 |
|
|
SEKILAS WARTA > JULI 2002 (DIUPDATE
SECARA BERKALA)
09-07-2002 - Meskipun Riti Records sudah dirintis oleh
gitaris Joe Morris sejak tahun 1983 namun belum banyak
rekaman yang dihasilkannya. Baru-baru ini indi label tersebut mengeluarkan
album karya Joe Morris yang berjudul 'Age of Everything' dan pianis Steve
Lantner 'Saying So' yang sekaligus menandakan sebagai proyek pertamanya
sejak tahun 1992. Dalam 'Age of Everything', Joe Morris lebih mengintensifkan
penemuan-penemuan yang unik ketepatan ritmik dan melodi yang dipersembahkan
dengan sebuah tingkatan kecepatan yang benar-benar tidak tertandingi dalam
sejumlah karya-karya jazz akhir-akhir ini. Formasi dalam album tersebut
adalah Timo Shanko (bass) dan Luther Gray (drum).
Singkatnya seperti berkaitan dengan sejenis energi yang modern dan sebuah
sedalaman spirit yang abadi. Sedangkan pianis Steve Lantner yang
meluncurkan albumnya yang berjudul 'Saying So' di mana merupakan setting
standar jazz yang pertama kalinya dengan formasi trio piano klasik yang
dibantu oleh Lawrence Cook (drum) dan Joe Morris
(bass, disini merupakan debutannya dia main akustik bass). Dua
album Lantner sebelumnya dikeluarkan oleh indi label terkemuka dari Inggris
Leo di mana mendapat tanggapan yang kritis untuk keorisinalitas dan musikalitasnya
secara keseluruhan. Dalam beberapa waktu mendatang Riti Records juga merencanakan
untuk mengeluarkan sebuah album baru dari drummer Whit Dickey
yang dibantu oleh William Parker (bass), Joe
Morris (gitar) dan Hamid Drake (drum). Melalui
pengaturan khusus, produk Riti akan didistribusikan oleh AUM Fidelity.
Untuk keterangan lebih lanjut dapat dihubungi di ritirec@mindspring.com
atau insight@aumfidelity.com.
07-07-2002 - Masih berkaitan dengan munculnya beberapa kelompok jazz yang
baru saja mengeluarkan debutnya, The Indigo Invention Group
yang dipimpin storyteller, komposer dan saxophonis Hans
Spencer Indigo dengan bangga mengumumkan album pertamanya yang
berjudul 'First Storybook' pada bulan ini. Ensemble yang terbentuk di
Boston ini telah bermain bersama paling tidak sudah tiga tahun terakhir
ini sejak terbentuk di New England Conservatory. Dengan
manarik berbagai pengaruh dari Laurie Anderson, Pink Floyd, Maria
Schneider dan John Cage, Indigo membuat beberapa
komposisi original yang mengkombinasilan narasi spoken word dengan aransemen
orkestra jazz modern dan unsur-unsur konseptual yang lain. "Saya
mempunyai kebutuhan yang mendesak untuk membuat skenario yang seimbang
antara improvisasi dengan sesuatu yang sangat beragaram", jelas Indigo
yang menggunakan pengalamannya dalam membuat komposisi untuk theater,
pertunjukan anak-anak, spoken word yang ditambah dengan alat-alat
multimedia untuk menambah kaya komposisi jazznya. Album baru ini terdiri
dari 26 komposisi. 'First Storybook' ini tersedia melalui www.cdbaby.com
sedangkan informasi lebih lanjut dapat dijumpai di www.indigoinventions.com
05-07-2002 - Mack Avenue Records baru saja meluncurkan
album kompilasi yang berjudul 'The Legacy Lives On II' di mana proyek
memang sudah lama direncanakan ini adalah kolaborasi antara para legendaris
jazz, musisi berbakat dan para musisi unggulan yang membawa obor atas
bentuk seni asli Amerika tersebut. Selain sebagai drummer yang cukup dikenal
selama ini, Stix Hooper menjadi salah seorang yang mendirikan
label ini pada tahun 1999. Sejauh ini sudah empat album yang sudah keluar
yang antara lain Eugene Maslov 'When I Need to Smile',
'The Face of Love', "The Legacy Lives On' dan Michael Dees
'One Single Rose'. Sementara 'The Legacy Lives On II' sendiri berisikan
penampilan George Shearing, Terry Gibbs Quartet, Anita O'Day,
Cedar Walton bersama Rebellion Quartet-nya,
Pete Candoli, Pete Jolly, Pete Christlieb, Lawrance Marable dan
Les MacCann. Beberapa diantaranya Stix Hooper bermain sebagai
drummernya. Keterangan lebih lanjut dapat dijumpai di www.mackaverecords.com.
