WartaJazz.com :: Tempat Mangkal Pecinta dan Pemerhati Jazz Indonesia
PATA JAVA Beli album jazz Indonesia
       
         
   


JOHN ZORN - MASADA GUITARS
Tzadik TZ 7171


Komposisi:
1. Abidan - 3:31
2. Kodashim - 3:37
3. Kedem - 3:29
4. Bikkurim - 3:00
5. Ravayah - 4:01
6. Hadasya - 2:45
7. Katzatz - 3:37
8. Kanah - 3:27
9. Hodaah - 3:24
10. Kisofim - 4:53
11. Sippur - 2:48
12. Sansanah - 5:54
13. Galgalim - 1:45
14. Elilah - 3:05
15. Kedushah - 4:32
16. Shevet - 3:11
17. Kochot - 3:56
18. Tzalim - 2:21
19. Kivah - 2:33
20. Avelut - 4:05
21. Moshav - 3:54

Musisi:
Bill Frisell: guitar (1,4,7,10,14,17,20)
Marc Ribot:
guitar (3,6,9,12,13,16,18,19,21)
Tim Sparks:
guitar (2,5,8,11,15)

Sudah 10 tahun ini John Zorn tetap mempertahankan salah satu kelompoknya yang bernama Masada. Berbagai album telah dihasilkan (biasanya dengan judul urutan alfabet bahasa Ibrani) dan setiap penampilannya juga mendapat sambutan hangat dari para penggemarnya. Termasuk juga banyak komposisi orisinil yang muncul dari Masada. Kelompok yang banyak mengangkat atau terpengaruh dari tradisi dan kebudayaan bangsa Yahudi ini sebenarnya mempunyai formasi aslinya antara lain adalah Dave Douglas (trumpet), Greg Cohen (bass), Joey Baron (drum) dan John Zorn (alto saxophone). Namun secara khusus dalam rangka memperingati 10 tahun Masada John Zorn sengaja memasang karya-karyanya selama aktif bersama Masada untuk dimainkan oleh 3 gitaris handal masa kini, khususnya dari lingkungan downtown New York.

Di luar motivasi apa yang ada di balik propaganda John Zorn dengan semboyan Radical Jewish Culture ini, apa yang kita dengarkan dengan interpretasi para gitaris ini terhadap 21 komposisi karya John Zorn ini memang mempunyai kekuatan melodi yang menyegarkan. Sejauh ini mereka dengan jeli mencoba untuk mentransformasikan permainan saxophone John Zorn dan pemain lain dalam formasi aslinya dengan gitar saja. Di sini, masing-masing komposisi hanya dimainkan oleh masing-masing gitaris atau mereka bersolo gitar semua. Sebagian besar mereka hanya menggunakan gitar akustiknya kecuali dalam beberapa komposisi Bill Frisell yang menggunakan gitar listriknya dengan segenap efek-efeknya yang inovatif.

Di antara mereka bertiga dalam memahami komposisi-komposisi ini ke dalam permainan mereka masing-masing dengan gaya yang berbeda. Paling menarik adalah permainan Tim Sparks. Dalam 'Kodashim' atau pun 'Kedushah' seolah-olah menunjukan memang inilah spesialisasinya dalam menggarap musik dengan pengaruh tradisi kesenian Yahudi yang kuat. Frisell rasanya sudah tidak tahan lagi untuk menggunakan kreatifitasnya dalam bermain gitar elektrik. Seperti ciri kebiasanya, dia menjadi gitaris yang paling impresif di antara mereka, namun di kesempatan lain seperti dalam 'Katzatz' dia menampakkan kegarangannya. Rasa-rasanya seperti menyalakan radio transistor yang gelombangnya dibolak-balik secara acak. Dia kreatif dan penuh akal dalam menimbulkan sebuah nuansa tertentu dengan gitarnya. Ribot paling banyak mendapatkan kesempatan ini. Dia lebih serius dalam mengartikulasikan beberapa komposisi dan menjalani tugas ini. Penampilannya dalam 'Galgalim' dan 'Shevet' pantas diacungi jempol. Dia tampil seolah-olah sedang diiringi oleh sebuah band khas downtown.

Selama ini Ribot dipercaya John Zorn ikut juga dalam proyek yang masih berkaitan dengan Masada dalam berbagai format atau proyeknya yang lain. Seperti dalam album "Bar Kokhba" (Tzadik) sekitar tahun 1996. Dalam album tersebut Masada mengembang dalam hal jumlah musisinya dengan masuknya para dedengkot jazz underground dari New York. Selain itu dia tampil juga dalam "Circle Maker" (Tzadik) bersama Masada String Trio yang terdiri dari Mark Feldman, Erik Friedlander dan Greg Cohen.(Ceto/*/WJ)

Link terkait:
http://www.tzadik.com
http://www.timsparks.com
http://www.billfrisell.com
http://www.marcribot.com


Kembali ke Index Resensi
Kembali ke Halaman Depan



 

      Copyright © 1996-2005 Warta Jazz.com All right reserved
Dilarang mengutip, memperbanyak atau memanipulasi isi website ini
tanpa izin tertulis dari WartaJazz.com
Comments, Suggestion and Feedback send to info@wartajazz.net