirik orang sebelumnya (Bill Withers, Hathaway)
Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/05/george-benson-dan-jakarta-special-show-axis-java-jazz-festival-2011/' rel='bookmark' title='George Benson dan Jakarta (Special Show AXIS Java Jazz Festival 2011)'>George Benson dan Jakarta (Special Show AXIS Java Jazz Festival 2011)</a> <small>Menyebut “George Benson dan Jakarta” setidaknya mengingatkan akan, pertama: komentar...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/festival/2011/02/23/gigi-bakal-tampil-bersama-ron-king-big-band-di-axis-java-jazz-festival-2011/' rel='bookmark' title='GIGI bakal tampil bersama Ron King Big Band di Axis Java Jazz Festival 2011'>GIGI bakal tampil bersama Ron King Big Band di Axis Java Jazz Festival 2011</a> <small>Supergrup beraliran pop-rock GIGI yang terdiri dari Armand Maulana (vokal),...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>George Benson</strong> tampil di Jakarta pada AXIS Java Jazz Festival 2011 setelah terakhir pentasnya di Jakarta di Desember 2006. Wartajazz berkesempatan untuk melakukan wawancara eksklusif seputar penampilan, perjalanan karir, dan visi bermusiknya yang kini terdengar lebih romantik.</p>
<div id="attachment_12836" class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/03/george-benson-exclusive-interview-wartajazz-2011.jpg"><img class="size-full wp-image-12836" title="george-benson-exclusive-interview-wartajazz-2011" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/03/george-benson-exclusive-interview-wartajazz-2011.jpg" alt="george-benson-exclusive-interview-wartajazz-2011.jpg" width="550" height="340" /></a><p class="wp-caption-text">Wawancara eksklusif Wartajazz dengan George Benson di Hotel Borobudur Jakarta</p></div>
<p><strong>Wartajazz (WJ): Bagaimana Anda sampai ke Nat King Cole sebagai proyek yang melibatkan orkestra bahkan sejak panggung sebelum AXIS Java Jazz Festival 2011 (misalnya Istanbul International Jazz Festival 2009, red)?</strong></p>
<p>George Benson (GB): Musik Nat King Cole bukan hanya tentang suara ataupun lagunya yang luar biasa, akan tetapi ia memiliki <em>arranger</em> hebat, termasuk yang Sinatra dengar bertahun silam, Nelson Riddle. Ia dapat menulis aransemen terbaik seolah tiada ahli lain yang mampu untuk urusan itu. Nat dan Riddle bak ditakdirkan untuk bersama, suara terbaik lawan kepiawaian aransemen terbaik. Saat saya sajikan kesemua itu di atas meja, maka mereka akan mendengar kenapa Nat sangat besar dan betapa maju musiknya.</p>
<p><strong>WJ: James Moody baru saja meninggal dunia, bisa ceritakan tentang “Moody&#8217;s Mood”?</strong></p>
<p>GB: Pada masanya di awal 50-an James Moody adalah saksofonis yang tidak biasanya, tak dapat membaca musik (partitur, <strong>red</strong>), murni bermain dari dalam hati. Saat ia memilih lagu “I&#8217;m in The Mood for Love” (Jerome Kern – 1935, <strong>red</strong>) dan bersolo, itu terdengar seperti benar-benar lagu yang baru. Teman dari kota saya, Eddie Jefferson, menuliskan lirik ke atasnya, kali pertama seseorang melakukan itu terhadap sebuah solo jazz. Berkat dipopulerkannya “Moody&#8217;s Mood” oleh vokalis King Pleasure, lagu ini menjadi nomer klasik sepanjang masa. Quincy Jones meminta saya merekam lagu itu dalam album “Give Me The Night”.</p>
<p><strong>WJ: Bisakah Anda ceritakan tentang album “Breezin&#8217;” yang sukses sekaligus memperoleh Grammy?</strong></p>
<p>GB: “Breezin&#8217;” adalah album yang riskan bagi Quincy Jones. Sebelumnya ia mengajukan pertanyaan opsi pada saya: membuat rekaman jazz terhebat atau “<em>go for the true</em>”. “<em>True</em>” yang dimaksud adalah masuk pasar besar-besaran dengan segala resikonya. Sembari tertawa, jawaban tegas saya waktu itu adalah “<em>go for the true</em>”. Jones saat itu baru saja sukses melejit dalam produksi Michael Jackson. Dengan sukses semacam itu dan potensi saya (sudah pernah menjual rilis 3 – 4 juta kopi sebelumnya yang orang nyaris tak percaya itu bisa terjadi). Kami pun akhirnya merajai tangga lagu pop, jazz, dan R&amp;B.</p>
<p><strong>WJ: Adakah perbedaan saat menyanyikan “Nothing&#8217;s Gonna Change My Love for You”  atau “The Greatest Love of All” dengan bawakan <em>jazz songbook </em>karya sendiri ataupun <em>standard</em>?</strong></p>
<p>GB: Saya sangat nyaman melakukannya karena itulah saya, yang juga ingin bawakan lagu-lagu romatik seperti halnya Nat King Cole. Era itu memang sudah berakhir dalam arti <em>arranger</em> semaestro Nelson Riddle sudah tidak ada, walaupun sekarang saya masih bisa dapatkan seseorang yang bagus. Dunia telah berubah, saya tak tahu apakah “In Your Eyes” atau “Nothing&#8217;s Gonna Change My Love for You” menimbulkan dampak sediakalanya dari lagu romantik tahun-tahun lewat. Namun, saya punya seseorang yang percaya akan hal itu, seorang Michael Masser yang menulis romantik dari isi hatinya (“Touch Me in the Morning”, &#8220;If Ever You&#8217;re in My Arms Again&#8221;, &#8220;Saving All My Love for You&#8221;, dll.). Masalahnya adalah dalam hal mendapatkan persetujuan orang-orang dari perusahaan rekaman karena mereka tak menyukai Masser, bahkan coba melarang saya bekerja sama dengannya. Saya tegaskan memang sulit bagi mereka (perusahaan rekaman, <strong>red</strong>), tetapi saya bisa bekerja dengan Masser sebagai sahabat dan akhirnya tiap kali kami mengerjakan sesuatu, rekaman itu selalu melejit.</p>
<p><strong>WJ: Pada album “Songs and Stories” Anda meng-cover Bill Withers, Hathaway untuk nomer-nomer yang belum dikenal orang dan ternyata adalah karya yang indah?</strong></p>
<p>GB: Kembali saya bilang ini riskan di era sekarang. Orang-orang lebih cocok musik <em>dance</em> dan radio sudah hilang ke arah lain, kalau kita tak memainkan sesuai format mereka, tidak akan diudarakan di radio. Saya tidak ingin membuat rekaman sekedar untuk dimasukkan ke radio-radio <em>smooth jazz</em> untuk jatuh ke dalam slot tipikal itu. Memang mereka akan memutarnya karena saya adalah George Benson, akan tetapi memanfaatkan sekedar ketokohan tak akan capai dampak yang sama, cerita yang dicintai pendengarnya seperti halnya era “Nothing&#8217;s Gonna Change My Love for You”.</p>
<p>Saya sangat senang bisa mengerjakan rekaman ini karena karir saya naik karena lakukan nomer-nomer yang belum ditemukan orang. Begitu dirilis, orang terperangah  dan bertanya di mana karya ini ditemukan. Bahkan selanjutnya rekaman-rekaman tersebut penjualannya tak pernah behenti, misalnya “The Other Side of Abbey Road” dan “White Rabbit” yang lebih luas dikenal berkat penjualannya setelah dikenal orang.</p>
<p><strong>WJ: Bagaimana cara menemukan “yang belum pernah ditemukan orang”?</strong></p>
<p>GB: Ide saya adalah segala sesuatu bermula dari lagu yang hebat baru kita bisa satukan sebagai album.</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Finterview%2F2011%2F03%2F07%2Fwawancara-eksklusif-george-benson%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/news/2011/03/05/george-benson-dan-jakarta-special-show-axis-java-jazz-festival-2011/' rel='bookmark' title='George Benson dan Jakarta (Special Show AXIS Java Jazz Festival 2011)'>George Benson dan Jakarta (Special Show AXIS Java Jazz Festival 2011)</a> <small>Menyebut “George Benson dan Jakarta” setidaknya mengingatkan akan, pertama: komentar...</small></li>
<li><a href='http://www.wartajazz.com/festival/2011/02/23/gigi-bakal-tampil-bersama-ron-king-big-band-di-axis-java-jazz-festival-2011/' rel='bookmark' title='GIGI bakal tampil bersama Ron King Big Band di Axis Java Jazz Festival 2011'>GIGI bakal tampil bersama Ron King Big Band di Axis Java Jazz Festival 2011</a> <small>Supergrup beraliran pop-rock GIGI yang terdiri dari Armand Maulana (vokal),...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/interview/2011/03/07/wawancara-eksklusif-george-benson/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dira Sugandhi tentang album Something about the Girl</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/interview/2011/02/04/dira-sugandhi-tentang-album-something-about-the-girl/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dira-sugandhi-tentang-album-something-about-the-girl</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/interview/2011/02/04/dira-sugandhi-tentang-album-something-about-the-girl/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Feb 2011 14:44:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Setiawan Basuni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Interview]]></category>
		<category><![CDATA[Barry Likumahuwa]]></category>
		<category><![CDATA[Dira J. Sugandhi]]></category>
		<category><![CDATA[Harry Roesli]]></category>
		<category><![CDATA[Incognito]]></category>
		<category><![CDATA[indro hardjodikoro]]></category>
		<category><![CDATA[Jim Mullen]]></category>
		<category><![CDATA[Karl Vandenbosche]]></category>
		<category><![CDATA[Matthew Cooper]]></category>
		<category><![CDATA[Randy Hope-Taylor]]></category>
		<category><![CDATA[Richard Bull]]></category>
		<category><![CDATA[Rio Sidik]]></category>
		<category><![CDATA[Ski Oakenfull]]></category>
		<category><![CDATA[tohpati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=12546</guid>
		<description><![CDATA[Dira Sugandhi asal Bandung ini memukau pecinta musik (Jazz) Indonesia karena penampilannya bersama Incognito. Ia baru saja merilis Dira - Something about the Girl yang dikerjakannya antara London-Bali-Jakarta-Bandung.
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_12547" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/02/dira-sugandhi-something-about-the-girl.jpg"><img class="size-full wp-image-12547" title="Cover album Dira Sugandhi - Something about the Girl" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2011/02/dira-sugandhi-something-about-the-girl.jpg" alt="Cover album Dira Sugandhi - Something about the Girl" width="300" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Cover album Dira Sugandhi - Something about the Girl</p></div>
<p><strong>Dira Sugandhi</strong>, mojang asal Bandung ini memukau pecinta musik (Jazz) Indonesia karena penampilannya bersama Bluey dan Incognito-nya beberapa tahun lalu. Kini bekerjasama dengan musisi asal Inggris itu ia meluncurkan Dira &#8211; Something about the Girl. WartaJazz mewawancarai seputar album perdananya tersebut. Berikut petikannya:</p>
<p><strong>WartaJazz (WJ): Apa konsep album Something about the Girl?</strong></p>
<p><em>Dira Sugandhi (DS): Konsepnya ya Dira&#8230;judulnya juga kan Something About The Girl (SATG) <img src='http://www.wartajazz.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </em></p>
<div><strong>WJ: Jadi Dira banget gitu?</strong></div>
<div><em>Dira Sugandhi:Bukan Dira banget&#8230;tapi maksudnya sifatnya personal semua lagu yang ada di album Something About The Girl kecuali yang covers khusus ditulis untuk saya based on my personal experience.</em></div>
<div><strong>WartaJazz: Gimana prosesnya?</strong></div>
<div id="_mcePaste"><em>Dira Sugandhi: Prosesnya cukup panjang dan seru karena bolak balik London-Jakarta-Bandung-Bali-London <img src='http://www.wartajazz.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Aku ke London 2x, Bluey ke Jakarta 2x sisanya kita bareng ke Bandung dan Bali utk rekaman lagu Kami Cinta Indonesia cipt Alm Harry Roesli. Ya kurang lebih 2 tahunan.</em></div>
<div><strong>WartaJazz: Koq cukup lama baru masuk pasar Indonesia?</strong></div>
<div id="_mcePaste"><em>Dira Sugandhi: Butuh proses untuk mencari label di sini, mentransfer semua data dari Inggris ke Indonesia, dan menyesuaikan artwork album. Menunggu moment yang tepat juga siih&#8230;</em></div>
<div><strong>WartaJazz: Gimana ceritanya bisa kerja bareng dg Bluey (Pentolan Incognito &#8211; red)?</strong></div>
<div id="_mcePaste"><em>Dira Sugandhi:Aku kenal Bluey udah lama dari tahun 2001. Butuh proses sampai akhirnya dia memproduseri albumku. It all started from friendship. Kita juga nunggu sampe aku beres kuliah.</em></div>
<div><strong>WartaJazz: Ada dua lagu berbahasa Indonesia. Bisa diceritakan soal itu?</strong></div>
<div id="_mcePaste"><em>Dira Sugandhi: Untuk yang beredar di Indonesia ada 2 lagu Indonesia: Kami Cinta Indonesia cipt Alm Harry Roesli, almarhum sahabat papa saya hubungan keluarga kami sangat dekat. Sebelum dia meninggal dia pernah suruh saya pilih lagu almarhum, pilihan saya jatuh pada lagu itu. Lalu Kucemburu cipt Rieka Roslan, lagu itu khusus Teh Rieka ciptain buat saya based on my personal experience</em></div>
<div><strong>WartaJazz: Apa ada lagu yg diselipkan untuk pasar internasional? Beredar dimana aja sih?</strong></div>
<div id="_mcePaste"><em>Dira Sugandhi: Untuk pasar international cuma ada 11 tracks ga ada lagu berbahasa Indonesia. Di UK dan Jepang. Sementara [publik] di Amerika sama Eropa masih imported</em></div>
<div><em><br />
</em></div>
<div id="_mcePaste"><strong>WartaJazz: Gmn rasanya menjadi next &#8216;big thing&#8217; setelah Jocelyn dan Maysa Leak?</strong></div>
<div id="_mcePaste"><em><span style="font-style: normal;"><em>Dira Sugandhi: </em></span>Wow! The next &#8216;big thing&#8217; terdengar berat yah! Yang pasti aku selalu bersyukur akan apa yg aku dapatkan dalam hidup dgn berusaha menjadi lebih baik lagi&#8230;it is a total bless to be able to work with Bluey and all other great musicians!</em></div>
<div><em><br />
</em></div>
<div id="_mcePaste"><strong>Agus Setiawan Basuni: Di album ini track mana yg paling spesial menurutmu?</strong></div>
<div id="_mcePaste"><em>Dira Sugandhi: Semua punya arti sendiri buat aku, tp Inside Love liriknya sangat dalam setiap aku menyanyikan lagu itu aku selalu ingat Bluey and how close we are, juga ingat akan perjalanan suka duka yang telah kita lewati bersama dlm proses pembuatan album SATG</em></div>
<div><em>Sama lagu Kami Cinta Indonesia&#8230;I&#8217;m very proud of the song and the arrangement. Setiap orang yang denger pasti muji termasuk musisi-musisi di luar. </em><em>Also reminds me a lot of Harry Roesli dan keadaan negara [ini, red]</em></div>
<div><em><br />
</em></div>
<div><strong>Agus Setiawan Basuni: Gimana kamu mendeskripsikan Dira ?</strong></div>
<div><em>Dira Sugandhi:  I&#8217;m very passionate about life&#8230;and I&#8217;m also a very determined person. I have ambitions but I&#8217;m not ambitious, I just go with the flow. Everything I do, I do it with love and passion.</em></div>
<div><em><br />
</em></div>
<div><strong>Agus Setiawan Basuni: Are you romantic type of person?</strong></div>
<div id="_mcePaste"><em>Neng Dira: I&#8217;m desperately romantic!!</em></div>
<div><em><br />
</em></div>
<div id="_mcePaste"><strong>Agus Setiawan Basuni: Balik soal album SATG. Siapa aja yang bermain di album ini?</strong></div>
<div id="_mcePaste"><em>Dira Sugandhi: Untuk musisi luar ada Matthew Cooper, Jim Mullen, Ski Oakenfull, Richard Bull, Randy Hope-Taylor, Karl Vandenbosche, Incognito brass section: Sid Gauld, Trevor Mires, Finn Peters, London strings conducted by Simon Hale and of course Bluey!. </em><em>Untuk musisi dalam ada Tohpati, Indro Hardjodikoro, Barry Likumahuwa, Imam Pras, Ari dan Rudi &#8216;Aru, Rio Sidik, backing vocals: Mila, Bowo dan Ade &#8216;Soulmate&#8217; .</em></div>
<div id="_mcePaste"><em>Oh dan ada track duet sama Omar Lyefook di lagu &#8216;Let&#8217;s Go Back&#8217;</em></div>
<div><em><br />
</em></div>
<div><strong>WartaJazz: Dira sekolah dimana?</strong></div>
<div>Neng Dira: S1 Musik majoring Vocal Performance, di Universitas Pelita Harapan</div>
<div></div>
<div><strong>WartaJazz: Musik seperti apa yang Dira suka dengerin dari kecil?<br />
</strong><em>Dira Sugandhi: </em>Mama Papa suka nyetel Stevie Wonder, Earth Wind And Fire, Frank Sinatra, Nat King Cole dan Michael Jackson.</div>
<div></div>
<div id="_mcePaste"><strong>WartaJazz: Waktu menggarap album apakah ada tantangan yang dihadapi?</strong></div>
<div id="_mcePaste"><em>Dira Sugandhi: Banyak karena aku arrange semua sendiri spt studio, booking musisi, akomodasi dan transportasi utk bluey dll. Sama waktu pertama kali take vocal di studio besar agak susah dapetin emosinya&#8230;tp untungnya Bluey sabar sekali</em></div>
<div><em><br />
</em></div>
<div>
<div><strong>WartaJazz:  Emang ada bedanya dengan studio kecil?</strong></div>
<div><em>Dira Sugandhi: Ya jelas dr ukurannya saja udah beda&#8230;hehe&#8230;</em></div>
<div><em>Sebelum2nya saya hanya suka mengisi di home studio itupun utk proyek orang lain sbg featuring saja</em></div>
<div><em><br />
</em></div>
<div><strong>WartaJazz:  Maksudnya dari sisi teknis? Atau hal lain? Yg bikin jadi susah?</strong></div>
<div><em>Dira Sugandhi: Tp ini kan buat album sendiri di studio professional yg ukurannya sangat besar. Otomatis pressure itu pasti ada</em></div>
<div><em><br />
</em></div>
<div><strong>WartaJazz:  Jd semacam stage fever tp distudio gt?</strong></div>
<div><em>Dira Sugandhi: Yep</em></div>
<div><em><br />
</em></div>
<div><strong>WartaJazz: Waktu kerja bareng dengan Bluey ada ekspektasi ga sih? Bakal gini gitu?</strong></div>
<div><em>Dira Sugandhi: Adaa&#8230; pastinya bakal seru, dan memang seru! Aku banyak dapat pelajaran berharga dr dia bukan ttg musik saja tp juga ttg kehidupan.</em></div>
<div><em><br />
</em></div>
<div><strong>WartaJazz: Kita bicara soal lain. Dira terlibat dengan Dwiki WPO dan sekarang ikutan juga di LLW [Indra Lesmana, Barry Likumahuwa &amp; Sandy Winarta red) ?</strong></div>
<div><em>Dira Sugandhi: Iya betul</em></div>
<div><em><br />
</em></div>
<div><strong>WartaJazz: Sejauh apa keterlibatannya pada dua proyek tsb?</strong></div>
<div><em>Dira Sugandhi: Hanya sebagai featured singer saja</em></div>
<div><em><br />
</em></div>
<div><strong>WartaJazz: Selain itu apa ada proyek lain?</strong></div>
<div>Dira Sugandhi: Sekarang lagi persiapan untuk peform di Konser Masterpiece Erwin Gutawa tgl 26 Februari dan bermain di Musikal Laskar Pelangi.</div>
</div>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Finterview%2F2011%2F02%2F04%2Fdira-sugandhi-tentang-album-something-about-the-girl%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/interview/2011/02/04/dira-sugandhi-tentang-album-something-about-the-girl/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bincang singkat dengan Kenny G</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/news/2010/11/05/bincang-singkat-dengan-kenny-g/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bincang-singkat-dengan-kenny-g</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/news/2010/11/05/bincang-singkat-dengan-kenny-g/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Nov 2010 19:19:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Thomas Anggoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Interview]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Kenny G]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=11952</guid>
		<description><![CDATA[Kenny G menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan secara santai dan ramah, ia berbicara soal musiknya hingga golf dan kelakar tentang produk perawatan rambut.
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Cuplikan dari konferensi pers dan wawancara seputar “Kenny G: Indonesia Tour”, 4 November 2010</em></p>
<p>Sehari menjelang konser tunggal bertajuk “Indonesia Tour” 5 Oktober 2010, Kenneth Bruce Gorelick alias <strong>Kenny G</strong> &#8211; saksofonis pemenang Grammy yang total penjualan albumnya lebih dari 75 juta kopi – menggelar konferensi pers di <strong>Mutiara Room 2, Hotel Ritz-Carlton</strong>, Kuningan Jakarta. Pemain saksofon dengan ciri khas rambut kriwil tergerai itu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan secara santai dan ramah, ia berbicara soal musiknya hingga golf dan kelakar tentang produk perawatan rambut. Selepas pertanyaan tuntas terjawab, Kenny sempat menunjukkan kebolehannya bermain saksofon alto.</p>
<p>Usai konferensi pers, WartaJazz mendapat kesempatan wawancara dengan Kenny G. Waktu yang diberikan cukup singkat, kurang dari sepuluh menit. Inilah kutipannya:</p>
<p><strong></p>
<div id="attachment_11953" class="wp-caption alignright" style="width: 345px"><strong><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2010/11/Kenny-G_01.jpg"><img class="size-full wp-image-11953" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2010/11/Kenny-G_01.jpg" alt="Kenny G" width="335" height="502" /></a></strong><p class="wp-caption-text">Kenny G</p></div>
<p></strong><strong>WartaJazz (WJ): Sekarang semua orang di ruangan ini jadi tahu, bahwa Kenny G adalah pemain golf. Menurut kamu, apakah ada hubungannya antara golf dengan jazz?</strong><br />
<em>Kenny G: Ada, keduanya butuh skill, butuh latihan. Mustahil kamu bisa main golf atau main instrumen dengan baik tanpa latihan juga tanpa skill yang cukup. Maka dari itu kamu harus terus berlatih.</em></p>
<p><strong>WJ: Satu hal penting, kesamaan dari golf dan jazz, dua-duanya butuh yang namanya “swing”. Betul nggak?</strong><br />
<em>Kenny G: Hei, itu betul! Poin yang bagus sekali. Hahaha..</em></p>
<p><strong>WJ: Apakah kamu menganggap bahwa kamu adalah seorang musisi jazz?</strong><br />
<em>Kenny G: Well, saya nggak tahu, mungkin…  Saya berimprovisasi, saya latihan, itu adalah segalanya tentang jazz, disebut jazz ketika kamu melakukan dengan caramu sendiri.</em></p>
<p><strong>WJ: Dalam sehari, berapa lama kamu berlatih saksofon?</strong><br />
<em>Kenny G: Saya rutin latihan 3 jam tiap hari, kalau sedang di rumah. Kalau pas konser atau dalam perjalanan, saya tidak latihan, soalnya nggak mungkin saya latihan, misalnya, di hotel atau di pesawat. Pasti banyak yang protes. Hahaha..</em></p>
<p><strong>WJ: Menurut kamu, musisi jazz yang baik itu seperti apa?</strong><br />
<em>Kenny G: Musisi jazz yang baik? Hmmm… seseorang yang punya ciri khas, punya sound tersendiri, punya gaya unik yang membedakan dirinya dengan musisi lain. Itu artinya dia berusaha inovatif, bukan sekedar meniru orang lain.</em></p>
<p><strong>WJ: Dulu sempat ramai di forum-forum internet, waktu seorang musisi (Pat Metheny) lumayan keras mengkritik musik kamu. Dia bilang musik bikinanmu itu sama sekali bukan jazz.</strong><br />
<em>Kenny G: Ya, saya tahu soal itu. Tapi itu kan dulu..</em></p>
<p><strong>WJ: Bagaimana kamu menanggapi hal tersebut?</strong><br />
<em>Kenny G: Menanggapi? Ah, saya bahkan tak ambil pusing, saya nggak peduli. Itu ibarat orang memakai baju. Kalau saya suka dengan pakaian tertentu, misalkan pakaian saya sekarang ini (sambil menunjukkan setelan jas dan celana jins hitam yang ia pakai), kalau saya senang dan nyaman memakainya, so what? I don’t care. Hehehe..</em></p>
<p>***</p>
<p>Kenny akan tampil dalam konser tunggal <strong>Kenny G: Indonesia Tour – A Romantic Evening of Heart and Soul</strong> yang digelar di dua kota, <strong>Jakarta, 5 November 2010</strong> dan <strong>Surabaya, 6  November 2010</strong>. Untuk Jakarta bertempat di <strong>Central Park</strong> (Ballroom Hall, Lantai 17), Jl. Letjen S.Parman Kav.28 Jakarta Barat. Di Surabaya lokasinya adalah <strong>Grand City Surabaya</strong> (Ballroom), Jl. Gubeng Pojok Dalam, Surabaya. Pertunjukan dimulai pukul 19.00 WIB. Sebagai promotor adalah <strong>Velvet Production</strong>.</p>
<p>Tiket dibagi atas lima kelas, dengan harga:</p>
<p><strong>Diamond</strong> : Rp. 5.000.000,-<br />
<strong>Platinum</strong> : Rp. 3.000.000,-<br />
<strong>Gold </strong> : Rp. 2.500.000,-<br />
<strong>Silver </strong> : Rp. 1.500.000,-<br />
<strong>Bronze </strong> : Rp. 600.000,-</p>
<p>Info selengkapnya silakan hubungi:</p>
<p><strong>021 &#8211; 3275 7577</strong> (Jakarta)<br />
<strong>031 &#8211; 5035 490 </strong>(Surabaya)</p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Fnews%2F2010%2F11%2F05%2Fbincang-singkat-dengan-kenny-g%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/news/2010/11/05/bincang-singkat-dengan-kenny-g/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wawancara dengan Andien</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/interview/2010/02/01/wawancara-dengan-andien/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=wawancara-dengan-andien</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/interview/2010/02/01/wawancara-dengan-andien/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Feb 2010 15:45:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Setiawan Basuni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Interview]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=9810</guid>
		<description><![CDATA[Andien tampil dalam acara My Sunday Jazz di My Place - Hotel Kartika Graha Malang. Setelah penampilannya yang membius publik Malang, WartaJazz berkesempatan mewawancarai Aisyah Andini
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_9812" class="wp-caption alignleft" style="width: 276px"><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2010/02/Andien-My-Place-Malang_056.jpg"><img class="size-full wp-image-9812" title="Andien saat tampil di My Sunday Jazz - My Place Malang" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2010/02/Andien-My-Place-Malang_056.jpg" alt="Andien saat tampil di My Sunday Jazz - My Place Malang" width="266" height="400" /></a><p class="wp-caption-text">Andien saat tampil di My Sunday Jazz - My Place Malang</p></div>
<p>Andien tampil dalam acara My Sunday Jazz di My Place &#8211; Hotel Kartika Graha Malang. Setelah penampilannya yang membius publik Malang, WartaJazz berkesempatan mewawancarai <strong>Aisyah Andini</strong>, nama lengkap Andien.</p>
<p>Berikut petikannya:</p>
<p><strong>WartaJazz (</strong><strong>WJ): Bagaimana kesannya bermain di hadapan publik Malang dalam acara My Sunday Jazz?</strong><br />
<em>Andien: Saya senang dan terkesan sekali bisa main di My Sunday Jazz. Karena setahu saya, Malang adalah kota yg &#8220;ngerock&#8221; banget! Saya kaget ketika ternyata ada Malang Jazz Forum yg jg memang sudah solid. Dan ternyata, sambutan kemarin itu benar2 luar biasa. Penonton memberikan apresiasi mereka dengan sangat istimewa. Kelihatan bahwa yg datang kesana memang orang2 yg ingin mendengar musik yg bagus dan berkualitas <img src='http://www.wartajazz.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  Saya berharap semoga acara My Sunday Jazz ini bs menjadi awal dari perjalanan jazz di kota Malang. Dan bs me-lead ke sebuah festival jazz yg ok. Hehehe</em></p>
<div><strong>WJ: Sedang sibuk apa sekarang?</strong><br />
<em>Andien: Saat ini saya sedang fokus untuk pengerjaan album ke 4 yang rencananya akan keluar di bulan maret atau april. Selain itu, di bulan februari ini, akan penuh dengan jadwal rekaman dan latihan untuk Java Jazz Festival. Saya akan perform di sana tanggal 5 Maret, dan akan membawakan beberapa lagu baru.</em></div>
<p><strong>WJ: Apa konsep album ke 4 ini?</strong><br />
<em>Andien: Konsep album ke 4 nya lebih ngeband gitu.. Karena aku memang ingin di album ini dikenal &amp; dilihat orang adalah aku dengan band aku. Rekamannya pun seluruhnya live, supaya mendapatkan mood &amp; soulnya.</em></p>
<p><strong>WJ: Siapa saja yg terlibat mulai dari penulisan lagu dan aransemen </strong><br />
<em>Andien: Produsernya adalah Nikita Dompas dan Rifka Rachman. Penulis lagunya ada Ifa &#8220;Maliq &amp; d&#8217;Essntials&#8221;, Rieka Roslan, Cindy Bernadette, Abdul.</em></p>
<p><strong>WJ: Lagu Pulang yg dibawakan di My Place (untuk kali kedua kehadapan publik, dan menjadi materi baru album Andien -red) sebenarnya memiliki pesan apa?<br />
</strong><em>Andien: Intinya sih kalo lagu pulang itu ttg seseorang yang rindu &#8220;rumah&#8221;nya.. Rindu ke pelabuhannya. Rindu pada kenyamanan yang dia dapat di &#8220;rumah&#8221;.. Makanya dia memutuskan untuk pulang. Filosofis banget sih ceritanya..<br />
Bisa diaplikasikan k banyak aspek </em></p>
<p><strong>WJ:Apa (Jazz) style yang akan mendominasi album ini?</strong><br />
<em>Andien: Jazz stylenya.. Haha. Album ini gado-gado banget. Ada swing, ada shuffle, ampe gospel..</em><em>Gila pokoknya! </em><em>Tapi basically hampir semua lagunya pop bgt, cuman  memang di arrange agak aneh dikit. Dikit doang kok <img src='http://www.wartajazz.com/wp-includes/images/smilies/icon_surprised.gif' alt=':o' class='wp-smiley' /> )</em></p>
<p><strong>WJ: Bagaimana Andien melihat sosok diri sendiri?</strong><br />
<em>Andien: Kalo aku melihat sosok aku sebagai seorang penyanyi yang nggak ribet. Musiknya nggak pernah ribet, tapi selalu berusaha sebisa mungkin membawakan lagu-lagu yang berkualitas dan jujur <img src='http://www.wartajazz.com/wp-includes/images/smilies/icon_surprised.gif' alt=':o' class='wp-smiley' /> ) </em></p>
<p><strong>WJ: Apakah Andien seorang penyanyi Jazz?</strong><em><br />
Andien: Ahaha, classic questions.. for me I am.<br />
Tapi kalo harus menjawab ke orang luar, biasanya aku akan menjawab&#8230; I&#8217;m a singer who loves to sing Jazz</em></p>
<p><strong>WJ: Hahahaha. Tapi sebenarnya penting gak sih label penyanyi Jazz itu?</strong><em><br />
Andien: Nggak Penting.. <img src='http://www.wartajazz.com/wp-includes/images/smilies/icon_surprised.gif' alt=':o' class='wp-smiley' /> ) Karena jadi terlalu mengkotak-kotakan diri.. Toh aku juga nyanyiin lagu-lagu pop, R&amp;B, dan sebagainya. Tapi Jazz I ♥ the most. Jadi yah sudahlah yah.. Aku juga gak mau ekspektasi masyarakat terlalu tinggi terhadap aku</em></p>
<p><strong>WJ: Andien kan udah pernah bekerjasama dengan Elfa Secioria, Indra Lesmana. Masih punya keinginan kerja bareng dengan yang lain?</strong><strong> Pengen bikin apa?</strong><em><br />
Andien: Aku masih penasaran banget pengin bikin album big band suatu hari nanti. Dan mimpiku yangpaling besar untuk di Indonesi adalah bikin album seperti itu dengan seorang Indra Lesmana. Sepol-polnya!. Hehehe&#8230;. Ada nggak yah yang mau ngedanain?</em></p>
<p><strong>WJ: Kamu suka big band juga, siapa favorit kamu?</strong><em><br />
Andien: Hmmmm&#8230; Harry Connick Jr?</em></p>
<p><strong>WJ: Flashback dikit, kenapa bisa nyebur ke Jazz?</strong><em><br />
Andien: Simply cause I Like it <img src='http://www.wartajazz.com/wp-includes/images/smilies/icon_surprised.gif' alt=':o' class='wp-smiley' /> ). Aku banyak dengerin Astrud Gilberto dari kecil. Aku suka banget lagu-lagunya Ella Fitzgerald. Dulu opa sering ngedengerin plat-platnya Nat King Cole.</em></p>
<p><strong>WJ: Siapa yang paling mendukung kamu hingga seperti sekarang?</strong><em><br />
Andien: Keluarga, terutama mama aku, temen-temen dan manager</em></p>
<p><strong>WJ: Punya album favorit gak?</strong><em><br />
Andien: Aku punya banyak. Ada Ella Fitgerald judulnya Quiet, Jill Scott yang Words and Sound volume 1, Jane Monheit, Renee Olstead, Corrine Bailey Rae, Priceless Jazz Sampler 5.</em></p>
<p><strong>WJ: Jane Monheit kan tampil di AXIS Java Jazz Festival 2010. Kamu juga akan tampil kan?. Gak ada plan bikin sesuatu?</strong><em><br />
Andien: Aaaa mendingan usulin ke mas EQ! Hahahaha<br />
</em></p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Finterview%2F2010%2F02%2F01%2Fwawancara-dengan-andien%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/interview/2010/02/01/wawancara-dengan-andien/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wawancara Singkat Bersama Arsitek UGM Jazz</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/30/wawancara-singkat-bersama-arsitek-ugm-jazz/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=wawancara-singkat-bersama-arsitek-ugm-jazz</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/30/wawancara-singkat-bersama-arsitek-ugm-jazz/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 May 2009 02:00:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ceto Mundiarso</dc:creator>
				<category><![CDATA[Interview]]></category>
		<category><![CDATA[tony prasetiantono]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=7390</guid>
		<description><![CDATA[Dalam kesempatan ini para mahasiswa juga membutuhkan pengalaman berorganisasi. Mereka melatih dirinya secara profesional. Hal tersebut bekerja secara estafet dari tahun ke tahun. Tiap tahun ada saja “kegilaan” mahasiswa yang berminat sama untuk berkorban dan memang penyelenggaraan acara seperti ini perlu “orang gila”. Artinya banyak improvisasi di dalamnya.
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"><img class="alignleft size-medium wp-image-7391" title="tony-pras" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/05/tony-pras-300x194.jpg" alt="tony-pras" width="300" height="194" />Sebagian besar kita barangkali mengenal A. Tony Prasetiantono, Ph.D. melalui ulasan – ulasan tajam dan jelas dalam permasalahan ekonomi di berbagai media massa atau di lingkungan kampus. Namun kali ini, tim wartajazz menemui mas Tony melalui telepon selaku setengah ekonom dan setengah direktur artistik dalam penyelenggaran UGM Jazz. Wawancara ini dilakukan beberapa hari sebelum digelar konser UGM-BNI Jazz 2009 pada tanggal 23 Mei 2009 lalu, berikut cuplikan wawancaranya:</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">Wartajazz (WJ)</span></strong><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">: <em>Bagaimana cerita awalnya mencetuskan pertunjukan musik jazz di Jogja? </em></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">A Tony Prasetiantono (ATP)</span></strong><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">: Kita berawal di tahun 1987. Secara umum ketika itu di Indonesia sedang demam fusion. Ada banyak nama kelompok fusion yang terkenal, salah satunya adalah Karimata. Selain itu saya juga menampilkan Ruth Sahanaya dan Embong Rahardjo, di mana ketika itu masyarakat banyak yang menyukainya. <span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">WJ: <em>Mengapa musik jazz</em>?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">ATP: Karena pada waktu itu belum banyak promotor musik yang melakukannya. Promotor lebih sering menampilkan musik rock atau pop bahkan sampai sekarang. Kebetulan musik jazz belum banyak yang menggarap dan saya ingin membuat format lain dari pada yang lain yaitu jazz. Ini bisa menjadi <em>niche</em>. Kebanyakan tontonan musik jazz di Jojga hanya dalam scope yang lebih kecil seperti di café atau hotel, masih jarang dilakukan di sebuah gedung yang mempunyai daya tampung ribuan penonton. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">WJ: <em>Bagaimana mengatur acara tersebut di samping kesibukan mas Tony</em>?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">ATP: Memang tidak terlalu mulus. Saya selesai mengambil program doktoral (<span style="color: black;">Australian</span><span style="color: black;"> National University, Canberra</span></span><span style="font-family: Georgia; color: black;"> </span><strong><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial; color: black;">-red</span></strong><span style="font-family: Georgia; color: black;">)</span><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"> di tahun 2005. Rencananya langsung mau menggelar acara di tahun 2006, tetapi dengan adanya bencana gempa bumi, akhirnya kita tunda. Baru terlaksana tahun 2007. Selama ini saya selalu didukung oleh para teman dan mahasiswa dalam melaksanakan program ini. Dalam kesempatan ini para mahasiswa juga membutuhkan pengalaman berorganisasi. Mereka melatih dirinya secara profesional. Hal tersebut bekerja secara estafet dari tahun ke tahun. Tiap tahun ada saja “kegilaan” mahasiswa yang berminat sama untuk berkorban dan memang penyelenggaraan acara seperti ini perlu “orang gila”. Artinya banyak improvisasi di dalamnya. Selain itu, konsep acara menjadi peranan yang penting. Termasuk bagaimana dengan semua masalah produksi, sponsor, artis, publikasi sampai masalah artistik. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">WJ: <em>Masalah</em> <em>artistik juga masih menjadi bagian yang digarap mas Tony sendiri</em>?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">ATP: Ya, dalam pikiran saya masih ada banyak hal seperti bagaimana masalah tata artistik panggung, penentuan design dan warna logo acara sampai menentukan siapa saja yang akan tampil. Ini menjadi bagian yang penting juga. Saya selalu menimbang<span> </span>dan memperhitungkan siapa saja artis yang <em>matching</em> dengan konsep acaranya. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">WJ: <em>Mengapa selama ini belum menyentuh para musisi lokal yang sudah banyak bermunculan</em>?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">ATP: Kita sebenarnya mempunyai rencana sendiri mengenai hal itu. Mungkin akan dilaksanakan dalam format yang berbeda dengan UGM Jazz di lingkungan Fakultas Ekonomi &amp; Bisnis UGM. Di sana juga sudah dipersiapkan sebuah selasar untuk kegiatan mahasiswanya. Rencananya acara ini bakal digelar pada September nanti bersamaan dengan Dies Natalis Fakultas tersebut. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">WJ: <em>Tentu tidak semua hal di atas berjalan mulus, apa suka dukanya</em>?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">ATP: Gagal mengejar seorang artis. Meski hal ini menjadi bagian dari seni mengelola acara. Sering juga karena masalah ketidakcocokan di antara para artis. Kita selalu menyiapkan plan A, plan B atau C. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">WJ: Apa <em>tanggapan mas Tony setalah acara ini menjadi bagian dari UGM sendiri</em>?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">ATP: Saya senang sekali bisa ikut berpatisipasi membawa nama UGM. Itu terjadi ketika tahun 1999 bersamaan Dies Natalis UGM ke-50. Meski Jazz 50 Tahun UGM baru terselenggara tahun 2000, namun masih dalam nuansa ulang tahun ke-50. Tahun ini akan ada rencana juga menyambut Dies Natalis UGM ke-60. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">WJ: <em>Bagaimana proyeksi ke depannya</em>?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">ATP: Kita akan selalu mengusahakan kontinyunitasnya per tahun. Tentu dengan adanya peningkatan kualitas. Konsekuensinya adalah ada peningkatan biaya dalam produksi, publikasi mau pun artistik. Kita ingin yang datang mendapat <em>reward</em> yang layak. Kita pertahankan <em>image</em> yang bagus tentang acara ini. Salah satunya adalah tidak ada ceritanya kalau UGM Jazz <em>molor</em>. Kita selalu on time 19:30. Selain itu, sudah banyak artis yang berobsesi untuk tampil di UGM Jazz.<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">WJ: <em>Bagaimana dengan obsesi mas Tony sendiri</em>?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">ATP: Bisa menyelenggarakan UGM Jazz ini menjadi ajang musik internasional. Ini hanya masalah waktu saja. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">WJ: <em>Bagaiamana persiapan untuk UGM-BNI Jazz 2009 kali ini? Ada</em> <em>yang spesial</em>?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">ATP: Dalam beberapa kali awal UGM Jazz ini berlangsung, terlihat masih didominasi dengan genre fusion. Dalam perjalanannya mengalami beberapa perubahan. Ada perluasan variasi dalam hal genrenya. Di tahun ini saya mulai mencoba untuk menampilkan genre yang lebih kental jazznya dengan kehadiran Ireng Maulana. Selain itu, unsur etnis-fusion juga saya bawa dengan tampilnya I Wayan Balawan. Tentu juga kita pasang Andien dan pendatang baru pemain viola instrumental-pop yang energik Maylaffayza sebagai daya tarik anak – anak muda. Strategi ini bisa merangkul lebih luas lagi para pecinta musik jazz di Jogja mau pun daerah sekitarnya. Tahun ini juga adalah pertama kalinya kita menampilkan 3 sesi pertunjukan (sebelumnya hanya 2 sesi). </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">WJ: <em>Sampai saat ini, H-6, penjualan tiketnya apakah sudah sold-out</em>?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">ATP: Saya belum ada laporan persisnya sudah berapa persen terjual. Namun memang tidak seperti tahun lalu ketika seminggu sebelum pertunjukan tiket sudah habis terjual. Namun saya optimis kalau nanti akan habis juga. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">WJ: <em>There is not bussines like show biz’. Ada rencana membuat buku tentang show bussines?</em></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;">ATP: Menarik juga itu. Mungkin suatu saat nanti saya akan membuatnya. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 11pt; font-family: Arial;"> </span></p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Finterview%2F2009%2F05%2F30%2Fwawancara-singkat-bersama-arsitek-ugm-jazz%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/30/wawancara-singkat-bersama-arsitek-ugm-jazz/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Interview Fay Claasen seputar album Red, Hot &amp; Blue, the music of Cole Porter</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2009 17:26:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Setiawan Basuni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Interview]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=7024</guid>
		<description><![CDATA[Fay Claassen merupakan penyanyi asal Belanda yang juga pengajar di Rotterdam Conservatory yang pernah meraih Chet Baker Award. Baru-baru ini ia merilis album Songbook dibawah Challenge Records, WartaJazz mewawancarainya seputar dirinya dan album terbaru tersebut.
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_7297" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/05/fay_claassen_red_hot_blue-cover.jpg"><img class="size-full wp-image-7297" title="fay_claassen_red_hot_blue-cover" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/05/fay_claassen_red_hot_blue-cover.jpg" alt="fay_claassen_red_hot_blue-cover" width="300" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Fay Claassen - Red, Hot &amp; Blue - The Music of Cole Porter</p></div>
<p>Fay Claassen merupakan penyanyi asal Belanda yang juga pengajar di Rotterdam Conservatory yang pernah meraih Chet Baker Award. Baru-baru ini ia merilis album Red, Hot &amp; Blue, the music of Cole Porter dibawah Challenge Records, sebuah perusahaan rekaman tersohor. Rencananya ia akan menggarap lima buah proyek songbooks. Salah satunya adalah Cole Porter. Berikut ini petikan wawancara WartaJazz.com dengan Fay Claassen.</p>
<p><strong>WartaJazz (WJ): Apa ide yang mendasari album baru anda ini?<br />
</strong><em>Fay Claassen (Fay): Ini merupakan seri pertama dari kemungkinan lima buah album yang akan saya kerjakan dengan perusahaan rekaman Challenge Records, dan idenya adalah membuat lima 
<div class="ngg-albumoverview">	
	<!-- List of galleries -->
	
	<div class="ngg-album">
		<div class="ngg-albumtitle"><a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=1">riau-hitam-putih-international-2008</a></div>
			<div class="ngg-albumcontent">
				<div class="ngg-thumbnail">
					<a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=1"><img class="Thumb" alt="riau-hitam-putih-international-2008" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/gallery/riau-hitam-putih-international-2008/thumbs/thumbs_suarasama-hitamputih-036.jpg"/></a>
				</div>
				<div class="ngg-description">
				<p></p>
								<p><strong>14</strong> Photos</p>
							</div>
		</div>
	</div>

 	
	<div class="ngg-album">
		<div class="ngg-albumtitle"><a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=2">ugm-mandiri-jazz-2008</a></div>
			<div class="ngg-albumcontent">
				<div class="ngg-thumbnail">
					<a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=2"><img class="Thumb" alt="ugm-mandiri-jazz-2008" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/gallery/ugm-mandiri-jazz-2008/thumbs/thumbs_ugm-jazz-mandiri-157.jpg"/></a>
				</div>
				<div class="ngg-description">
				<p></p>
								<p><strong>6</strong> Photos</p>
							</div>
		</div>
	</div>

 	
	<div class="ngg-album">
		<div class="ngg-albumtitle"><a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=3">diana-krall-live-in-concert</a></div>
			<div class="ngg-albumcontent">
				<div class="ngg-thumbnail">
					<a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=3"><img class="Thumb" alt="diana-krall-live-in-concert" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/gallery/diana-krall-live-in-concert/thumbs/thumbs_diana-1.jpg"/></a>
				</div>
				<div class="ngg-description">
				<p></p>
								<p><strong>4</strong> Photos</p>
							</div>
		</div>
	</div>

 	
	<div class="ngg-album">
		<div class="ngg-albumtitle"><a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=4">jazz-di-bimasena</a></div>
			<div class="ngg-albumcontent">
				<div class="ngg-thumbnail">
					<a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=4"><img class="Thumb" alt="jazz-di-bimasena" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/gallery/jazz-di-bimasena/thumbs/thumbs_bimasena08.jpg"/></a>
				</div>
				<div class="ngg-description">
				<p></p>
								<p><strong>3</strong> Photos</p>
							</div>
		</div>
	</div>

 	
	<div class="ngg-album">
		<div class="ngg-albumtitle"><a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=5">jazz-odyssey</a></div>
			<div class="ngg-albumcontent">
				<div class="ngg-thumbnail">
					<a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=5"><img class="Thumb" alt="jazz-odyssey" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/gallery/jazz-odyssey/thumbs/thumbs_"/></a>
				</div>
				<div class="ngg-description">
				<p></p>
							</div>
		</div>
	</div>

 	
	<div class="ngg-album">
		<div class="ngg-albumtitle"><a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=7">Dialog Jazz, Yogyakarta 14 November 2008</a></div>
			<div class="ngg-albumcontent">
				<div class="ngg-thumbnail">
					<a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=7"><img class="Thumb" alt="Dialog Jazz, Yogyakarta 14 November 2008" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/gallery/dialog-jazz-yogyakarta-14-november-2008/thumbs/thumbs_dsc_3603.jpg"/></a>
				</div>
				<div class="ngg-description">
				<p></p>
								<p><strong>8</strong> Photos</p>
							</div>
		</div>
	</div>

 	
	<div class="ngg-album">
		<div class="ngg-albumtitle"><a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=8">Palembang Jazz Community</a></div>
			<div class="ngg-albumcontent">
				<div class="ngg-thumbnail">
					<a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=8"><img class="Thumb" alt="Palembang Jazz Community" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/gallery/palembang-jazz-community/thumbs/thumbs_img_1615_125.jpg"/></a>
				</div>
				<div class="ngg-description">
				<p>Greatest Jazzy Times</p>
								<p><strong>3</strong> Photos</p>
							</div>
		</div>
	</div>

 	
	<div class="ngg-album">
		<div class="ngg-albumtitle"><a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=9">Jak Jazz Festival 2008</a></div>
			<div class="ngg-albumcontent">
				<div class="ngg-thumbnail">
					<a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=9"><img class="Thumb" alt="Jak Jazz Festival 2008" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/gallery/jak-jazz-festival-2008/thumbs/thumbs_img_1443.jpg"/></a>
				</div>
				<div class="ngg-description">
				<p></p>
								<p><strong>13</strong> Photos</p>
							</div>
		</div>
	</div>

 	
	<div class="ngg-album">
		<div class="ngg-albumtitle"><a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=10">Michael Franks</a></div>
			<div class="ngg-albumcontent">
				<div class="ngg-thumbnail">
					<a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=10"><img class="Thumb" alt="Michael Franks" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/gallery/michael-franks/thumbs/thumbs_"/></a>
				</div>
				<div class="ngg-description">
				<p></p>
							</div>
		</div>
	</div>

 	
	<div class="ngg-album">
		<div class="ngg-albumtitle"><a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=11">Jakjazz Sony ericsson</a></div>
			<div class="ngg-albumcontent">
				<div class="ngg-thumbnail">
					<a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=11"><img class="Thumb" alt="Jakjazz Sony ericsson" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/gallery/jakjazz-sony-ericsson/thumbs/thumbs_dsc01181.jpg"/></a>
				</div>
				<div class="ngg-description">
				<p>Seluruh Foto ini di potret pake hape Sonyericsson C905</p>
								<p><strong>26</strong> Photos</p>
							</div>
		</div>
	</div>

 	
	<div class="ngg-album">
		<div class="ngg-albumtitle"><a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=13">Indonesian Big Band Tribute to Ismail Marzuki</a></div>
			<div class="ngg-albumcontent">
				<div class="ngg-thumbnail">
					<a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=13"><img class="Thumb" alt="Indonesian Big Band Tribute to Ismail Marzuki" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/gallery/indonesian-big-band-tribute-to-ismail-marzuki/thumbs/thumbs_dsc_0391.jpg"/></a>
				</div>
				<div class="ngg-description">
				<p></p>
								<p><strong>9</strong> Photos</p>
							</div>
		</div>
	</div>

 	
	<div class="ngg-album">
		<div class="ngg-albumtitle"><a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=14">featured</a></div>
			<div class="ngg-albumcontent">
				<div class="ngg-thumbnail">
					<a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=14"><img class="Thumb" alt="featured" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/gallery/featured/thumbs/thumbs_"/></a>
				</div>
				<div class="ngg-description">
				<p></p>
							</div>
		</div>
	</div>

 	
	<div class="ngg-album">
		<div class="ngg-albumtitle"><a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=15">RHYTHMS MEETING - Jogja 07 Februari 2009</a></div>
			<div class="ngg-albumcontent">
				<div class="ngg-thumbnail">
					<a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=15"><img class="Thumb" alt="RHYTHMS MEETING - Jogja 07 Februari 2009" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/gallery/rhythms-meeting-jogja-07-februari-2009/thumbs/thumbs_rhythm-meeting-jogja093.jpg"/></a>
				</div>
				<div class="ngg-description">
				<p>RHYTHMS MEETING
Pertunjukan musik yang mempertemukan musisi-musisi Jazz dari Eropa dengan musisi instrumen tradisi Cina, perkusi Maroko dan Indonesia, dalam sebuah perjalanan dan eksplorasi musikal kolaboratif
PEMUSIK
1. Fancois Lindemann (piano)
2. Jacques Schwarz-bart (saxophone)
3. Claude Tchamitchian (kontra bass)
4. Sangoma Everett (drum)
5. Ling Ling Yu (sitar, mandolin Cina)
6. Aziz (perkusi: Maroko)
7. Boulaaroug (perkusi: Maroko)
8. Djaduk Ferianto (perkusi, vocal: Indonesia)
9. Purwanto (gamelan: Indonesia)</p>
								<p><strong>5</strong> Photos</p>
							</div>
		</div>
	</div>

 	
	<div class="ngg-album">
		<div class="ngg-albumtitle"><a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=16">java jazz festival</a></div>
			<div class="ngg-albumcontent">
				<div class="ngg-thumbnail">
					<a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=16"><img class="Thumb" alt="java jazz festival" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/gallery/java-jazz-festival/thumbs/thumbs_jjf0902-as-0010-zaro.jpg"/></a>
				</div>
				<div class="ngg-description">
				<p></p>
								<p><strong>54</strong> Photos</p>
							</div>
		</div>
	</div>

 	
	<div class="ngg-album">
		<div class="ngg-albumtitle"><a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=17">Benny Likumahua Jazz Continously</a></div>
			<div class="ngg-albumcontent">
				<div class="ngg-thumbnail">
					<a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=17"><img class="Thumb" alt="Benny Likumahua Jazz Continously" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/gallery/benny-likumahua-jazz-continously/thumbs/thumbs_dsc_0052.jpg"/></a>
				</div>
				<div class="ngg-description">
				<p></p>
								<p><strong>13</strong> Photos</p>
							</div>
		</div>
	</div>

 	
	<div class="ngg-album">
		<div class="ngg-albumtitle"><a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=18">Java Jazz Festival 2009 - Eliane Elias Groups</a></div>
			<div class="ngg-albumcontent">
				<div class="ngg-thumbnail">
					<a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=18"><img class="Thumb" alt="Java Jazz Festival 2009 - Eliane Elias Groups" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/gallery/java-jazz-festival-2009-eliane-elias-groups/thumbs/thumbs_jjf0901-aw-0571-eliane-elias.jpg"/></a>
				</div>
				<div class="ngg-description">
				<p>Eliane Elias tampil di JJF 2009 bersama Marc Johnson (bass), Rafael Mendes Barata (drums) dan Rubens De La Corte (gitar)</p>
								<p><strong>7</strong> Photos</p>
							</div>
		</div>
	</div>

 	
	<div class="ngg-album">
		<div class="ngg-albumtitle"><a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=19">Java Jazz Festival 2009 - Mike Stern Feat. Dave Weckl</a></div>
			<div class="ngg-albumcontent">
				<div class="ngg-thumbnail">
					<a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=19"><img class="Thumb" alt="Java Jazz Festival 2009 - Mike Stern Feat. Dave Weckl" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/gallery/java-jazz-festival-2009-mike-stern-feat-dave-weckl/thumbs/thumbs_"/></a>
				</div>
				<div class="ngg-description">
				<p></p>
							</div>
		</div>
	</div>

 	
	<div class="ngg-album">
		<div class="ngg-albumtitle"><a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=23">Java Jazz Festival </a></div>
			<div class="ngg-albumcontent">
				<div class="ngg-thumbnail">
					<a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=23"><img class="Thumb" alt="Java Jazz Festival " src="http://www.wartajazz.com/wp-content/gallery/java-jazz-festival-2009-i-visionari/thumbs/thumbs_"/></a>
				</div>
				<div class="ngg-description">
				<p></p>
							</div>
		</div>
	</div>

 	
	<div class="ngg-album">
		<div class="ngg-albumtitle"><a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=24">jamiroquai-2009</a></div>
			<div class="ngg-albumcontent">
				<div class="ngg-thumbnail">
					<a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=24"><img class="Thumb" alt="jamiroquai-2009" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/gallery/jamiroquai-2009/thumbs/thumbs_jamiroquai-04.jpg"/></a>
				</div>
				<div class="ngg-description">
				<p></p>
								<p><strong>3</strong> Photos</p>
							</div>
		</div>
	</div>

 	
	<div class="ngg-album">
		<div class="ngg-albumtitle"><a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=25">Miri Jazz Festival 2009</a></div>
			<div class="ngg-albumcontent">
				<div class="ngg-thumbnail">
					<a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=25"><img class="Thumb" alt="Miri Jazz Festival 2009" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/gallery/miri-jazz-festival-2009/thumbs/thumbs_miri-jazz-festival-2009-alamode-08.jpg"/></a>
				</div>
				<div class="ngg-description">
				<p></p>
								<p><strong>22</strong> Photos</p>
							</div>
		</div>
	</div>

 	
	<div class="ngg-album">
		<div class="ngg-albumtitle"><a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=26">UGM-BNI Jazz 2009</a></div>
			<div class="ngg-albumcontent">
				<div class="ngg-thumbnail">
					<a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=26"><img class="Thumb" alt="UGM-BNI Jazz 2009" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/gallery/ugm-bni-jazz-2009/thumbs/thumbs_ugm-bni-jazz-20090869.jpg"/></a>
				</div>
				<div class="ngg-description">
				<p></p>
								<p><strong>7</strong> Photos</p>
							</div>
		</div>
	</div>

 	
	<div class="ngg-album">
		<div class="ngg-albumtitle"><a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=27">North Sea Jazz Festival 09</a></div>
			<div class="ngg-albumcontent">
				<div class="ngg-thumbnail">
					<a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=27"><img class="Thumb" alt="North Sea Jazz Festival 09" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/gallery/north-sea-jazz-festival-09/thumbs/thumbs_dsc_5957.jpg"/></a>
				</div>
				<div class="ngg-description">
				<p></p>
								<p><strong>34</strong> Photos</p>
							</div>
		</div>
	</div>

 	
	<div class="ngg-album">
		<div class="ngg-albumtitle"><a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=28">Jazz Gunung, Java Banana, Bromo 2009</a></div>
			<div class="ngg-albumcontent">
				<div class="ngg-thumbnail">
					<a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=28"><img class="Thumb" alt="Jazz Gunung, Java Banana, Bromo 2009" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/gallery/jazz-gunung-java-banana-bromo-2009/thumbs/thumbs_jazz-gunung-bromo-2009-0039-edit.jpg"/></a>
				</div>
				<div class="ngg-description">
				<p></p>
								<p><strong>5</strong> Photos</p>
							</div>
		</div>
	</div>

 	
	<div class="ngg-album">
		<div class="ngg-albumtitle"><a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=29">Photo Exhibition : Jazz Expression</a></div>
			<div class="ngg-albumcontent">
				<div class="ngg-thumbnail">
					<a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=29"><img class="Thumb" alt="Photo Exhibition : Jazz Expression" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/gallery/photo-exhibition-jazz-expression/thumbs/thumbs_009.jpg"/></a>
				</div>
				<div class="ngg-description">
				<p></p>
								<p><strong>59</strong> Photos</p>
							</div>
		</div>
	</div>

 	
	<div class="ngg-album">
		<div class="ngg-albumtitle"><a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=30">Jazz Festival 2010</a></div>
			<div class="ngg-albumcontent">
				<div class="ngg-thumbnail">
					<a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=30"><img class="Thumb" alt="Jazz Festival 2010" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/gallery/jazz-festival-2010/thumbs/thumbs_"/></a>
				</div>
				<div class="ngg-description">
				<p></p>
								<p><strong>1</strong> Photos</p>
							</div>
		</div>
	</div>

 	
	<div class="ngg-album">
		<div class="ngg-albumtitle"><a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=31">Kampoeng Jazz 2010</a></div>
			<div class="ngg-albumcontent">
				<div class="ngg-thumbnail">
					<a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=31"><img class="Thumb" alt="Kampoeng Jazz 2010" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/gallery/kampoeng-jazz-2010/thumbs/thumbs_kampung-jazz.jpg"/></a>
				</div>
				<div class="ngg-description">
				<p></p>
								<p><strong>5</strong> Photos</p>
							</div>
		</div>
	</div>

 	
	<div class="ngg-album">
		<div class="ngg-albumtitle"><a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=32">Asean Jazz Festival</a></div>
			<div class="ngg-albumcontent">
				<div class="ngg-thumbnail">
					<a href="http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/?album=all&amp;gallery=32"><img class="Thumb" alt="Asean Jazz Festival" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/gallery/asean-jazz-festival/thumbs/thumbs_"/></a>
				</div>
				<div class="ngg-description">
				<p></p>
							</div>
		</div>
	</div>

 	 	
	<!-- Pagination -->
 	<div class="ngg-clear"></div> 	
</div>

 songbooks yang sangat berbeda. Perbedaannya bisa disisi arah musikalitasnya atau subyek yang berbeda dari lagu yang akan saya nyanyikan.<br />
Songbook Cole Porter ini sangat menarik karena kerjasama antara kami, musisi dengan arranger Michael Abene. Lagu-lagu Cole Porter sangat nge-swing dan saya ingin membuat album yang gembira dan ngeswing. Semoga kamu menyukainya!</em></p>
<p><strong>(WJ) Berapa lama prosesnya hingga album ini tersedia di pasaran</strong><br />
<em>Fay: Kami merekam musiknya dalam dua sesi siang di bulan November 2007. Kemudian perlu sehari dua untuk memix-nya. Kemudian kami pergi ke New Yrk untuk melakukan photo session yang sangat menggembirakan dan menunggu kritikus yang beken untuk menulis liner-notes-nya. Lalu kamu harus menunggu beberapa waktu sampai design dan semua hal-hal teknis selesai, yang mana saatitu semuanya tidak ditangan anda lagi&#8230;, tapi dengan label besar seperti  &#8220;Challenge&#8221; anda tak perlu khawatir sama sekali.</em></p>
<p><strong>WJ: Ini perusahaan berbeda, ada yang spesial dari perusahaan [rekaman] baru ini??<br />
</strong><em>Fay: Sebenarnya &#8220;Challenge Records&#8221; adalah label pertama saya dan disela-sela itu saya bekerjasama dengan &#8220;Jazz N´Pulz&#8221; untuk tiga buah album saya. Jazz Impuls adalah sebuah yayasan yang mendukung musisi-musisi muda jazz yang berhak mendapatkan pengakuan lebih dan membantunya untuk mengembangkan karir. Saat ini karir saya terus berkembang (dan saya makin tua!&#8230;ha-ha) jadi saya kembali ke &#8220;Challenge Records&#8221;. Dengan mereka saya dapat melanjutkan proyek-proyek saya.</em></p>
<p><strong>WJ:  Challenge sepengetahuan kami merupakan label prestisius dari Belanda. Bagaimana rasanya bekerjasama dengan mereka?<br />
</strong><em>Fay: Challenge Records adalah &#8220;THE&#8221; Dutch Jazz label &#8211; perusahaan rekaman belanda &#8211; yang memiliki sejarah yang kaya dalam menghasilkan rekaman musik jazz. Sungguh luar biasa dapat bekerja dengan team dan gembiar bisa kembali setelah mengerjakan dua CD pertama di 1994 dan 2000 untuk Challenge Records!</em></p>
<p><strong>WJ: Apa cara yang mudah menggambarkan dirimu dan caramu bernyanyi?</strong><br />
<em>Fay: Saya selalu mencoba seflexible mungkin dengan music dan suara saya. Itu artinya saya mencintai beragam hal dalam musik: bernyanyi dan menerjemahkan repertoire standard termasuk pula menciptakan materi orisinil yang baru. Saya senang mengagetkan diri saya sendiri (dan termasuk audiens) dengan cara mencoba hal-hal menantang dalam musik.<br />
Saya dapat mencari berbagai aspek dalam musik untuk mengekspresikan kedalaman dan kecantikan sebuah lagu, termasuk pula disisi virtuositas dan kemampuan bermain di segala lini- yang keduanya sangat penting dalam musik jazz.</em></p>
<p><strong>WJ: Kenapa songbook? Sudah banyak sekali album serupa yang dirilis. Apakah ada hal yang berbeda menurut pandangan anda?<br />
</strong><em>Fay: Hal menarik dari songbooks adalah menggunakan konsep itu &#8211; bukan dengan cara mengkopi-nya, tetapi melakukannya dengan cara saya sendiri. Sebagai seorang musisi jazz anda harus mengetahui dan menggunakan sejarah untuk dapat menciptakan ceritamu sendiri.</em><em>Selain itu, setiap CD songbook yang akan kami kerjakan that memiliki subyek lengkap yang berbeda seperti kami memulai dengan merayakan music Cole Porter dari sudut pandang modern. Berikut tak memfokuskan pada seorang komposer namun lebih kepada berbagai penyanyi perempuan dalam sejarah musik, lalu yang ketiga menjadi koleksi lagu dan balada dalam konteks bagaimana saya merasakannya, tentu saya tidak akan membicarakannya terlalu banyak sekarang! <img src='http://www.wartajazz.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /><br />
Jadi saya rasa ada banyak hal tentang saya disetiap songbooks [nanti].<br />
</em></p>
<p><strong>WJ: Apakah ada perbedaan cara bernyanyi untuk album di perusahaan rekaman Jazz N&#8217;Pulz dengan Challenge Records? Maksud saya perbedaan pendekatan mungkin?<br />
</strong><em>Fay: Bukan, bukan perbedaan pendekatan. Cuman soal usia dan lebih pada pengalaman saja saya rasa.<br />
I tidak akan menyanyikan lagu tertentu berbeda untuk label ini dan lainnya, tapi waktu dan pengalaman membuatnya menjadi berbeda.<br />
I lebih tau tentang yang saya inginkan, dan seperti sebuah kebetulan saja memiliki orang-orang terbaik disekitar saya!</em></p>
<p><strong>WJ:  Ketika kami menyebut nama Cole Porter, apa yang terlintas dibenak anda pertama kali?<br />
</strong><em>Fay: </em><em>Swing, melodies yang paling cantik dan lirik yang indah(musik DAN lirik selalu ditulis Cole Porter sendiri, itu hal yang sangat unik juga, ngomong-ngomong!)</em></p>
<p><strong>WJ: Apa yang anda kerjakan selain bernyanyi?. Masih punya waktu senggang?</strong><br />
<em>Fay: Saya pengajar utama di untuk pelajaran jazz singing di Rotterdam Conservatory di Belanda. Sangat menyenangkan dan menginspirasi untuk mentransfer pengalaman saya dengan talenta muda dan membantu mereka berkembang dalam dunia musik jazz!</em></p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Finterview%2F2009%2F05%2F01%2Finterview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/interview/2009/05/01/interview-fay-claasen-seputar-album-red-hot-and-blue-the-music-of-cole-porter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Interview dengan Endah N Rhesa</title>
		<link>http://www.wartajazz.com/interview/2009/04/28/interview-dengan-endah-n-rhesa/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=interview-dengan-endah-n-rhesa</link>
		<comments>http://www.wartajazz.com/interview/2009/04/28/interview-dengan-endah-n-rhesa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2009 10:12:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Agus Setiawan Basuni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Interview]]></category>
		<category><![CDATA[Endah N Rhesa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.wartajazz.com/?p=7081</guid>
		<description><![CDATA[Endah N Rhesa, yang merupakan duo gitaris baru saja merilis album. Kami mengirimkan sejumlah pertanyaan kepada mereka disela-sela keberangkatan mereka ke Singapura untuk tampil di IndieAsia 2009 di Esplanade.
No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/04/endahnrhesa-nowheretogo.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-7083" title="endahnrhesa-nowheretogo" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/04/endahnrhesa-nowheretogo.jpg" alt="endahnrhesa-nowheretogo" width="200" height="171" /></a><strong>Endah N Rhesa</strong>, yang merupakan duo gitaris baru saja merilis album mereka &#8220;No Where to Go&#8221; yang didistribusikan oleh demajors. Kami mengirimkan sejumlah pertanyaan kepada mereka disela-sela keberangkatan mereka ke Singapura untuk tampil di Esplanade atau gedung durian dalam rangka IndieAsia 2009. Berikut ini jawaban Endah via email:</p>
<p><strong>WartaJazz (WJ): Apa konsep dari album kalian yang baru dirilis ini</strong>?<br />
<em>Endah N Rhesa (ER): </em><em>Konsep Endah N Rhesa ini adalah konsep musik ballads story telling. Kami menceritakan tokoh-tokoh di dunia dua dimensi, pulau bernama &#8220;Silence Island&#8221;, dengan seorang tokoh SHANE HARDEN. Di dunia dua dimensi ini justru SHANE HARDEN-lah yang menciptakan tokoh Endah N Rhesa di pulau Silence Island tersebut. Silahkan kunjungi website kami <a href="http://www.endahnrhesa.com/" target="_blank">www.endahnrhesa.com</a> untuk membaca cerita tentang tokoh-tokoh ini..<br />
</em><br />
<strong>WJ: Bberapa lama prosesnya</strong>?<br />
<em>ER: Proses album Nowhere to Go ini prosesnya kurang lebih 4 tahun. Materi lagunya 50 % lagu yang pernah diciptakan 4 tahun lalu dan 50% lagu yang kami ciptakan 1.5 tahun terakhir menjelang rilisnya album ini. Cukup lama, karena kami harus belajar dulu, investasi untuk bisa menghadirkan album dengan sound dan desain yang maksimal.</em></p>
<p><em></em><strong>WJ: Siapa yang paling banyak menciptakan lagu</strong>?<br />
<em>ER: Rata-rata lagu diciptakan oleh Endah dan Rhesa. Secara ide kebanyakan Rhesa yang melempar ide cerita dan rhythm, sedangkan Endah banyak memberikan masukan progresi chord, wording dan rhyming nya. Secara keseluruhan, lagu adalah ciptaan kami berdua.</em></p>
<div id="attachment_7105" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/04/endahrhesa_01.jpg"><img class="size-full wp-image-7105" title="endahrhesa_01" src="http://www.wartajazz.com/wp-content/uploads/2009/04/endahrhesa_01.jpg" alt="endahrhesa_01" width="500" height="334" /></a><p class="wp-caption-text">Endah &amp; Rhesa saat tampil di IndieAsia 2009 - Photo Budi Akbarsjah Courtesy Voice of Jakarta</p></div>
<p style="text-align: center;"><em><br />
</em><br />
<strong>WJ: Dari mana inspirasinya?</strong><br />
<em>ER: Imajinasi. Mungkin karena Rhesa senang sekali bermain game RPG. Hahaha.. Kadang cerita itu mengalir saja keluar dari benak kami. Seperti di lagu Blue Day, Uncle Jim, I Don&#8217;t Remember. Kalau Living With Pirates dari film Pirates of Carribean Trilogy. Kami berdua senang mengarang cerita, menciptakan sesuatu yang menarik dan menuangkannya dalam musik.<br />
</em><br />
<strong>WJ: Apa lagu favorit kalian di album ini (atau masing-masing)</strong><br />
<em>Rhesa : I Dont Remember, Baby It&#8217;s You, Living With Pirates<br />
Endah : I Don&#8217;t Remember, Before You Sleep, Take Me Home<br />
</em><br />
<strong> WJ: Cerita dong kesan manggung di Singapura?</strong><br />
<em>ER: Menyenangkan sekali.. Jadi kami dibantu dengan teman-teman Voice of Jakarta ( <a href="http://www.voiceofjakarta.com/" target="_blank">www.voiceofjakarta.com</a> ), Radio Internet yang mendukung musisi-musisi Indonesia, tanpa terkecuali, musisi independen yang ber base di Singapura. Esplanade memiliki tema INDIE ASIA dan kebetulan bulan April ini Esplanade meminta musisi Indie Indonesia. Selain Endah N Rhesa juga ada Bonita dan Cozy Street Corner. Dan menyenangkan sekali bisa bermain di Esplanade on the Waterfront. Penontonnya sangat apresiatif, tertib, sound dan panggungnya juga bagus. Menyenangkan..<br />
</em><br />
<strong>WJ: Apa yg kalian persiapkan u/ manggung disana?</strong><br />
<em>ER: Esplanade sangat disiplin dengan playlist dan durasi. Jadi sejak awal kami di wanti-wanti oleh mereka untuk mempersiapkan playlist yang akan kita mainkan selama 3 hari dan segera mengkomunikasikan apabila ada perubahan. Kami cukup berpikir keras mengatur playlist supaya flow pertunjukannya enak. Syukurlah semuanya berhasil.<br />
Kami kesana sekaligus membuat video klip I Don&#8217;t Remember. Jadi selain berlatih, kami juga mempersiapkan konsep video klip. Produser video klip ini adalah Rhesa dan Sutradaranya adalah Nala.<br />
</em><br />
<strong>WJ: Apa rencana kalian setelah ini?</strong><br />
<em>ER: Rencana jangka panjang kami adalah mencoba untuk menjalin kerjasama partner-partner di luar Indonesia. Sedangkan rencana jangka pendek adalah promo tur, ingin membuat buku cerita tentang tokoh-tokoh kami di album Nowhere to Go dan pulau Silence Island. Kami ingin berkreatifitas semaksimal mungkin untuk bermusik dan melakukan hal-hal kreatif yang berkaitan dengan album kami.</em></p>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fwww.wartajazz.com%2Finterview%2F2009%2F04%2F28%2Finterview-dengan-endah-n-rhesa%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=80" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:80px;" allowTransparency="true"></iframe><p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wartajazz.com/interview/2009/04/28/interview-dengan-endah-n-rhesa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

