|
30th JAZZ GOES TO CAMPUS: PEDULI LINGKUNGAN
Selain membuat acara musik, Jazz Goes To Campus (JGTC) juga mengadakan kegiatan untuk
penyadaran terhadap lingkungan. Yakni dengan ikut berpartisipasi dan
mengambil sikap terhadap rusaknya kondisi lingkungan alam dan pemanasan
global yang kini mengancam kesejahteraan anak cucu kita dimasa datang.
Sebagai wujud kepedulian dan usaha konkrit, JGTC mengadakan “30 Going
Green”. Bekerja sama dengan GloW-Alliance, sebuah gerakan sosial untuk
menyadarkan kaum muda dan mendorong mereka untuk melakukan sesuatu untuk
memperlambat proses pemanasan global.
Kegiatan pra-event JGTC ini diawali dengan memberikan bibit
pohon kepada
Rektorat Universitas Indonesia, dan Pemerintah Daerah Depok. Yang dilanjutkan dengan membagikan secara gratis 3.000 bibit pohon penghijauan pada
Minggu, 4 November 2007 pukul 10.00-17.00 WIB di sekitar
Bundaran Hotel Indonesia, dan patung Kuda di Monumen Nasional (Monas).
***
JGTC (Jazz Goes To Campus)
Puncak acara dari rangkaian Jazz Goes To Campus adalah sebuah konser jazz berformat festival
pada Minggu, 18 November 2007 Pukul
09.00-23.00 WIB mengambil lokasi di Fakultas Ekonomi, Universitas
Indonesia, Depok yang diselenggarakan oleh mahasiswa-mahasiswi Fakultas
Ekonomi Universitas Indonesia. Harga Tiket : Rp 22.000 (Early Bird) -Rp 25.000
Sebagai kilas balik, JGTC di mulai dari tahun 1977, Candra Darusman
(waktu itu anggota group jazz Chaseiro, sekarang bekerja di World
Intellectual Property Organization di Swiss) dan masih tercatat sebagai
mahasiswa FEUI angkatan ‘76 menjadi ketua panitia, sekaligus pemberi
nafas untuk pertama kali pada JGTC.
Kini JGTC telah berkembang menjadi salah satu festival kampus yang
paling dinanti dengan jumlah pengunjung di tahun 2006 lalu sebanyak
18.000 orang. Ini merupakan acara jazz yang luar biasa yang bisa
berlangsung secara terus menerus saban tahun hingga kini sudah yang ke
30 kalinya. Sungguh sebuah apresiasi yang patut diacungi jempol.
Dengan pelaksanaan dikampus dan tiket masuk relatif murah, janji panitia adalah berusaha menawarkan suatu kenyamanan dan
sosialisasi mengenai musik jazz, bahwa jazz tidak hanya sekedar hiburan
mewah semata. (*/Kushindarto/Wartajazz.com)
Kembali ke Halaman Index News
Kembali ke Halaman Depan
|