New ReleaseNews

Musik Ceria Persembahan NonaRia

Musik Ceria Persembahan NonaRia
Musik Ceria Persembahan NonaRia

Bertajuk sama dengan nama grupnya NonaRia album ini berisi 8 lagu original yang diciptakan, diaransemen dan diproduseri oleh mereka sendiri. Pada awal terbentuknya di akhir tahun 2012, NonaRia terdiri dari Nesia Ardi (vokal), Nanin Wardhani (piano) dan Rieke Astari yang memainkan akordeon. Pada tahun 2016 Rieke Astari pindah domisili ke luar kota dan digantikan oleh Yasintha Pattiasina pada biolin hingga saat ini.

Ketiga anggota NonaRia merupakan musisi yang aktif tampil dalam skena musik yang berbeda. Yasintha Pattiasina kerap kali tergabung dalam Jakarta Simfonia Orchestra dan Jakarta Concert Orchestra, Nanin Wardhani aktif sebagai penata musik latar di beberapa film layar lebar, sedangkan Nesia Ardi dipercaya untuk menyanyikan kembali lagu “Letnan Hardy” dalam album Aransemen Ulang Lagu Orisinil Film Tiga Dara.

Album NonaRia merupakan impian bersama yang sudah lama dinantikan. Di tengah kesibukan masing-masing anggotanya, album ini akhirnya berhasil dirampungkan. Musik NonaRia bisa dinikmati berbagai kalangan dan lintas generasi. Lagu-lagu yang diciptakan terinpirasi oleh kejadian sehari-hari di sekitar kita, seperti lagu “Antri Yuk!” yang menggambarkan keadaan di jalanan ibukota, di mana budaya antri merupakan hal yang sangat langka; lagu Sayur Labu menggambarkan nikmatnya masakan rumahan khas Indonesia; lagu Santai menceritakan suasana santai menikmati senja, dan sebagainya.

Gaya musik NonaRia juga terinspirasi oleh musik-musik klasik Indonesia era 50-60an, dengan memadukan irama ragtime ceria dan lirik yang sederhana, seperti cuplikan dalam lagu “Sayur Labu” ini :
“Aku tengok dapurku
Kulihat ada Ibuku
Lekas saja kubantu
Masak sayur labu.”

Ilustrasi sampul album ( _artwork_ ) pun disesuaikan dengan konsep musiknya. Melibatkan seorang illustrator grafis bernama Hari Prast, sampul album dibuat dengan konsep ilustrasi karakter komikal dari ketiga anggotanya.

Proses pengerjaan album NonaRia dibantu oleh beberapa musisi pendukung, seperti Maha Nimrod Purba dan Ahot Fenderico yang memainkan kontrabas, dan Junior Soemantri yang menyumbangkan suara merdu beserta petikan gitarnya pada lagu Sebusur Pelangi.

Mulai tanggal 26 Januari 2018, album dalam bentuk fisik cakram digital sudah bisa didapatkan di toko-toko yang didistribusikan oleh Demajors Independent Music Industry (DIMI) di seluruh Indonesia. Rilisan digital dapat diperoleh di channel iTunes, Spotify, Joox dan beberapa _platform_ digital satu minggu setelah rilisan fisik beredar.

Mendengarkan album penuh NonaRia seperti membawa kita ke dalam mesin waktu, mulai dari lirik lagu, pilihan nada, hingga karakter audio yang menyerupai piringan hitam. Bagi generasi terdahulu, musik NonaRia niscaya akan membawa kita ke kenangan masa lalu. Bagi generasi yang lebih muda, inilah musik Indonesia dimasa lalu dengan warna masa kini.

Tags

Agus Setiawan Basuni

Pernah meliput Montreux Jazz Festival, North Sea Jazz Festival, Vancouver Jazz Festival, Chicago Blues Festival, Mosaic Music Festival Singapura, Hua Hin Jazz Festival Thailand, dan banyak festival lain diberbagai belahan dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker