NewsProfile

The Jongens Quartet, Kuartet jazz muda yang membawa semangat dan energi positif kepada generasi muda

the jongens

Fenomena perkembangan jazz tanah air di paruh awal tahun 2000 ini adalah semakin terbuka pintu musisi-musisi muda belajar musik jazz ke negeri seberang. Salah satu negara yang banyak menjadi tujuan menuntut ilmu adalah negeri kincir angin Belanda.

Para musisi muda ini berangkat dan melanjutkan pendidikan musik di konservatori-konservatori musik. Dengan bersemangat mereka memperdalam pengetahuan dan mengasah teknik di dalam sana, karena untuk menjadi musisi profesional, selain talenta dan musikalitas, elemen yang sangat dibutuhkan adalah penguasaan teknik bermusik.

Selain itu konservatori sebagai kampus yang sangat internasional, separuh mahasiswanya adalah mahasiswa asing. Ini menjadi sebuah keunggulan, karena dengan beragam latar belakang mahasiswa, khasanah pengetahuan musik pun menjadi sangat kaya. Pintu untuk pengalaman manggung secara internasional pun akan terbuka, tidak hanya di Belanda, bahkan ke negara-negara Eropa lainnya. Disini diuji “Networking” mereka sebagai salah satu kunci penting dalam pergaulan bermusik yang positif.

The Jongens Quartet adalah kelompok jazz muda Indonesia yang mayoritas anggotanya bertemu dan belajar di sebuah konservatori musik yang sama di Negeri Tulip. Adalah Johanes Radianto (gitaris), Dhani Syah (pianis) dan Elfa Zulhamsyah (drummer) ketika selesai studi di konservatori dan kembali kembali ke Indonesia, bersama Doni Sundjojo (memainkan doublebass), memutuskan untuk membentuk unit musikal ini pada bulan Januari 2011.  Kata ”Jongen” sendiri diangkat dari bahasa Belanda yang berarti ‘muda’.

Kuartet ini sudah melakukan beberapa pementasan di klub-klub jazz lokal dan beberapa festival jazz di Indonesia. Masing-masing anggota pun sudah pernah tampil secara terpisah di kancah musik internasional, seperti di Spanyol, Italia, Belanda, Jerman, Amerika Serikat, Polandia, Slovenia, Lithuania, Rumania, Estonia, Ceko, dan Filipina.

Gaya improvisasi The Jongens Quartet berlandaskan jazz sebagai sebuah seni tradisi dari Amerika dan dipengaruhi oleh perkembangan musikal personilnya. Setiap anggota ditugaskan untuk membuat lagu dan mengaransemennya untuk kemudian dimainkan dalam format kuartet, yang mana ini akan membawa cita rasa personal dan karakter musik setiap anggota sebagai pondasi band. Masing-masing personil benar-benar menikmati tahap ini dan bersemangat untuk membawa musik mereka ke tingkat yang lebih baik.

Sebagai generasi muda jazz, dan bagian dari komunitas jazz di Indonesia, The Jongen Quartet berharap mereka bisa berbagi pengetahuan musik, membuat getaran baru yang dapat membawa lebih semangat dan energi positif kepada generasi muda, khususnya bagi Anda yang menyaksikan konser mereka di Java Jazz Festival 2013. (Roullandi)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker