![]() |
|
![]() |
||||
|
Hampir saja salah duga. Mengingat para musisi pendukung album ini banyak yang kuat imaginasinya. Artinya jangan-jangan album ini berpindah tangan kepada para musisi tamu. Kita lihat saja, Toots Thielemans, Mike Stern, Kenny Werner, Joe Locke dan Steve Davis ikut berpatisipasi. Album kedua Fay Claassen yang kedua di bawah dalam label Jazz 'N Pulz ini memang dibuat di New York, tidak lama setelah tragedi 11/9 2001 sehingga menghasilkan sebuah pesan universal yang sekarang sedang naik daun 'Peace On Earth'. Setelah sekilas mendengar pun langsung berubah pikiran. Yang terjadi memang para musisi pendukungnya memberikan melodi dan warna yang kuat terhadap album ini. Seperti diakui oleh vokalis dari Belanda ini ketika terbang ke New York, dia sudah mempunyai semacam blueprint di benaknya apa yang akan dilakukan nanti. Namun setelah berkumpul bersama, hasilnya jadi lebih imaginatif. Baginya hal tersebut bukan suatu hal yang mengkuatirkan namun dapat menjadi sumber inspirasi yang lebih kreatif lagi. Dengan kemampuannya yang hebat karakter vokal Fay Claassen juga menyatu dengan bandnya secara utuh. Satu catatan lagi, sangat langka vokalis Belanda tampil bersama menggarap album dengan para jagoan dari New York. Kalau kita mengingat penyanyi-penyanyi jazz legendaris Billie Holiday, Ella Fitzgerald dan lain-lain terutama album-album masa lalu, lebih banyak band pendukung tidak punya kekuasaan untuk dapat tampil lebih. Pujian lebih banyak didapat untuk si vokalis. Sekarang keadaan sudah berubah, meskipun tidak sepenuhnya. Kekuatan musikalnya ada di si vokalis dan bandnya, seimbang. Bahkan kadang-kadang si vokalis malah kalah pamornya. Fay Claassen dengan pintar dapat merajut nada-nada lirikalnya dengan lapisan pendukungnya, saling mengisi dan memberikan reaksi yang pas. Sebenarnya aroma etnis cukup menyengat dalam album ini berkat peran Gilad dan Joe Locke dalam bermain perkusinya. Itu pun tidak menjadi halangan yang berarti bagi Claassen untuk tampil prima. Tembang ciptaan Dizzy Gillespie 'Con Alma' seperti menjadi testcase sebelum mendengar yang lain. Kolaborasi cantik bersama Toots Thielemans keluar dari 'What Are You Doing The Rest Of Your Life". Sting memang jenius, dalam 'La Belle Dame Sans Regrets' Claassen mampu memberikan suasananya menjadi begitu imaginatif dan surealis. Dengan karakter suara seperti itu dan dorongan dari Mike Stern serta Freddie Bryant, 'Peace On Earth' yang tampil lebih modis, fusion, kosmik dan nge-funk. Hal ini membuktikan bahwa Claassen bukan orang yang tertutup. 'It Never Entered My Mind', 'If You Go Away' dan 'Once Upon A Summertime'
tampil mellow dan lembut sebaliknya dalam komposisi ciptaan Miles
Davis 'Seven Steps To Heaven' tampil segar dengan mengganti ritmiknya
menjadi gaya samba dan penampilan solo piano Kenny Werner
yang cermelang. (Ceto/*/WJ)
|
|
|||||
| Copyright © 1996-2005 Warta Jazz.com All right reserved Dilarang mengutip, memperbanyak atau memanipulasi isi website ini tanpa izin tertulis dari WartaJazz.com Comments, Suggestion and Feedback send to info@wartajazz.net |
||||||