![]() |
|
![]() |
||||
|
Berasal dari daerah Bretagne, ia adalah penggubah musik yang terbuka pada terhadap semua jenis musik. Ia mulai bermain piano sejak umur 8 tahun dan menganggap dirinya 50% otodidak. Karirnya dimulai saat belajar piano klasik tahun 1959 di Brest Conservatoire of Music. Dengan latar belakang klasik yang kuat (musikologi dengan ijazah Conservatoire d'Etat) saat usianya menginjak 19 tahun ia beralih haluan ke musik Jazz. Beberapa tahun kemudian tepatnya antara tahun 1987 hingga 1993 lewat konser yang biasanya bersama Manu Lannhuel dan Kristen Noguès ia mendalami Breton music. Kemudian mulai tahun 1994, ia ambil bagian dalam 'Heritage des Celtes' dan tampil secara rutin bersama Yann-Fañch Kemener. Intensitasnya pada musik tradisional ini menghasilkan sebuah show bertitel 'Brest 96' bersama 'An Tour Tan'. Selain mengagumi Ravel. Bach, Poulenc, Debussy, Alan Stivell, Bill Evans dan Herbie Hancock, ahli dalam harmoni, improvisasi dan musik pop ini juga gemar pada piano, laut dan Bretagne daerah asalnya. Karya Didier merupakan sebuah proses pencarian kembali ke sumber asal. Komposisi dan improvisasi berkisar pada tema pusat yang terinspirasi oleh musik tradisional Celtik. Ia menguasai dengan sempurna ciri-ciri khas tarian Breton, dalam permainan Didier Squiban mampu memperlihatkan hasil karya musik diluar kemampuan panca indera yang menunjukan variasi musik, melodi dan rtime dengan nada-nada asli kehidupan. Kemampuan improviasinya telah menghasilkan garis nada yang indah yang mempertajam penguasaan alat musik seperti yang telah diperlihatkan Bill Evans dalam kemahirannya bermain musik jazz. Beberapa pemain musik membandingkan secara spontan ritme musik jazz dan lirik indah Didier Squiban dengan musik Keith Jarret, dan syair-syair klasiknya mengingatkan pada musik Bach dan Glenn Gould dan juga musisi impresionis lainnya. Dalam percampuan semua jenis musik tersebut, Didier Squiban menterjemahkan budaya musik yang kental ini dalam bahasa baru dan memperkayanya dengan kesetiaannya pada tradisi musik breton. Album solo pertamanya dirilis tahun 1997 bertitel 'Molène' banyak mendapatkan sambutan dari pecinta musik Breton maupun Jazz dan Klasik. Dua tahun kemudian keluar 'Porz gwenn', tepatnya Pebruari 2000. Album 'Live'-nya direkam saat konser pada Festival de Lorient tahun 1999. Hingga akhirnya 'Symphonie Bretagne' dimana ia bergabung dengan Bretagne Orchestra yang dipimpin Didier Benetti. Album yang lain Tendances dirilis tahun 1990 direkam dengan format trio dan tiga pemain tamu yaitu Didier SQUIBAN(piano), Jean-René DALERCI(double bass), Joël ALLOUCHE(drums), Eric BARRET(tenor saxophone), Jean-Luc ROUMIER(electric guitar), Jacques PELLEN(acoustic guitar). Isinya tampak dipengaruhi oleh musik klasik seperti Scriabine, Claude Debussy, maupun jazz seperti Keith Jarrett, Dewey Redman dan Bill Evans. Para kritikus saat itu memuji style, teknik atau komposisi yang dipersembahkannya. Hingga akhirnya album yang diproduksi Caravan Records ini kembali dirilis dalam bentuk remastered version oleh L'OZ PRODUCTION. Berikut ini diskografi dan proyek musik Didier Squiban:
Untuk informasi dan mendengarkan potongan karya-karya Didier Squiban
lebih lanjut, silahkan kunjungi websitenya di http://www.loz-production.com/oz/saozneg/discography/didier_squiban.htm
|
|
|||||
| Copyright © 1996-2006 Warta Jazz.com All right reserved Dilarang mengutip, memperbanyak atau memanipulasi isi website ini tanpa izin tertulis dari WartaJazz.com Comments, Suggestion and Feedback send to info@wartajazz.net |
||||||