03-07-2002 - Pada tanggal 19 Juni 2002 yang lalu, Jazz Journalists
Association (JJA) telah menyelenggarakan Jazz Award yang keenam
di Jazz Standard New York. Acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan seperti
musisi jazz, wartawan, photograper, penyiar, para profesional media pemberitaan,
para eksekutif industri rekaman dari Amerika maupun Eropa. Bertindak sebagai
MC-nya adalah aktor Avery Brooks dan komedian Soupy
Sales. Serta menampilkan Marian McPartland, Dr. Billy
Taylor, Cassandra Wilson, Bill Charlap, Dave Douglas, Chano Domingues,
Eddie Bert, Gary Giddins dan Roy Haynes sebagai
bintang tamunya. Sedangkan pianis Roberta Piket trio (dibantu oleh Rufus
Reid, bass; dan Billy Hart, drum) dan Ben
Allison Quintet (bersama Michael Blake, saxes;
Mamoudou Dibate, kora; Frank Kimbrough,
piano; dan Michael Sarin, drums) tampil secara penuh
pada malam itu. Jazz Award diselenggarakan dalam rangka amal untuk Jazz
Foundation of America (JFA) ini berdasarkan voting dari 400 anggota kuat
JJA internasional dan dibagi menjadi 40 kategori termasuk kategori Lifetime
Achievement in Jazz, Lifetime Achievement in Jazz Journalism, Musician
of the Year, dan Jazz Film/Video of the Year. Di samping
JJA, JFA juga mempersembahkan Discretionary Awards kepada produser
jazz veteran George Avakian, Dr. Minichetti dan
Dr. David Feldman di mana keduanya berkaitan dengan Rumah Sakit
Englewood di New Jersey.
02-07-2002 - The Jazz Foundation of America akan menyelenggarakan
konser yang bertajuk 'A Great Night In Harlem' yang kedua pada 26 September
2002 mendatang di Apollo Theater New York. Konser ini menjadi sebuah kegiatan
amal untuk Jazz Musicians Emergency Fund (sebuah lembaga yang
membaktikan dirinya untuk membantu berbagai krisis dan persoalan yang
banyak dialami oleh musisi jazz seperti masalah pengusiran dari tempat
tinggalnya, menghindari menjadi tuna wisma, pembayaran tunggakan, memberikan
bantuan darurat, perawatan medis dan sebagainya) dan akan menjadi tuan
rumahnya adalah Bill Crosby, yang di Indonesia tokoh
ini dikenal melalui serial TV 'The Crosby Show'. Penyelenggaraan kegiatan
ini adalah untuk persembahan kepada trumpetis Clark Terry dan
anggota Kongres John Conyers di mana dia telah berusaha
untuk mendorong anggota Konggres yang lain untuk mengangkat musik jazz
sebagai sebuah aset nasional. Pada tahun lalu, penyelenggaraan acara ini
dimeriahkan oleh Ahmad Jamal, Tommy Flanagan, Cassandra Wilson,
Lou Donaldson dan Phil Wood. Sedangkan bintang
yang akan tampil pada tahun ini akan diumumkan kemudian. Sebagai sponsor
acara ini adalah E*Trade, Jazz Alliance International, majalah New York,
Jazz Journalists Association, Playboy Foundation dan lain-lain. Lebih
jauh mengenai hal ini bisa didapatkan di www.jazzfoundation.org.
02-07-2002 - Pada pertengahan bulan Juli mendatang, akan keluar sebuah
album kompilasi dari Oscar Peterson yang berjudul 'A
Jazz Odyssey'. Album kompilasi ini dikeluarkan oleh perusahaan Verve di
mana pianis legendaris ini pernah lama bergabung dengannya. Dikeluarkannya
album kompilasi ini dalam waktu yang hampir bersamaan untuk melengkapi
keluarnya buku otobiographi yang berjudul 'A Jazz Odyssey: The Life of
Oscar Peterson' yang akan dipublikasikan oleh Continuum Books. Album tersebut
terdiri dari 18 komposisi yang mengetengahkan Peterson sebagai solois
dan musisi pendamping. Sembilan lagu pertama menampilkan permainan Peterson
yang mengemuka seperti dalam 'Get Happy' dan 'My Romance' yang diambil
dari beberapa album Peterson yang terbaik keluaran Verve seperti 'The
Night Train' maupun 'The Oscar Peterson Trio Plays'. Sisa lagu yang lainnya
diambil dari ketika Peterson mendampingi beberapa musisi legendaris musik
jazz yang lain. Contohnya seperti 'I Only Have Eyes for You' yang tampil
bersama Billie Holiday atau dalam 'Pennies From Heaven'
bermain bersama Lester Young. Musisi yang lainnya adalah Dizzy
Gillespie, Max Roach, Ella Fitzgerald, Stan Getz, Ray Brown dan
Coleman Hawkins.
(Dari Berbagai Sumber/WJ)
Kembali ke Halaman Depan
|
|
 |