WartaJazz.com :: Tempat Mangkal Pecinta dan Pemerhati Jazz Indonesia
PATA JAVA Beli album jazz Indonesia
       
         
   


LAPORAN SEKILAS DARI A MILD LIVE'97 FESTIVAL


Pergelaran A Mild Live'97 Festival pada tanggal 20 September yang lalu di Ballroom Sheraton Mustika Hotel menampilkan Stanley Jordan, Tuck & Patti, 4 PM dengan pembuka grup vokal ME dari Indonesia. Warta Jazz mencoba untuk mengupas penampilan mereka .

Pementasan dibuka oleh ME sebuah grup vokal dari Bandung yang mungkin sekarang sedang digemari oleh para ABG. Penampilan mereka cukup menghangatkan penonton yang rata-rata cukup mengenal lagu-lagu mereka dengan baik. Apalagi ditunjang dengan perfomance mereka yang rata-rata cukup manis. Sehingga tidak salah kalau para penonton cewek cukup antusias menyambut mereka. Kemudian langsung disusul dengan Stanley Jordan yang bermain secara solo.

Stanley Jordan menampilkan permainan gitar elektrik yang didukung dengan teknologi canggih, sehingga dapat menghasilkan berbagai macam sound. Adapun lagu-lagu yang ditampilkan kebanyakan diambil dari album Magic Touch, Standard, Stolent Moments dan Balero. Dengan tehnik tapping -nya Stanley Jordan membuat lagu yang dimainkannya menjadi unik, seakan-akan Stanley tidak bermain seorang diri.

Hal inilah yang menjadikan ciri permainan Stanley berbeda dengan gitaris lainnya. Bermain gitar sorang diri seperti yang ditampilkan Stanley Jordan merupakan hal yang tidak mudah jika tidak mempunyai kemampuan dan bakat yang luar biasa. Dengan kemampuan dan latar belakang pendidikannya di bidang komposisi dan teori musik elektronik dia mampu mengubah lagu yang hasilnya sangat menarik dan mempunyai nuansa yang berbeda. Seperti lagu standard jazz Autumn Leaves yang manis, ditangan gitaris ini lagu tersebut menjadi agak garang.

Demikian juga dengan lagu andalan dan merupakan lagu penutup penampilannya yaitu Stairway to Heaven milik Led Zeppelin yang berirama slow rock diubah oleh Stanley sehingga bernuansakan jazz, meskipun tidak mengurangi keindahan lagu tersebut. Bahkan dia sempat menunjukan permainan gitar yang garang ala Jimmi Hendrix (salah satu gitaris favoritnya) pada akhir lagu ini. Secara umum Stanley pada malam itu tampil sangat bagus sehingga mampu membuat penonton kagum dan terpesona oleh permainan gitarnya yang garang tapi masih mempunyai sentuhan manis.

Setelah Stanley Jordan disusul oleh 4 bujang keling yang tergabung dalam grup vokal 4 PM yang mengambil jalur R & B. Kelihatannya para penonton -terutama cewek- paling menunggu penampilan mereka. Kelompok ini menyanyikan beberapa lagu hitsnya seperti Sukiyaki, Forever in My Heart dan 4 PM. Atraksi mereka cukup menggoyang panggung pertunjukan.

Sebagai pamungkas pertunjukan adalah tampilnya duo Tuck & Patti. Sebagai grup duo mereka lebih dari cukup dalam memadukan olah vokal Patti dengan permainan gitar Tuck. Cara Tuck dalam memainkan gitar yang dipetik dengan sound yang jernih sesekali diiringi hentakan pukulan cukup dapat mengimbangi tehnik scat singing dari Patti. Mereka tidak tabu untuk membawakan lagu milik orang lain seperti Time after Time milik rocker Cindy Lauper yang tentu saja ditangan mereka jadi bernuansa jazzy. Kelihatannya Patti banyak terpengaruh dengan Ella Fitzgerald maupun Tania Maria.

Secara umum penampilan 4 kelompok yang diundang oleh A Mild dan Buena Produktama cukup memberikan nilai hiburan akhir pekan di Yogyakarta.


Kembali ke Halaman Index News
Kembali ke Halaman Depan


 

        Copyright © 1996-2006 WartaJazz.com All right reserved
Dilarang mengutip, memperbanyak atau memanipulasi isi website ini tanpa izin tertulis dari WartaJazz.com
Comments, Suggestion and Feedback send to info@wartajazz.net