WartaJazz.com :: Tempat Mangkal Pecinta dan Pemerhati Jazz Indonesia
PATA JAVA Beli album jazz Indonesia
       
           
   


BIG BAND SETELAH ERA BIG BAND (lanjutan-bagian kedua)


Dizzy Gillespie mendirikan big band eksperimen sendiri yang hasilnya lebih baik lagi. Setelah permulaan kejatuhannya pada tahun 1945, sebuah kelompok baru didirikan pada awal tahun 1946 dengan dukungan para penulis yang inovatif seperti Gil Fuller, Tadd Dameron, George Russell dan John Lewis. Kelompok ini sukses dalam mentransfer gaya be bop ke dalam sebuah bentuk ensemble yang besar (big band).

Gillespie mempertahankan kelompok ini selama 4 tahun yang bersamaan dengan pencapaian yang tertinggi dalam kekuatan permainannya. Meskipun pada tahun 1956 dan 1958 dia sempat melakukan rekaman dan pertunjukan kelilingnya didukung oleh big band yang para pemainnya termasuk musisi-musisi rising star pada masa itu, seperti Lee Morgan, Phil Wood, Benny Golson dan Wynton Kelly. Beberapa pengamat musik jazz berpendapat bahwa justru dalam kesempatan tersebut mereka menampilkan yang terbaik.

Namun perjalanan sebuah kelompok big band pada akhir 1940an dan awal 1950an bukanlah hal yang sederhana atas kesuksesan atau sebuah kegagalan (mereka terlibat juga dalam kontraversi yang cukup serius dan sangat emosional atas apa yang mereka mainkan). Gaung "progresif" big band-nya Stan Kenton adalah sebagai contoh utama. Mereka menjadi populer secara fenomenal, sebagian karena kemampuannya yang mengesankan dalam masalah relasi masyarakat dan dukungan kuat dari perusahaan rekaman Capitol. Meskipun pada waktu itu bukan hal yang biasa terhadap para pendengar musik jazz yang juga tidak suka dengan big band-nya Stan Kenton. Dalam perjalanan waktu yang sudah setengah abad yang lalu, sekarang baru dirasakan alasan-alasan yang cermelang dari kedua hal itu.

Sampai sekarang, karya-karya dan gaya big band Stan Kenton tetap banyak dimainkan oleh para musisi jazz dengan penuh pujian yang mungkin karena orisinalitasnya. Contohnya, komposisi karya Bob Graettinger 'City Of Glass', yang direkaman pada tahun 1951 dengan inovasi dan modifikasi yang termasuk di dalamnya pemakaian alat french horn dan bagian alat gesek yang banyak orang memainkannya sampai sekarang tetap menjadi sebuah pengelaman mendengarkan musik jazz yang sangat mengesankan. Pada umumnya, karya-karya Kenton merupakan sebuah penilaian bakat dan intepreatasi yang cerdas antara pemain (Art Pepper, Shelly Mann, Maynard Fergunson, Frank Rosalino, Lee Konitz, Zoot Sims, Mel Lewis) dan penulis lagu (Pete Rugolo, Shorty Rogers, Bob Graettinger, Gerry Mulligan, Bill Russo, Bill Holman) dan dukungan yang lainnya. Beberapa dari penampilan terbaik Stan Kenton big band pada awal tahun 1950an sekarang direkam ulang oleh perusahaan rekaman Mosaic. Dan salah satu musisi jebolan dari Stan Kenton big band yang terkenal sekarang ini adalah Joe Lovano

Diatas merupakan beberapa kilasan kelompok-kelompok big band baru yang bermunculan setelah bangkrutnya era big band pada era Swing. Namun apa yang terjadi dengan para big band terkemuka seperti pada era Swing? Misalnya Duke Ellington Orchestra atau Count Basie Orchestra yang selama beberapa waktu absen dari penampilan publik.

Duke Ellington pada masa 1945 - 1955 sebenarnya menjadi masa transisi bagi perkembangan big bandnya. Pada awal-awal masa tersebut, Duke Ellington tetap tampil namun dengan formasi yang seperti biasanya dan diakui oleh sebagaian pengamat sebagai kelompok big band yang sedikit ketinggalan jaman. Namun pada tahun 1951 - 1955 banyak pergantian personil di dalamnya. Misalnya seorang pemain drum yang sudah bergabung dengan Ellington sejak akhir dekade 1920an keluar pada tahun 1951 dan posisinya digantikan oleh Louie Bellson dan absennya untuk beberapa waktu pemain saxophone yang cukup banyak pengaruhnya dalam memberikan warna gaya permainan Duke Ellington, Johnny Hodges. Meskipun tercatat sukses dalam rangkaian penampilannya di Carnegie Hall pada tahun 1951 serta sempat juga menulis satu komposisi yang menjadi salah satu bukti kehebatan kemampuan Ellington dalam 'A Tone Parallel To Harlem'. (CeMus/WJ)

1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 |   Selanjutnya >>




Kembali ke Halaman Depan

 

      Copyright © 1996-2005 Warta Jazz.com All right reserved
Dilarang mengutip, memperbanyak atau memanipulasi isi website ini
tanpa izin tertulis dari WartaJazz.com
Comments, Suggestion and Feedback send to info@wartajazz.net