News

Indra Lesmana bakal rilis dua album berbeda

Indra Lesmana
Indra Lesmana

Musisi Jazz Indra Lesmana yang oleh wartawan Jazz asal Inggris Leonard Feather disebut sebagai anak ajaib jazz sejati Indonesia – kala itu dalam sebuah artikel di majalah Downbeat – sebuah majalah Jazz kesohor dari Amerika Serikat, bakal merilis dua album sekaligus. Demikian, informasi yang kami dapat dari percakapan lewat WhatsApp Messenger dengan ayah Eva Celia ini beberapa waktu lalu.

Indra yang sudah 3 tahun menetap di Bali telah menulis sekitar 60 karya dan rencananya ia menyiapkan dua album.

“Saat ini aku sedang menyiap kan dua album…1 album yg akan dirilis tahun ini..dan 1 lagi yg akan dirilis tahun depan..”, ujarnya.

“Proses keduanya berjalan secara simultan namun konsep dari kedua album satu sama lain sangat beda. Karya-karya ini saya kumpulkan dan seleksi hingga mendapatkan dua konsep album yg berbeda”, lanjutnya.

Lebih lanjut mengenai isi dari album ini Indra Lesmana menjelaskan, “Untuk rilisan tahun ini warnanya lebih ke Jazz contemporary. Untuk rilisan tahun depan warnanya lebih ke world/ethno jazz. Kedua album melibatkan banyak teman-teman musisi baik dari dalam maupun luar negeri. Untuk rilisan album tahun ini semoga bisa rilis di akhir tahun 2017. Untuk rilisan album tahun depan akan mengambil momentum 40tahun saya dalam industri rekaman (album pertama saya ayahku sahabatku rilis tahun 1978)”.

Indra yang dibesarkan di Sydney, Australia, belajar di New South Wales Negara Conservatorium of Music dan mendapat banyak pengalaman dengan beberapa musisi lokal disana. Dalam sebuah kesempatan pergi ke Los Angeles pada tahun 1985, Indra menandatangani kontrak dengan Zebra Record / MCA untuk merilis dua album debutnya di AS yakni “No Standing” dan “For Earth and Heaven”.

Dalam waktu dekat, Indra akan tampil bersama rekannya Pra Budi Dharma dan Gilang Ramadhan di Mostly Jazz. “Kayon kita baru mau main lagi di akhir april di Mostly jazz bali yg akan datang”, pungkasnya.

 

Free BeTheme WordPress Theme is the best product we ever did.

Tags

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker