Profile

Toots Thielemans, sang legenda harmonika

Jean-Baptiste Frédéric Isidor, Baron Thielemans lahir 29 April 1922 yang dikenal secara profesional sebagai Toots Thielemans, adalah musisi jazz Belgia-Amerika.

Saat masih muda, Toots mempelajari harmonika dari ayahnya dan belajar mandolin, gitar, dan akordeon. Dia juga dikenal jago bersiul, dan seorang komposer unggul.

Menurut sejarawan jazz Ted Gioia, kontribusinya yang paling penting adalah “memperjuangkan harmonika yang rendah hati”, yang dibuat Thielemans menjadi “suara sah dalam jazz”. Dia akhirnya menjadi pemain harmonika jazz “unggulan”.

Pada tahun 1949, Toots pindah ke Amerika Serikat dan mulai bermain dengan banyak musisi terkenal, termasuk Charlie Parker, Ella Fitzgerald, dan Benny Goodman.

Dari tahun 1953 hingga 1959 ia bermain dengan George Shearing, dan kemudian memimpin kelompoknya sendiri dalam tur di AS dan Eropa. Pada tahun 1961 ia merekam dan menampilkan langsung salah satu komposisinya, “Bluesette”, yang menampilkannya bermain gitar dan bersiul yang menjadi hit di seluruh dunia dan membuatnya dikenal secara internasional.

Pada 1970-an dan 1980-an, ia melanjutkan tur dan rekaman, tampil dengan musisi seperti Oscar Peterson, Bill Evans, Gillespie Dizzy, Kenny Werner, Pat Metheny, Jaco Pastorius, Elis Regina dan Paquito D’Rivera.

Baca juga artikel lainnya:

Di antara soundtrack film yang direkam Thielemans adalah The Pawnbroker (1964), Midnight Cowboy (1969), Cinderella Liberty (1973), The Sugarland Express (1974) dan Looking for Mr. Goodbar (1977). Lagu tema harmoniknya untuk acara TV Sesame Street yang terkenal telah didengar setidaknya selama 40 tahun. Dia sering tampil dan rekaman bersama Quincy Jones, yang pernah memanggilnya “salah satu musisi terbesar di zaman kita.”

Berikut adalah beberapa album Toots Thielemans yang dianggap paling penting:

  1. “Man Bites Harmonica!” (1958) – Album ini dianggap sebagai debut Toots Thielemans sebagai pemimpin band dan menampilkan dia sebagai solois harmonika yang menonjol. Album ini menampilkan gaya swing jazz yang terinspirasi dari musisi jazz klasik seperti Benny Goodman.
  2. “Toots Thielemans Live” (1964) – Album ini menampilkan rekaman live Toots Thielemans di klub jazz terkenal di New York City, The Village Gate. Album ini menunjukkan kemampuan improvisasi yang luar biasa dari Toots dan juga menampilkan musisi jazz terkenal lainnya seperti Phil Woods dan Roger Kellaway.
  3. “Bluesette” (1962) – Album ini berisi rekaman dari lagu ikonik Toots Thielemans, “Bluesette”, yang menjadi hit besar di seluruh dunia. Album ini menampilkan Toots dalam berbagai pengaturan musik, dari solo harmonika hingga pengiring big band.
  4. “Chez Toots” (1998) – Album ini menampilkan Toots Thielemans dalam setting kuartet dengan piano, bass, dan drum. Album ini menampilkan karya-karya asli Toots dan menunjukkan kemampuan harmonika dan gitar yang luar biasa.
  5. “East Coast West Coast” (1994) – Album ini menampilkan kolaborasi antara Toots Thielemans dengan pianis jazz terkenal Herbie Hancock dan rekan sesama pemain harmonika, Stevie Wonder. Album ini menampilkan campuran gaya jazz dan pop, dan menunjukkan kemampuan Toots untuk beradaptasi dengan berbagai jenis musik.

Pada tahun 2009 ia ditunjuk sebagai Jazz Master oleh The National Endowment for the Arts, penghargaan tertinggi untuk musisi jazz di Amerika Serikat termasuk penghargaan Grammy Lifetime Achievement Award pada tahun yang sama.

Selama hidupnya, Toots Thielemans berkontribusi besar terhadap perkembangan musik jazz, terutama dalam penggunaan harmonika sebagai instrumen utama. Karya-karyanya yang ikonik dan perannya sebagai musisi jazz yang berpengaruh telah meninggalkan warisan yang tak ternilai dalam sejarah musik jazz.

Ia wafat di Braine-l’Alleud, Walloon Brabant, Belga 22 Agustus 2016 dalam usia 94 tahun.

Diposting pertama kali 29 April  2018 dan diupdate 29 April 2023

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker