Kategori | Java Jazz Festival, News
Guitar Affair Lukather-Ford!
Edisi Spesial Soulbop
Posted on 16 March 2010 by Arif Kusbandono
Garansi seru guitar-affair Steve Lukather lawan Robben Ford nyata terbukti di AXIS Hall hari terakhir Axis Java Jazz Festival 2010. Panggung rock betul-betul jadi komplemen festival jazz yang tahun ini banyak menampilkan deretan grup berformat akustik, jazz klasik dengan profil pembetot upright bass. Di atas panggung  ada desain legendaris telecaster Ford versus seri MusicMan Lukather berlawanan arah jarum jam. Kontras kedua axes (begitulah gitar dijuluki) tersebut adalah Ford yang meramu pukau lima nada tanpa kehabisan kombinasi kreatif, sementara Lukather  menunjukkan identitas gitar listriknya lewat manipulasi dinamik nada-nada panjang yang gemanya membius perasaan dengan memainkan ekspresi bender handle.
Bergantian dengan nomernya sendiri, meluncur vokal Ford untuk “There’ll Never Be Another You” (“Soul On Ten”,
2009) dan vokal Lukather untuk “Never Walk Alone” (“Candyman”, 1994), masing-masing berlatar blues yang kontras, city blues dan rock. Ford memang terbilang versatil menggenapi seksi gitar formasi aneka aliran tanpa mengkompromikan akar blues-nya. Duel Ford dedengkot legenda Toto, Steve Lukather, juga kerap mewarnai proyek fusi jazz. Bersanding dengan gitaris lain juga tidak aneh bagi Lukather, ini bisa diwakili “Santamental” (2003) yang mendaftar nama-nama beken seperti Steve Vai, Eddie Van Halen, Mike Landau, Larry Carlton, dll.
Dua gitaris ini adalah edisi khusus grup Soulbop yang namanya bak stempel yang seketika berkas capnya dibaca, sudah self-explanatory. Profil duel Lukather-Ford  sebenarnya tidak jauh berjarak dari formasi rekaman pilihan motor Soulbop, Randy Brecker dan Bill Evans, yang jatuh pada Hiram Bullock (yang malah sering lompat ke solo garang seolah menjadi heavy metal-bebop). Brecker dan Evans membentuk
Soulbop saat saksofonis Bob Berg meninggal akibat kecelakaan di tengah-tengah rencana tur mereka di 2003. Umur kelompok ini ternyata tidak pendek, mereka kembali memperoleh kontrak di tahun 2004 untuk tur Eropa yang energinya kemudian terekam dalam album “Soulbop Band Live”. Dalam live edisi spesial ini, terompet Brecker kerap mengimposisi nomer-nomer soul dengan bebop, baik pada momen-momen pendek resolusi akhir lagu, maupun saat slot khusus improvisasi. Debut Brecker Brothers (kelompok lawas Randy dengan Michael Brecker),  “Some Skunk Funk” (1975), menambah panas aksi mereka yang saling bertukar baris-baris solo up tempo.
Apalagi yang lebih pas bagi koneksi alumni Miles Davis era elektrik ini selain pamungkas “Jean Pierre” dengan fitur basis Darryl Jones yang dibantu drummer Rodney Holmes. Kibordis Steve Weingart  pun ambil bagian pada giliran solo. Yang paling asyik adalah pilihan tema mayor Evans yang berpindah dari saksofon tenor ke sopran, berbenturan lembut dengan watak kuat nomer ini.
No related posts.
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.
Leave a Reply
It is becoming increasingly difficult to decide where jazz starts or where it stops, where Tin Pan Alley begins and jazz ends, or even where the borderline lies between between classical music and jazz. I feel there is no boundary line.
—
|






