WartaJazz.com :: Tempat Mangkal Pecinta dan Pemerhati Jazz Indonesia
PATA JAVA Beli album jazz Indonesia
       
         

   


INTERVIEW WITH PAUL VAN KEMENADE QUINTET (Bagian ketiga)


Paul Van Kemenade
: Alto Saxophone
Hans Sparla : Trombone
Jeroen Van Vliet : Piano
Erik Van Der Westen : Bass
Pieter Bast : Drum


WJ : Proyek di masa mendatang?

PVK : Saya senang bermain dengan berbagai macam musisi, entah itu dari Eropa sendiri maupun dari Afrika dan Asia. Suatu hal yang sangat menarik misalnya dapat berkolaborasi dengan kelompok gamelan dari Indonesia. Tahun Depan, kami akan menyiapkan kerja sama dengan sebuah orkes musik klasik.

WJ : Musisi favorit anda?

PVK : Banyak pemain favorit saya. Tidak hanya satu atau dua musisi saja. Banyak musisi besar. Barangkali mereka antara lain adalah Carla Bley, Charles Mingus, Charlie Haden, Charlie Parker, Ornette Coleman dan masih banyak lagi serta tidak hanya pemain saxophone saja.

WJ : Termasuk para musisi free jazz dan musik improvisasi?

PVK : Ya, Seperti Ornette Coleman, Albert Ayler, Eric Dolphy, Pharoah Sanders dan John Coltrane. John Coltrane adalah segalanya. Namun yang lebih saya tekankan adalah saya tumbuh kembang di antara banyak gaya dan jenis musik sehingga banyak hal yang mempengaruhi saya. Saya terus berusaha untuk mengkombinasikannya di dalam komposisi-komposisi dan permainan saya. Alasan inilah yang membuat saya tertarik dengan musik improvisasi.

PB : Ada beberapa pemain drum yang saya suka mendengarkannya, mereka antara lain Art Blakey, Philly Jo Jones, Jack De Johnette, Elvin Jones, Peter Erskine dan Marvin Smith. Mereka semua mempunyai peran yang spesifik terhadap musik jazz. Hal tersebutlah yang mempengaruhi saya sehingga mempunyai sikap yang lebih luas dalam bermain drum.

EVDW : Saya banyak mendengarkan karya-karya Charles Mingus dan sampai sekarang dia tetap menjadi salah satu pengaruh utama saya. Charles Mingus tidak hanya seorang pemain bass saja. Namun dia lebih menonjol sebagai seorang komposer yang handal. Selain itu juga Charlie Haden. Dia merupakan salah satu pemain bass yang masih dapat bersaing sampai sekarang ini. Itulah pemain favorit saya.

HS : Saya banyak dipengaruhi oleh banyak musisi. Namun tentu saja J J Johnson sebagai pengaruh utama saya. Juga Ray Anderson maupun George Lewis. Mereka sangat menarik, mungkin sangat berbeda dibandingkan dengan pemain trombon di Amerika Serikat pada umumnya. Satu lagi salah seorang pemain trombon dari Jerman, yang mempunyai kekuatan yang besar dalam teknik permainnya, yaitu Albert Mangelsdorff.

WJ : Bagaimana dengan rekan senegara dengan anda, Walter Wierbos?

HS : Saya bermain dengan dia dalam sebuah big band. Saya sering bertemu dengan dia dalam berbagai kesempatan, entah itu dalam kegiatan tour keliling Belanda, Jerman, Belgia maupun dalam studio rekaman. Dalam big band tersebut Walter Wierbos bersama saya bermain trombone.


1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 |   Selanjutnya >>




Kembali ke Halaman Wawancara

Kembali ke Halaman Depan


 

        Copyright © 1996-2007 Warta Jazz.com All right reserved
Dilarang mengutip, memperbanyak atau memanipulasi isi website ini
tanpa izin tertulis dari WartaJazz.com
Comments, Suggestion and Feedback send to info@wartajazz.net