![]() |
|
![]() |
||||
|
Sebutlah Bubi Chen, Benny Likumahua, Indra Lesmana, Riza Arshad, Syaharani, Tohpati, Sri Aksan Sjuman, Arief Setiadi, Matez, dr. Iwang Gumiwang, Idham Noorsaid, Marusya Nainggolan, Tjut Nyak Deviana Daudsjah dengan Daya Big Bandnya, Fariz RM, Andien hingga I Wayan Balawan yang baru saja melakukan tur di Jerman. Panitia juga kedatangan tamu dari Belanda dengan tampilnya duet Ineke van Doorn(vokal) dan Marc van Vugt(Gitar). Hingga berita ini diturunkan, sejumlah perubahan terjadi pada rundown acara. Misalnya Canizzaro yang sebelumnya tidak termasuk kelompok yang akan tampil, memberikan keputusan kamis siang mengenai kesediaannya tampil dalam ajang bergengsi ini. Begitu pula dengan kelompok Indra Lesmana Reborn dan simakDialog - meski proses negosiasinya sempat berlangsung alot - senin lalu, kedua kelompok kenamaan Indonesia ini menyatakan siap tampil di JGTC. Persoalan lain adalah pengaturan waktu masing-masing kelompok atau musisi yang tampil. Seperti diketahui, seperti tahun-tahun sebelumnya penyelenggaraan JGTC selalu dibuat dalam dua panggung. Nah, persoalan muncul karena ada beberapa pemain yang tampil lebih dari satu kelompok. Contohnya Riza Arshad. Pria yang kerap disapa Ija oleh rekan-rekannya ini selain memimpin simakDialog, juga turut dalam kelompok Reborn. Sudah barang tentu panitia harus bekerja keras mengatur agar jadwal keduanya tidak bentrok. Belum lagi persoalan pengaturan instrumen, sound dan hal-hal teknis lainnya yang kerap dikeluhkan dalam penyelenggaraan ditahun-tahun sebelumnya. ****
Dari ajang jazz competition yang dilangsungkan di Food Court Dermaga, Pondok Indah Mall, mulai 30 hingga 31 Oktober 2002 telah menghasilkan sejumlah pemenang. Uniknya, kali ini tidak didominasi oleh tuan rumah Jakarta saja, namun justru peringkat pertama dan kedua diboyong oleh kelompok dari luar kota. Masing-masing Corners dari kota gudeg, Yogyakarta dan Khayangan dari Bogor. Diposisi ketiga diraih kelompok asal Jakarta, Chic's Band. Kehadiran jazz kompetisi ini memang dirasakan sangat positif, terutama untuk menggali bakat dan potensi pemain-pemain muda yang tertarik untuk mengeksplorasi atau memainkan musik jazz. Kelompok Corners yang terdiri dari Fani(piano), Jacko(gitar), Arwin(drum), Helmi(bass), Pram(tenor saksofon), Tommy(alto saksofon), Yogyakarta misalnya, berhasil menyabet The Best Gitaris, Bassis dan Drummer sekaligus. Sementara Khayangan memboyong The Best Vokalis dan Pianis. Sebuah harapan besar tentu tertuju pada panitia JGTC selanjutnya yang diharapkan mampu mengangkat even kompetisi ini sehingga bisa mengikutsertakan band-band lain ditanah air dan tidak terbatas hanya peserta dari pulau Jawa saja. Selain tentu juga peningkatan dari sisi yang lain. **** Baiklah, untuk lebih jelasnya mengenai jadwal acara, berikut ini kami informasikan rundown acara 25th JGTC di UI Depok yang kami terima Sabtu, (2/10) pukul 21.30 wib. sekadar tips saja, sebaiknya anda mengenakan pakaian yang mudah menyerap keringat. Maklum, acaranya dilapangan parkir Fakultas Ekonomi UI. Dan jangan lupa membawa payung atau topi sebab meski kemarau agaknya masih bertahan hingga menjelang puasa, kemungkinan hujan tentu terbuka, dan kalau toh pun tidak, terik mentari sudah pasti akan menghiasi kegiatan JGTC tahun ini. Panggung 1 Panggung 2 (Utama) 12.00 Juara 1 Jazz Competition (Corners - Yogyakarta) Bagi anda yang membutuhkan informasi bisa langsung datang ke arena pertunjukan atau bisa juga menghubungi panitia di Senat Mahasiswa FEUI Telp/fax : 7863279/7759810. (WJ) |
|
|||||||
| Copyright © 1996-2007 WartaJazz.com All right reserved Dilarang mengutip, memperbanyak atau memanipulasi isi website ini tanpa izin tertulis dari WartaJazz.com Comments, Suggestion and Feedback send to info@wartajazz.net |
||||||||