 |
|
|
BIG BAND SETELAH ERA BIG BAND (lanjutan-bagian ketujuh)
Dan di dekade 1990an dilanjutkan dengan berdirinya American Jazz Orchestra,
The Lincoln Center Jazz Orchestra (dipimpin oleh Wynton Marsalis), The
Carnegie Hall Orchestra (Jon Faddis) dan The Smithsonian Jazz Masterwork
Orchestra, ditambah The Loren Schoenberg - Walt Levinsky Band. Semuanya
dalam berbagai cara lebih mengkonsentrasikan akan gaya dan karya tradisional
namun dengan pandangan yang lebih modern.
Ada cara lain juga dalam mempertahankan tradisi big band, yaitu dengan
adanya subsidi. Hal ini lebih banyak dilakukan di Eropa daripada di Amerika
Serikat. Misalnya The WDR Big Band di Cologne, The Dannish Radio Orchestra
di Denmark, The UMO Big Band di Finlandia, The Swedish Radio Jazz Orchestra
di Swedia adalah beberapa ensemble yang didukung badan broadcasting di
sana. Pendekatan yang hampir sama dengan apa yang dilakukan di Amerika
adalah melalui acara-acara talk show maupun hiburan di televisi. Meskipun
acara-acara seperti itu sifatnya sangat fleksibel, sementara dan tentunya
juga sesuai dengan kepentingan komersil stasiun televisi masing-masing.
Memang tidak tepat jika membandingkan kondisi tersebut dengan Eropa. Banyak
hal yang berbeda, misalnya dalam kebijaksanaan mengenai masalah pajak.
Biasanya sebagian perolehan pajak itu hanya untuk mendukung kelompok-kelompok
big band yang berafiliasi dengan angkatan bersenjata Amerika Serikat saja.
Jadi bagaimanakah big band di dalam awal abad ke-21 ini. Barangkali jawabannya
bisa jadi merupakan kesempatan terbaiknya atau malahan big band semakin
terpuruk saja. Namun dari kondisi kenyataan yang ada, jika ada orang menyatakan
bahwa tradisi big band sekarang ini telah mati pasti akan ditertawakan
oleh para penikmat musik jazz sejati. Semakin luasnya wilayah garapan
big band pada akhir-akhir ini terjadi dengan munculnya beberapa kelompok
baru seperti David Murray Big Band, Either Orchestra, Mingus Dynasty,
Peter Apvelbaum & Hieroglyph Orchestra, Vienna Art Orchestra, Pierre Dorge's
New Jungle Orchestra, Masaoka Orchestra, Satoko Fuji Orchestra dan lain-lain.
Perkembangan big band akan semakin mendunia dan tidak saja didominasi
musisi dari Amerika Serikat dan Eropa saja. Kita lihat Jon Jang dengan
kelompoknya Afro Asian Ensemble Orchestra maupun dengan kelompoknya Chuco
Valdes dengan membawakan suara-suara big band latin.
Dan yang tidak kurang pentingnya adalah perkembangan big band "underground"
yaitu penampilan kelompok-kelompok big band yang bermuculan di berbagai
sekolah maupun universitas.
Peninggalan jazz orkestra adalah sebuah kekayaan musik jazz yang hampir
berumur satu abad dan masih banyak membawa berbagai kemungkinan yang dapat
dikembangkannya. Beberapa rintangan prisipil seperti ketidak-profesionalannya
managemen pengelolaan kelompok big band lambat laun sudah mulai teratasi.
(CeMus/WJ)
Kembali ke Halaman Depan
|
|
 |