![]() |
|
![]() |
||||
|
Acara yang akan mengetengahkan reportoar jazz dan pop ini rencananya akan digelar pusat kebudayaan Belanda, Erasmus Huis, Jl. HR. Rasuna Said Kav. S-3, Kuningan Jakarta Selatan pada hari Rabu (7/05) mulai pukul 19.30 WIB. Dengan tiket masuk sebesar Rp. 50.000,- Jika anda tertarik menyaksikan acara ini, tiket pertunjukan bisa dipesan via WartaJazz.com dengan mengirimkan nama, no handphone dan jumlah tiket yang dipesan ke info@wartajazz.net atau bisa juga datang ke redaksi Wartajazz.com dengan alamat Tebet Utara III D No. 11, Jakarta 12820 Telp. (021) 8310769 atau 08161364263 dengan Nisha/Dewi. *** Institut Musik Daya merupakan lembaga pendidikan yang didirikan oleh Deviana Daudsjah. Dengan pengalamannya kurang lebih 25 tahun bermukim di Eropa, sekolah musik ini diharapkan mempu menghasilkan lulusan yang mampu diandalkan dibidang musik khususnya jazz. Kegiatan konser 'Vocals Night' sendiri merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya yakni Interculture Jazz Night yang kala itu menampilkan musisi dari tiga negara. Selanjutnya IMD juga menjadwalkan IMD's Evening (student band, teacher's band & Daya big band) dan Ensemble workshop pada bulan Juli dan Agustus mendatang. *** Jika kita perhatikan ada dua nama diatas yang relatif baru diblantika musik Indonesia khususnya Jazz. Mereka adalah Doni Sundjoyo dan Titi Handayani, keduanya murid Institut Musik Daya yang beralamat di Jl. Taman Kemang I Kav. 11 Jakarta Selatan. Doni Sundjoyo yang lahir pada 26 Oktober 1981 bernama lengkap Yudo Nugroho Doni. Ia menggunakan instrumen double bass. Kegiatan musiknya antara lain September 2002 mulai kuliah di Institut Musik Daya. Tampil di Indonesia Open Jazz (Agustus) 2002 dan 18 February 2002 tampil dalam "Jazz Inter Culture" bersama Tjut Nyak Deviana Daudsjah, Sri Aksan Syuman, Martial Dubois, dan Joe Rosenberg. Sementara Titi Handayani atau Titiq Handayani lahir
10 Februari 1981 di Jakarta. Seperti halnya Doni, Titi juga merupakan
murid dari IMD. Mempergunakan instrumen drum, ia juga sempat tampil Indonesia
Open Jazz (Agustus) 2002. Penampilan Titiq mungkin akan jadi daya tarik
mengingat jarang sekali menemukan penggebuk drum terlebih-lebih lagi memainkan
jazz di Indonesia. (*/WJ) |
|
|||||
| Copyright © 1996-2007 WartaJazz.com All right reserved Dilarang mengutip, memperbanyak atau memanipulasi isi website ini tanpa izin tertulis dari WartaJazz.com Comments, Suggestion and Feedback send to info@wartajazz.net |
||||||