Gitarku: Hidupku, Kekasihku – DVD Wajib Penggemar Dewa Budjana
Posted on 15 June 2009 by Arif Kusbandono

DVD Dewa Budjana Gitarku: Hidupku, Kekasihku
Mencari suaka batin, sanctuary, adalah simpul tema-tema rilis solo Budjana. Jelma spiritual yang hadir dalam musik I Dewa Gede Budjana tak lepas dari Bali dan Hindu. Silabel sakral ”Om” kerap terlihat sebagai simbol yang tertoreh pada gitarnya. Judul ”Samsara” (2003) yang dipilihnya pun adalah daur kehidupan yang lekat dengan konsep reinkarnasi dan karma, dengan lahir dan mati sebagai bagiannya.
Duka meninggalnya sang ayah dituturkannya lewat ”Ruang Dialisis”. Di dalamnya ada ketidaksengajaan (yang bagaimanapun adalah campur Tangan-tangan Yang Maha), kidung neneknya, mendiang Jro Ketut Sidemen, yang direkam terpisah di Klungkung, pas ada di nada dasar yang sama dengan rekaman musiknya di Jakarta. Kidung itupun kemudian ternyata berkisah kematian.
Pengalaman duka itu dibawanya tampil dua tahun silam dalam konser tunggal pertamanya yang bertajuk ”Gitarku: Hidupku, Kekasihku” (GKJ, 7/12/’07). Cuplikan dokumenter Bali lama milik Miguel Covarrubias menjadi latar requiem yang menyayat jiwa. Potret kehidupan Bali bergaya noir itu semakin temaram dalam ”Ruang Dialisis”. Refleksi duka lainnya muncul lagi dalam ”Dancing Tears” (Home, 2005) yang berkisah Tsunami, chaos saat laut tidak bersahabat.
Daur hidup tak melulu duka, karyanya yang bhinneka juga mensiratkan suasana lainnya. Terinspirasi tarian Sanghyang Dedari, ”Dedariku” (Gitarku, 2000) mengalun kontemplatif dalam gema permainan gitar 12 senar diimbuhi permainan cantik paduan udu berbahan gerabah dalam idiom tabla dengan kendang Sunda yang ditabuh Jalu Pratidina. ”Dreamland” yang optimis dan suntikan berat funk dalam ”Lalu Lintas” (Nusa Damai, 1997) juga menjadi warna lain yang terdengar.
Konser ini juga merekam duetnya dengan pianis tamu Indra Lesmana. ”Wanita” milik Indra yang menjadi lagu tema film berjudul sama di tahun 1990 (dibintangi Meriam Bellina dan Mathias Muchus) dimedley dengan ”Bunga Yang Hilang”.
Tak lengkap pula jika koleksi gitarnya yang unik tidak dimainkan. Ada soprano nylon dalam ”Caka”, banjo (tetapi masih dalam konstruksi gitar) dalam ”Bermain” atau sitar elektrik (keluaran Coral) dalam ”Malacca Bay”. Konser ini memang dibarengi peluncuran buku yang membahas pula gitar-gitar koleksinya. Peluncuran silam tersebut kemudian disusul bundel spesial DVD dan CD di 2009 ini.
No related posts.
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.
2 Comments For This Post
1 Trackbacks For This Post
-
Gitarku: Hidupku, Kekasihku – a must have DVD of Dewa Budjana’s fans | www.surfmelody.com says:
October 13th, 2011 at 10:52 pm[...] :Ā http://www.wartajazz.com/review/2009/06/15/ Album Review [...]
Leave a Reply
It don’t mean a thing if it ain’t got that swing.
—
|




October 4th, 2009 at 9:05 pm
DVD ini kini tersedia di WartaJazz.com untuk anda yang berminat. Silakan kontak sales at wartajazz.net untuk informasi lebih lanjut.
February 1st, 2010 at 10:49 pm
saya mau beli DVD nya dong, kira2 siapa ya yg bisa dikontak2?