WartaJazz.com :: Tempat Mangkal Pecinta dan Pemerhati Jazz Indonesia
PATA JAVA Beli album jazz Indonesia
       
         

 

   


WAWANCARA DENGAN GUNTER HAMPEL

| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 |


Saya bertemu Jeanne di Belanda pada tahun 1966. Saya sedang rekaman untuk perusahaan rekaman ESP -Music From Europe- dan Jeanne Lee bersama suami pertamanya David Hazelton dan putri 2 tahunnya muncul dalam sesi rekaman tersebut. 2 minggu kemudian, tepatnya 1 Januari 1967, kami tampil bersama di Amsterdam. Jalur kami bersinggungan, perjalanan musikal kami telah mulai. Secara instuisi, proses kreatif bermula sampai 33 tahun kemudian. Suara manusia kawin dengan vibraphone, flute, bassklarinet 2 tahun kemudian, hal itu yang membuat kita menjadi saling mencintai. Sejak kami menyanyi dan bermain dari hati kami, kami tidak dapat terpisahkan. Dimana cinta kami tumbuh secara proporsional dan kami semakin sukses. Ada puisi yang kami tulis pada tahun 1975 yang akan saya persembahkan untuknya:

THE MIRACLE IS.
THAT THE LAYERS CONTINUE TO BE STRIPPED AWAY,
EACH TIME UNCOV'RING
A CENTER
MORE BRILLIANT
AND REVEALING
THAN THE ONE
BEFORE
AMAZING.
THAT THIS SHOULD BE THE WAY
OUR LOVE
OUR KNOWLEDGE
AND OUR LIVES
KEEP UNFOLDING
TOGETHER
LEAVING US CONSTANTLY
RENEWED
KNOWING YOU EXIST
ANYWHERE IN THIS UNIVERSE
MAKES MY WORLD
THAT MUCH LARGER
AND THAT MUCH MORE
FILLED
WITH LIGHT. (Jeanne Lee, 1975)

Kami "memproduksi" musik, puisi, karya teater, permainan, ballet, video, workshop, cerita 2 orang anak, Ruomi dan Cavana. Bersama keliling seluruh Eropa, Israel, Rumania, Yunani, AS, Canada dan mungkin pernah tampil lebih dari 10.000 konser bersama trio, duo, quartet, quintet dan macam-macam, big band dari New York maupun dari Eropa sendiri. Pada tahun 1972 saya membentuk Galaxie Dream Band dengan musisi-musisi hebat seperti Peryy Robinson, Mark Whitecage, Thomas Keyserling, Steve McCall dengan bintang tamu Han Bennink, Willem Breuker, Sunny Murray, Jack DeJohnette, Jack Gregg dan masih banyak lagi. Saya terus mengembangkan konsep-konsep musikal yang jauh tidak terpadu, sebuah team musik dengan intuisi kolektif, dimana Jeanne dengan suara yang sangat fleksibel. Kami instrumentalis menjadi penyanyi dan penyanyi menjadi sebuah instrumental musik. Kami berkembang dan menyadari bahwa konsep-konsep tersebut telah keluar dari tradisi musik jazz, agar dapat mengekspresikan apa saja yang ada di benak kami. Generasi kami, telah berkreasi dengan bahan-bahan musikal yang baru, komposisi baru, platform baru agar kami dapat menjadi diri kami sendiri.

Untuk masalah ini, saya memulainya bahkan dari membuat perusahaan rekaman sendiri karena kami kesulitan menemukan perusahaan lain yang mau mengedarkan karya-karya kami pada waktu itu; BIRTH RECORDS. Sampai sekarang telah mengeluarkan 50 CD, piringan hitam, video maupun buku. Dizzy Gillespie mendengarkan penampilan duo kami di sebuah festival di Berlin Timur pada tahun 1980, begitu antusiasnya sampai lupa dia sendiri juga akan tampil di situ. Dia mengatakan kekagumannya, "Apa yang mereka lakukan sulit dipercaya, kalian melanjutkan tradisi kami, namun di luar cakrawala dan batas-batas kami. Kalian telah menemukan sebuah rangkaian yang baru, dan itu berhasil".

Kolaberasi terakhir kami adalah di tahun 1996, dalam sebuah pertujukan keliling duo di Jerman dan kolaberasi pada tahun 1997 di Bert Nogliks Theater di festival jazz internasional Leipzig serta Berlin dan Dresden. (Ajie/WJ)

Untuk menghubungi lebih lanjut:
www.gunterhampelmusic.com atau hubungi: gunthampel@aol.com

| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 |

Kembali ke Halaman Wawancara

Kembali ke Halaman Depan

 

        Copyright © 1996-2007 Warta Jazz.com All right reserved
Dilarang mengutip, memperbanyak atau memanipulasi isi website ini
tanpa izin tertulis dari WartaJazz.com
Comments, Suggestion and Feedback send to info@wartajazz.net