|
JAZZ STYLE
Berikut ini adalah artikel kami mengenai style dalam musik Jazz. Anda
juga dapat mengirimkan artikel mengenai Jazz Style dengan mengklik
disini.
ERA
BEBOP TAHUN 1940 new!
Kembalinya Expresi dan Jati Diri Jazz
Pada akhir tahun 30-an, Swing telah menjadi bisnis hiburan yang sangat
besar dan merupakan bisnis musik paling bagus pada saat itu sampai dijuluki
pula "greatest music of all time". Kata "Swing" menjadi daya tarik penjualan
yang bagus dan dikaitkan dengan penjualan produk-produk Dari mulai rokok
sampai pakaian wanita, dan jika musik sudah disesuaikan untuk permintaan
komersial seringkali menjadi suatu persoalan klise yang tidak ada habisnya
pada musik itu sendiri, yaitu antara idealisme musikal dan komersial.
Tokoh-tokoh
musisi yang penting dalam era Swing (Bagian Kedua)
Lester Young berkomentar bahwa Coleman Hawkins, pemain tenor saxophone
yang lahir di Missouri 21 November 1904 ini adalah pemain tenor saxophone
sejati atau "The Real Tenor Saxophone Players" dan yang membuat kita tahu
bahwa itu benar-benar suara tenor saxophone. Kreasi Hawkins telah memperkaya
perbendaharaan gaya dalam bermain tenor saxophone dan selama empat puluh
lima tahun dia masih menjaga dan mengukuhkan senioritasnya dalam permainan
tenor saxophone.
JAZZ
ERA TAHUN 50-AN COOL JAZZ, THIRD STREAM, HARDBOP SAMPAI MODAL JAZZ
Revolusi dan Pengembangan Bebop
Pada akhir tahun 40-an dan memasuki era tahun 50-an dominasi gaya
bebop yang identik dengan gaya Charlie Parker semakin kuat dan
banyak mendominasi gaya permainan musik jazz dan musisi-musisi pada era
tersebut.
Tokoh-tokoh
musisi yang penting dalam era Swing (Bagian Pertama)
Era Swing juga telah banyak mengadirkan atau memunculkan tokoh-tokoh musisi
yang menonjol dan berperan dalam era Swing tersebut dan bahkan mempengaruhi
perkembangan musik jazz untuk era selanjutnya.
Era
Swing sebagai "The Golden Age of Jazz"
Dengan terjadinya depresi perekonomian dunia pada sekitar permulaan decade
1930 yang membuat keadaan perekonomian Amerika Serikat semakin berat,
sebagai salah satu dampaknya adalah banyak lapangan pekerjaan menghilang
sehingga menyebabkan tingkat pengangguran yang tinggi.
Big
band setelah era Big band
Di awal tahun 1950an, kelompok big band yang dipimpin oleh komposer dan
arangger Eddie Sauter dan Bill Finegan sedang tampil di Nebraska. Malam
itu, beberapa penonton yang berisik mendekat ke arah panggung dan meneriakan
"Mengapa kalian tidak dapat memainkan sesuatu yang dapat membuat kita
bergoyang?".
Bebop
Pada akhir tahun 30-an, Swing telah menjadi bisnis hiburan yang besar
dan merupakan bisnis musik yang paling bagus pada saat itu sampai dijuluki
"greatest music of all time". Kata "Swing" menjadi daya tarik penjualan
yang bagus dan dikaitkan untuk penjualan produk-produk dari rokok sampai
pakaian wanita, dan jika musik sudah disesuaikan untuk permintaan komersial
seringkali menjadi suatu persoalan klise yang tidak ada habisnya.
Dixieland
New Orleans merupakan kota dengan penduduk terdiri dari berbagai macam
etnis dan keturunan, jadi tidak hanya didominasi oleh orang kulit hitam
saja tetapi orang-orang kulit putih juga banyak yang bertempat tinggal
di New Orleans. Sehingga karena mungkin pengaruh lingkungan musik New
Orleans tidak hanya dimainkan oleh orang kulit hitam saja, tetapi juga
dimainkan oleh orang-orang kulit putih.
New
Orleans
Memang harus diakui bahwa New Orleans memang tempat berkembangnya awal-awal
dari musik Jazz, bahkan awalnya muncul istilah jazz-pun di New Orleans
ini, dan gaya musik New Orleans juga merupakan suatu contoh awal dari
permainan musik yang "hot". Yang dimaksud hot disini adalah musik tersebut
dimainkan secara emosional dari masing-masing individu yang memainkannya.
Ragtime
Musik Rag yang muncul sekitar tahun 1890-an pada mulanya karena pada waktu
itu yang popular adalah musik klasik yang notabene adalah musik dari Eropa
dan dapat dikatakan merupakan musik orang kulit putih, seperti Mozart,
Johan Strauss, Chopin dan lain-lain.
Kembali ke Halaman Depan
|