News

Sri Hanuraga raih runner-up di final YPF Jazz Piano Competition

Pianis muda Indonesia, Sri Hanuraga atau yang akrab di sapa Aga menjadi runner-up pertama dalam YPF Jazz Piano Competition yang digelar di Belanda akhir Januari lalu. Bertindak selaku juri adalah para pianis kenamaan seperti Antonio Faraò, Enrico Pieranunzi, John Taylor, Jacky Terrasson dan Bobo Stenson selain produser rekaman Bob Hagen.

Aga mendapatkan hadiah sebesar 1750 Euro atau setara dengan dua puluh enam juta rupiah. Sementara pianis Anne Guus Teerhuis dari Belanda meraih jawara lomba ini dan posisi ketiga disabet Evgeny Sivtsov dari Rusia. Acara penganugerahan pemenang yang digelar di Bimhuis dihadiri ikon pianis asal belanda yang pernah tampil di Jakarta setahun yang lalu yaitu Michiel Borstlap. Pemenang kompetisi ini berkesempatan tampil di Bimhuis, North Sea Jazz Festival dan sejumlah festival lainnya.

Sri Hanuraga seolah mengikuti jejak pianis muda Indonesia lainnya yang juga kerap menjuarai berbagai kompetisi piano jazz Internasional, Nial Djuliarso. Aga yang kini berusia 22 tahun merupakan murid Indra Lesmana dan sempat belajar di sekolah musik Farabi.

***

Lahir di Jakarta, 24 desember 1985, Aga mulai belajar piano klasik sejak usia tahun 11 tahun meskipun baru benar-benar tertarik pada piano di usianya yang ke-13 saat menonton video kelompok trio progressive rock, ELP (Emerson Lake & Palmer -red).

Saat usianya 17 tahun, Aga belajar piano jazz bersama Indra Lesmana. Dalam masa ini ia berhasil menjuarai kompetisi Jazz Goes To Campus di Universitas Indonesia yang diikuti penampilannya di Java Jazz Festival 2005. Saat berusia 19 tahun, aga kemudian belajar piano di Conservatorium van Amsterdam di Belanda.

what-quartet Sandy Winarta, Sri Hanuraga, Indrawan Tjhin dan Riza Arshad

Pada April 2006 lalu, Aga berhasil meraih soloist prize in East of Eastern Jazz Festival di Nijmegen. Sejak September 2008 Aga sibuk memimpin sebuah trio yang bernama AgaBecherBenjamin bersama drummer Roald Becher.

Diluar itu, Aga yang sempat pulang ke Jakarta tahun lalu, tampil pula dalam format WHAT Quartet bersama Sandy Winarta (drums), Riza Arshad (keyboards) dan Indrawan Tjhin (acoustic double bass).

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

One Comment

  1. bangga banget waktu ngeliat nama Aga dan Indonesia muncul di Profile Video sesaat sebelum Aga tampil sama trionya pas nonton live semifinal YPF di Bimhuis – Amsterdam….kerennnn!!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker